Modul AjarPertemuan 2Bab 3Fase DSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 8: Pengertian dan Tata Urutan Peraturan Perundang-undangan di Indonesia

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 8 dengan topik "Pengertian dan Tata Urutan Peraturan Perundang-undangan di Indonesia". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 8: Pengertian dan Tata Urutan Peraturan Perundang-undangan di Indonesia

Pendidikan Pancasila - Kelas 8

Bab 3 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Pendidikan Pancasila — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Pengertian dan Tata Urutan Peraturan Perundang-undangan di Indonesia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikPengertian dan Tata Urutan Peraturan Perundang-undangan di Indonesia
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan pengertian tata urutan peraturan perundang-undangan serta dasar hukum pembentukannya (UU No. 12 Tahun 2011 beserta perubahannya)
  2. Murid dapat menyusun hierarki tata urutan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia mulai dari UUD NRI Tahun 1945 hingga Peraturan Daerah Kabupaten/Kota secara benar dan berurutan

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Mengapa Indonesia memerlukan tata urutan peraturan perundang-undangan?
  2. Apa yang terjadi jika peraturan daerah bertentangan dengan UUD NRI Tahun 1945?
  3. Bagaimana hubungan antara peraturan yang lebih tinggi dengan peraturan yang lebih rendah?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa bersama, dan mengecek kehadiran murid (5 menit)
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang peraturan atau tata tertib yang mereka kenal di rumah, sekolah, dan lingkungan masyarakat
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan memberikan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid
  • Guru mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari: bagaimana peraturan membantu mengatur kehidupan bermasyarakat yang beragam

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan konsep dasar tata urutan peraturan perundang-undangan dengan menggunakan analogi piramida: semakin ke atas semakin tinggi kedudukannya
  • Guru mengenalkan teori Stufenbau dari Hans Kelsen dan Hans Nawiasky tentang hubungan superior-inferior dalam aturan hukum
  • Guru menayangkan atau menggambar piramida tata urutan peraturan perundang-undangan di papan tulis, mulai dari UUD NRI Tahun 1945 di puncak hingga Perda Kabupaten/Kota di dasar
  • Murid mengamati dan mencatat hierarki peraturan: UUD NRI 1945, Tap MPR, UU/Perppu, PP, Perpres, Perda Provinsi, Perda Kabupaten/Kota
  • Guru menjelaskan dasar hukum pembentukan tata urutan ini: UU No. 12 Tahun 2011 yang disempurnakan dengan UU No. 15 Tahun 2019 dan UU No. 13 Tahun 2022

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid dibagi dalam kelompok kecil (4-5 orang) untuk membuat visualisasi piramida tata urutan peraturan perundang-undangan secara kreatif
  • Setiap kelompok dapat memilih media: menggambar di kertas HVS/folio, membuat model 3D dari kertas karton, atau bentuk kreatif lainnya (seperti contoh Pita Pedang dari mahasiswa UNY)
  • Guru berkeliling membimbing kelompok yang memerlukan bantuan, memberikan apresiasi pada ide-ide kreatif yang muncul
  • Setiap kelompok menuliskan penjelasan singkat di setiap tingkatan piramida tentang jenis peraturan dan contohnya
  • Kelompok menempelkan atau mempresentasikan hasil karya mereka di depan kelas secara bergiliran

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memfasilitasi diskusi kelas: Mengapa tata urutan ini penting? Apa yang terjadi jika peraturan lebih rendah bertentangan dengan yang lebih tinggi?
  • Murid diminta memberikan contoh konkret peraturan di masing-masing tingkatan yang mereka ketahui atau pernah dengar
  • Murid merefleksikan bagaimana tata urutan peraturan ini menjaga keadilan dan ketertiban di Indonesia yang beragam
  • Guru menghubungkan materi dengan nilai Pancasila: pentingnya taat pada hukum sebagai wujud sila kelima (keadilan sosial) dan kesadaran sebagai warga negara yang baik

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan materi: pengertian tata urutan peraturan perundang-undangan, hierarki 7 jenis peraturan, dan dasar hukumnya
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan memberikan kuis singkat atau pertanyaan lisan untuk mengecek pemahaman murid
  • Guru memberikan penguatan: pentingnya memahami tata urutan peraturan sebagai warga negara yang sadar hukum
  • Guru meminta murid untuk mencari contoh konkret masing-masing jenis peraturan di lingkungan mereka sebagai tugas pengayaan
  • Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam (5 menit)

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang cepat menangkap, guru dapat menambahkan penjelasan tentang proses pembentukan UU atau perbedaan UU dengan Perppu. Untuk murid yang memerlukan dukungan lebih, guru menyediakan handout bergambar dengan hierarki yang sudah jadi sebagai panduan.
  • Proses: Murid dengan kemampuan tinggi dapat membuat visualisasi lebih kompleks atau menambahkan contoh konkret di setiap tingkatan. Murid yang memerlukan waktu lebih dapat fokus membuat piramida sederhana dengan bimbingan guru atau teman sebaya.
  • Produk: Kelompok dapat memilih bentuk produk sesuai kemampuan: gambar datar, model 3D sederhana, infografis digital, atau bentuk kreatif lainnya. Yang penting semua kelompok dapat menunjukkan pemahaman tentang hierarki peraturan.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang pengetahuan awal murid mengenai peraturan dan tata tertib yang mereka kenal
  • Pertanyaan pemantik untuk mengukur pemahaman dasar tentang perlunya aturan dalam masyarakat

