Modul AjarPertemuan 1Bab 4Fase ASemester 2

Modul Ajar PJOK Kelas 1: Mengenal Aturan Bermain Bersama

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 1 dengan topik "Mengenal Aturan Bermain Bersama". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 1: Mengenal Aturan Bermain Bersama

PJOK - Kelas 1

Bab 4 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Mengenal Aturan Bermain Bersama

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMengenal Aturan Bermain Bersama
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi peraturan yang harus ditaati saat bermain bersama teman dalam permainan sederhana
  2. Murid dapat menjelaskan akibat jika peraturan permainan tidak ditaati saat bermain bersama

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang terjadi kalau saat bermain tidak ada aturan?
  2. Pernahkah kalian bermain bersama teman lalu ada yang tidak mau mengikuti aturan? Bagaimana perasaan kalian?
  3. Mengapa kita harus menaati aturan saat bermain bersama?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama (menanamkan keimanan)
  • Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan permainan yang sering dimainkan murid bersama teman di rumah atau di sekolah
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: belajar tentang aturan bermain bersama dan akibat jika tidak menaati aturan
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: 'Siapa yang pernah bermain bola atau permainan lain? Apakah ada aturan saat bermain?'
  • Guru melakukan pemanasan ringan dengan gerakan peregangan sederhana dan permainan 'Ikuti Gerakan Guru' untuk membangun kesiapan fisik

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan gambar atau cerita bergambar tentang anak-anak bermain kasti atau permainan lain (sesuai buku siswa halaman 107)
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Apa yang terjadi kalau saat bermain tidak ada aturan?'
  • Murid mengamati gambar urutan pertandingan (halaman 110 buku siswa) dan mengidentifikasi perilaku yang menunjukkan menaati aturan
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang contoh aturan dalam permainan: mendengarkan wasit, tidak boleh menyela, harus bergiliran, tidak boleh curang
  • Murid secara berpasangan mendiskusikan pengalaman bermain dan aturan apa yang mereka tahu
  • Guru menjelaskan bahwa aturan dibuat agar permainan aman, adil, dan menyenangkan untuk semua
  • Guru menjelaskan akibat jika aturan tidak ditaati: teman jadi kesal, permainan tidak menyenangkan, bisa terjadi pertengkaran atau ada yang terluka

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (4-5 anak per kelompok)
  • Setiap kelompok melakukan permainan sederhana 'Lempar Tangkap Bola' dengan aturan yang telah disepakati: (1) bergiliran melempar, (2) tidak boleh berebut, (3) menghitung hingga 10 sebelum ganti giliran
  • Guru mengamati dan mencatat perilaku murid dalam menaati aturan selama permainan
  • Guru memberikan feedback positif kepada kelompok yang menaati aturan dengan baik
  • Guru menghentikan permainan jika ada yang tidak menaati aturan dan memfasilitasi diskusi: 'Apa yang terjadi? Bagaimana perasaan teman-teman?'
  • Murid mencoba kembali permainan dengan kesadaran penuh terhadap pentingnya menaati aturan
  • Guru memvariasikan permainan dengan 'Estafet Bola' di mana murid harus bergiliran dan menunggu giliran dengan sabar

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengumpulkan murid dalam formasi lingkaran besar untuk refleksi bersama
  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi: 'Bagaimana perasaan kalian saat semua menaati aturan? Bagaimana saat ada yang tidak menaati aturan?'
  • Murid secara bergantian menceritakan pengalaman mereka selama bermain
  • Guru memfasilitasi murid untuk menyimpulkan: aturan penting agar bermain menyenangkan, aman, dan adil untuk semua
  • Murid menyebutkan satu aturan yang akan mereka terapkan saat bermain dengan teman
  • Guru memberikan penguatan positif dan menghubungkan dengan sikap jujur dan kerja sama dalam kehidupan sehari-hari

Penutup:

  • Guru melakukan pendinginan dengan gerakan peregangan ringan dan pernapasan
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menunjukkan pemahaman melalui pertanyaan: 'Sebutkan 2 aturan bermain bersama!' dan 'Apa yang terjadi jika tidak menaati aturan?'
  • Murid mengisi lembar refleksi sederhana (gambar emoji atau centang) tentang pemahaman mereka
  • Guru memberikan apresiasi kepada murid yang aktif dan menaati aturan selama pembelajaran
  • Guru menutup pembelajaran dengan menyampaikan pesan: 'Kalian sudah belajar pentingnya aturan. Mari kita terapkan saat bermain dengan teman di rumah dan sekolah'
  • Berdoa bersama dan salam penutup

