Modul AjarPertemuan 7Bab 4Fase ASemester 2

Modul Ajar PJOK Kelas 1: Bermain Bersama dengan Sportif dan Menjaga Keselamatan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 1 dengan topik "Bermain Bersama dengan Sportif dan Menjaga Keselamatan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 1: Bermain Bersama dengan Sportif dan Menjaga Keselamatan

PJOK - Kelas 1

Bab 4 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Bermain Bersama dengan Sportif dan Menjaga Keselamatan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikBermain Bersama dengan Sportif dan Menjaga Keselamatan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mempraktikkan perilaku sportif (menerima kekalahan, menghargai lawan) dan menenangkan diri saat marah dalam permainan bersama
  2. Murid dapat mengenali situasi yang berisiko terhadap keselamatan diri dan teman saat bermain bersama serta menyebutkan cara meminta bantuan

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang kamu rasakan ketika kalah dalam permainan?
  2. Bagaimana cara kamu menenangkan diri saat marah kepada teman?
  3. Apa yang harus kamu lakukan jika teman terluka saat bermain?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengajak murid berbaris dan berdoa bersama dengan khusyuk
  • Guru melakukan presensi dan menanyakan kabar murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid saat bermain bersama teman
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: belajar bermain dengan sportif dan menjaga keselamatan
  • Guru melakukan pemanasan dengan permainan sederhana (berlari di tempat, meregangkan tangan dan kaki) sambil bernyanyi bersama
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membacakan cerita 'Menghargai Lawan' dari buku siswa tentang Lani dan Lulu yang bermain kasti
  • Guru mengajak murid mengidentifikasi perilaku Lulu dan perasaan Lani dalam cerita
  • Guru menanyakan: 'Bagaimana sikap Lulu seharusnya?' dan memfasilitasi diskusi kelas
  • Guru menjelaskan konsep perilaku sportif: menerima kekalahan, menghargai lawan, bergiliran secara adil, dan menaati aturan
  • Guru mendemonstrasikan cara menenangkan diri saat marah: menarik napas dalam, menghitung sampai 5, dan berbicara baik-baik
  • Guru menunjukkan gambar situasi berisiko saat bermain (berlari di tempat licin, bermain tanpa pengawasan, tidak memakai alas kaki)
  • Guru menjelaskan cara meminta bantuan: memanggil guru, memberitahu orang dewasa terpercaya, atau membantu teman dengan hati-hati

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi beberapa kelompok kecil (4-5 anak per kelompok)
  • Guru menjelaskan aturan permainan bola keranjang: melempar bola ke dalam keranjang secara bergiliran, menentukan giliran dengan suit
  • Murid mempraktikkan cara menentukan giliran secara adil menggunakan suit (batu-gunting-kertas, hompimpa, atau suit gajah-manusia-semut)
  • Murid bermain bola keranjang dengan menerapkan perilaku sportif: bergiliran, menghargai lawan, menerima kekalahan
  • Guru mengamati dan memberikan umpan balik positif kepada murid yang menunjukkan perilaku sportif
  • Guru mensimulasikan situasi: seorang murid pura-pura marah karena kalah, lalu mempraktikkan cara menenangkan diri
  • Guru mensimulasikan situasi berisiko: bola jatuh ke tempat berbahaya, murid mempraktikkan cara meminta bantuan kepada guru
  • Murid bergantian mempraktikkan keterampilan meminta bantuan dengan sopan dan jelas

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan menenangkan diri dengan menarik napas dalam
  • Guru memfasilitasi refleksi: 'Bagaimana perasaan kalian saat bermain tadi? Apa yang mudah? Apa yang sulit?'
  • Murid berbagi pengalaman mereka saat mempraktikkan perilaku sportif dan menjaga keselamatan
  • Guru mengajukan pertanyaan reflektif: 'Mengapa penting untuk menghargai lawan? Apa yang terjadi jika kita tidak menjaga keselamatan?'
  • Guru memberikan penguatan positif dan apresiasi kepada semua murid atas partisipasi mereka
  • Murid menyebutkan satu hal yang akan mereka lakukan untuk bermain lebih sportif dan aman di masa depan

Penutup:

  • Guru melakukan pendinginan dengan gerakan peregangan sederhana sambil bernyanyi
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menyebutkan satu perilaku sportif dan satu cara menjaga keselamatan
  • Guru memberikan kesimpulan pembelajaran: bermain bersama harus sportif dan aman
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid dengan tepuk tangan bersama
  • Guru mengingatkan murid untuk menerapkan perilaku sportif di rumah dan sekolah
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang belum lancar: gunakan gambar visual dan demonstrasi berulang. Untuk murid yang sudah mahir: minta mereka menjelaskan konsep kepada teman
  • Proses: Untuk murid yang lambat: berikan waktu lebih banyak dan bimbingan individual. Untuk murid yang cepat: berikan tantangan tambahan seperti memimpin kelompok atau menciptakan variasi permainan
  • Produk: Untuk murid yang kesulitan: minta mereka menunjukkan satu perilaku sportif. Untuk murid yang mampu: minta mereka mendemonstrasikan dan menjelaskan beberapa perilaku sportif sekaligus

