Modul AjarPertemuan 1Bab 1Fase ESemester 1

Modul Ajar PJOK Kelas 10: Beradaptasi dengan Berbagai Situasi Gerak yang Menantang (Lingkungan dan Peralatan)

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 10 dengan topik "Beradaptasi dengan Berbagai Situasi Gerak yang Menantang (Lingkungan dan Peralatan)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 10: Beradaptasi dengan Berbagai Situasi Gerak yang Menantang (Lingkungan dan Peralatan)

PJOK - Kelas 10

Bab 1 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Beradaptasi dengan Berbagai Situasi Gerak yang Menantang (Lingkungan dan Peralatan)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikBeradaptasi dengan Berbagai Situasi Gerak yang Menantang (Lingkungan dan Peralatan)
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu merancang dan menerapkan adaptasi keterampilan gerak spesifik terhadap perubahan lingkungan dan peralatan dalam situasi gerak yang menantang
  2. Murid mampu mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan yang memengaruhi perkembangan keterampilan gerak melalui refleksi pengalaman belajar sebelumnya

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian mengalami kesulitan saat menggunakan peralatan olahraga yang berbeda dari biasanya? Apa yang kalian lakukan untuk menyesuaikan diri?
  2. Bagaimana atlet seperti Muhammad Zohri dapat berlatih dan berprestasi meskipun kondisi lingkungan latihannya berbeda dengan tempat perlombaan internasional?
  3. Faktor lingkungan apa saja yang menurut kalian dapat memengaruhi kemampuan seseorang dalam melakukan keterampilan gerak?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan fisik murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan meminta murid menceritakan pengalaman pribadi saat menggunakan peralatan olahraga yang berbeda atau berlatih di lingkungan yang tidak biasa
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: merancang dan menerapkan adaptasi keterampilan gerak dalam situasi yang menantang
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid
  • Guru memimpin pemanasan dinamis selama 10 menit yang mencakup gerakan-gerakan dasar berbagai cabang olahraga

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid duduk membentuk setengah lingkaran dan membaca kisah inspiratif Muhammad Zohri tentang bagaimana ia beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan latihan hingga meraih prestasi internasional
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas dengan pertanyaan: Apa faktor lingkungan yang dialami Zohri? Bagaimana ia mengatasinya?
  • Murid dalam kelompok kecil (4-5 orang) mendiskusikan dan mengidentifikasi berbagai faktor lingkungan yang memengaruhi keterampilan gerak, seperti: permukaan lapangan, cuaca, ketinggian tempat, ukuran/berat peralatan, dan ruang gerak
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka secara singkat (2 menit per kelompok)
  • Guru memberikan penguatan konsep tentang adaptasi keterampilan gerak: kemampuan menyesuaikan dan memodifikasi gerakan sesuai dengan perubahan kondisi lingkungan dan peralatan

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru menyiapkan 3 stasiun aktivitas dengan kondisi lingkungan dan peralatan yang berbeda-beda. Contoh: Stasiun 1 (lempar tangkap bola dengan ukuran bola berbeda), Stasiun 2 (dribbling di permukaan yang berbeda: halus, kasar, rumput), Stasiun 3 (menendang target dengan jarak dan ukuran bola yang bervariasi)
  • Setiap kelompok merancang strategi adaptasi gerak untuk setiap stasiun: bagaimana mereka akan menyesuaikan teknik, kekuatan, koordinasi, dan timing
  • Kelompok menuliskan rancangan strategi mereka dalam lembar kerja yang disediakan
  • Setiap kelompok melakukan rotasi melalui 3 stasiun, menerapkan strategi adaptasi yang telah dirancang (10 menit per stasiun)
  • Guru berkeliling memberikan pengamatan, umpan balik langsung, dan mencatat kemajuan murid
  • Murid melakukan penyesuaian strategi berdasarkan pengalaman praktik dan umpan balik yang diterima

