MODUL AJAR PJOK — Kelas 1 (Fase A) Topik: Gerak Menekuk Bagian Tubuh di Tempat INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | PJOK |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 1 |
|---|
| Topik | Gerak Menekuk Bagian Tubuh di Tempat |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menjelaskan konsep gerak menekuk bagian tubuh (kepala, lutut, siku, dan badan) dengan sikap awal yang benar
- Murid dapat mempraktikkan gerakan menekuk kepala ke kanan dan kiri, menekuk lutut ke depan dan belakang, serta membungkukkan badan dengan hitungan 1 sampai 8
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | ✓ | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Bagian tubuh mana saja yang bisa kalian tekuk?
- Apa yang terjadi ketika kalian menekuk kepala ke kanan dan ke kiri?
- Mengapa kita perlu melakukan gerakan menekuk dengan sikap awal yang benar?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
- Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid
- Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan: Siapa yang tadi pagi menggaruk hidung? Bagian tubuh apa yang kalian tekuk saat menggaruk hidung?
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: kita akan belajar menekuk berbagai bagian tubuh dengan cara yang benar
- Guru melakukan asesmen awal dengan meminta murid menunjukkan gerakan menekuk yang mereka tahu
- Guru memimpin pemanasan ringan: jalan di tempat, menggerakkan kepala pelan, dan mengayunkan tangan
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menunjukkan gambar atau poster bagian-bagian tubuh yang bisa ditekuk (kepala, siku, lutut, pinggang)
- Guru mengajak murid mengidentifikasi bagian tubuh mereka sendiri dengan menyentuh kepala, siku, lutut, dan pinggang sambil menyebutkan namanya
- Guru mendemonstrasikan gerakan menekuk kepala ke kanan dan kiri dengan sikap awal berdiri tegak, kaki dibuka selebar bahu, tangan di pinggang
- Murid mengamati dan mencermati posisi sikap awal dan gerakan yang ditunjukkan guru
- Guru menjelaskan pentingnya sikap awal yang benar agar tubuh seimbang dan tidak cedera
- Guru memberikan kesempatan murid bertanya tentang gerakan yang baru saja dilihat
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (4-5 orang)
- Guru membimbing murid mempraktikkan gerakan menekuk kepala: sikap awal berdiri tegak, kaki dibuka selebar bahu, tangan di pinggang, tekuk kepala ke kanan dan kiri dengan hitungan 1-8
- Murid dalam kelompok berlatih bersama dan saling mengamati gerakan temannya
- Guru membimbing murid mempraktikkan gerakan menekuk lutut: sikap awal berdiri tegak, tekuk salah satu kaki ke depan dan belakang, tangan memegang lutut, dengan hitungan 1-8
- Murid berlatih gerakan menekuk lutut secara bergantian (kaki kanan dan kiri)
- Guru membimbing murid mempraktikkan gerakan membungkukkan badan: sikap awal berdiri tegak, kaki rapat, bungkukkan badan hingga tangan berusaha menyentuh kaki, dengan hitungan 1-8
- Guru berkeliling memberikan bimbingan dan koreksi pada murid yang masih kesulitan
- Murid mempraktikkan ketiga gerakan secara berurutan dengan diiringi hitungan guru
- Guru mengamati dan mencatat kemampuan setiap murid
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru mengajak murid duduk melingkar dan melakukan pendinginan dengan menarik napas dalam
- Guru mengajukan pertanyaan refleksi: Gerakan mana yang paling mudah? Gerakan mana yang paling sulit? Mengapa?
- Murid diminta menceritakan pengalaman mereka saat berlatih gerakan menekuk
- Guru meminta beberapa murid menunjukkan kembali satu gerakan yang sudah mereka kuasai
- Guru memberikan apresiasi pada usaha dan kerja sama murid
- Murid diminta menyebutkan bagian tubuh apa saja yang sudah mereka tekuk hari ini
- Guru menanyakan: Apa manfaat gerakan menekuk untuk tubuh kita? (membuat tubuh lentur dan sehat)
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: kita telah belajar menekuk kepala, lutut, dan membungkukkan badan dengan sikap awal yang benar
- Guru memberikan umpan balik positif dan motivasi kepada murid
- Guru melakukan asesmen akhir secara lisan dengan menanyakan bagian tubuh yang bisa ditekuk
- Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya
- Guru menutup pembelajaran dengan berdoa dan salam
Diferensiasi:- Konten: Murid yang cepat memahami diberi tantangan untuk mengeksplorasi variasi gerakan menekuk (menekuk ke samping, dengan posisi duduk). Murid yang lambat diberi penguatan konsep melalui gambar dan demonstrasi berulang
- Proses: Murid yang cepat dapat memimpin kelompoknya dan membantu teman yang kesulitan. Murid yang lambat mendapat pendampingan lebih intensif dari guru dan diberi waktu latihan tambahan dengan hitungan yang lebih pelan