Proses:

  • Observasi aktivitas kelompok saat membuat visualisasi piramida: partisipasi, kerja sama, dan kreativitas
  • Penilaian kemampuan murid mengurutkan hierarki peraturan dengan benar
  • Pertanyaan lisan untuk mengecek pemahaman selama tahap Memahami dan Mengaplikasi

Akhir:

  • Kuis individu: mengurutkan 7 jenis peraturan dari tertinggi ke terendah
  • Penilaian produk kelompok: ketepatan hierarki, kreativitas visualisasi, dan kelengkapan informasi
  • Refleksi tertulis singkat: murid menjelaskan pentingnya tata urutan peraturan dengan kata-kata sendiri

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat diskusi dan tanya jawab
  • Penilaian proses saat kelompok membuat visualisasi piramida tata urutan peraturan
  • Pertanyaan lisan selama pembelajaran untuk mengecek pemahaman konsep

Sumatif:

  • Penilaian produk visualisasi piramida tata urutan peraturan perundang-undangan yang dibuat kelompok
  • Kuis akhir pembelajaran tentang hierarki dan dasar hukum tata urutan peraturan
  • Penilaian kemampuan menjelaskan kembali materi saat presentasi kelompok

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman konsep tata urutan peraturan perundang-undanganBelum dapat menjelaskan pengertian dan tidak dapat menyebutkan hierarki peraturan dengan benarDapat menjelaskan pengertian secara sederhana tetapi masih keliru dalam menyusun hierarki (3-4 tingkatan benar)Dapat menjelaskan pengertian dengan baik dan menyusun sebagian besar hierarki dengan benar (5-6 tingkatan benar)Dapat menjelaskan pengertian secara lengkap dan menyusun seluruh hierarki peraturan dengan benar dan runtut (7 tingkatan benar), serta menyebutkan dasar hukumnya
Kreativitas dan kualitas produk visualisasiVisualisasi tidak jelas, hierarki tidak berurutan, tidak ada penjelasan di setiap tingkatanVisualisasi sederhana, hierarki kurang runtut, penjelasan sangat terbatasVisualisasi cukup menarik, hierarki runtut, ada penjelasan di sebagian besar tingkatanVisualisasi sangat kreatif dan menarik, hierarki lengkap dan runtut, ada penjelasan dan contoh di setiap tingkatan
Kemampuan presentasi dan komunikasiTidak dapat mempresentasikan hasil karya, tidak dapat menjawab pertanyaanDapat mempresentasikan hasil dengan bantuan, kesulitan menjawab pertanyaanDapat mempresentasikan hasil dengan cukup baik, dapat menjawab sebagian pertanyaan dengan benarDapat mempresentasikan hasil dengan percaya diri dan jelas, dapat menjawab semua pertanyaan dengan tepat dan memberikan contoh konkret
Kesadaran kewargaan dan sikap menghargai hukumBelum menunjukkan kesadaran akan pentingnya tata urutan peraturan dalam kehidupan bernegaraMulai menunjukkan pemahaman akan pentingnya tata urutan peraturan tetapi belum dapat mengaitkan dengan kehidupan sehari-hariMenunjukkan kesadaran akan pentingnya tata urutan peraturan dan dapat memberikan 1-2 contoh kaitannya dengan kehidupanMenunjukkan kesadaran tinggi akan pentingnya tata urutan peraturan, dapat memberikan berbagai contoh konkret, dan menunjukkan komitmen untuk taat hukum

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami konsep hierarki peraturan perundang-undangan?
  • Strategi pembelajaran mana yang paling efektif dalam pembelajaran ini?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah cukup mengakomodasi keberagaman kemampuan murid?
  • Apa yang perlu diperbaiki untuk pembelajaran serupa di masa mendatang?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menarik dari pembelajaran hari ini?
  • Bagian mana yang masih belum kamu pahami?
  • Bagaimana kamu akan menggunakan pengetahuan tentang tata urutan peraturan dalam kehidupan sehari-hari?
  • Apa yang ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang peraturan di Indonesia?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Pancasila Kelas VIII Kemdikbudristek
  2. Buku Guru Pendidikan Pancasila Kelas VIII Kemdikbudristek
  3. UU No. 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (dan perubahannya: UU No. 15 Tahun 2019 dan UU No. 13 Tahun 2022)
  4. UUD NRI Tahun 1945
  5. Kertas HVS/folio, kertas karton, spidol warna, penggaris
  6. Papan tulis/whiteboard
  7. Contoh visualisasi Pita Pedang dari mahasiswa PKnH UNY (jika tersedia)
  8. Infografis atau video edukatif tentang tata urutan peraturan perundang-undangan (opsional)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.