Modul AjarPertemuan 5Bab 1Fase DSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 8: Pengamalan Pancasila sebagai Ideologi Negara di Lingkungan Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 8 dengan topik "Pengamalan Pancasila sebagai Ideologi Negara di Lingkungan Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 8: Pengamalan Pancasila sebagai Ideologi Negara di Lingkungan Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat

Pendidikan Pancasila - Kelas 8

Bab 1 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

Pendidikan Pancasila — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Pengamalan Pancasila sebagai Ideologi Negara di Lingkungan Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikPengamalan Pancasila sebagai Ideologi Negara di Lingkungan Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi bentuk-bentuk pengamalan Pancasila sebagai ideologi negara di lingkungan keluarga dan sekolah.
  2. Murid dapat menunjukkan sikap dan perilaku aktif dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi negara di lingkungan masyarakat.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Menurutmu, apa yang terjadi dengan sebuah negara jika warganya tidak mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari?
  2. Pernahkah kamu melakukan sesuatu di rumah atau di sekolah yang tanpa sadar sudah mencerminkan salah satu sila Pancasila? Ceritakan!
  3. Mengapa pengamalan Pancasila harus dimulai dari lingkungan terkecil seperti keluarga, bukan hanya di tingkat pemerintahan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan meminta salah satu murid memimpin doa bersama (2 menit).
  • Guru memeriksa kehadiran dan mengondisikan suasana belajar yang nyaman dan siap (2 menit).
  • Asesmen Awal — Guru menampilkan dua gambar kontras di papan tulis atau layar: (a) gambar keluarga yang sedang berdiskusi dengan damai, dan (b) gambar konflik antarwarga. Guru meminta murid menuliskan satu kalimat di sticky note atau selembar kertas: 'Nilai Pancasila mana yang hadir/hilang di gambar ini?' Guru memindai jawaban secara cepat untuk mengetahui pemahaman awal murid (5 menit).
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik satu per satu dan memberikan waktu singkat bagi beberapa murid untuk merespons secara lisan (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu mengidentifikasi bentuk pengamalan Pancasila sebagai ideologi negara di lingkungan keluarga dan sekolah, serta menunjukkan sikap aktif mengamalkan nilai Pancasila di masyarakat (2 menit).
  • Guru menjelaskan alur kegiatan secara singkat: diskusi kelompok, pengisian tabel identifikasi, dan refleksi pribadi (1 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan secara singkat konsep Pancasila sebagai ideologi negara: Pancasila bukan hanya simbol, melainkan arah cita-cita dan cara hidup yang harus diwujudkan nyata oleh setiap warga negara — termasuk murid — dalam kehidupan sehari-hari (3 menit). [Berkesadaran: guru mengajak murid membangun kesadaran bahwa ideologi bukan sekadar hafalan]
  • Guru menampilkan atau menuliskan tabel dua kolom di papan: kolom 'Lingkungan' (Keluarga, Sekolah, Masyarakat) dan kolom 'Contoh Pengamalan'. Guru mengisi beberapa contoh awal sambil mengajukan pertanyaan interaktif, misalnya: 'Siapa yang di rumah biasa musyawarah sebelum mengambil keputusan keluarga? Itu sila berapa?' (7 menit). [Bermakna: mengaitkan materi dengan pengalaman nyata murid]
  • Guru membacakan atau menayangkan kutipan singkat dari Buku Siswa tentang pengamalan Pancasila di lingkungan keluarga (kontribusi terbaik bagi bangsa dimulai dari keluarga) dan di lingkungan sekolah (Profil Pelajar Pancasila sebagai tujuan pendidikan). Guru meminta 2–3 murid menanggapi kutipan tersebut dengan kata-kata mereka sendiri (5 menit). [Berkesadaran: memproses teks secara aktif, bukan pasif]

