Modul AjarPertemuan 2Bab 5Fase ESemester 2

Modul Ajar PJOK Kelas 10: Memperagakan Fair Play dan Evaluasi Pengaruh Perilaku Etis terhadap Capaian Aktivitas Jasmani

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 10 dengan topik "Memperagakan Fair Play dan Evaluasi Pengaruh Perilaku Etis terhadap Capaian Aktivitas Jasmani". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 10: Memperagakan Fair Play dan Evaluasi Pengaruh Perilaku Etis terhadap Capaian Aktivitas Jasmani

PJOK - Kelas 10

Bab 5 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Memperagakan Fair Play dan Evaluasi Pengaruh Perilaku Etis terhadap Capaian Aktivitas Jasmani

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMemperagakan Fair Play dan Evaluasi Pengaruh Perilaku Etis terhadap Capaian Aktivitas Jasmani
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu memperagakan perilaku fair play selama aktivitas jasmani kelompok dan mengevaluasi bagaimana perilaku etis memengaruhi capaian aktivitas jasmani bagi individu maupun kelompok
  2. Murid mampu menerapkan strategi pengambilan keputusan yang mencerminkan kepemimpinan dan kolaborasi dalam situasi permainan yang menuntut perilaku etis

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Mengapa perilaku etis sangat penting dalam konteks masyarakat olahraga?
  2. Bagaimana perilaku fair play dapat memengaruhi atmosfer dan hasil dalam sebuah pertandingan?
  3. Apa dampak perilaku tidak etis terhadap capaian aktivitas jasmani baik untuk individu maupun kelompok?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama, menanamkan nilai ketakwaan
  • Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan fisik dan mental murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan metode self-check: murid menjawab pertanyaan diagnostik tentang pemahaman mereka terhadap etika dalam olahraga dan fair play
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari
  • Guru melakukan pemanasan fisik dan mental dengan permainan ringan yang menekankan kerja sama
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik: Mengapa perilaku etis sangat penting dalam konteks masyarakat olahraga?

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid duduk melingkar dan diminta merefleksikan serta menyampaikan pengalaman mereka tentang perilaku etis dalam olahraga yang pernah dialami atau disaksikan
  • Murid berdiskusi kelompok kecil (4-5 orang) untuk menjawab pertanyaan pemantik dan mengidentifikasi contoh-contoh perilaku fair play dan tidak fair play
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan guru memfasilitasi diskusi kelas untuk memperdalam pemahaman tentang konsep fair play, perilaku etis, dan dampaknya
  • Guru menjelaskan bagaimana perilaku etis memengaruhi capaian aktivitas jasmani bagi individu (motivasi, kepuasan, pengembangan karakter) dan kelompok (atmosfer positif, kerja sama, pencapaian tujuan bersama)
  • Murid mencatat poin-poin penting tentang karakteristik perilaku fair play dan indikator perilaku etis dalam olahraga

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid ke dalam beberapa kelompok untuk melakukan aktivitas jasmani kelompok (pilih permainan seperti bola voli, basket, atau sepak bola mini) dengan durasi 20 menit
  • Setiap kelompok diminta memperagakan perilaku fair play selama permainan: menghormati lawan, menerima keputusan wasit, tidak melakukan kecurangan, mendorong teman, dan bermain sportif
  • Guru memberikan skenario situasi permainan yang menuntut pengambilan keputusan etis (misalnya: lawan cedera, bola keluar tapi wasit tidak melihat, konflik antar pemain)
  • Murid dalam kelompok menerapkan strategi pengambilan keputusan yang mencerminkan kepemimpinan dan kolaborasi untuk menyelesaikan situasi tersebut
  • Guru dan observer (murid yang tidak bermain) mengamati dan mencatat perilaku fair play yang ditunjukkan serta keputusan yang diambil

