Modul AjarPertemuan 4Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar PJOK Kelas 1: Gerak Mengayun Bagian Tubuh di Tempat

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 1 dengan topik "Gerak Mengayun Bagian Tubuh di Tempat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 1: Gerak Mengayun Bagian Tubuh di Tempat

PJOK - Kelas 1

Bab 1 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Gerak Mengayun Bagian Tubuh di Tempat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikGerak Mengayun Bagian Tubuh di Tempat
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan dan mempraktikkan gerak mengayun lengan dan kaki ke berbagai arah (depan, belakang, samping) di tempat dengan hitungan 1 sampai 8
  2. Murid dapat mengidentifikasi bagian tubuh yang digunakan saat mengayun dan menyimpulkan perbedaan gerak mengayun dengan gerak menekuk

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian bermain ayunan? Bagaimana tubuh kalian bergerak saat bermain ayunan?
  2. Bagian tubuh mana saja yang bisa kalian ayunkan?
  3. Apa bedanya gerakan mengayun dengan gerakan menekuk?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan memimpin doa bersama
  • Guru mengecek kehadiran murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang pernah bermain ayunan? Bagaimana rasanya?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: 'Hari ini kita akan belajar mengayunkan lengan dan kaki dengan benar'
  • Guru memimpin pemanasan dengan permainan 'Tebak Gerakan': guru menunjukkan gerakan sederhana dan murid menirukan
  • Guru melakukan peregangan ringan pada lengan dan kaki dengan hitungan 1-8

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mendemonstrasikan gerakan mengayun lengan ke depan dan belakang dengan hitungan 1-8, murid mengamati dengan seksama
  • Guru mengajak murid menirukan gerakan mengayun lengan sambil menghitung bersama: 'Ayo kita coba bersama-sama, hitungan 1-2-3-4-5-6-7-8'
  • Guru menunjukkan gerakan mengayun lengan ke kanan dan kiri, murid mengamati perbedaan arah ayunan
  • Guru bertanya: 'Bagian tubuh mana yang bergerak saat kita mengayun lengan?' dan meminta murid menunjukkan bagian tubuh (bahu, lengan)
  • Guru mendemonstrasikan gerakan mengayun kaki kanan ke depan-belakang, kemudian ke samping kanan
  • Guru mendemonstrasikan gerakan mengayun kaki kiri ke depan-belakang, kemudian ke samping kiri
  • Guru membandingkan gerakan mengayun dengan gerakan menekuk yang sudah dipelajari sebelumnya: 'Coba perhatikan, saat mengayun lengan lurus, saat menekuk lengan dilipat'

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid mempraktikkan gerakan mengayun lengan ke depan-belakang dengan hitungan 1-8 secara mandiri, guru berkeliling memberikan bimbingan
  • Murid mempraktikkan gerakan mengayun lengan ke kanan-kiri dengan hitungan 1-8
  • Murid mempraktikkan gerakan mengayun kaki kanan ke depan-belakang (sikap awal: berdiri tegak, kaki dibuka selebar bahu, lengan di samping badan)
  • Murid mempraktikkan gerakan mengayun kaki kanan ke samping kanan dengan hitungan 1-8
  • Murid mempraktikkan gerakan mengayun kaki kiri ke depan-belakang dan ke samping kiri
  • Guru membagi murid dalam kelompok kecil (3-4 orang), setiap kelompok mempraktikkan seluruh gerakan mengayun secara bergantian
  • Murid dalam kelompok saling mengamati dan memberikan komentar positif: 'Ayunan temanmu sudah bagus/perlu lebih lebar'
  • Guru memberikan tantangan: 'Coba lakukan gerakan mengayun dengan mata tertutup, apakah kalian masih bisa merasakan bagian tubuh yang bergerak?'

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan bertanya: 'Bagaimana perasaan kalian setelah melakukan gerakan mengayun?'
  • Guru meminta murid menyebutkan bagian tubuh yang digunakan saat mengayun: 'Sebutkan bagian tubuh yang kalian gunakan tadi'
  • Guru membimbing murid menyimpulkan perbedaan mengayun dan menekuk: 'Apa bedanya gerakan mengayun dengan menekuk? (mengayun: anggota tubuh lurus dan berayun, menekuk: anggota tubuh dilipat)'
  • Murid mengisi lembar periksa diri sederhana dengan memberi tanda centang: 'Aku sudah bisa' atau 'Aku perlu berlatih' untuk setiap jenis gerakan mengayun
  • Guru memberikan umpan balik positif dan memotivasi murid untuk terus berlatih di rumah

Penutup:

  • Guru memimpin pendinginan dengan gerakan peregangan ringan dan mengatur napas
  • Guru melakukan tanya jawab singkat untuk mengecek pemahaman: 'Berapa arah ayunan yang kita pelajari hari ini?'
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas partisipasi aktif mereka
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya: 'Minggu depan kita akan belajar menirukan gerak pohon tertiup angin'
  • Guru memimpin doa penutup dan mengucapkan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang cepat menguasai: tambahkan variasi gerakan mengayun dengan kombinasi dua arah (misalnya ayun lengan ke depan sambil ayun kaki ke samping). Untuk murid yang lambat: fokuskan pada satu jenis ayunan terlebih dahulu dengan bantuan guru atau teman sebaya
  • Proses: Murid yang membutuhkan bantuan ekstra dapat berlatih dengan berpegangan pada teman atau dinding untuk menjaga keseimbangan. Murid yang sudah mahir dapat memimpin kelompok kecil dan membantu teman yang masih kesulitan
  • Produk: Murid yang cepat dapat mendemonstrasikan gerakan mengayun di depan kelas dengan hitungan mandiri. Murid yang lambat dapat menunjukkan minimal 2 gerakan mengayun dengan bimbingan guru

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab: 'Siapa yang pernah bermain ayunan? Bagaimana rasanya?'
  • Observasi kemampuan awal murid saat pemanasan: apakah mereka sudah bisa menggerakkan lengan dan kaki dengan terkoordinasi

Proses:

  • Observasi guru saat murid mempraktikkan gerakan mengayun lengan ke berbagai arah
  • Observasi guru saat murid mempraktikkan gerakan mengayun kaki ke berbagai arah
  • Mendengarkan respons murid saat diminta mengidentifikasi bagian tubuh yang digunakan
  • Mengamati partisipasi murid dalam kerja kelompok dan kemampuan memberikan umpan balik kepada teman

Akhir:

  • Lembar periksa diri: murid memberi tanda centang pada gerakan yang sudah dikuasai
  • Unjuk kerja individu: murid mempraktikkan 3 gerakan mengayun pilihan mereka dengan hitungan 1-8
  • Tanya jawab lisan: murid menjelaskan perbedaan gerakan mengayun dengan menekuk

Formatif:

  • Observasi guru selama murid mempraktikkan gerakan mengayun menggunakan lembar observasi
  • Penilaian sejawat saat kerja kelompok: murid memberikan komentar positif kepada teman
  • Tanya jawab lisan tentang bagian tubuh yang digunakan saat mengayun

Sumatif:

  • Lembar periksa diri (self-check) yang diisi murid di akhir pembelajaran
  • Unjuk kerja: murid mempraktikkan minimal 3 gerakan mengayun secara mandiri dengan hitungan 1-8

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Keterampilan Mengayun LenganMurid belum dapat melakukan gerakan mengayun lengan atau memerlukan bantuan penuh dari guruMurid dapat melakukan 1-2 gerakan mengayun lengan dengan bantuan guruMurid dapat melakukan 1-2 gerakan mengayun lengan secara mandiri dengan koordinasi yang cukup baikMurid dapat melakukan 3 atau lebih gerakan mengayun lengan secara mandiri dengan koordinasi dan hitungan yang tepat
Keterampilan Mengayun KakiMurid belum dapat melakukan gerakan mengayun kaki atau kehilangan keseimbanganMurid dapat melakukan 1 gerakan mengayun kaki dengan bantuan (berpegangan)Murid dapat melakukan 2 gerakan mengayun kaki secara mandiri meskipun kadang kehilangan keseimbanganMurid dapat melakukan 3 atau lebih gerakan mengayun kaki secara mandiri dengan keseimbangan baik dan hitungan tepat
Pemahaman Konsep GerakMurid belum dapat mengidentifikasi bagian tubuh yang digunakan saat mengayunMurid dapat mengidentifikasi 1 bagian tubuh yang digunakan saat mengayun dengan bantuan pertanyaan guruMurid dapat mengidentifikasi 2-3 bagian tubuh yang digunakan saat mengayun secara mandiriMurid dapat mengidentifikasi semua bagian tubuh yang digunakan dan menjelaskan perbedaan mengayun dengan menekuk
Kolaborasi dan PartisipasiMurid tidak aktif berpartisipasi dalam kegiatan kelompokMurid berpartisipasi dalam kelompok namun masih pasifMurid aktif berpartisipasi dan mulai memberikan komentar kepada temanMurid aktif berpartisipasi, membantu teman, dan memberikan umpan balik positif secara spontan

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat mengikuti pembelajaran dengan baik? Adakah yang memerlukan pendampingan khusus?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap pembelajaran sudah sesuai?
  • Strategi diferensiasi apa yang paling efektif untuk kelas ini?
  • Apakah media dan contoh yang digunakan cukup menarik dan mudah dipahami murid kelas 1?
  • Apa yang perlu diperbaiki untuk pembelajaran selanjutnya?

Refleksi Murid:

  • Gerakan mengayun mana yang paling mudah kamu lakukan?
  • Gerakan mana yang masih perlu kamu latih lagi?
  • Apa yang kamu rasakan setelah melakukan gerakan mengayun?
  • Apakah kamu bisa menjelaskan bedanya mengayun dengan menekuk?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa: Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SD/MI Kelas I
  2. Buku Guru: Panduan Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SD/MI Kelas I
  3. Lapangan atau halaman sekolah yang aman
  4. Peluit
  5. Kartu bergambar gerakan mengayun (opsional)
  6. Lembar periksa diri murid
  7. Lembar observasi guru

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.