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang belum memahami konsep aturan, guru menggunakan contoh konkret dari rutinitas kelas (berbaris, antri cuci tangan). Untuk murid yang sudah paham, diberikan tantangan untuk mengidentifikasi aturan dalam permainan yang lebih kompleks
  • Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan lebih dapat didampingi guru saat berdiskusi. Murid yang lebih cepat memahami dapat menjadi tutor sebaya untuk membantu teman yang kesulitan. Waktu diskusi disesuaikan dengan kecepatan kelompok
  • Produk: Murid dapat mengekspresikan pemahaman melalui cara berbeda: bercerita lisan, menggambar aturan bermain, atau mempraktikkan langsung. Murid yang belum lancar berbicara dapat menunjuk gambar atau mendemonstrasikan

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang pengalaman murid bermain: 'Siapa yang pernah bermain bola? Apakah ada aturan saat bermain?'
  • Observasi respons murid terhadap pertanyaan tentang aturan bermain yang mereka ketahui

Proses:

  • Observasi partisipasi murid saat diskusi kelompok tentang aturan bermain
  • Catatan perilaku murid saat melakukan permainan 'Lempar Tangkap Bola' dan 'Estafet Bola': apakah bergiliran, menaati aturan, menghormati teman
  • Tanya jawab spontan selama kegiatan untuk mengecek pemahaman
  • Penilaian antarteman sederhana: murid mengamati apakah temannya menaati aturan

Akhir:

  • Pertanyaan lisan: 'Sebutkan 2 aturan yang harus ditaati saat bermain bersama!' dan 'Apa yang terjadi jika tidak menaati aturan?'
  • Lembar refleksi bergambar: murid memilih emoji atau memberi tanda centang pada gambar perilaku yang benar saat bermain
  • Observasi kemampuan murid menyimpulkan pentingnya aturan dalam permainan

Formatif:

  • Observasi perilaku murid saat bermain dalam kelompok: apakah menaati aturan, bergiliran, mendengarkan instruksi
  • Tanya jawab selama diskusi kelas tentang aturan dan akibatnya
  • Catatan anekdot tentang partisipasi dan pemahaman murid

Sumatif:

  • Penilaian praktik: kemampuan murid mengidentifikasi dan menaati aturan dalam permainan
  • Penilaian lisan: murid menjelaskan minimal 2 aturan bermain dan 1 akibat jika tidak ditaati
  • Lembar refleksi sederhana dengan gambar/checklist

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi peraturan bermainMurid belum dapat menyebutkan aturan bermain sama sekali meskipun dengan bantuanMurid dapat menyebutkan 1 aturan bermain dengan bantuan guru atau temanMurid dapat menyebutkan 2 aturan bermain dengan sedikit bantuanMurid dapat menyebutkan 2 atau lebih aturan bermain secara mandiri dan jelas
Menjelaskan akibat tidak menaati aturanMurid belum dapat menjelaskan akibat tidak menaati aturan meskipun diberi contohMurid dapat menyebutkan 1 akibat tidak menaati aturan dengan bantuan pertanyaan pengarahMurid dapat menjelaskan akibat tidak menaati aturan berdasarkan pengalaman sendiriMurid dapat menjelaskan beberapa akibat tidak menaati aturan dan memberikan contoh konkret
Menaati aturan dalam praktik bermainMurid sering tidak menaati aturan meskipun sudah diingatkan berulang kaliMurid kadang-kadang menaati aturan setelah diingatkan guruMurid menaati sebagian besar aturan dengan pengingat minimalMurid konsisten menaati semua aturan selama bermain tanpa perlu diingatkan
Sikap fair play dan kerja samaMurid belum menunjukkan sikap fair play, sering berebut atau tidak mau bergiliranMurid mulai menunjukkan sikap fair play tetapi masih perlu banyak bimbinganMurid menunjukkan sikap fair play seperti bergiliran dan tidak curang dengan bimbingan minimalMurid secara konsisten menunjukkan sikap fair play, mau bergiliran, dan menghormati teman

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami konsep aturan bermain? Murid mana yang masih memerlukan bimbingan lebih?
  • Apakah metode permainan yang dipilih sudah sesuai dengan karakteristik murid kelas 1?
  • Bagaimana cara saya memfasilitasi murid yang kesulitan menaati aturan tanpa membuat mereka merasa dihukum?
  • Apakah prinsip pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan sudah terwujud dalam pembelajaran hari ini?
  • Apa yang perlu saya perbaiki untuk pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang aturan bermain?
  • Bagaimana perasaanmu saat bermain bersama teman dengan menaati aturan?
  • Aturan apa yang akan kamu terapkan saat bermain dengan teman di rumah atau di sekolah?
  • Apa yang paling menyenangkan dari pembelajaran hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa PJOK Kelas 1 Kurikulum Merdeka halaman 106-110
  2. Buku Guru PJOK Kelas 1 Kurikulum Merdeka
  3. Bola plastik atau bola karet ukuran sedang (4-6 buah)
  4. Peluit
  5. Cone atau pembatas lapangan
  6. Gambar/poster tentang aturan bermain bersama
  7. Lembar refleksi bergambar untuk murid
  8. Ruang terbuka atau lapangan untuk praktik permainan

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.