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan pengalaman murid: 'Pernahkah kalian bermain dengan teman dan ada yang marah atau terluka?'
  • Guru mengamati respons dan pemahaman awal murid tentang perilaku sportif dan keselamatan

Proses:

  • Observasi partisipasi aktif murid dalam diskusi cerita dan identifikasi perilaku sportif
  • Observasi kemampuan murid menentukan giliran secara adil menggunakan suit
  • Observasi perilaku sportif murid selama permainan bola keranjang (menerima kekalahan, menghargai lawan, menaati aturan)
  • Observasi kemampuan murid mempraktikkan cara menenangkan diri saat marah
  • Observasi kemampuan murid mengenali situasi berisiko dan mempraktikkan cara meminta bantuan

Akhir:

  • Penilaian lisan: murid menyebutkan minimal 2 perilaku sportif yang telah dipelajari
  • Penilaian lisan: murid menyebutkan minimal 1 cara menjaga keselamatan dan 1 cara meminta bantuan
  • Observasi kemampuan murid merefleksikan pengalaman belajar mereka
  • Dokumentasi foto/video partisipasi murid dalam permainan (opsional)

Formatif:

  • Observasi perilaku sportif murid selama bermain (menerima kekalahan, menghargai lawan, bergiliran)
  • Observasi kemampuan murid menenangkan diri saat simulasi marah
  • Tanya jawab lisan tentang situasi berisiko dan cara meminta bantuan

Sumatif:

  • Penilaian kinerja: murid mempraktikkan perilaku sportif dalam permainan bola keranjang
  • Penilaian lisan: murid menyebutkan minimal 2 perilaku sportif dan 1 cara meminta bantuan saat situasi berisiko

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Perilaku Sportif (menerima kekalahan dan menghargai lawan)Murid belum mampu menerima kekalahan, sering marah atau mengeluh, tidak menghargai lawanMurid mulai berusaha menerima kekalahan dengan bimbingan guru, kadang masih mengeluh, mulai menghargai lawanMurid mampu menerima kekalahan dengan baik, menghargai lawan, namun masih memerlukan pengingat sesekaliMurid mampu menerima kekalahan dengan lapang dada, konsisten menghargai lawan, dan memberikan contoh baik kepada teman
Kemampuan Menenangkan DiriMurid belum mampu menenangkan diri saat marah, tetap emosi atau menangis berkepanjanganMurid mulai berusaha menenangkan diri dengan bimbingan guru, namun masih memerlukan waktu lamaMurid mampu menenangkan diri dengan menggunakan teknik yang diajarkan (menarik napas, menghitung) dengan sedikit bimbinganMurid mampu menenangkan diri secara mandiri dengan cepat menggunakan teknik yang diajarkan
Mengenali Situasi Berisiko dan Meminta BantuanMurid belum mampu mengenali situasi berisiko dan tidak tahu cara meminta bantuanMurid mulai mengenali beberapa situasi berisiko dengan bantuan guru, mulai berusaha meminta bantuan namun masih raguMurid mampu mengenali situasi berisiko dan meminta bantuan kepada orang dewasa dengan sedikit bimbinganMurid mampu mengenali situasi berisiko dengan cepat dan secara mandiri meminta bantuan kepada orang dewasa terpercaya dengan sopan dan jelas

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran?
  • Apakah strategi diferensiasi yang diterapkan efektif untuk mengakomodasi keberagaman murid?
  • Bagaimana respons murid terhadap pembelajaran perilaku sportif dan keselamatan?
  • Apa yang perlu diperbaiki untuk pembelajaran pertemuan selanjutnya?

Refleksi Murid:

  • Bagaimana perasaanmu setelah belajar bermain dengan sportif hari ini?
  • Apa hal baru yang kamu pelajari tentang menjaga keselamatan saat bermain?
  • Apa yang akan kamu lakukan jika teman marah atau terluka saat bermain?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa PJOK Kelas 1 Kurikulum Merdeka (Bab 4: Bermain Bersama)
  2. Buku Guru PJOK Kelas 1 Kurikulum Merdeka
  3. Keranjang sampah plastik atau kardus
  4. Bola kecil warna-warni (bola plastik ringan)
  5. Peluit
  6. Gambar/poster perilaku sportif dan situasi berisiko
  7. Area bermain yang aman (lapangan, halaman sekolah, atau ruang olahraga)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.