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi 6 kelompok kecil (4–5 orang). Tiga kelompok mendapat kartu tugas 'Lingkungan Keluarga' dan tiga kelompok mendapat kartu tugas 'Lingkungan Sekolah'. Setiap kelompok menerima lembar kerja berupa Tabel Identifikasi (mengacu pada Tabel 1.9 dan 1.10 Buku Siswa) yang harus dilengkapi dengan minimal 4 contoh pengamalan Pancasila sebagai ideologi negara sesuai lingkungan yang ditugaskan (2 menit instruksi). [Menggembirakan: kerja kelompok yang kolaboratif dan kompetitif secara sehat]
  • Murid berdiskusi dalam kelompok untuk mengidentifikasi dan menuliskan contoh-contoh pengamalan Pancasila sesuai lingkungan masing-masing. Guru berkeliling memantau, memberikan pertanyaan pendorong bagi kelompok yang kesulitan, dan memberikan apresiasi singkat bagi kelompok yang menemukan contoh unik/tidak terduga (10 menit). [Bermakna: murid menghubungkan nilai Pancasila dengan konteks kehidupan nyata mereka]
  • Setiap kelompok menambahkan satu baris pada tabel mereka dengan contoh pengamalan di lingkungan masyarakat berdasarkan pengalaman atau pengetahuan pribadi masing-masing anggota. Ini membangun jembatan menuju TP 8.1.5.2 (3 menit). [Bermakna: memperluas konteks dari keluarga/sekolah ke masyarakat]
  • Satu perwakilan dari tiap kelompok (total 6 perwakilan) mempresentasikan hasil tabel identifikasi mereka secara singkat, masing-masing 1–2 menit. Kelompok lain boleh menambahkan atau memberi tanggapan singkat. Guru mencatat temuan unik di papan tulis (10 menit). [Menggembirakan: presentasi ringkas menciptakan suasana berbagi yang aktif dan interaktif]
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas singkat tentang pengamalan Pancasila di lingkungan masyarakat: 'Apa sikap dan perilaku aktif yang bisa kalian lakukan sebagai pelajar kelas 8 untuk mengamalkan nilai Pancasila di masyarakat sekitar?' Beberapa murid diminta berbagi gagasan (5 menit). [Bermakna: mengaitkan pembelajaran dengan peran nyata murid sebagai warga masyarakat]

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru meminta murid mengisi 'Jurnal Refleksi Mini' secara individual di selembar kertas (atau di buku catatan). Jurnal berisi tiga pertanyaan: (1) Satu contoh pengamalan Pancasila yang sudah aku lakukan minggu ini di keluarga atau sekolah adalah…; (2) Satu sikap atau perilaku yang ingin aku mulai lakukan untuk mengamalkan Pancasila di masyarakat adalah…; (3) Hambatan apa yang mungkin aku hadapi dan bagaimana aku akan mengatasinya? (5 menit). [Berkesadaran: mendorong introspeksi dan kesadaran diri terkait pengamalan nilai Pancasila]
  • Guru mengajak 3–4 murid berbagi jawaban jurnal mereka secara sukarela. Guru merespons dengan hangat dan menguatkan bahwa setiap langkah kecil pengamalan Pancasila adalah kontribusi nyata bagi bangsa (3 menit). [Menggembirakan: menciptakan ruang aman untuk berbagi tanpa penilaian negatif]
  • Guru mengajak murid membuat 'Komitmen Satu Aksi': setiap murid menuliskan satu kalimat komitmen tindakan nyata pengamalan Pancasila yang akan dilakukan dalam satu minggu ke depan di lingkungan keluarga, sekolah, atau masyarakat. Kertas komitmen dapat ditempel di papan kelas sebagai pengingat bersama (3 menit). [Berkesadaran dan Menggembirakan: mengubah refleksi menjadi niat tindakan yang konkret dan terlihat oleh semua]

Penutup:

