Modul AjarPertemuan 3Bab 4Fase DSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 8: Identifikasi Budaya Daerah yang Terpelihara dan yang Mulai Memudar

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 8 dengan topik "Identifikasi Budaya Daerah yang Terpelihara dan yang Mulai Memudar". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 8: Identifikasi Budaya Daerah yang Terpelihara dan yang Mulai Memudar

Pendidikan Pancasila - Kelas 8

Bab 4 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Pendidikan Pancasila — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Identifikasi Budaya Daerah yang Terpelihara dan yang Mulai Memudar

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikIdentifikasi Budaya Daerah yang Terpelihara dan yang Mulai Memudar
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi tradisi, kearifan lokal, dan budaya daerah yang masih terpelihara serta yang mulai memudar di daerahnya
  2. Murid dapat menganalisis faktor-faktor penyebab memudarnya tradisi dan budaya daerah serta mengemukakan solusi pelestariannya

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Tradisi atau budaya daerah apa yang kalian ketahui masih sering dipraktikkan di lingkungan sekitar kalian?
  2. Apakah ada permainan tradisional, tarian, atau kebiasaan adat yang dulu sering kalian lihat tapi sekarang mulai jarang?
  3. Mengapa menurut kalian ada budaya yang tetap lestari sementara ada yang mulai memudar?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa, mengecek kehadiran murid
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: mengidentifikasi budaya daerah yang terpelihara dan yang mulai memudar, serta menganalisis penyebab dan solusinya
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang masih pernah melihat atau mengikuti upacara adat di lingkungan tempat tinggalnya?' dan mencatat respons murid
  • Guru menyajikan gambar atau video singkat tentang contoh budaya Semarang yang mulai memudar (Gambang Semarangan, Tembang Dolanan) sebagai pemantik
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan konsep tradisi, kearifan lokal, dan budaya daerah dengan memberikan contoh konkret dari berbagai daerah di Indonesia
  • Murid diminta menyebutkan contoh tradisi atau budaya dari daerah asal orang tua mereka (merujuk pada hasil wawancara keluarga jika pernah dilakukan sebelumnya)
  • Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil (4-5 orang) berdasarkan keberagaman asal daerah atau pengetahuan budaya
  • Setiap kelompok mendiskusikan: (1) budaya daerah yang masih sering mereka lihat atau alami, dan (2) budaya yang dulu ada tapi sekarang jarang atau tidak pernah lagi mereka lihat
  • Guru memfasilitasi diskusi dengan berkeliling dan mengajukan pertanyaan pendalaman agar murid memahami perbedaan antara budaya yang terpelihara dan yang memudar

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok melakukan kegiatan 'Ayo, Mengamati dan Mengidentifikasi' dengan mengisi tabel observasi yang berisi: (a) Nama budaya/tradisi, (b) Status (terpelihara/memudar), (c) Alasan/penjelasan
  • Murid mengidentifikasi minimal 3 budaya yang terpelihara dan 3 budaya yang mulai memudar di daerah mereka
  • Kelompok menganalisis faktor penyebab memudarnya budaya tersebut (misalnya: pengaruh modernisasi, kurangnya regenerasi, tidak ada ruang praktik, dll)
  • Murid mengemukakan solusi kreatif untuk melestarikan budaya yang mulai memudar (misalnya: mengadakan festival, mengajarkan di sekolah, membuat konten digital, dll)
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi dan analisis mereka di depan kelas dengan menggunakan tabel yang telah diisi

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memfasilitasi sesi tanya jawab dan diskusi kelas untuk mendalami temuan dari setiap kelompok
  • Murid diminta merefleksikan: 'Apa peran saya sebagai generasi muda dalam melestarikan budaya daerah?'
  • Murid menuliskan komitmen pribadi atau kelompok tentang satu tindakan nyata yang akan mereka lakukan untuk melestarikan budaya daerah (misalnya: belajar bahasa daerah, ikut sanggar tari, mengajarkan permainan tradisional ke adik)
  • Guru memberikan penguatan bahwa melestarikan budaya adalah tanggung jawab bersama dan bagian dari semangat Bhinneka Tunggal Ika
  • Murid melakukan penilaian diri dengan mengisi lembar refleksi tentang pemahaman dan partisipasi mereka dalam pembelajaran hari ini

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: pentingnya mengidentifikasi dan memahami kondisi budaya daerah sebagai langkah awal pelestarian
  • Guru memberikan asesmen akhir berupa kuis singkat atau pertanyaan reflektif tertulis
  • Guru memberikan apresiasi kepada kelompok yang aktif dan memberikan umpan balik konstruktif
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya yang akan membahas upaya pelestarian budaya secara lebih luas
  • Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum familiar dengan budaya daerahnya dapat diberikan referensi gambar atau video sebagai stimulus tambahan; murid yang sudah memiliki pengetahuan luas dapat diminta mengeksplorasi budaya dari daerah lain di Indonesia
  • Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan lebih dapat bekerja dalam kelompok dengan pendampingan guru lebih intensif; murid yang cepat dapat diberikan tugas tambahan untuk menganalisis perbandingan budaya antar daerah
  • Produk: Murid dapat memilih format presentasi hasil identifikasi: tabel tertulis, poster visual, atau presentasi lisan dengan dukungan media; murid yang kreatif dapat menambahkan sketsa atau foto sebagai dokumentasi

