Modul AjarPertemuan 6Bab 6Fase ASemester 2

Modul Ajar PJOK Kelas 1: Cara Mencari Bantuan saat Terpisah dari Orang Tua dan saat Terjadi Kecelakaan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 1 dengan topik "Cara Mencari Bantuan saat Terpisah dari Orang Tua dan saat Terjadi Kecelakaan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 1: Cara Mencari Bantuan saat Terpisah dari Orang Tua dan saat Terjadi Kecelakaan

PJOK - Kelas 1

Bab 6 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Cara Mencari Bantuan saat Terpisah dari Orang Tua dan saat Terjadi Kecelakaan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikCara Mencari Bantuan saat Terpisah dari Orang Tua dan saat Terjadi Kecelakaan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan langkah-langkah mencari bantuan kepada orang dewasa terpercaya (guru, petugas keamanan, petugas toko) saat terpisah dari orang tua
  2. Murid dapat menjelaskan cara meminta bantuan kepada orang dewasa terpercaya saat terjadi kecelakaan di sekitar lingkungan sehari-hari

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu terpisah dari orang tua saat berada di tempat ramai seperti pasar atau taman bermain?
  2. Siapa saja orang dewasa yang bisa kamu mintai bantuan saat kamu membutuhkan pertolongan?
  3. Apa yang harus kamu lakukan jika melihat teman terjatuh dan terluka?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid: 'Siapa yang pernah terpisah dari orang tua di tempat ramai?' dan 'Apa yang kamu lakukan saat itu?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang cara mencari bantuan kepada orang dewasa terpercaya
  • Guru menampilkan gambar berbagai orang dewasa terpercaya (polisi, satpam, guru, dokter, petugas damkar) dan mengajukan pertanyaan pemantik

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Guru membacakan cerita 'Jatuh dari Sepeda' tentang Rafa dan Dani dari buku siswa, murid menyimak dengan saksama
  • Guru mengajak murid berdiskusi: 'Apa yang terjadi pada Rafa?' dan 'Siapa yang menolong Rafa?'
  • Guru menjelaskan konsep orang dewasa terpercaya menggunakan gambar visual: keluarga, polisi, satpam, guru, dokter, petugas kesehatan, petugas damkar
  • Guru menjelaskan tiga situasi yang memerlukan bantuan: (1) terpisah dari orang tua di tempat ramai, (2) terjadi kecelakaan, (3) melihat teman tenggelam di kolam renang
  • Murid mengidentifikasi langkah-langkah mencari bantuan untuk setiap situasi dengan dipandu guru melalui gambar dan contoh konkret

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagi kelas menjadi kelompok kecil (3-4 orang) untuk bermain peran tiga situasi berbeda
  • Kelompok 1-2: mempraktikkan cara meminta bantuan saat terpisah dari orang tua di pasar (mendekati polisi/satpam, menyebutkan nama dan nama orang tua)
  • Kelompok 3-4: mempraktikkan cara meminta bantuan saat melihat teman terjatuh dan terluka (memanggil orang dewasa terdekat, menjelaskan kejadian)
  • Kelompok 5-6: mempraktikkan cara meminta bantuan saat melihat teman tenggelam di kolam renang (berteriak minta tolong, memanggil petugas penyelamat)
  • Setiap kelompok menampilkan role play di depan kelas, kelompok lain mengamati dan memberikan tanggapan
  • Guru memberikan umpan balik positif dan memperbaiki jika ada langkah yang kurang tepat

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan meminta mereka menceritakan perasaan saat bermain peran
  • Murid merefleksi: 'Apakah aku sudah berani meminta bantuan?' dan 'Apa yang masih sulit bagiku?'
  • Guru memfasilitasi diskusi: 'Mengapa kita perlu tahu cara mencari bantuan?' dan 'Bagaimana perasaanmu jika bisa menolong diri sendiri atau teman?'
  • Murid mengisi lembar refleksi diri sederhana dengan tanda centang: 'Aku sudah bisa' atau 'Aku perlu berlatih' untuk ketiga situasi
  • Guru memberikan penguatan bahwa meminta bantuan adalah tindakan berani dan cerdas, bukan tanda lemah

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 2-3 murid menceritakan kembali cara mencari bantuan dalam satu situasi pilihan mereka
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: orang dewasa terpercaya yang bisa dimintai bantuan dan langkah-langkah meminta bantuan
  • Guru memberikan penguatan pentingnya menjaga keselamatan diri dan tidak ragu meminta bantuan
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang cepat menguasai: diberikan situasi tambahan (tersesat di mall, melihat kebakaran). Untuk murid yang membutuhkan dukungan: fokus pada satu situasi saja (terpisah dari orang tua) dengan panduan visual lebih banyak
  • Proses: Untuk murid yang percaya diri: memimpin role play dan menjelaskan langkah-langkah. Untuk murid yang pemalu: berperan sebagai pengamat dulu, lalu mencoba dengan pendampingan guru atau teman
  • Produk: Untuk murid yang sudah lancar: membuat gambar cerita sederhana tentang cara mencari bantuan. Untuk murid yang perlu latihan lebih: menceritakan secara lisan dengan bantuan gambar yang sudah disediakan