- Produk: Murid yang cepat diminta mendemonstrasikan rangkaian lengkap 3 gerakan dengan hitungan mandiri. Murid yang lambat cukup mendemonstrasikan 1-2 gerakan dengan bimbingan guru
ASESMENAwal:- Guru meminta murid menunjukkan gerakan menekuk yang mereka ketahui untuk mengidentifikasi pemahaman awal
- Guru mengamati kemampuan murid dalam melakukan sikap awal berdiri tegak
Proses:- Observasi sikap awal dan pelaksanaan gerakan menekuk kepala, lutut, dan membungkuk
- Pengamatan kemampuan murid mengikuti hitungan 1-8
- Penilaian kerja sama dalam kelompok saat berlatih
- Catatan anekdot untuk murid yang memerlukan bimbingan khusus
Akhir:- Unjuk kerja individual: murid mendemonstrasikan gerakan menekuk kepala, menekuk lutut, dan membungkuk dengan hitungan 1-8
- Tanya jawab lisan untuk memeriksa pemahaman konsep sikap awal dan bagian tubuh yang ditekuk
- Penilaian diri: murid menyampaikan gerakan mana yang sudah dikuasai dan mana yang masih perlu latihan
Formatif:- Observasi selama proses latihan gerakan menekuk
- Penilaian praktik gerakan menekuk dengan lembar ceklis
- Tanya jawab lisan tentang sikap awal dan bagian tubuh yang ditekuk
Sumatif:- Unjuk kerja: murid mendemonstrasikan 3 gerakan menekuk (kepala, lutut, membungkuk) secara berurutan dengan hitungan 1-8
- Penilaian sikap awal dan pelaksanaan gerakan menggunakan rubrik
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pemahaman sikap awal | Tidak dapat menjelaskan sikap awal dan belum bisa melakukan posisi berdiri tegak dengan benar | Dapat menyebutkan 1 unsur sikap awal (misalnya berdiri tegak) tetapi belum lengkap | Dapat menjelaskan sikap awal dengan 2-3 unsur (berdiri tegak, kaki dibuka) dan mempraktikkannya dengan sedikit bimbingan | Dapat menjelaskan dan mempraktikkan sikap awal lengkap (berdiri tegak, kaki dibuka selebar bahu, tangan di pinggang) secara mandiri | | Praktik gerakan menekuk kepala | Belum mampu menekuk kepala ke kanan dan kiri dengan benar meskipun dengan bimbingan | Dapat menekuk kepala ke satu arah saja (kanan atau kiri) dengan bimbingan penuh | Dapat menekuk kepala ke kanan dan kiri dengan bimbingan, mengikuti hitungan 1-8 meskipun belum konsisten | Dapat menekuk kepala ke kanan dan kiri dengan benar, mengikuti hitungan 1-8 secara mandiri dan konsisten | | Praktik gerakan menekuk lutut | Belum mampu menekuk lutut ke depan dan belakang meskipun dengan bimbingan | Dapat menekuk lutut ke satu arah (depan atau belakang) dengan bimbingan penuh | Dapat menekuk lutut ke depan dan belakang dengan bimbingan, mengikuti hitungan meskipun keseimbangan masih kurang | Dapat menekuk lutut ke depan dan belakang dengan benar, seimbang, dan mengikuti hitungan 1-8 secara mandiri | | Praktik gerakan membungkuk | Belum mampu membungkukkan badan meskipun dengan bimbingan | Dapat membungkukkan badan sedikit tetapi tangan belum menyentuh kaki dan butuh bimbingan penuh | Dapat membungkukkan badan dan tangan berusaha menyentuh kaki dengan bimbingan, mengikuti hitungan meskipun belum sempurna | Dapat membungkukkan badan hingga tangan menyentuh kaki, mengikuti hitungan 1-8 dengan benar dan mandiri | | Kerja sama dan partisipasi | Tidak mau berpartisipasi dalam kegiatan kelompok dan tidak memperhatikan teman | Berpartisipasi dalam kelompok tetapi masih perlu motivasi terus-menerus dan belum membantu teman | Berpartisipasi aktif dalam kelompok, mulai memperhatikan gerakan teman dan sesekali membantu | Berpartisipasi aktif, antusias, membantu teman yang kesulitan, dan saling memberi semangat dalam kelompok |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah tujuan pembelajaran tercapai? Berapa persen murid yang sudah menguasai gerakan menekuk dengan benar?
- Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap pembelajaran sudah tepat?
- Strategi diferensiasi mana yang paling efektif untuk mendukung murid yang kesulitan?
- Apakah pendekatan Pembelajaran Mendalam (Memahami-Mengaplikasi-Merefleksi) membantu murid memahami gerakan dengan lebih baik?
- Apa yang perlu diperbaiki dalam pembelajaran pertemuan berikutnya?
Refleksi Murid:- Gerakan apa yang paling kamu sukai hari ini? Mengapa?
- Gerakan mana yang masih sulit bagimu?
- Apa yang kamu rasakan setelah melakukan gerakan menekuk?
- Apa yang akan kamu lakukan agar gerakan menekukmu lebih baik lagi?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa PJOK Kelas 1 Kurikulum Merdeka, Bab 1 Serunya Gerak di Tempat
- Buku Guru PJOK Kelas 1 Kurikulum Merdeka
- Gambar atau poster bagian-bagian tubuh
- Lapangan atau ruang terbuka yang aman untuk bergerak
- Peluit untuk mengatur hitungan gerakan
- Video pembelajaran gerakan menekuk (jika tersedia)
|