  • Guru bersama murid membuat kesimpulan singkat bersama: apa itu pengamalan Pancasila sebagai ideologi negara dan mengapa harus dimulai dari lingkungan terdekat (3 menit).
  • Guru memberikan asesmen akhir berupa kuis lisan 3 pertanyaan cepat kepada beberapa murid secara acak untuk mengecek ketercapaian tujuan pembelajaran (3 menit).
  • Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas partisipasi aktif dalam pembelajaran hari ini (1 menit).
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid diminta mengamati satu kejadian nyata di lingkungan keluarga atau masyarakat selama seminggu ke depan yang mencerminkan atau bertentangan dengan nilai Pancasila, untuk dibagikan di pertemuan berikutnya (1 menit).
  • Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam (1 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Bagi murid yang belum memahami konsep ideologi, guru menyiapkan kartu konsep bergambar yang menampilkan contoh pengamalan Pancasila secara visual (infografis sila 1–5 dalam konteks keluarga dan sekolah) sebagai pendamping teks. Bagi murid yang sudah paham, guru memberikan pertanyaan tantangan: 'Adakah contoh pengamalan Pancasila di keluarga kalian yang mencerminkan lebih dari satu sila sekaligus? Jelaskan!'
  • Proses: Kelompok yang membutuhkan dukungan lebih diberikan lembar kerja semi-terisi (beberapa contoh sudah tersedia, mereka tinggal melengkapi). Kelompok yang lebih cepat menyelesaikan tugas diminta menganalisis satu kasus singkat: 'Jika ada anggota keluarga yang bersikap individualis dan tidak mau bergotong royong, apa yang sebaiknya dilakukan? Kaitkan dengan nilai Pancasila!'
  • Produk: Murid dapat menyajikan hasil identifikasi dalam bentuk tabel tertulis (standar), diagram peta konsep, atau narasi pendek sesuai preferensi belajar masing-masing, selama memuat informasi yang dipersyaratkan (minimal 4 contoh pengamalan per lingkungan).

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan dua gambar kontras (situasi damai vs. konflik) dan meminta murid menuliskan nilai Pancasila mana yang hadir atau hilang pada gambar tersebut. Guru memindai jawaban untuk memetakan pemahaman awal murid sebelum masuk ke kegiatan inti.

Proses:

  • Observasi diskusi kelompok menggunakan lembar observasi: guru memantau keterlibatan murid dalam menyusun tabel identifikasi dan berdiskusi.
  • Guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan lisan saat berkeliling ke kelompok untuk mengecek kedalaman pemahaman dan mendorong penalaran lebih lanjut.
  • Kualitas hasil tabel identifikasi kelompok dinilai dari relevansi, keberagaman contoh, dan kemampuan mengaitkan contoh dengan sila yang tepat.

Akhir:

  • Kuis lisan 3 pertanyaan cepat kepada beberapa murid secara acak di sesi penutup untuk mengukur ketercapaian TP 8.1.5.1 dan TP 8.1.5.2.
  • Jurnal Refleksi Mini dikumpulkan sebagai bukti belajar tertulis yang mencerminkan pemahaman dan komitmen pengamalan nilai Pancasila.

Formatif:

  • Observasi partisipasi aktif murid selama diskusi kelompok menggunakan lembar observasi sederhana (aktif bertanya, menyampaikan ide, mendengarkan teman).
  • Kualitas isian Tabel Identifikasi pengamalan Pancasila yang dikerjakan kelompok, dilihat dari relevansi dan keberagaman contoh yang ditemukan.
  • Jurnal Refleksi Mini individual: kesesuaian antara contoh pengamalan yang dituliskan dengan materi yang dipelajari.

Sumatif:

