Modul AjarPertemuan 7Bab 6Fase ASemester 2

Modul Ajar PJOK Kelas 1: Cara Mencari Bantuan saat Berada di Kolam Renang

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 1 dengan topik "Cara Mencari Bantuan saat Berada di Kolam Renang". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 1: Cara Mencari Bantuan saat Berada di Kolam Renang

PJOK - Kelas 1

Bab 6 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Cara Mencari Bantuan saat Berada di Kolam Renang

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikCara Mencari Bantuan saat Berada di Kolam Renang
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan cara mencari bantuan kepada orang dewasa terpercaya (penjaga kolam renang, pelatih, orang tua) saat menghadapi situasi berbahaya di kolam renang
  2. Murid dapat mempraktikkan simulasi sederhana meminta tolong dengan runtut dan jelas saat berada dalam situasi darurat di kolam renang

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa saja orang dewasa yang dapat membantu kita saat berada di kolam renang?
  2. Apa yang harus kamu lakukan jika melihat temanmu dalam bahaya di kolam renang?
  3. Bagaimana cara berteriak minta tolong yang benar agar orang dewasa mendengar kita?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang berenang atau bermain di kolam renang
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: belajar cara mencari bantuan saat berada di kolam renang
  • Guru melakukan apersepsi dengan menunjukkan gambar kolam renang dan mengajukan pertanyaan pemantik
  • Guru melakukan pemanasan ringan (gerakan peregangan sederhana) untuk mempersiapkan tubuh

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan gambar atau video singkat tentang berbagai situasi berbahaya di kolam renang (anak tenggelam, terpeleset, terpisah dari orang tua)
  • Guru mengajak murid mengidentifikasi orang dewasa terpercaya di kolam renang: penjaga kolam renang, pelatih renang, orang tua/keluarga, tim penyelamat
  • Guru menjelaskan ciri-ciri orang dewasa terpercaya di kolam renang (memakai seragam penjaga, membawa pelampung penyelamat, berada di pos jaga)
  • Murid berdiskusi dalam kelompok kecil (3-4 anak) tentang situasi berbahaya yang pernah mereka lihat atau dengar di kolam renang
  • Guru memberikan penguatan dengan menjelaskan pentingnya segera mencari bantuan saat melihat bahaya

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru mendemonstrasikan cara berteriak minta tolong yang benar: 'TOLONG! TOLONG! ADA YANG TENGGELAM!' dengan suara keras dan jelas
  • Murid berlatih berteriak minta tolong secara bersama-sama dengan volume penuh
  • Guru membagi murid ke dalam kelompok untuk simulasi sederhana: satu anak berperan sebagai orang yang melihat bahaya, yang lain sebagai penjaga kolam/orang dewasa
  • Setiap kelompok mempraktikkan simulasi: (1) Melihat teman dalam bahaya, (2) Berteriak minta tolong, (3) Berlari mencari penjaga kolam/orang dewasa, (4) Menunjukkan lokasi kejadian dengan jelas
  • Guru berkeliling memberikan bimbingan dan umpan balik kepada setiap kelompok
  • Beberapa kelompok menampilkan simulasi mereka di depan kelas
  • Murid lain memberikan tepuk tangan dan masukan positif

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar untuk refleksi bersama
  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi: 'Apa yang kamu pelajari hari ini?', 'Mengapa kita harus mencari bantuan orang dewasa?', 'Apa yang akan kamu lakukan jika melihat temanmu dalam bahaya di kolam renang?'
  • Murid berbagi perasaan mereka saat melakukan simulasi: apakah mereka merasa siap, apakah ada yang sulit
  • Guru membantu murid memaknai pentingnya keberanian meminta tolong dan tidak panik saat menghadapi situasi berbahaya
  • Murid menuliskan atau menggambar satu hal penting yang mereka pelajari hari ini di buku catatan

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta beberapa murid menceritakan cara mencari bantuan di kolam renang
  • Guru memberikan penguatan materi: siapa orang dewasa terpercaya, cara berteriak minta tolong, dan pentingnya bertindak cepat
  • Guru mengajak murid membuat komitmen untuk selalu berhati-hati dan berani meminta tolong saat di kolam renang
  • Guru memberikan tugas sederhana: murid menceritakan kepada orang tua di rumah tentang cara mencari bantuan di kolam renang
  • Guru menutup pembelajaran dengan menyampaikan pesan moral tentang pentingnya saling menolong dan menjaga keselamatan diri
  • Berdoa bersama dan salam penutup