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan pengalaman murid tentang situasi terpisah dari orang tua atau melihat kecelakaan
  • Guru mengamati pemahaman awal murid tentang siapa yang bisa dimintai bantuan melalui tanya jawab

Proses:

  • Observasi saat diskusi kelompok: apakah murid dapat mengidentifikasi orang dewasa terpercaya
  • Observasi saat role play: apakah murid dapat mempraktikkan langkah-langkah mencari bantuan dengan tepat
  • Memberikan umpan balik langsung saat murid mempraktikkan, memperbaiki langkah yang kurang tepat

Akhir:

  • Meminta 2-3 murid menceritakan kembali cara mencari bantuan dalam situasi pilihan mereka (penilaian lisan)
  • Mengisi lembar observasi untuk setiap murid menggunakan rubrik penilaian
  • Murid mengisi lembar refleksi diri tentang kemampuan mereka mencari bantuan dalam tiga situasi

Formatif:

  • Observasi selama diskusi: kemampuan murid mengidentifikasi orang dewasa terpercaya
  • Observasi saat role play: kemampuan murid mempraktikkan langkah-langkah mencari bantuan
  • Penilaian sejawat: murid memberikan tanggapan terhadap penampilan kelompok lain

Sumatif:

  • Penilaian lisan: murid menceritakan cara mencari bantuan dalam situasi tertentu
  • Lembar observasi guru: menggunakan rubrik untuk menilai ketercapaian tujuan pembelajaran
  • Penilaian diri murid: mengisi lembar refleksi 'Aku sudah bisa' atau 'Aku perlu berlatih'

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan cara mencari bantuan saat terpisah dari orang tuaMurid belum dapat menjelaskan cara mencari bantuan atau menjelaskan dengan tidak tepatMurid dapat menjelaskan cara mencari bantuan dengan bantuan guru dan belum runtutMurid dapat menjelaskan cara mencari bantuan secara mandiri dengan cukup runtutMurid dapat menjelaskan cara mencari bantuan secara mandiri dengan runtut, jelas, dan percaya diri
Menjelaskan cara mencari bantuan saat terjadi kecelakaanMurid belum dapat menjelaskan cara mencari bantuan saat kecelakaan atau menjelaskan dengan tidak tepatMurid dapat menjelaskan cara mencari bantuan saat kecelakaan dengan bantuan guru dan belum runtutMurid dapat menjelaskan cara mencari bantuan saat kecelakaan secara mandiri dengan cukup runtutMurid dapat menjelaskan cara mencari bantuan saat kecelakaan secara mandiri dengan runtut, jelas, dan percaya diri
Mempraktikkan langkah mencari bantuan dalam role playMurid belum dapat mempraktikkan atau mempraktikkan dengan tidak tepatMurid dapat mempraktikkan dengan banyak bimbingan guru dan masih ragu-raguMurid dapat mempraktikkan dengan sedikit bimbingan dan cukup percaya diriMurid dapat mempraktikkan secara mandiri dengan percaya diri dan tepat

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami konsep orang dewasa terpercaya?
  • Apakah metode role play efektif untuk membantu murid memahami cara mencari bantuan?
  • Murid mana yang masih memerlukan pendampingan lebih lanjut?
  • Apakah alokasi waktu cukup untuk semua kegiatan? Bagian mana yang perlu diperbaiki di pembelajaran berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apakah aku sudah tahu siapa saja orang dewasa yang bisa kumintai bantuan?
  • Apakah aku sudah berani meminta bantuan saat terpisah dari orang tua?
  • Apa yang masih sulit bagiku dalam meminta bantuan?
  • Bagaimana perasaanku setelah belajar cara mencari bantuan hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SD/MI Kelas I (halaman 172-177)
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SD/MI Kelas I (halaman 208-216)
  3. Gambar visual orang dewasa terpercaya (polisi, satpam, guru, dokter, petugas damkar, petugas kesehatan)
  4. Gambar situasi: pasar ramai, kecelakaan sepeda, kolam renang
  5. Lembar refleksi diri murid
  6. Lembar observasi guru
  7. Alat peraga sederhana untuk role play (topi polisi, rompi satpam, stetoskop mainan - opsional)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.