MODUL AJAR PJOK — Kelas 10 (Fase E) Topik: Pemanfaatan Teknologi untuk Mendukung Peningkatan dan Pemantauan Kebugaran Diri INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | PJOK |
|---|
| Fase / Kelas | Fase E / Kelas 10 |
|---|
| Topik | Pemanfaatan Teknologi untuk Mendukung Peningkatan dan Pemantauan Kebugaran Diri |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x45 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid mampu menginvestigasi berbagai perangkat teknologi (pedometer, akselerometer, smartwatch, aplikasi GPS, dan perangkat pemantau denyut nadi) yang dapat digunakan untuk memantau dan meningkatkan kebugaran jasmani.
- Murid mampu merencanakan penggunaan teknologi pendukung kebugaran sebagai bagian dari strategi personal untuk meningkatkan dan menjaga kebugaran diri secara berkelanjutan.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | ✓ | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kalian menghitung berapa langkah kalian berjalan dalam sehari?
- Bagaimana perangkat seperti smartphone atau smartwatch dapat membantu kita memantau dan meningkatkan kebugaran tubuh?
- Jika kalian tidak memiliki perangkat teknologi, bagaimana cara kalian memantau kebugaran secara mandiri?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran murid.
- Guru menyampaikan Tujuan Pembelajaran yang mengacu pada pemanfaatan teknologi untuk kebugaran diri.
- Guru memberikan asesmen awal dengan menanyakan siapa yang pernah menggunakan aplikasi kesehatan/kebugaran di gawai mereka.
- Guru menyajikan fakta dari National Center of Biotechnology Information bahwa 33,8% anak-anak di Indonesia menerapkan gaya hidup tidak aktif secara fisik (perilaku sedenter) untuk memancing kesadaran murid.
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna):- Murid membaca infografik dan materi di Buku Siswa mengenai pemanfaatan teknologi (pedometer, akselerometer, pemantau denyut nadi, aplikasi GPS).
- Murid menginvestigasi cara kerja perangkat tersebut dan mendiskusikan dampaknya terhadap motivasi berolahraga.
- Guru memberikan penjelasan bahwa teknologi bersifat penunjang; bagi yang tidak memiliki perangkat, pemantauan tetap dapat dilakukan secara manual tanpa mengurangi esensi kebugaran.
Mengaplikasi (Menggembirakan, Berkesadaran):- Murid secara mandiri merencanakan jadwal aktivitas fisik selama satu minggu ke depan (misal: jalan/lari 1,6 km, sit-up, push-up, V-sit and reach).
- Murid menentukan alat pemantau yang akan digunakan dalam rencana mereka, baik menggunakan aplikasi di smartphone (seperti pedometer/GPS) maupun pencatatan jurnal manual.
- Murid menyusun format jurnal pemantauan yang mencakup jenis latihan, durasi, intensitas, dan respons tubuh.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid mengevaluasi rencana aktivitas fisik yang telah disusun, apakah realistis dan sesuai dengan kondisi tubuh masing-masing.
- Murid saling berbagi rencana dengan teman sebangku dan memberikan umpan balik (peer assessment).
- Guru memandu diskusi reflektif tentang bagaimana pemantauan yang konsisten (dengan atau tanpa teknologi) dapat mengubah kebiasaan sedenter menjadi gaya hidup aktif.
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan pentingnya memantau kebugaran diri sebagai investasi kesehatan masa depan.
- Guru mengingatkan murid untuk melaksanakan rencana aktivitas fisik selama seminggu ke depan dan mencatatnya di jurnal.
- Guru menutup pembelajaran dengan apresiasi, doa, dan salam.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang memiliki akses teknologi dapat mengeksplorasi aplikasi kebugaran secara langsung, sementara yang tidak memiliki akses diberikan format jurnal pemantauan manual yang komprehensif.
- Proses: Murid yang butuh bimbingan dibantu menyusun rencana aktivitas fisik yang ringan, sedangkan yang sudah bugar dapat merencanakan program dengan intensitas lebih tinggi.
- Produk: Laporan pemantauan dapat berupa tangkapan layar (screenshot) dari aplikasi kebugaran, atau buku jurnal catatan manual yang ditulis tangan.
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan: 'Siapa yang di HP-nya terdapat aplikasi penghitung langkah atau pemantau kesehatan? Bagaimana kalian menggunakannya?'
Proses:- Guru berkeliling memberikan umpan balik saat murid menyusun rencana aktivitas fisik dan memilih metode pemantauannya.
Akhir:- Penilaian rubrik terhadap kelengkapan dan kedalaman Rencana Aktivitas Fisik dan Pemantauan (Jurnal) yang dikumpulkan.
Formatif:- Observasi partisipasi saat diskusi investigasi perangkat teknologi.
- Penilaian sejawat (peer assessment) terhadap draf rencana aktivitas fisik.
Sumatif:- Penilaian produk berupa dokumen Rencana Penggunaan Teknologi dan Jurnal Aktivitas Fisik Mingguan.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Perencanaan dan Kelengkapan Jurnal Pemantauan | Tidak menyusun rencana aktivitas fisik atau mencatat secara sangat minim tanpa mengaitkan dengan metode pemantauan. | Menyusun rencana latihan dengan sedikit detail, namun belum jelas metode pemantauan (teknologi/manual) yang digunakan. | Menyusun rencana latihan dengan perincian yang cukup, mencantumkan variasi latihan, dan menentukan alat pemantau (teknologi/manual) dengan baik. | Menyusun rencana latihan dengan sangat terperinci dan mendalam, termasuk respons tubuh, pengaturan ulang, serta pemanfaatan teknologi/jurnal manual secara optimal. | | Investigasi Teknologi Kebugaran | Belum mampu menyebutkan atau menjelaskan fungsi perangkat teknologi kebugaran. | Mampu menyebutkan beberapa perangkat teknologi kebugaran tetapi belum memahami cara kerjanya secara tepat. | Mampu menjelaskan fungsi dan cara kerja perangkat teknologi kebugaran (pedometer, dll) serta dampaknya bagi kesehatan. | Mampu menganalisis secara kritis berbagai perangkat teknologi kebugaran, membandingkan kelebihannya, dan memberikan alternatif manual yang setara. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah murid memahami bahwa esensi pembelajaran adalah kebugarannya, bukan sekadar memiliki teknologinya?
- Bagaimana respons murid saat menyusun rencana aktivitas fisik personal mereka?
- Apakah diferensiasi antara penggunaan teknologi digital dan pencatatan manual berjalan dengan inklusif dan tidak meminggirkan murid tertentu?
Refleksi Murid:- Apakah saya menyadari pentingnya bergerak aktif setelah mengetahui fakta tentang perilaku sedenter?
- Bagaimana teknologi atau jurnal manual dapat memotivasi saya untuk rutin berolahraga?
- Apakah rencana aktivitas fisik yang saya buat hari ini benar-benar bisa saya laksanakan minggu depan?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SMA/SMK Kelas X
- Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SMA/SMK Kelas X
- Artikel fakta penelitian dari National Center of Biotechnology Information (NCBI)
- Perangkat gawai/smartphone/smartwatch (opsional)
- Format Jurnal Pemantauan Aktivitas Fisik (cetak)
|