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid kembali duduk melingkar dan setiap kelompok mempresentasikan pengalaman mereka selama aktivitas: perilaku fair play apa yang ditunjukkan, keputusan apa yang diambil, dan tantangan yang dihadapi
  • Murid mengevaluasi secara individu dan kelompok: bagaimana perilaku etis mereka memengaruhi capaian aktivitas jasmani (hasil permainan, suasana tim, kepuasan pribadi)
  • Guru memfasilitasi refleksi dengan pertanyaan: Apa yang kamu rasakan saat bermain dengan fair play? Bagaimana perilaku etis membantu atau menghambat pencapaian tujuan? Apa yang akan kamu lakukan berbeda di masa depan?
  • Murid menuliskan refleksi pribadi di jurnal belajar tentang pentingnya perilaku etis dan komitmen mereka untuk menerapkan fair play dalam kehidupan
  • Guru memberikan penguatan positif dan mengaitkan pembelajaran dengan nilai-nilai kehidupan sehari-hari dan profil pelajar Pancasila

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir: murid mengisi lembar evaluasi diri tentang perilaku fair play yang mereka tunjukkan dan dampaknya
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: pentingnya fair play, dampak perilaku etis terhadap capaian aktivitas jasmani, dan strategi pengambilan keputusan yang etis
  • Murid menyampaikan komitmen personal untuk menerapkan perilaku etis dalam aktivitas jasmani dan kehidupan sehari-hari
  • Guru memberikan penguatan dan motivasi untuk konsisten menerapkan nilai-nilai yang dipelajari
  • Guru melakukan pendinginan fisik dan mental dengan stretching dan relaksasi
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah memahami konsep fair play mendalam dapat diberikan tugas tambahan menganalisis kasus perilaku etis dalam pertandingan olahraga profesional. Murid yang masih membutuhkan penguatan diberikan contoh konkret dan sederhana dengan panduan visual
  • Proses: Murid yang cepat tangkap dapat diberikan peran sebagai pemimpin kelompok atau observer yang menganalisis perilaku. Murid yang memerlukan dukungan lebih dapat diberikan scaffolding berupa lembar panduan pengamatan dengan indikator jelas dan pendampingan intensif dari guru
  • Produk: Murid dapat memilih bentuk refleksi: jurnal tertulis, presentasi lisan, video pendek, atau poster tentang pengalaman mereka menerapkan fair play. Murid yang kesulitan menulis dapat menyampaikan refleksi secara lisan atau melalui gambar

ASESMEN

Awal:

  • Self-check tertulis: murid menjawab 3 pertanyaan tentang pemahaman mereka terhadap etika olahraga, fair play, dan evaluasi perilaku etis
  • Tanya jawab lisan: guru menanyakan pengalaman murid terkait perilaku etis dalam olahraga untuk mengetahui pengetahuan awal

Proses:

  • Observasi guru selama diskusi kelompok menggunakan checklist: kemampuan mengidentifikasi perilaku etis, partisipasi aktif, dan kualitas argumen
  • Pengamatan langsung selama aktivitas jasmani menggunakan lembar observasi: frekuensi perilaku fair play, kualitas pengambilan keputusan, dan kolaborasi tim
  • Peer assessment: murid mengamati dan memberikan feedback tentang perilaku fair play teman sekelompok menggunakan lembar observasi sederhana

Akhir:

  • Evaluasi diri terstruktur: murid mengisi rubrik tentang perilaku fair play yang mereka tunjukkan dan mengevaluasi dampaknya terhadap capaian aktivitas
  • Jurnal refleksi: murid menuliskan analisis mendalam tentang bagaimana perilaku etis memengaruhi capaian aktivitas jasmani individu dan kelompok, serta komitmen penerapan ke depan
  • Penilaian kinerja menggunakan rubrik berdasarkan hasil observasi guru selama aktivitas jasmani

Formatif:

  • Observasi selama diskusi kelompok: partisipasi, pemahaman konsep fair play, dan kemampuan mengidentifikasi perilaku etis
  • Pengamatan langsung selama aktivitas jasmani: perilaku fair play yang ditunjukkan, strategi pengambilan keputusan, kepemimpinan, dan kolaborasi
  • Penilaian antar teman (peer assessment) tentang perilaku fair play dalam kelompok

Sumatif:

  • Evaluasi diri (self-assessment) tentang penerapan fair play dan dampaknya terhadap capaian aktivitas jasmani
  • Jurnal refleksi tertulis: analisis tentang bagaimana perilaku etis memengaruhi individu dan kelompok
  • Rubrik penilaian kinerja berdasarkan demonstrasi fair play dan pengambilan keputusan etis selama aktivitas