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid kembali berkumpul dan duduk di area yang telah ditentukan
  • Setiap kelompok merefleksikan pengalaman mereka: strategi mana yang berhasil, tantangan yang dihadapi, dan penyesuaian yang dilakukan
  • Guru memfasilitasi refleksi dengan pertanyaan: Apa perbedaan yang kalian rasakan saat beradaptasi di setiap stasiun? Faktor apa yang paling memengaruhi keberhasilan adaptasi kalian?
  • Murid secara individu menuliskan refleksi pribadi dalam jurnal belajar: pengalaman belajar hari ini, hal baru yang dipahami tentang adaptasi gerak, dan rencana pengembangan keterampilan ke depan
  • Beberapa murid secara sukarela berbagi refleksi mereka dengan kelas

Penutup:

  • Guru memimpin pendinginan (cooling down) dengan peregangan statis selama 5 menit
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menyebutkan minimal 3 faktor lingkungan yang memengaruhi keterampilan gerak dan 1 contoh strategi adaptasi
  • Guru memberikan penguatan terhadap konsep adaptasi keterampilan gerak dan mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya
  • Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang lebih cepat memahami, dapat diberikan tantangan tambahan dengan kondisi lingkungan yang lebih kompleks (kombinasi 2 faktor sekaligus). Untuk murid yang memerlukan dukungan lebih, guru menyediakan panduan visual dan demonstrasi yang lebih detail
  • Proses: Murid yang memerlukan waktu lebih dapat memulai dengan 1 stasiun yang paling sederhana dan bertahap ke stasiun lain. Murid yang lebih cepat dapat diminta untuk membuat variasi adaptasi tambahan di setiap stasiun
  • Produk: Murid dapat memilih bentuk refleksi: tulisan naratif, diagram alur adaptasi, atau video pendek (1 menit) yang menunjukkan strategi adaptasi mereka

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang pengalaman murid dalam beradaptasi dengan peralatan atau lingkungan olahraga yang berbeda
  • Observasi informal selama pemanasan untuk mengidentifikasi tingkat kesiapan fisik dan keterampilan gerak dasar murid

Proses:

  • Observasi terstruktur dengan checklist saat murid merancang strategi adaptasi dalam kelompok
  • Pengamatan langsung dan pencatatan anekdot saat murid menerapkan adaptasi gerak di setiap stasiun
  • Umpan balik formatif langsung kepada kelompok tentang efektivitas strategi yang diterapkan
  • Penilaian sejawat terhadap presentasi hasil identifikasi faktor lingkungan

Akhir:

  • Penilaian kinerja praktik menggunakan rubrik dengan 4 aspek: kemampuan merancang strategi adaptasi, penerapan adaptasi gerak, respons terhadap perubahan kondisi, dan kemampuan refleksi
  • Penilaian refleksi tertulis dalam jurnal belajar individu
  • Tes lisan singkat: murid menyebutkan minimal 3 faktor lingkungan dan 1 contoh strategi adaptasi

Formatif:

  • Observasi selama aktivitas praktik di stasiun menggunakan checklist: kemampuan merancang strategi, penerapan adaptasi gerak, respons terhadap umpan balik
  • Penilaian sejawat (peer assessment) saat presentasi hasil identifikasi faktor lingkungan
  • Umpan balik lisan langsung dari guru selama praktik di setiap stasiun

Sumatif:

  • Penilaian kinerja (performance assessment) berdasarkan kemampuan menerapkan adaptasi gerak di 3 stasiun berbeda menggunakan rubrik
  • Penilaian refleksi tertulis dalam jurnal belajar berdasarkan kedalaman analisis dan kesadaran terhadap proses belajar
  • Penilaian lembar kerja strategi adaptasi yang dirancang kelompok

