Modul AjarPertemuan 4Bab 6Fase ASemester 2

Modul Ajar PJOK Kelas 1: Mengenal Situasi dan Potensi Risiko Keselamatan di Jalan Raya

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 1 dengan topik "Mengenal Situasi dan Potensi Risiko Keselamatan di Jalan Raya". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 1: Mengenal Situasi dan Potensi Risiko Keselamatan di Jalan Raya

PJOK - Kelas 1

Bab 6 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Mengenal Situasi dan Potensi Risiko Keselamatan di Jalan Raya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMengenal Situasi dan Potensi Risiko Keselamatan di Jalan Raya
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan situasi dan potensi yang berisiko terhadap keselamatan di jalan raya (menyeberang sembarangan, bermain di tepi jalan, tidak menggunakan helm)
  2. Murid dapat mengidentifikasi perilaku aman saat berada di jalan raya sebagai strategi mencegah cedera dalam kehidupan sehari-hari

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang kamu lihat di jalan raya saat berangkat atau pulang sekolah?
  2. Pernahkah kamu melihat kejadian berbahaya di jalan? Apa yang terjadi?
  3. Bagaimana caramu agar tetap aman saat berada di jalan raya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid saat berangkat/pulang sekolah: 'Siapa yang tadi berangkat sekolah jalan kaki? Naik sepeda? Naik motor? Apa saja yang kalian lihat di jalan?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dengan bahasa sederhana: 'Hari ini kita akan belajar tentang keselamatan di jalan raya agar kalian bisa pulang dan pergi sekolah dengan aman'
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangun rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Guru menampilkan gambar-gambar situasi di jalan raya (dari buku siswa halaman 168-170): anak naik sepeda motor tanpa helm, menyeberang jalan saat lampu hijau, berlarian di pinggir jalan
  • Murid mengamati gambar dengan seksama, guru meminta murid menyebutkan apa yang mereka lihat pada setiap gambar
  • Guru membimbing murid mengidentifikasi situasi mana yang aman dan mana yang berbahaya melalui diskusi kelas
  • Guru menjelaskan 3 potensi risiko utama: menyeberang sembarangan (bisa tertabrak), bermain di tepi jalan (mengganggu kendaraan dan berbahaya), tidak pakai helm (kepala bisa terluka)
  • Murid mendengarkan penjelasan sambil mengamati gambar rambu lalu lintas dan situasi jalan raya yang benar

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (4-5 anak per kelompok)
  • Setiap kelompok mendapat kartu bergambar berbagai situasi di jalan raya (disediakan guru atau menggunakan gambar dari buku)
  • Tugas kelompok: memilah kartu menjadi 2 kelompok: 'Aman' dan 'Berbahaya', lalu menempelkannya di kertas yang sudah dibagi dua kolom
  • Guru berkeliling memfasilitasi diskusi kelompok, mengajukan pertanyaan penuntun: 'Mengapa gambar ini berbahaya? Apa yang bisa terjadi?'
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil kerja mereka di depan kelas
  • Guru memberikan apresiasi dan klarifikasi jika ada pemahaman yang belum tepat
  • Murid berlatih menyebutkan 3 perilaku aman: menyeberang di zebra cross saat lampu merah, tidak bermain di jalan, selalu pakai helm saat naik motor

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar untuk sesi refleksi
  • Guru meminta setiap murid menceritakan: 'Perilaku aman apa yang sudah kamu lakukan hari ini saat ke sekolah?' dan 'Apa yang akan kamu lakukan besok agar lebih aman?'
  • Murid saling berbagi pengalaman, guru mencatat poin-poin penting di papan tulis
  • Guru membimbing murid membuat komitmen pribadi: menuliskan atau menggambar 1 perilaku aman yang akan mereka lakukan setiap hari di jalan raya
  • Murid menempelkan komitmen mereka di 'Pohon Keselamatan' (poster besar di kelas sebagai pengingat)
  • Guru menutup refleksi dengan pertanyaan: 'Apa yang paling penting kamu pelajari hari ini? Mengapa keselamatan di jalan penting?'

