Modul AjarPertemuan 4Bab 3Fase ESemester 1

Modul Ajar PJOK Kelas 10: Memilih Tingkat Kesulitan Keterampilan Taktis dan Asesmen Sumatif Bab 3

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 10 dengan topik "Memilih Tingkat Kesulitan Keterampilan Taktis dan Asesmen Sumatif Bab 3". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 10: Memilih Tingkat Kesulitan Keterampilan Taktis dan Asesmen Sumatif Bab 3

PJOK - Kelas 10

Bab 3 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Memilih Tingkat Kesulitan Keterampilan Taktis dan Asesmen Sumatif Bab 3

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMemilih Tingkat Kesulitan Keterampilan Taktis dan Asesmen Sumatif Bab 3
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu mengembangkan berbagai keterampilan gerak untuk mencapai keberhasilan dengan memilih tingkat kesulitan yang sesuai secara mandiri, didorong motivasi intrinsik, melalui aktivitas permainan bulu tangkis 2 lawan 1 dengan variasi tingkat tantangan.
  2. Murid mampu menunjukkan penguasaan keseluruhan keterampilan taktis — meliputi membaca permainan, mengembangkan kesadaran taktis, memilih strategi yang sesuai, dan meningkatkan level kesulitan — dalam asesmen sumatif berupa permainan modifikasi yang dinilai secara holistik.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian merasa lebih tertantang saat melawan lawan yang lebih kuat? Bagaimana pengalaman itu memengaruhi semangat kalian?
  2. Mengapa atlet profesional sering mencari lawan yang lebih tangguh? Apa hubungannya dengan motivasi dalam diri?
  3. Jika kamu boleh memilih tingkat kesulitan dalam permainan hari ini, pilihan apa yang akan kamu ambil? Mengapa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Membuka pelajaran dengan salam, berdoa, dan mengecek kehadiran murid.
  • Melakukan pemanasan statis dan dinamis yang mengaktifkan gerak spesifik bulu tangkis.
  • Apersepsi: mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu dan mengaitkan pengalaman pribadi murid dengan pentingnya memilih tantangan.
  • Menyampaikan tujuan pembelajaran dan skenario kegiatan hari ini, yaitu permainan bulu tangkis 2 lawan 1 dengan pilihan tingkat kesulitan serta asesmen sumatif.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru menjelaskan konsep motivasi intrinsik dan pemilihan tingkat kesulitan sebagai strategi pengembangan keterampilan taktis, menggunakan contoh Timnas Indonesia melawan Argentina.
  • Murid membaca dan mencermati petunjuk Aktivitas 9 pada Buku Siswa halaman 95–96, termasuk instrumen penilaian diri motivasi intrinsik.
  • Diskusi kelas singkat: mengapa pemain perlu membaca permainan dan memilih strategi yang tepat? Bagaimana perasaan ketika berhasil melewati tantangan sulit?
  • Guru menekankan bahwa hari ini setiap murid akan memilih sendiri tingkat kesulitan yang dihadapi dalam permainan.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid dibagi dalam kelompok bertiga; setiap kelompok mendapat satu lapangan atau area bermain dengan variasi aturan (misalnya lapangan penuh, setengah lapangan, atau sistem pindah bola) yang dapat dipilih sebagai tingkat kesulitan.
  • Murid yang menjadi pemain tunggal (1 orang) secara sadar memilih tingkat kesulitannya, misalnya bermain di lapangan lebih lebar atau tanpa bantuan poin khusus.
  • Permainan bulu tangkis 2 lawan 1 dilaksanakan dengan sistem rally point hingga skor 21. Murid yang tidak bermain bertindak sebagai pengamat dan mencatat momen-momen kunci taktis.
  • Guru berkeliling mengamati, memberikan umpan balik lisan tentang pengambilan keputusan taktis, posisi, dan komunikasi antar pemain sekaligus melakukan asesmen sumatif menggunakan rubrik holistik.
  • Setiap murid mendapat kesempatan minimal satu kali menjadi pemain tunggal dan satu kali menjadi bagian dari pasangan dua orang agar pengalaman dan asesmen merata.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Seluruh murid berkumpul kembali, mengisi lembar penilaian diri motivasi intrinsik (aspek Sukses, Dukungan, Pilihan, Enjoy, Upaya) sebagaimana tercantum di Buku Siswa.
  • Dalam kelompok kecil, murid berbagi pengalaman: strategi yang dipilih, kesulitan yang dihadapi, dan bagaimana perasaan saat memilih tantangan lebih tinggi.
  • Perwakilan kelompok menyampaikan hasil refleksi secara singkat. Guru mengonfirmasi temuan-temuan penting dan mengaitkannya dengan manfaat memilih tingkat kesulitan bagi pengembangan diri.
  • Guru mengajak murid merancang satu langkah perbaikan konkret untuk pertemuan selanjutnya berdasarkan hasil refleksi dan umpan balik.

