Modul AjarPertemuan 6Bab 1Fase ESemester 1

Modul Ajar PJOK Kelas 10: Asesmen Sumatif: Demonstrasi Penyempurnaan Keterampilan Gerak dalam Situasi Menantang

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 10 dengan topik "Asesmen Sumatif: Demonstrasi Penyempurnaan Keterampilan Gerak dalam Situasi Menantang". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 10: Asesmen Sumatif: Demonstrasi Penyempurnaan Keterampilan Gerak dalam Situasi Menantang

PJOK - Kelas 10

Bab 1 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Asesmen Sumatif: Demonstrasi Penyempurnaan Keterampilan Gerak dalam Situasi Menantang

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikAsesmen Sumatif: Demonstrasi Penyempurnaan Keterampilan Gerak dalam Situasi Menantang
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu mendemonstrasikan penerapan keterampilan gerak spesifik yang telah disempurnakan dalam situasi gerak menantang yang dipilih secara mandiri, disertai analisis strategi gerak yang digunakan.
  2. Murid mampu merefleksikan transfer strategi gerak yang telah dikuasai dan mengevaluasi perkembangan keterampilan geraknya sendiri berdasarkan pengalaman belajar sepanjang bab ini.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana cara terbaik membuktikan bahwa keterampilan gerakmu telah benar-benar disempurnakan?
  2. Strategi apa yang paling efektif ketika menghadapi situasi gerak yang tidak terduga?
  3. Apa yang membedakan sekadar bisa bergerak dengan menguasai keterampilan gerak secara mendalam?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa bersama (jika relevan).
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan fisik murid untuk mengikuti aktivitas jasmani.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan skenario asesmen sumatif hari ini: demonstrasi keterampilan gerak yang telah disempurnakan dalam situasi menantang yang dipilih sendiri.
  • Asesmen Awal (diagnostik): Guru mengajukan pertanyaan lisan singkat, 'Sebutkan satu strategi gerak yang sudah kalian kuasai dari Bab 1 dan mengapa strategi itu efektif?' Beberapa murid diminta menjawab secara spontan.
  • Guru memberikan gambaran alur kegiatan: pengarahan, demonstrasi berantai, refleksi, dan penutup.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menyimak penjelasan guru tentang kriteria demonstrasi yang menantang: situasi harus mengandung tekanan (waktu, lawan, ruang terbatas) atau kompleksitas gerak dan harus mencerminkan strategi gerak yang telah disempurnakan.
  • Guru membagikan dan menjelaskan rubrik penilaian (keterampilan gerak + analisis strategi) serta lembar observasi sejawat yang akan digunakan.
  • Murid secara berpasangan/kelompok kecil mendiskusikan rencana demonstrasi masing-masing: memilih satu situasi menantang (misalnya: permainan 1 lawan 1 dengan aturan modifikasi, rintangan berantai, atau kombinasi gerak ritmis dalam irama cepat) dan menentukan strategi gerak utama yang akan ditonjolkan.
  • Murid menuliskan secara singkat rencana tersebut pada kartu rencana aksi (5 menit).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Secara bergiliran, setiap murid (atau pasangan jika memilih situasi kolaboratif) mendemonstrasikan keterampilan gerak dalam situasi menantang yang telah dipilih. Durasi demonstrasi 2-3 menit per orang.
  • Saat tidak tampil, murid lain mengamati dan mengisi lembar observasi sejawat, berfokus pada: (a) keberhasilan strategi gerak, (b) adaptasi terhadap situasi menantang, (c) kehalusan gerak.
  • Setelah demonstrasi, murid yang tampil diminta menyampaikan analisis lisan singkat (1-2 menit) tentang strategi yang digunakan: mengapa memilih strategi tersebut, bagaimana strategi itu membantunya menghadapi tantangan, dan apa yang akan diperbaiki jika ada kesempatan.
  • Guru melakukan pengamatan langsung menggunakan rubrik yang telah disiapkan dan memberikan umpan balik singkat yang bersifat konstruktif (fokus pada analisis efektivitas konsep gerak dalam situasi baru).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid mengisi lembar refleksi diri yang berisi: (a) Bagaimana perkembangan keterampilan gerak saya setelah Bab 1? (b) Strategi gerak mana yang paling berhasil saya transfer ke situasi baru? (c) Apa yang masih perlu saya sempurnakan dan bagaimana caranya?
  • Murid berbagi pengalaman dalam kelompok kecil (3-4 orang) tentang strategi yang berhasil dan tantangan yang dihadapi, serta saling memberikan masukan positif.
  • Perwakilan kelompok menyampaikan butir-butir refleksi penting kepada seluruh kelas (opsional, jika waktu memungkinkan).
  • Guru memandu diskusi ringan tentang transfer strategi: 'Situasi gerak di luar PJOK apa yang dapat kalian hadapi dengan strategi yang sudah dikuasai?' untuk memperkuat kesadaran belajar sepanjang hayat.

