Modul AjarPertemuan 8Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar PJOK Kelas 1: Gerak di Tempat dalam Permainan Sederhana: Peregangan Berpasangan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 1 dengan topik "Gerak di Tempat dalam Permainan Sederhana: Peregangan Berpasangan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 1: Gerak di Tempat dalam Permainan Sederhana: Peregangan Berpasangan

PJOK - Kelas 1

Bab 1 - Pertemuan 8

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Gerak di Tempat dalam Permainan Sederhana: Peregangan Berpasangan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikGerak di Tempat dalam Permainan Sederhana: Peregangan Berpasangan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mempraktikkan rangkaian gerak peregangan sederhana (menekuk, memilin, mengayun) secara berpasangan di tempat
  2. Murid dapat mengenali manfaat gerak peregangan di tempat bagi kesehatan dan kebugaran tubuh

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang kalian rasakan saat bangun tidur dan meregangkan tubuh?
  2. Bagian tubuh mana saja yang bisa kita tekuk, ayun, dan pilin?
  3. Mengapa kita perlu melakukan peregangan sebelum bermain?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid dengan ramah dan memimpin doa bersama (5 menit)
  • Guru melakukan apersepsi dengan menirukan gerakan kucing yang bangun tidur dan meregangkan tubuh, lalu bertanya: 'Apa yang kucing lakukan saat bangun tidur?' (3 menit)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar peregangan sederhana secara berpasangan dan mengetahui manfaatnya (2 menit)
  • Asesmen awal: Guru bertanya 'Siapa yang sering melakukan gerakan meregangkan tangan di pagi hari?' dan meminta 2-3 murid menunjukkan gerakan peregangan yang mereka tahu (5 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menunjukkan gambar bagian tubuh (kepala, lengan, pinggang, tungkai) dan menjelaskan bahwa tubuh kita bisa menekuk, mengayun, dan memilin (5 menit)
  • Guru mempraktikkan 3 jenis gerakan: menekuk siku, mengayun lengan, memilin pinggang. Murid mengamati dengan saksama (3 menit)
  • Guru bertanya: 'Bagian tubuh mana yang kalian lihat bergerak tadi?' dan menjelaskan bahwa ini adalah gerak di tempat karena tidak berpindah posisi (3 menit)
  • Guru menjelaskan manfaat peregangan: membuat tubuh lentur, otot tidak kaku, tubuh siap beraktivitas, dan membuat badan sehat (4 menit)

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagi murid berpasangan (teman sebangku atau pilihan bebas) dan menjelaskan pentingnya bekerja sama dengan baik (2 menit)
  • Aktivitas 1 - Peregangan Berpasangan Menekuk: Satu anak berdiri, pasangannya membantu menekuk siku dengan lembut (kanan-kiri), lalu bergantian peran. Guru memandu dan memberi contoh (7 menit)
  • Aktivitas 2 - Peregangan Berpasangan Mengayun: Berpasangan saling berhadapan, mengayunkan lengan bersama-sama seperti ayunan ke depan dan belakang. Guru memandu hitungan 1-8 (7 menit)
  • Aktivitas 3 - Peregangan Berpasangan Memilin: Berdiri saling membelakangi sambil memegang tangan, lalu memilin pinggang ke kanan dan kiri secara bergantian (7 menit)
  • Guru berkeliling mengamati dan memberi umpan balik positif: 'Bagus, kalian kompak!', 'Gerakan menekuknya sudah benar!' (terintegrasi dalam aktivitas)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan bertanya: 'Bagaimana perasaan kalian setelah melakukan peregangan berpasangan?' (3 menit)
  • Guru meminta 3-4 murid menceritakan gerakan mana yang paling mereka suka dan mengapa (4 menit)
  • Guru bertanya: 'Apa yang kalian rasakan di tubuh kalian sekarang? Apakah terasa lebih lentur?' dan menguatkan pemahaman tentang manfaat peregangan (3 menit)
  • Murid diajak menyimpulkan bersama: peregangan membuat tubuh lentur, sehat, dan siap beraktivitas. Peregangan berpasangan juga melatih kerjasama (2 menit)

Penutup:

  • Guru melakukan pendinginan sederhana: menggerakkan kepala pelan, mengayun lengan santai, dan menarik napas dalam (3 menit)
  • Asesmen akhir: Guru meminta 2 pasangan untuk mendemonstrasikan satu gerakan peregangan pilihan mereka dan menjelaskan manfaatnya (4 menit)
  • Guru memberikan penguatan dan apresiasi kepada semua murid atas kerjasama dan usaha mereka (2 menit)
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam (1 menit)

