Modul AjarPertemuan 1Bab 1Fase DSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 8: Kedudukan Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pengamalannya di Lingkungan Keluarga

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 8 dengan topik "Kedudukan Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pengamalannya di Lingkungan Keluarga". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 8: Kedudukan Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pengamalannya di Lingkungan Keluarga

Pendidikan Pancasila - Kelas 8

Bab 1 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Pendidikan Pancasila — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Kedudukan Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pengamalannya di Lingkungan Keluarga

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikKedudukan Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pengamalannya di Lingkungan Keluarga
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara
  2. Murid dapat mengidentifikasi contoh perilaku pengamalan Pancasila sebagai dasar negara di lingkungan keluarga dari sila pertama hingga sila kelima

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Mengapa Pancasila disebut sebagai dasar negara Indonesia?
  2. Bagaimana keluarga kalian menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari?
  3. Apa yang terjadi jika pengamalan Pancasila tidak dilakukan sejak dari lingkup keluarga?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, berdoa bersama, dan mengecek kehadiran murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pemahaman murid tentang Pancasila dan meminta mereka menyebutkan sila-sila Pancasila
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: memahami kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan mengidentifikasi pengamalannya di lingkungan keluarga
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik: 'Mengapa Pancasila disebut sebagai dasar negara?' dan 'Bagaimana keluarga kalian menerapkan nilai Pancasila sehari-hari?'
  • Guru memberikan apersepsi dengan menayangkan video atau gambar tentang kehidupan keluarga Indonesia yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan konsep Pancasila sebagai dasar negara: fondasi dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia
  • Guru menyampaikan makna 'dasar negara' melalui analogi sederhana: Pancasila seperti pondasi rumah yang kokoh agar negara kuat
  • Murid membaca materi dari buku siswa halaman 3-12 tentang kedudukan Pancasila sebagai dasar negara
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas: murid diminta menyampaikan pemahaman mereka tentang mengapa Pancasila menjadi dasar negara
  • Guru menjelaskan contoh praktik bernegara berdasarkan Pancasila: sistem demokrasi Pancasila, keadilan sosial dalam UUD 1945 Pasal 34, penghormatan HAM berdasarkan nilai kemanusiaan
  • Murid mencatat poin-poin penting dari penjelasan guru dan hasil diskusi

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru menyajikan contoh nyata pengamalan Pancasila sebagai dasar negara di lingkungan keluarga untuk setiap sila: Sila 1 (beribadah bersama keluarga, saling menghormati keyakinan anggota keluarga), Sila 2 (membantu anggota keluarga yang kesulitan, peduli kesehatan keluarga), Sila 3 (musyawarah keluarga untuk keputusan bersama, menjaga nama baik keluarga), Sila 4 (mendengarkan pendapat semua anggota keluarga, voting dalam keputusan keluarga), Sila 5 (berbagi tugas rumah secara adil, tidak membeda-bedakan anggota keluarga)
  • Murid dibagi menjadi 5 kelompok, setiap kelompok mendapat tugas mengidentifikasi pengamalan satu sila Pancasila di keluarga masing-masing
  • Setiap kelompok berdiskusi dan mencatat minimal 3 contoh perilaku pengamalan sila yang ditugaskan dalam kehidupan keluarga mereka
  • Murid mengisi lembar kerja 'Ayo, Mengidentifikasi' dengan menganalisis perilaku sehari-hari di keluarga yang mencerminkan pengamalan Pancasila
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka di depan kelas
  • Kelompok lain memberikan tanggapan, menambahkan contoh lain, atau mengajukan pertanyaan

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memandu murid merefleksikan pengalaman belajar dengan pertanyaan: 'Apa yang kalian pahami tentang Pancasila sebagai dasar negara?', 'Contoh pengamalan mana yang paling sering kalian lakukan di keluarga?', 'Pengamalan sila mana yang masih perlu ditingkatkan di keluarga kalian?'
  • Murid menuliskan refleksi pribadi: satu hal baru yang dipelajari, satu pengamalan Pancasila yang sudah baik di keluarga, dan satu komitmen untuk memperbaiki pengamalan Pancasila di keluarga
  • Beberapa murid diminta membagikan refleksi mereka secara sukarela
  • Guru memberikan umpan balik positif dan penguatan bahwa pengamalan Pancasila dimulai dari hal-hal kecil di keluarga
  • Guru menekankan bahwa semakin kokoh pengamalan Pancasila di keluarga, semakin kokoh pula negara Indonesia

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: Pancasila sebagai dasar negara adalah fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara, pengamalannya dimulai dari lingkungan keluarga melalui kelima sila
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan memberikan kuis singkat: menjelaskan pengertian Pancasila sebagai dasar negara dan menyebutkan 2 contoh pengamalan per sila di keluarga
  • Guru memberikan penugasan: murid membuat jurnal pengamalan Pancasila di keluarga selama satu minggu, mencatat minimal satu perilaku per hari
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya: pengamalan Pancasila sebagai dasar negara di lingkungan sekolah
  • Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid dengan pemahaman cepat diberikan materi pengayaan tentang hubungan Pancasila dengan UUD 1945 dan implementasinya dalam peraturan perundang-undangan. Murid yang memerlukan pendampingan diberi penjelasan tambahan dengan analogi dan contoh konkret yang lebih sederhana
  • Proses: Murid yang cepat menangkap materi ditugaskan menjadi tutor sebaya dalam kelompok. Murid yang membutuhkan waktu lebih lama diberikan scaffolding berupa lembar panduan identifikasi dengan pertanyaan terarah dan contoh awal
  • Produk: Murid dapat memilih bentuk presentasi hasil identifikasi: poster visual, drama singkat keluarga, atau paparan lisan. Murid dengan kemampuan menulis baik dapat membuat esai reflektif, sementara yang lain cukup membuat poin-poin refleksi

