Modul AjarPertemuan 9Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar PJOK Kelas 1: Eksplorasi dan Variasi Gerak Non-Lokomotor di Tempat

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 1 dengan topik "Eksplorasi dan Variasi Gerak Non-Lokomotor di Tempat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 1: Eksplorasi dan Variasi Gerak Non-Lokomotor di Tempat

PJOK - Kelas 1

Bab 1 - Pertemuan 9

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Eksplorasi dan Variasi Gerak Non-Lokomotor di Tempat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikEksplorasi dan Variasi Gerak Non-Lokomotor di Tempat
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengeksplorasi kombinasi gerak menekuk, memilin, mengayun, dan memutar secara mandiri dalam satu rangkaian gerak di tempat
  2. Murid dapat membandingkan gerak di tempat yang dilakukan dengan benar dan tidak benar serta menyampaikan pendapatnya secara sederhana

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagian tubuh mana saja yang bisa kamu gerakkan tanpa berpindah tempat?
  2. Apakah kamu bisa membuat gerakan sendiri dengan menggabungkan menekuk, mengayun, memilin, dan memutar?
  3. Bagaimana caranya agar gerakan kita rapi dan indah dipandang?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama.
  • Guru melakukan presensi dan menanyakan kabar murid.
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang gerak di tempat yang pernah dilakukan (misal: meregangkan tubuh saat bangun tidur).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: mengeksplorasi dan membuat variasi gerakan di tempat.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Bagian tubuh mana saja yang bisa kamu gerakkan tanpa berpindah tempat?'
  • Guru memimpin pemanasan dengan gerakan sederhana: memutar kepala, mengayun lengan, menekuk lutut, dan memilin pinggang secara perlahan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mendemonstrasikan empat jenis gerak non-lokomotor: menekuk (siku, lutut), memilin (pinggang), mengayun (lengan), dan memutar (kepala, pergelangan tangan).
  • Murid mengamati dengan seksama demonstrasi guru dan mencoba menirukan satu per satu gerakan tersebut.
  • Guru memberikan umpan balik langsung: 'Bagus! Kakimu tetap di tempat, hanya tanganmu yang bergerak.'
  • Murid mendiskusikan bersama teman sebangku bagian tubuh lain yang bisa melakukan gerakan serupa.
  • Guru menunjukkan contoh gerakan yang benar (postur tubuh stabil, gerakan terkontrol) dan tidak benar (kehilangan keseimbangan, kaki berpindah tempat), kemudian murid mengidentifikasi perbedaannya.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (4-5 anak) dan memberikan tantangan: 'Buat rangkaian gerakan sendiri dengan menggabungkan minimal 3 jenis gerak (menekuk, memilin, mengayun, memutar)!'
  • Setiap murid dalam kelompok mengeksplorasi gerakan secara mandiri terlebih dahulu selama 3-5 menit, guru berkeliling memberikan bimbingan.
  • Murid mempraktikkan rangkaian gerak yang telah mereka buat secara berulang hingga lancar.
  • Setiap kelompok mempresentasikan satu rangkaian gerakan terbaik di depan kelompok lain.
  • Kelompok lain mengamati dan memberikan tepuk tangan sebagai apresiasi.
  • Guru memberikan asesmen proses dengan mengamati kemampuan murid menggabungkan gerakan, kemandirian, dan kreativitas.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan melakukan pendinginan dengan gerakan peregangan ringan.
  • Guru memfasilitasi refleksi dengan pertanyaan: 'Gerakan mana yang paling mudah? Mana yang sulit? Mengapa?'
  • Murid diminta membandingkan gerakan teman yang menurutnya sudah benar dengan yang masih perlu diperbaiki, lalu menyampaikan pendapat sederhana: 'Gerakan Andi rapi karena kakinya tidak bergeser.'
  • Murid mengisi lembar periksa diri sederhana (dengan gambar emoji) untuk menilai apakah sudah bisa melakukan kombinasi gerakan atau masih perlu berlatih.
  • Guru memberikan penguatan positif dan mendorong murid untuk terus berlatih di rumah.

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan mengamati 3-5 murid secara acak melakukan rangkaian gerakan mandiri.
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: 'Hari ini kita belajar menggabungkan gerakan menekuk, memilin, mengayun, dan memutar di tempat. Kita juga belajar membedakan gerakan yang benar dan tidak benar.'
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas partisipasi dan usaha mereka.
  • Guru mengingatkan murid untuk mencoba gerakan di rumah dan menceritakan pengalamannya di pertemuan berikutnya.
  • Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah mahir dapat diminta membuat rangkaian gerakan dengan 4 jenis gerak sekaligus, sementara yang masih kesulitan cukup menggabungkan 2 jenis gerak terlebih dahulu.
  • Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan lebih mendapat pendampingan intensif dari guru saat eksplorasi, sementara yang sudah mandiri diberi kebebasan berkreasi dan diminta membantu teman.
  • Produk: Murid dapat memilih cara menunjukkan pemahamannya: mendemonstrasikan gerakan secara langsung, menggambar urutan gerakan, atau menjelaskan gerakan secara lisan kepada guru.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang pengalaman murid melakukan gerakan di tempat (misal: saat bangun tidur, bermain).
  • Observasi awal kemampuan gerak dasar murid saat pemanasan.