Penutup:

  • Melakukan pendinginan dan peregangan ringan untuk menurunkan denyut nadi dan mencegah cedera.
  • Menyimpulkan pembelajaran hari ini: menekankan bahwa keberanian memilih tantangan dan kesadaran taktis adalah kunci berkembang.
  • Menyampaikan tindak lanjut: murid yang belum menunjukkan penguasaan taktis minimal akan diberikan aktivitas pengayaan di luar jam pelajaran.
  • Menutup dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Tingkat kesulitan permainan divariasikan melalui ukuran lapangan, aturan poin, atau jumlah pemain, sehingga murid dapat memilih sesuai kemampuannya.
  • Proses: Pembentukan kelompok memperhatikan tingkat keterampilan; pengamat dapat diberi panduan observasi sederhana; guru memberikan pendampingan lebih pada murid yang kesulitan memilih strategi.
  • Produk: Bentuk laporan refleksi dapat berupa lisan, tulisan singkat, atau gambar diagram strategi sesuai preferensi murid.

ASESMEN

Awal:

  • Diagnostik lisan: tanya jawab tentang pengalaman bermain bulu tangkis, arti taktik dalam permainan, dan situasi yang membuat mereka tertantang.

Proses:

  • Formatif: Lembar pengamatan guru yang mencatat kemajuan pengambilan keputusan taktis, komunikasi tim, dan inisiatif memilih tantangan; umpan balik langsung; serta hasil isian jurnal motivasi intrinsik.

Akhir:

  • Sumatif: Penampilan murid dalam permainan modifikasi 2 lawan 1 dinilai dengan rubrik holistik fokus pada penguasaan keterampilan taktis dan kemandirian memilih tingkat kesulitan; skor dicatat sebagai nilai akhir Bab 3.

Formatif:

  • Observasi langsung selama permainan disertai umpan balik lisan tentang keterampilan taktis.
  • Lembar penilaian diri motivasi intrinsik yang diisi setelah permainan.

Sumatif:

  • Asesmen holistik menggunakan rubrik penilaian keterampilan taktis (membaca permainan, kesadaran taktis, pemilihan strategi, dan pemilihan tingkat kesulitan) dalam permainan modifikasi 2 lawan 1.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penguasaan Keterampilan Taktis (Membaca Permainan, Kesadaran Taktis, Pemilihan Strategi, dan Pemilihan Tingkat Kesulitan)Murid belum mampu membaca arah permainan, sering salah posisi, belum menunjukkan strategi bertahan/menyerang, dan tidak berinisiatif memilih tingkat kesulitan yang menantang.Murid mulai berusaha membaca gerakan lawan, sesekali menempatkan diri dengan benar, memilih strategi dasar dengan bantuan teman, dan mencoba tingkat kesulitan yang lebih rendah dari kemampuannya.Murid cukup baik membaca permainan, sering mengambil posisi tepat, menerapkan strategi yang sesuai dengan situasi, dan secara sadar memilih tingkat kesulitan yang menantang namun masih dalam kendali.Murid cermat membaca dan mengantisipasi permainan, selalu menempatkan diri secara optimal, menerapkan strategi bervariasi tepat sasaran, serta mandiri dan antusias memilih tingkat kesulitan tertinggi yang tersedia.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah skenario pemilihan tingkat kesulitan berjalan efektif? Bagaimana respons murid?
  • Bagian mana dari proses pembelajaran yang paling mendorong munculnya motivasi intrinsik?
  • Apakah rubrik asesmen sumatif sudah dapat menangkap keterampilan taktis secara holistik?
  • Apa yang perlu diperbaiki pada pertemuan berikutnya agar diferensiasi lebih optimal?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menantang dari permainan hari ini? Bagaimana kamu mengatasinya?
  • Apakah pilihan tingkat kesulitan yang kamu ambil sudah tepat? Apa yang akan kamu ubah lain kali?
  • Dari skala 1–5, seberapa besar motivasi dari dalam dirimu untuk terus meningkatkan keterampilan taktis? Sertakan alasannya.

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa PJOK Kelas X (edisi Kurikulum Merdeka), halaman 95–96
  2. Buku Guru PJOK Kelas X (edisi Kurikulum Merdeka), halaman 115, 135, 147, 150
  3. Lapangan bulu tangkis atau area lapangan serbaguna
  4. Raket dan shuttlecock (minimal satu set per tiga siswa)
  5. Net/jaring atau tali pembatas lapangan
  6. Lembar penilaian diri motivasi intrinsik (fotokopi dari Buku Siswa atau buatan guru)
  7. Peluit dan alat tulis
  8. Papan skor atau aplikasi pencatat poin sederhana

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.