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: murid diminta menyebutkan sila-sila Pancasila dan memberikan contoh sederhana pengamalan Pancasila yang mereka ketahui di keluarga

Proses:

  • Observasi keterlibatan murid dalam diskusi kelompok menggunakan lembar observasi
  • Penilaian lembar kerja 'Ayo, Mengidentifikasi' dengan kriteria: ketepatan contoh pengamalan sila, relevansi dengan konteks keluarga, kelengkapan isian
  • Penilaian presentasi kelompok: kejelasan penyampaian, kesesuaian contoh dengan sila, kemampuan menjawab pertanyaan

Akhir:

  • Kuis tertulis 5 soal: 2 soal uraian tentang pengertian dan makna Pancasila sebagai dasar negara, 3 soal identifikasi contoh pengamalan sila Pancasila di keluarga
  • Refleksi tertulis murid tentang pembelajaran hari ini dan komitmen pengamalan Pancasila di keluarga

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelas dan kerja kelompok
  • Penilaian lembar kerja identifikasi pengamalan Pancasila di keluarga
  • Pertanyaan lisan selama proses pembelajaran untuk mengecek pemahaman

Sumatif:

  • Kuis tertulis tentang kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan contoh pengamalannya di keluarga
  • Penilaian presentasi kelompok tentang identifikasi pengamalan Pancasila
  • Penilaian jurnal pengamalan Pancasila di keluarga (penugasan)

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman konsep Pancasila sebagai dasar negaraTidak dapat menjelaskan pengertian Pancasila sebagai dasar negaraDapat menyebutkan bahwa Pancasila adalah dasar negara tetapi belum bisa menjelaskan maknanyaDapat menjelaskan pengertian Pancasila sebagai dasar negara dengan cukup baik dan memberikan 1-2 contoh praktik bernegaraDapat menjelaskan dengan lengkap dan jelas pengertian, makna, serta memberikan 3 atau lebih contoh konkret praktik bernegara berdasarkan Pancasila
Identifikasi pengamalan Pancasila di lingkungan keluargaTidak dapat mengidentifikasi contoh pengamalan Pancasila di keluarga atau contoh yang diberikan tidak relevanDapat mengidentifikasi 1-2 contoh pengamalan Pancasila di keluarga dengan bimbingan guruDapat mengidentifikasi 3-4 contoh pengamalan Pancasila di keluarga secara mandiri dengan tepat untuk beberapa silaDapat mengidentifikasi minimal 5 contoh pengamalan untuk kelima sila Pancasila di keluarga secara mandiri, tepat, dan kontekstual
Kolaborasi dalam diskusi kelompokPasif dalam diskusi kelompok, tidak memberikan kontribusi ideSesekali terlibat dalam diskusi kelompok tetapi kontribusi masih terbatasAktif dalam diskusi kelompok, memberikan ide dan mendengarkan pendapat temanSangat aktif memfasilitasi diskusi kelompok, memberikan ide kreatif, menghargai pendapat teman, dan membantu anggota kelompok lain
Kemampuan komunikasi dalam presentasiTidak dapat menyampaikan hasil identifikasi dengan jelas, suara tidak terdengar, tidak percaya diriDapat menyampaikan hasil identifikasi tetapi masih terbata-bata, kurang jelas, dan kurang percaya diriDapat menyampaikan hasil identifikasi dengan cukup jelas, terstruktur, dan percaya diriMenyampaikan hasil identifikasi dengan sangat jelas, sistematis, percaya diri, dan mampu menjawab pertanyaan dengan baik

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah tujuan pembelajaran tercapai dengan baik? Indikator apa yang menunjukkan pencapaian tersebut?
  • Apakah strategi pembelajaran yang saya gunakan efektif memfasilitasi pemahaman murid tentang Pancasila sebagai dasar negara?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang paling menarik minat murid? Bagian mana yang perlu diperbaiki?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah mengakomodasi kebutuhan semua murid?
  • Apa yang akan saya perbaiki atau tingkatkan untuk pembelajaran pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang saya pahami hari ini tentang Pancasila sebagai dasar negara?
  • Pengamalan Pancasila apa yang sudah saya lakukan dengan baik di keluarga?
  • Pengamalan sila Pancasila mana yang masih perlu saya tingkatkan di keluarga saya?
  • Apa yang paling menarik dari pembelajaran hari ini?
  • Apa komitmen saya untuk mengamalkan Pancasila dengan lebih baik di keluarga mulai hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Pancasila untuk SMP/MTs Kelas VIII, Kemdikbudristek, halaman 3-12
  2. Buku Guru Pendidikan Pancasila untuk SMP/MTs Kelas VIII, Kemdikbudristek, halaman 37-39
  3. UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945
  4. Video pembelajaran tentang Pancasila sebagai dasar negara
  5. Gambar atau poster kegiatan keluarga yang mencerminkan nilai Pancasila
  6. Lembar kerja identifikasi pengamalan Pancasila di keluarga
  7. Proyektor/LCD untuk menayangkan media pembelajaran
  8. Papan tulis dan spidol untuk diskusi kelas

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.