Modul AjarPertemuan 5Bab 6Fase ASemester 2

Modul Ajar PJOK Kelas 1: Mengenal Situasi dan Potensi Risiko Keselamatan di Air

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 1 dengan topik "Mengenal Situasi dan Potensi Risiko Keselamatan di Air". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 1: Mengenal Situasi dan Potensi Risiko Keselamatan di Air

PJOK - Kelas 1

Bab 6 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Mengenal Situasi dan Potensi Risiko Keselamatan di Air

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMengenal Situasi dan Potensi Risiko Keselamatan di Air
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan situasi dan potensi yang berisiko terhadap keselamatan di air (bermain di tepi kolam tanpa pengawasan, tidak bisa berenang tanpa pelampung)
  2. Murid dapat mengidentifikasi aturan keselamatan dasar saat beraktivitas di air sebagai upaya menjaga keselamatan diri

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apakah kalian pernah bermain air di kolam renang?
  2. Apa yang terjadi jika kita bermain air sendirian tanpa orang tua?
  3. Mengapa kita harus memakai pelampung saat berenang?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang pernah berenang?' dan 'Apa yang kalian rasakan saat bermain air?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang keselamatan di air
  • Guru menampilkan gambar anak bermain di kolam renang dan memancing rasa ingin tahu murid dengan pertanyaan pemantik

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menunjukkan gambar berbagai situasi di kolam renang (anak bermain sendiri, anak dengan pelampung, anak berlari di tepi kolam)
  • Murid mengamati gambar dengan seksama dan mengidentifikasi situasi yang aman dan berbahaya
  • Guru menjelaskan potensi risiko: bermain di tepi kolam tanpa pengawasan, tidak bisa berenang tanpa pelampung, berlari di tepi kolam yang licin
  • Murid mendengarkan cerita pendek tentang Rina dan Cika yang belajar berenang dengan aman
  • Guru mengajak murid berdiskusi: 'Apa yang membuat situasi di gambar berbahaya?'
  • Murid menyebutkan aturan keselamatan dasar: gunakan pelampung, jangan sendirian, pakai kolam dangkal, jangan berlari

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid dalam kelompok kecil (4-5 anak)
  • Setiap kelompok mendapat gambar situasi di kolam renang dan diminta menilai: aman atau berbahaya
  • Murid berdiskusi dalam kelompok dan menempelkan kartu 'Aman' atau 'Bahaya' pada gambar
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan kelas
  • Guru membimbing murid mempraktikkan gerakan memakai pelampung (simulasi dengan alat peraga)
  • Murid bermain peran: satu anak menjadi kakak yang mengingatkan adiknya tentang aturan keselamatan di kolam

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan bertanya: 'Apa yang kalian pelajari hari ini?'
  • Murid menceritakan pengalaman pribadi mereka terkait bermain air dan apa yang akan mereka lakukan agar tetap aman
  • Guru meminta setiap anak menyebutkan satu aturan keselamatan yang paling penting menurutnya
  • Murid menggambar diri mereka bermain air dengan aman di buku gambar
  • Guru memberikan umpan balik positif dan penguatan atas pemahaman murid

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menyebutkan 2 aturan keselamatan di air
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: pentingnya menjaga keselamatan saat beraktivitas di air
  • Guru memberikan penguatan: 'Kalian semua hebat! Ingat selalu aturan keselamatan ya!'
  • Guru meminta murid menceritakan pembelajaran hari ini kepada orang tua di rumah
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid cepat: diberikan gambar situasi lebih kompleks untuk dianalisis. Murid lambat: diberikan gambar sederhana dengan panduan guru secara individual
  • Proses: Murid cepat: diminta memimpin diskusi kelompok dan mempresentasikan. Murid lambat: diberikan waktu lebih untuk mengamati dan didampingi guru saat aktivitas kelompok
  • Produk: Murid cepat: menggambar dan menuliskan 3-4 aturan keselamatan. Murid lambat: menggambar dengan bantuan dan menyebutkan 1-2 aturan secara lisan

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab: 'Siapa yang pernah berenang?' dan 'Apa yang kalian rasakan saat bermain air?'
  • Observasi pengetahuan awal murid tentang keselamatan air

Proses:

  • Observasi saat murid mengamati dan mengidentifikasi gambar situasi di kolam renang
  • Penilaian diskusi kelompok: kemampuan mengidentifikasi aman atau bahaya
  • Observasi saat bermain peran dan simulasi memakai pelampung

Akhir:

  • Tes lisan: murid menyebutkan minimal 2 aturan keselamatan di air
  • Penilaian gambar: murid menggambar diri bermain air dengan aman
  • Refleksi: murid menceritakan apa yang dipelajari dan bagaimana akan menerapkannya

Formatif:

  • Observasi saat murid mengidentifikasi gambar situasi berbahaya
  • Tanya jawab selama diskusi kelompok
  • Penilaian sikap saat bermain peran

Sumatif:

  • Tes lisan: murid menyebutkan 2 situasi berbahaya dan 2 aturan keselamatan di air
  • Penilaian produk: gambar murid tentang bermain air dengan aman

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan situasi dan potensi risiko keselamatan di airMurid belum dapat menjelaskan situasi berbahaya di kolam renang meskipun dengan bantuan guruMurid dapat menjelaskan 1 situasi berbahaya di kolam renang dengan bantuan guruMurid dapat menjelaskan 2 situasi berbahaya di kolam renang secara mandiriMurid dapat menjelaskan 2 situasi berbahaya di kolam renang secara mandiri dengan runtut dan jelas
Mengidentifikasi aturan keselamatan dasar di airMurid belum dapat menyebutkan aturan keselamatan di kolam renang meskipun dengan bantuan guruMurid dapat menyebutkan 1 aturan keselamatan di kolam renang dengan bantuan guruMurid dapat menyebutkan 2 aturan keselamatan di kolam renang secara mandiriMurid dapat menyebutkan 3 atau lebih aturan keselamatan di kolam renang secara mandiri dengan jelas
Sikap kesadaran keselamatan diriMurid belum menunjukkan kesadaran pentingnya keselamatan di airMurid mulai menunjukkan kesadaran pentingnya keselamatan di air dengan pengingat guruMurid menunjukkan kesadaran pentingnya keselamatan di air secara konsistenMurid menunjukkan kesadaran pentingnya keselamatan di air dan dapat mengingatkan teman

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami situasi berbahaya di air?
  • Metode mana yang paling efektif dalam pembelajaran ini?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
  • Apa yang perlu diperbaiki untuk pembelajaran berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang keselamatan di air?
  • Aturan keselamatan mana yang paling penting menurutmu?
  • Apa yang akan kamu lakukan jika ingin berenang nanti?
  • Apakah kamu senang belajar hari ini? Mengapa?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa PJOK Kelas 1 Kurikulum Merdeka halaman 168-171
  2. Buku Guru PJOK Kelas 1 Kurikulum Merdeka halaman 212-217
  3. Gambar situasi di kolam renang (aman dan berbahaya)
  4. Kartu kata 'Aman' dan 'Bahaya'
  5. Alat peraga pelampung atau benda tiruan pelampung
  6. Kertas gambar dan alat mewarnai
  7. Video pendek tentang keselamatan di air (opsional)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.