Penutup:

  • Guru mengapresiasi seluruh demonstrasi dan refleksi yang telah dilakukan, menekankan bahwa proses penyempurnaan keterampilan gerak adalah perjalanan berkelanjutan.
  • Murid mengumpulkan kartu rencana aksi, lembar observasi sejawat, dan lembar refleksi diri.
  • Asesmen Akhir: Guru melakukan verifikasi akhir terhadap capaian TP dengan mencocokkan hasil observasi, bukti refleksi, dan analisis; nilai sumatif diambil dari demonstrasi + analisis strategi.
  • Guru menginformasikan rencana tindak lanjut: bagi yang sudah mencapai TP akan diberikan tantangan pengayaan menguji konsep gerak dalam situasi baru; bagi yang belum mencapai TP akan diberikan pembelajaran tutor sebaya dan pendampingan khusus.
  • Guru menutup pertemuan dengan mengajak murid menyadari pentingnya kebugaran jasmani dan kebiasaan hidup aktif untuk mendukung keterampilan gerak.
  • Salam penutup dan doa.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid dapat memilih situasi gerak menantang sesuai minat dan kemampuan (permainan bola, aktivitas senam, beladiri, atau rekreasi). Guru menyediakan pilihan skenario contoh bila diperlukan.
  • Proses: Untuk murid yang memerlukan bimbingan lebih, guru memberikan pendampingan langsung saat perencanaan strategi; murid yang cepat diberikan keleluasaan merancang situasi yang lebih kompleks atau berperan sebagai observer ahli yang memberikan masukan kepada teman.
  • Produk: Murid dapat menyajikan analisis strategi secara lisan, tulisan, atau melalui sketsa diagram strategi; lembar refleksi disediakan dalam versi terstruktur (isian poin) dan versi terbuka (esai singkat).

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan singkat: 'Sebutkan satu strategi gerak yang sudah kalian kuasai dari Bab 1 dan mengapa strategi itu efektif?' untuk memetakan kesiapan awal sebelum demonstrasi.

Proses:

  • Lembar observasi sejawat yang diisi murid saat mengamati demonstrasi teman (berisi aspek: keberhasilan strategi, adaptasi, kehalusan gerak).
  • Catatan anecdotal guru selama diskusi perencanaan dan refleksi kelompok.

Akhir:

  • Murid mengikuti asesmen sumatif melalui demonstrasi langsung keterampilan gerak dalam situasi menantang, disertai analisis strategi yang digunakan.
  • Murid mengumpulkan lembar refleksi diri yang mengevaluasi perkembangan keterampilan gerak dan transfer strategi selama Bab 1.
  • Guru menggunakan rubrik demonstrasi dan rubrik refleksi untuk memberikan nilai akhir pertemuan ke-6.