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang belum lancar berbicara, guru menyediakan kartu bergambar orang dewasa terpercaya yang dapat ditunjuk. Untuk murid yang sudah lancar, guru memberikan tantangan tambahan dengan skenario berbeda (misalnya melihat orang dewasa yang terluka).
  • Proses: Murid yang membutuhkan lebih banyak bimbingan akan dipasangkan dengan teman sebaya yang lebih percaya diri dalam simulasi. Murid yang cepat menguasai dapat menjadi tutor sebaya atau berperan sebagai penjaga kolam dalam lebih banyak simulasi.
  • Produk: Murid dapat memilih cara mengekspresikan pemahaman mereka: menggambar urutan langkah mencari bantuan, menceritakan secara lisan, atau menuliskan kata kunci sederhana. Untuk yang sudah mahir, dapat membuat poster sederhana tentang keselamatan di kolam renang.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan: 'Siapa yang pernah pergi ke kolam renang? Dengan siapa?'
  • Guru menanyakan: 'Apa yang kalian lakukan jika melihat teman dalam bahaya?'
  • Observasi pengetahuan awal murid tentang orang dewasa terpercaya

Proses:

  • Observasi saat murid mengidentifikasi orang dewasa terpercaya dalam gambar/video
  • Penilaian praktik berteriak minta tolong: volume suara, kejelasan kata, keberanian
  • Pengamatan kerjasama dalam kelompok saat simulasi
  • Catatan anekdotal tentang kemampuan murid mempraktikkan langkah-langkah mencari bantuan secara runtut

Akhir:

  • Penilaian kinerja: murid diminta mempraktikkan simulasi mencari bantuan secara individu di depan kelas
  • Pertanyaan lisan: 'Siapa yang akan kamu cari saat melihat bahaya di kolam renang? Apa yang akan kamu katakan?'
  • Lembar periksa diri: murid memberikan tanda centang pada kemampuan yang sudah mereka kuasai (mengenali orang dewasa terpercaya, berteriak minta tolong, menunjukkan lokasi bahaya)

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok
  • Penilaian kinerja saat simulasi mencari bantuan
  • Pertanyaan lisan selama proses pembelajaran

Sumatif:

  • Penilaian praktik simulasi individu
  • Lembar periksa diri (self-check) tentang kemampuan mencari bantuan
  • Cerita lisan murid tentang cara mencari bantuan di kolam renang

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan cara mencari bantuan kepada orang dewasa terpercayaMurid belum dapat menyebutkan orang dewasa terpercaya di kolam renang meskipun dengan bantuan guruMurid dapat menyebutkan orang dewasa terpercaya di kolam renang dengan bantuan guruMurid dapat menjelaskan cara mencari bantuan orang dewasa terpercaya di kolam renang secara mandiriMurid dapat menjelaskan cara mencari bantuan orang dewasa terpercaya di kolam renang secara mandiri dengan runtut dan jelas
Mempraktikkan simulasi meminta tolongMurid belum dapat mempraktikkan simulasi meminta tolong meskipun dengan bantuan guruMurid dapat mempraktikkan simulasi meminta tolong dengan bantuan guru namun masih ragu-raguMurid dapat mempraktikkan simulasi meminta tolong secara mandiri dengan cukup jelasMurid dapat mempraktikkan simulasi meminta tolong secara mandiri dengan runtut, jelas, dan percaya diri
Berteriak minta tolong dengan suara keras dan jelasMurid berteriak dengan suara sangat pelan atau tidak jelasMurid berteriak dengan suara cukup keras namun kata-katanya kurang jelasMurid berteriak dengan suara keras dan kata-kata yang cukup jelasMurid berteriak dengan suara sangat keras, kata-kata sangat jelas, dan dapat didengar dari jarak jauh
Menunjukkan lokasi kejadian kepada orang dewasaMurid tidak dapat menunjukkan lokasi kejadianMurid dapat menunjukkan arah umum lokasi kejadian dengan bantuanMurid dapat menunjukkan lokasi kejadian dengan cukup spesifikMurid dapat menunjukkan lokasi kejadian dengan sangat spesifik dan menjelaskan situasi yang terjadi

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat mengidentifikasi orang dewasa terpercaya di kolam renang?
  • Apakah simulasi yang dilakukan cukup realistis dan bermakna bagi murid?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam penyampaian materi agar lebih efektif?
  • Apakah alokasi waktu sudah tepat untuk setiap tahapan pembelajaran?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menarik dari pembelajaran hari ini?
  • Apakah kamu merasa lebih siap untuk mencari bantuan jika ada bahaya di kolam renang?
  • Bagian mana yang menurutmu paling sulit?
  • Siapa yang akan kamu cari jika kamu atau temanmu dalam bahaya di kolam renang?
  • Apa yang akan kamu ceritakan kepada orang tuamu tentang pembelajaran hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SD/MI Kelas I
  2. Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SD/MI Kelas I
  3. Gambar atau poster orang dewasa terpercaya di kolam renang (penjaga kolam, pelatih, tim penyelamat)
  4. Video pendek tentang situasi berbahaya di kolam renang (opsional)
  5. Kartu bergambar untuk diferensiasi
  6. Lembar periksa diri (self-check)
  7. Peluit untuk simulasi (opsional)
  8. Ruang yang cukup untuk simulasi gerak

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.