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Memperagakan Perilaku Fair PlayMurid belum menunjukkan perilaku fair play; sering melakukan tindakan tidak sportif, tidak menghormati lawan atau keputusan wasitMurid kadang menunjukkan perilaku fair play namun masih inkonsisten; sesekali menghormati lawan dan menerima keputusan wasitMurid secara konsisten menunjukkan perilaku fair play; menghormati lawan, menerima keputusan wasit, dan mendorong teman dengan sportifMurid secara konsisten menunjukkan perilaku fair play dan menjadi role model bagi teman; aktif mempromosikan perilaku etis dalam tim
Mengevaluasi Pengaruh Perilaku EtisMurid belum mampu mengevaluasi dampak perilaku etis terhadap capaian aktivitas jasmani; refleksi dangkal atau tidak relevanMurid mampu mengevaluasi dampak perilaku etis secara sederhana namun masih terbatas pada satu perspektif (individu atau kelompok)Murid mampu mengevaluasi dampak perilaku etis terhadap capaian aktivitas jasmani baik dari perspektif individu maupun kelompok dengan cukup mendalamMurid mampu mengevaluasi dampak perilaku etis secara komprehensif dengan contoh konkret, analisis mendalam, dan memberikan rekomendasi perbaikan
Strategi Pengambilan Keputusan EtisMurid tidak mampu mengambil keputusan etis dalam situasi permainan; cenderung mengutamakan kemenangan tanpa mempertimbangkan nilai etisMurid kadang mampu mengambil keputusan etis namun masih ragu-ragu atau membutuhkan bantuan guruMurid mampu mengambil keputusan etis dalam situasi permainan dengan mempertimbangkan nilai fair play dan dampaknyaMurid mampu mengambil keputusan etis secara cepat dan tepat, menunjukkan kepemimpinan dalam mengarahkan tim untuk bertindak etis
Kepemimpinan dan KolaborasiMurid tidak menunjukkan kepemimpinan atau kolaborasi; bekerja sendiri atau pasif dalam kelompokMurid mulai menunjukkan kepemimpinan atau kolaborasi namun masih terbatas; sesekali membantu teman atau memberikan arahanMurid menunjukkan kepemimpinan dan kolaborasi yang baik; aktif berkomunikasi, mendengarkan teman, dan bekerja sama mencapai tujuanMurid menunjukkan kepemimpinan transformatif dan kolaborasi tinggi; menginspirasi teman, memfasilitasi komunikasi efektif, dan mengoptimalkan kekuatan tim

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah tujuan pembelajaran tercapai? Bagian mana yang perlu diperbaiki dalam pertemuan berikutnya?
  • Apakah strategi pembelajaran yang digunakan efektif untuk memfasilitasi murid memperagakan fair play dan mengevaluasi dampaknya?
  • Bagaimana respons murid terhadap aktivitas pembelajaran? Apakah mereka terlibat aktif dan antusias?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah memenuhi kebutuhan murid dengan kemampuan beragam?
  • Apa tantangan yang dihadapi dalam pembelajaran ini dan bagaimana solusinya untuk pembelajaran mendatang?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang fair play dan perilaku etis dalam olahraga?
  • Bagaimana perasaanmu saat memperagakan perilaku fair play selama aktivitas jasmani? Apa tantangan yang kamu hadapi?
  • Bagaimana perilaku etis memengaruhi capaian aktivitas jasmani bagimu dan kelompokmu?
  • Keputusan etis apa yang kamu ambil selama permainan? Mengapa kamu memilih keputusan tersebut?
  • Apa komitmenmu untuk menerapkan fair play dan perilaku etis dalam aktivitas jasmani dan kehidupan sehari-hari?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa PJOK Kelas X Kurikulum Merdeka, Bab 5: Perilaku Etis dalam Olahraga
  2. Buku Guru PJOK Kelas X Kurikulum Merdeka, Bab 5: Perilaku Etis dalam Olahraga
  3. Video ilustrasi tentang fair play dalam olahraga dari berbagai cabang olahraga
  4. Artikel atau berita tentang contoh perilaku etis dan tidak etis dalam olahraga profesional
  5. Alat olahraga: bola (voli/basket/sepak), peluit, rompi pembeda tim, cone
  6. Lembar observasi perilaku fair play untuk peer assessment
  7. Lembar kerja evaluasi diri dan jurnal refleksi
  8. Papan tulis/flipchart untuk mencatat hasil diskusi

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.