Proses:

  • Observasi kemampuan murid mengeksplorasi dan menggabungkan gerakan menekuk, memilin, mengayun, dan memutar selama tahap Mengaplikasi.
  • Pengamatan kemandirian dan kreativitas murid dalam membuat rangkaian gerakan.
  • Umpan balik langsung dari guru selama proses eksplorasi.

Akhir:

  • Penampilan rangkaian gerakan di tempat secara mandiri yang dinilai menggunakan rubrik (kemampuan menggabungkan gerakan, kestabilan posisi, kelancaran).
  • Kemampuan murid menyampaikan pendapat sederhana tentang gerakan yang benar dan tidak benar.
  • Lembar periksa diri yang menunjukkan kesadaran murid terhadap kemampuannya sendiri.

Formatif:

  • Observasi selama eksplorasi gerakan: kemampuan menggabungkan minimal 3 jenis gerak, kemandirian, dan kreativitas.
  • Tanya jawab lisan saat refleksi: kemampuan membandingkan gerakan benar dan tidak benar.
  • Lembar periksa diri (self-check) yang diisi murid dengan emoji (sudah bisa/perlu berlatih).

Sumatif:

  • Penampilan rangkaian gerakan mandiri di akhir pembelajaran yang dinilai menggunakan rubrik.
  • Kemampuan menyampaikan pendapat sederhana tentang gerakan teman (benar/tidak benar).

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan menggabungkan gerak di tempatHanya mampu melakukan 1 jenis gerak dengan bantuan guru dan kaki sering berpindah tempat.Mampu melakukan 2 jenis gerak secara mandiri, namun kaki kadang berpindah tempat.Mampu menggabungkan 3 jenis gerak secara mandiri dengan posisi kaki tetap di tempat.Mampu menggabungkan 4 jenis gerak secara mandiri, lancar, dengan posisi tubuh stabil dan gerakan terkontrol.
Kemampuan membandingkan dan menyampaikan pendapatBelum mampu mengidentifikasi perbedaan gerakan benar dan tidak benar, tidak dapat menyampaikan pendapat.Mampu mengidentifikasi perbedaan gerakan benar dan tidak benar dengan bantuan guru, belum bisa menyampaikan pendapat sendiri.Mampu mengidentifikasi perbedaan gerakan benar dan tidak benar, dapat menyampaikan pendapat sederhana dengan bimbingan guru.Mampu mengidentifikasi perbedaan gerakan benar dan tidak benar secara mandiri, dapat menyampaikan pendapat sederhana dengan jelas dan percaya diri.
Kemandirian dan kreativitasSangat bergantung pada contoh guru, tidak berani mencoba gerakan sendiri.Mulai mencoba gerakan sendiri namun masih sering meniru teman, kurang percaya diri.Mampu mengeksplorasi gerakan sendiri dengan percaya diri, menunjukkan beberapa variasi.Mampu mengeksplorasi gerakan dengan sangat mandiri dan kreatif, menciptakan variasi gerakan yang unik dan menarik.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid mendapat kesempatan yang sama untuk mengeksplorasi gerakan?
  • Strategi diferensiasi mana yang paling efektif untuk murid dengan kemampuan berbeda?
  • Bagaimana cara meningkatkan rasa percaya diri murid yang masih malu menampilkan gerakan?
  • Apakah asesmen yang saya gunakan sudah cukup menggambarkan kemampuan murid?

Refleksi Murid:

  • Gerakan mana yang paling kamu sukai hari ini? Mengapa?
  • Apa yang membuat gerakanmu rapi dan indah?
  • Apa yang masih sulit buatmu? Bagaimana kamu akan berlatih?
  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang gerak di tempat?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa PJOK Kelas 1 Kurikulum Merdeka, Bab 1: Serunya Gerak di Tempat
  2. Buku Guru PJOK Kelas 1 Kurikulum Merdeka
  3. Ruang terbuka atau lapangan (halaman sekolah/aula)
  4. Peluit
  5. Gambar/poster gerakan non-lokomotor (opsional)
  6. Lembar periksa diri dengan gambar emoji
  7. Speaker/musik ceria untuk pemanasan dan pendinginan (opsional)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.