  • Kuis lisan 3 pertanyaan di akhir pembelajaran: (1) Sebutkan 2 contoh pengamalan Pancasila sebagai ideologi negara di lingkungan keluarga; (2) Sebutkan 2 contoh pengamalan Pancasila sebagai ideologi negara di lingkungan sekolah; (3) Sebutkan satu sikap aktif yang dapat kamu lakukan untuk mengamalkan Pancasila di masyarakat.
  • Penilaian komitmen aksi nyata (Komitmen Satu Aksi): dilihat dari kekonkretan dan keterkaitan aksi dengan nilai Pancasila.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi bentuk pengamalan Pancasila di lingkungan keluarga dan sekolah (TP 8.1.5.1)Murid belum mampu menyebutkan contoh pengamalan Pancasila sebagai ideologi negara di lingkungan keluarga maupun sekolah, atau contoh yang diberikan tidak relevan.Murid mampu menyebutkan 1–2 contoh pengamalan Pancasila di salah satu lingkungan (keluarga atau sekolah) dengan bantuan guru atau teman.Murid mampu mengidentifikasi minimal 3 contoh pengamalan Pancasila di lingkungan keluarga dan sekolah secara mandiri dan relevan dengan nilai-nilai Pancasila.Murid mampu mengidentifikasi lebih dari 4 contoh pengamalan Pancasila di lingkungan keluarga dan sekolah secara mandiri, relevan, dan mampu mengaitkannya dengan sila Pancasila yang spesifik disertai penjelasan logis.
Menunjukkan sikap dan perilaku aktif mengamalkan Pancasila di masyarakat (TP 8.1.5.2)Murid tidak mampu menunjukkan atau mendeskripsikan sikap/perilaku aktif pengamalan Pancasila di lingkungan masyarakat.Murid mampu menyebutkan satu sikap atau perilaku pengamalan Pancasila di masyarakat, tetapi masih bersifat umum dan belum menunjukkan keaktifan nyata.Murid mampu mendeskripsikan sikap dan perilaku aktif yang konkret dalam mengamalkan nilai Pancasila di lingkungan masyarakat dan menuliskan komitmen tindakan yang relevan.Murid mampu mendeskripsikan beberapa sikap dan perilaku aktif pengamalan Pancasila di masyarakat secara spesifik, mengaitkannya dengan nilai Pancasila yang tepat, dan merefleksikan potensi hambatan serta solusinya secara kritis.
Partisipasi aktif dalam diskusi kelompokMurid tidak berpartisipasi dalam diskusi kelompok atau pasif sepanjang kegiatan.Murid sesekali terlibat dalam diskusi kelompok, namun lebih banyak menunggu arahan teman atau guru.Murid aktif berdiskusi, menyampaikan pendapat, dan mendengarkan teman dalam kelompok.Murid memimpin atau mendorong diskusi kelompok, memberikan ide yang konstruktif, merespons pendapat teman dengan argumen yang relevan, dan membantu anggota kelompok yang kesulitan.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid terlibat aktif dalam diskusi kelompok? Jika tidak, apa faktor penyebabnya dan bagaimana saya bisa mendorong keterlibatan yang lebih merata di pertemuan berikutnya?
  • Apakah pertanyaan pemantik yang saya ajukan berhasil memancing rasa ingin tahu dan koneksi emosional murid dengan materi? Pertanyaan mana yang paling efektif?
  • Apakah alokasi waktu setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Tahap mana yang membutuhkan penyesuaian waktu?
  • Sejauh mana murid mampu mengaitkan nilai Pancasila dengan kehidupan nyata mereka berdasarkan hasil jurnal refleksi dan kuis akhir?

Refleksi Murid:

  • Apa satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang pengamalan Pancasila yang belum pernah kamu pikirkan sebelumnya?
  • Apakah kamu sudah pernah melakukan salah satu contoh pengamalan Pancasila yang kita bahas hari ini? Ceritakan!
  • Satu aksi nyata apa yang akan kamu lakukan dalam seminggu ke depan untuk mengamalkan nilai Pancasila di lingkungan keluarga, sekolah, atau masyarakatmu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Pancasila untuk SMP/MTs Kelas VIII (Kemdikbudristek) — Bab 1, khususnya bagian tentang Pengamalan Pancasila sebagai Ideologi Negara di Lingkungan Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat (hlm. 24–25 dan sekitarnya).
  2. Panduan Guru Pendidikan Pancasila untuk SMP/MTs Kelas VIII (Kemdikbudristek) — Panduan Bab 1, bagian Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Kelima dan Keenam.
  3. Gambar/foto kontras situasi kehidupan bermasyarakat (dapat diunduh dari sumber bebas seperti Wikimedia Commons atau dicetak dari internet) untuk asesmen awal.
  4. Lembar Kerja Tabel Identifikasi (disiapkan guru mengacu pada Tabel 1.9 dan 1.10 Buku Siswa) — dicetak atau ditulis di papan.
  5. Sticky note atau kertas potongan kecil untuk asesmen awal dan jurnal refleksi.
  6. Papan tulis atau layar proyektor untuk menampilkan tabel dan gambar.
  7. Panduan Pembelajaran dan Asesmen (PPA) versi Deep Learning — Kemdikbudristek 2025, sebagai acuan prinsip pedagogis Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.