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan Merancang Strategi AdaptasiTidak dapat mengidentifikasi faktor lingkungan yang perlu diadaptasi dan tidak mampu merancang strategiDapat mengidentifikasi 1-2 faktor lingkungan tetapi strategi adaptasi yang dirancang masih sangat sederhana dan kurang spesifikDapat mengidentifikasi 3 faktor lingkungan dan merancang strategi adaptasi yang cukup jelas untuk sebagian besar kondisiDapat mengidentifikasi lebih dari 3 faktor lingkungan dan merancang strategi adaptasi yang spesifik, terperinci, dan aplikatif untuk berbagai kondisi
Penerapan Adaptasi GerakTidak mampu menyesuaikan gerakan dengan perubahan lingkungan dan peralatan, tetap menggunakan cara yang samaMencoba menyesuaikan gerakan tetapi adaptasi yang dilakukan belum efektif dan masih kakuMampu menerapkan adaptasi gerak dengan cukup baik di sebagian besar stasiun, dengan sedikit kesalahanMampu menerapkan adaptasi gerak dengan sangat baik dan lancar di semua stasiun, menunjukkan fleksibilitas dan penguasaan teknik
Respons terhadap Umpan Balik dan Perubahan KondisiTidak merespons umpan balik yang diberikan dan tidak melakukan penyesuaian saat menghadapi kesulitanMerespons umpan balik tetapi memerlukan waktu lama untuk melakukan penyesuaian dan masih ragu-raguMerespons umpan balik dengan baik dan melakukan penyesuaian strategi dengan cukup cepatSangat responsif terhadap umpan balik, cepat melakukan penyesuaian, dan mampu mengantisipasi perubahan kondisi secara proaktif
Kemampuan RefleksiTidak mampu merefleksikan pengalaman belajar atau hanya menyebutkan kegiatan yang dilakukan tanpa analisisMampu merefleksikan pengalaman belajar tetapi masih dangkal, hanya menyebutkan perasaan atau kesulitan tanpa analisis mendalamMampu merefleksikan pengalaman belajar dengan cukup baik, mengidentifikasi faktor yang memengaruhi keberhasilan, dan menyebutkan rencana perbaikanMampu merefleksikan pengalaman belajar secara mendalam, menganalisis proses adaptasi, mengidentifikasi faktor kunci keberhasilan/kegagalan, dan merumuskan strategi pengembangan yang konkret

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah tujuan pembelajaran tercapai dengan baik? Indikator apa yang menunjukkan keberhasilan atau hambatan?
  • Strategi diferensiasi mana yang paling efektif untuk mengakomodasi keberagaman murid?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap pembelajaran sudah tepat? Bagian mana yang perlu penyesuaian?
  • Bagaimana respons dan keterlibatan murid selama pembelajaran? Apa yang dapat ditingkatkan untuk pembelajaran berikutnya?
  • Apakah asesmen yang digunakan dapat mengukur kemampuan adaptasi keterampilan gerak murid secara akurat?

Refleksi Murid:

  • Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang adaptasi keterampilan gerak?
  • Tantangan apa yang kamu hadapi saat beradaptasi dengan perubahan lingkungan dan peralatan? Bagaimana kamu mengatasinya?
  • Strategi adaptasi mana yang paling efektif untuk kamu? Mengapa?
  • Bagaimana pengalaman belajar hari ini dapat kamu terapkan dalam aktivitas olahraga atau kehidupan sehari-hari?
  • Apa yang ingin kamu perbaiki atau kembangkan dalam keterampilan beradaptasi dengan situasi gerak yang menantang?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa PJOK Kelas X Kurikulum Merdeka (Bab 1: Menyempurnakan Keterampilan Gerak)
  2. Buku Guru PJOK Kelas X Kurikulum Merdeka
  3. Kisah inspiratif Muhammad Zohri dan atlet lainnya (dapat diakses dari artikel online atau video dokumenter)
  4. Peralatan olahraga: bola dengan berbagai ukuran (bola basket, sepak bola, voli, tenis), cone, peluit
  5. Lapangan dengan berbagai permukaan: lantai halus, rumput, atau area dengan tekstur berbeda
  6. Lembar kerja strategi adaptasi dan jurnal refleksi murid
  7. Video tutorial adaptasi keterampilan gerak dalam berbagai kondisi (opsional, sebagai pengayaan)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.