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat paham diberi tantangan mencoba variasi gerakan peregangan tambahan (misalnya menekuk lutut sambil berpegangan tangan). Murid yang lambat diberi fokus pada satu jenis gerakan dulu (menekuk) sebelum lanjut ke gerakan lain
  • Proses: Murid yang memerlukan bantuan lebih dibimbing langsung oleh guru saat praktik berpasangan. Pasangan dibentuk dengan mempertimbangkan kemampuan agar saling membantu (misal anak cepat dipasangkan dengan anak yang perlu bimbingan)
  • Produk: Murid yang sudah mahir diminta memperagakan gerakan di depan teman-teman. Murid yang masih belajar cukup mempraktikkan dengan pasangannya dan menjelaskan secara sederhana

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang pengalaman murid melakukan peregangan di rumah
  • Meminta murid menunjukkan gerakan peregangan yang mereka ketahui

Proses:

  • Observasi ketepatan gerakan menekuk, mengayun, dan memilin saat praktik berpasangan
  • Observasi kerjasama dan komunikasi antar pasangan
  • Tanya jawab spontan saat berkeliling: 'Apa yang kamu rasakan saat menekuk lengan?'

Akhir:

  • Demonstrasi gerakan peregangan berpasangan oleh 2 pasangan murid
  • Tanya jawab lisan tentang manfaat peregangan yang dipelajari
  • Refleksi lisan: murid menyebutkan gerakan favorit dan alasannya

Formatif:

  • Observasi selama praktik berpasangan: mengamati ketepatan gerakan menekuk, mengayun, memilin
  • Tanya jawab lisan saat kegiatan refleksi tentang manfaat peregangan
  • Catatan anekdotal tentang kerjasama antar pasangan

Sumatif:

  • Demonstrasi gerakan peregangan berpasangan pilihan murid di akhir pembelajaran
  • Penilaian kemampuan menjelaskan manfaat peregangan dengan kata-kata sendiri

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Keterampilan Gerak Peregangan (menekuk, mengayun, memilin)Belum mampu melakukan gerakan peregangan dengan tepat, masih memerlukan bantuan penuh guruMampu melakukan 1 jenis gerakan peregangan (menekuk/mengayun/memilin) dengan bimbinganMampu melakukan 2-3 jenis gerakan peregangan (menekuk, mengayun, memilin) dengan tepatMampu melakukan semua gerakan peregangan dengan tepat, lentur, dan percaya diri, serta membantu teman
Pemahaman Manfaat PereganganBelum mampu menyebutkan manfaat pereganganMampu menyebutkan 1 manfaat peregangan dengan bantuan pertanyaan guruMampu menyebutkan 2-3 manfaat peregangan dengan kata-kata sendiriMampu menjelaskan manfaat peregangan dengan jelas dan mengaitkan dengan pengalaman sehari-hari
Kerjasama BerpasanganBelum mampu bekerja sama dengan pasangan, cenderung bekerja sendiri atau menggangguMampu bekerja dengan pasangan namun masih perlu diingatkan untuk berbagi peranMampu bekerja sama dengan pasangan, berbagi peran, dan saling membantuMampu bekerja sama dengan baik, berkomunikasi dengan pasangan, dan menunjukkan sikap sportif serta saling mendukung

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat melakukan gerakan peregangan berpasangan dengan aman dan menyenangkan?
  • Strategi apa yang efektif untuk membantu murid yang kesulitan melakukan gerakan tertentu?
  • Apakah pembentukan pasangan sudah tepat sehingga semua murid terlibat aktif?
  • Bagaimana saya dapat meningkatkan diferensiasi pembelajaran di pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Gerakan peregangan mana yang paling kamu sukai? Mengapa?
  • Bagaimana perasaanmu saat bekerja dengan pasangan tadi?
  • Apa yang kamu rasakan di tubuhmu setelah melakukan peregangan?
  • Kapan kamu bisa melakukan peregangan di rumah?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa PJOK Kelas 1 Kurikulum Merdeka, Bab 1 Serunya Gerak di Tempat
  2. Buku Guru PJOK Kelas 1 Kurikulum Merdeka
  3. Gambar ilustrasi bagian tubuh dan gerakan peregangan
  4. Lapangan atau ruang kelas yang cukup luas untuk gerak
  5. Musik pengiring (opsional) untuk menciptakan suasana menggembirakan

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.