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang pengalaman murid dengan upacara adat atau budaya daerah
  • Mencatat pengetahuan awal murid tentang budaya yang mereka kenal

Proses:

  • Observasi selama diskusi kelompok: kemampuan mengidentifikasi, menganalisis, dan berkolaborasi
  • Penilaian tabel identifikasi dengan rubrik: kelengkapan, akurasi penjelasan, dan kualitas analisis faktor penyebab
  • Penilaian presentasi kelompok: kejelasan penyampaian, ketepatan analisis, dan kreativitas solusi

Akhir:

  • Kuis tertulis 5 soal pilihan ganda dan 2 soal uraian singkat tentang identifikasi dan analisis budaya daerah
  • Lembar refleksi tertulis: murid menuliskan 3 hal yang dipelajari, 2 hal yang menarik, dan 1 komitmen aksi nyata

Formatif:

  • Observasi aktivitas diskusi kelompok dan partisipasi murid
  • Penilaian hasil tabel identifikasi budaya yang terpelihara dan memudar
  • Penilaian presentasi kelompok dengan fokus pada kelengkapan analisis dan solusi

Sumatif:

  • Kuis singkat tertulis tentang konsep budaya terpelihara dan memudar
  • Penilaian lembar refleksi komitmen pribadi murid

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan Mengidentifikasi BudayaMurid belum dapat menyebutkan budaya daerah yang terpelihara maupun yang memudar, atau hanya menyebutkan 1-2 contoh tanpa penjelasanMurid dapat menyebutkan 2-3 budaya daerah namun penjelasan tentang status terpelihara atau memudar masih kurang jelasMurid dapat mengidentifikasi minimal 3 budaya yang terpelihara dan 3 yang memudar dengan penjelasan yang cukup jelasMurid dapat mengidentifikasi lebih dari 3 budaya untuk setiap kategori dengan penjelasan yang lengkap, detail, dan disertai contoh konkret
Kemampuan Menganalisis Faktor PenyebabMurid belum dapat menjelaskan faktor penyebab memudarnya budaya atau memberikan alasan yang tidak relevanMurid dapat menyebutkan 1-2 faktor penyebab namun analisis masih sangat sederhana dan umumMurid dapat menganalisis 2-3 faktor penyebab dengan penjelasan yang logis dan cukup mendalamMurid dapat menganalisis berbagai faktor penyebab secara komprehensif dengan argumen yang kuat dan contoh nyata dari konteks lokal
Kemampuan Mengemukakan SolusiMurid belum dapat memberikan solusi pelestarian atau solusi yang diberikan tidak realistisMurid dapat memberikan 1-2 solusi namun masih sangat umum dan kurang aplikatifMurid dapat mengemukakan 2-3 solusi yang realistis dan relevan dengan konteks daerahMurid dapat mengemukakan solusi yang kreatif, inovatif, realistis, dan disertai rencana implementasi yang jelas
Kolaborasi dan KomunikasiMurid pasif dalam diskusi kelompok dan tidak berkontribusi dalam presentasiMurid sesekali terlibat dalam diskusi namun kontribusi masih minimal dan presentasi kurang terstrukturMurid aktif berdiskusi, memberikan kontribusi, dan menyampaikan hasil dengan cukup jelasMurid sangat aktif berkolaborasi, menghargai pendapat teman, dan mempresentasikan hasil dengan sangat jelas, percaya diri, dan komunikatif

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid dapat mengidentifikasi budaya daerah dengan baik sesuai konteks lingkungan mereka?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang paling menarik perhatian murid dan bagian mana yang perlu diperbaiki?
  • Apakah strategi diferensiasi yang saya terapkan sudah efektif untuk mengakomodasi keberagaman murid?
  • Apa yang perlu saya persiapkan lebih baik untuk pertemuan selanjutnya agar pembelajaran lebih bermakna?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menarik dari pembelajaran hari ini tentang budaya daerah?
  • Budaya daerah mana yang baru saya ketahui dan ingin saya pelajari lebih lanjut?
  • Apa yang akan saya lakukan sebagai generasi muda untuk melestarikan budaya daerah saya?
  • Apakah saya sudah berpartisipasi aktif dalam diskusi kelompok dan apa yang bisa saya tingkatkan?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Pancasila Kelas VIII Kurikulum Merdeka
  2. Buku Guru Pendidikan Pancasila Kelas VIII Kurikulum Merdeka
  3. Video dokumenter budaya daerah (Gambang Semarangan, Tembang Dolanan, atau budaya daerah setempat)
  4. Gambar atau poster berbagai tradisi dan kearifan lokal Indonesia
  5. Lembar kerja tabel identifikasi budaya
  6. Lembar refleksi murid
  7. Referensi online tentang budaya daerah (website Kemdikbud, portal budaya daerah)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.