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir: meminta 3-5 murid secara acak menjelaskan 1 situasi berbahaya dan 1 perilaku aman di jalan raya
  • Guru memberikan penguatan positif atas partisipasi murid dan menekankan pentingnya menerapkan perilaku aman setiap hari
  • Guru memberikan tugas rumah sederhana: mengamati jalan di sekitar rumah dan menceritakan kepada orang tua tentang keselamatan di jalan
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid bernyanyi lagu pendek tentang keselamatan berlalu lintas (jika ada)
  • Berdoa bersama dan salam penutup

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang cepat memahami, guru memberikan gambar situasi jalan yang lebih kompleks (persimpangan, jalan ramai). Untuk murid yang lambat, guru menyediakan gambar dengan keterangan sederhana dan memberikan pendampingan lebih intensif
  • Proses: Murid yang cepat dapat menjadi tutor sebaya dalam kelompok, membantu teman yang kesulitan. Murid yang lambat mendapat waktu lebih banyak untuk mengamati gambar dan guru memberikan pertanyaan penuntun yang lebih terstruktur
  • Produk: Murid yang cepat dapat membuat poster sederhana tentang keselamatan di jalan. Murid yang lambat cukup menggambar 1-2 perilaku aman dengan bantuan guru atau menunjukkan gambar yang sudah ada

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang pengalaman murid di jalan raya saat berangkat/pulang sekolah
  • Guru mencatat pengetahuan awal murid tentang keselamatan di jalan

Proses:

  • Observasi saat murid mengamati dan mengidentifikasi gambar situasi di jalan raya
  • Observasi diskusi kelompok saat memilah kartu situasi aman dan berbahaya
  • Pertanyaan lisan untuk mengecek pemahaman: 'Mengapa tidak boleh bermain di pinggir jalan?', 'Kapan boleh menyeberang jalan?'
  • Penilaian presentasi kelompok

Akhir:

  • Penilaian kemampuan 3-5 murid menjelaskan situasi berbahaya dan perilaku aman secara lisan
  • Penilaian komitmen pribadi murid (kualitas pemahaman yang tercermin dalam gambar/tulisan)
  • Guru menggunakan rubrik penilaian untuk menilai ketercapaian tujuan pembelajaran

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat diskusi kelas dan kerja kelompok
  • Penilaian hasil kerja kelompok dalam memilah kartu situasi aman dan berbahaya
  • Pertanyaan lisan selama proses pembelajaran untuk mengecek pemahaman

Sumatif:

  • Penilaian kemampuan menjelaskan situasi berbahaya dan perilaku aman di jalan raya secara lisan
  • Penilaian komitmen pribadi yang dibuat murid (gambar/tulisan perilaku aman)

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan situasi dan potensi yang berisiko terhadap keselamatan di jalan rayaMurid belum dapat menjelaskan situasi berbahaya di jalan raya meskipun dengan bantuan guruMurid dapat menjelaskan cara menjaga keselamatan di jalan raya dengan bantuan guruMurid dapat menjelaskan cara menjaga keselamatan di jalan raya secara mandiriMurid dapat menjelaskan cara menjaga keselamatan di jalan raya secara mandiri dengan runtut dan jelas
Mengidentifikasi perilaku aman saat berada di jalan rayaMurid belum dapat mengidentifikasi perilaku aman di jalan raya meskipun diberi contohMurid dapat menyebutkan 1 perilaku aman di jalan raya dengan bantuan guruMurid dapat menyebutkan 2-3 perilaku aman di jalan raya secara mandiriMurid dapat menyebutkan lebih dari 3 perilaku aman di jalan raya secara mandiri dan menjelaskan alasannya

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami situasi berbahaya di jalan raya? Siapa yang masih perlu pendampingan lebih?
  • Apakah metode kerja kelompok dan penggunaan gambar efektif untuk usia kelas 1?
  • Bagaimana cara meningkatkan keterlibatan murid yang pasif dalam diskusi?
  • Apakah alokasi waktu sudah sesuai untuk setiap tahap kegiatan?
  • Strategi diferensiasi mana yang paling efektif untuk kelas ini?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang keselamatan di jalan raya?
  • Perilaku aman apa yang akan kamu lakukan mulai besok?
  • Apa yang paling kamu suka dari pelajaran hari ini?
  • Apakah ada yang masih membingungkan atau ingin kamu tanyakan lagi?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa PJOK Kelas 1 Kurikulum Merdeka (Bab 6 halaman 168-171)
  2. Buku Panduan Guru PJOK Kelas 1 Kurikulum Merdeka
  3. Gambar situasi di jalan raya (dari buku atau yang disiapkan guru)
  4. Kartu bergambar situasi aman dan berbahaya di jalan raya
  5. Kertas karton/HVS untuk kegiatan kelompok
  6. Poster 'Pohon Keselamatan' untuk menempel komitmen murid
  7. Spidol warna dan krayon untuk menggambar

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.