Formatif:

  • Observasi guru selama proses perencanaan dan diskusi
  • Penilaian sejawat menggunakan lembar observasi (fokus pada strategi dan adaptasi)
  • Umpan balik lisan dari guru segera setelah demonstrasi

Sumatif:

  • Rubrik demonstrasi keterampilan gerak dan analisis strategi (kinerja praktik)
  • Rubrik refleksi diri dan evaluasi perkembangan keterampilan gerak
  • Nilai akhir diambil dari gabungan skor demonstrasi/analisis dan skor refleksi

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Demonstrasi Keterampilan Gerak dan Analisis StrategiGerakan kaku, tidak menunjukkan strategi yang jelas; analisis strategi tidak relevan atau tidak diberikan.Mendemonstrasikan gerakan dasar dengan sedikit strategi, namun belum konsisten; analisis hanya menyebutkan strategi tanpa alasan yang kuat.Mendemonstrasikan keterampilan gerak yang halus dengan strategi yang efektif dalam situasi menantang; analisis menjelaskan pilihan strategi dan bagaimana strategi tersebut membantunya sukses.Mendemonstrasikan keterampilan gerak yang sangat halus, adaptif, dan strategi yang inovatif; analisis mendalam mencakup kelebihan strategi, kemungkinan revisi, serta transfer ke konteks lain.
Refleksi Diri dan Evaluasi PerkembanganRefleksi sangat umum, tidak menyebutkan perkembangan spesifik atau transfer strategi.Mengidentifikasi satu atau dua pengalaman belajar, namun belum mengaitkan dengan transfer strategi ke situasi baru atau belum mengevaluasi perkembangan secara jelas.Merefleksikan transfer strategi yang dikuasai ke dalam situasi menantang hari ini, mengevaluasi perkembangan keterampilan pribadi dengan bukti konkret dari pengalaman Bab 1.Refleksi menunjukkan kesadaran mendalam tentang proses belajar, mengidentifikasi strategi yang berhasil dan perlu perbaikan, serta merumuskan rencana aksi spesifik untuk pengembangan selanjutnya di luar konteks PJOK.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat mendemonstrasikan keterampilan gerak yang disempurnakan dalam situasi menantang sesuai dengan rubrik yang ditetapkan?
  • Sejauh mana murid mampu menganalisis strategi gerak yang mereka gunakan? Apakah ada pola kesulitan yang perlu ditindaklanjuti?
  • Bagaimana kualitas refleksi murid: apakah sudah menunjukkan kesadaran transfer strategi dan evaluasi diri yang bermakna?
  • Apakah strategi diferensiasi yang diterapkan membantu murid dengan tingkat kesiapan berbeda?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam rancangan asesmen sumatif ini untuk masa mendatang?

Refleksi Murid:

  • Situasi menantang apa yang kamu pilih hari ini? Bagaimana strategi gerak yang kamu gunakan membantumu sukses?
  • Dari seluruh pengalaman belajar di Bab 1, strategi gerak mana yang paling terasah? Bisakah strategi itu kamu gunakan dalam aktivitas fisik yang lain?
  • Apa pencapaian terbesarmu dalam menyempurnakan keterampilan gerak? Di bagian mana kamu masih perlu berlatih lebih keras?
  • Bagaimana perasaanmu selama mendemonstrasikan dan menganalisis gerakanmu sendiri? Apa yang paling menyenangkan dari kegiatan ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa PJOK untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X, Bab 1: Menyempurnakan Keterampilan Gerak (Kemdikbudristek, 2023).
  2. Buku Guru PJOK untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X, Bab 1: Menyempurnakan Keterampilan Gerak.
  3. Alat olahraga sesuai pilihan murid (bola, cone, matras, tali, dll.).
  4. Kartu rencana aksi, lembar observasi sejawat, dan lembar refleksi diri.
  5. Stopwatch atau timer untuk mengatur durasi demonstrasi.
  6. Video contoh gerakan menantang (opsional, ditayangkan di awal).

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.