Modul AjarBab 2Fase DSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 7 Bab 2: Penerapan Nilai-Nilai Pancasila

Modul Ajar ini memuat seluruh rangkaian Pendidikan Pancasila kelas 7 untuk Bab 2 "Penerapan Nilai-Nilai Pancasila", lengkap per pertemuan dalam satu dokumen.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 7 Bab 2: Penerapan Nilai-Nilai Pancasila

Pendidikan Pancasila - Kelas 7

Bab 2

MODUL AJAR

Pendidikan Pancasila — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Bab 2 — Penerapan Nilai-Nilai Pancasila

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikBab 2 — Penerapan Nilai-Nilai Pancasila
Alokasi Waktu10 JP (10 x 40 menit = 400 menit)
Jumlah Pertemuan5
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP 7.2.1 Menjelaskan kedudukan Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, dan ideologi negara
  2. TP 7.2.2 Mengidentifikasi bentuk penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
  3. TP 7.2.3 Menampilkan contoh tindakan penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat
  4. TP 7.2.4 Mempresentasikan hasil telaah penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari berbangsa dan bernegara

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa✓
Kewargaan✓
Penalaran Kritis✓
Kreativitas
Kolaborasi✓
Kemandirian✓
Kesehatan
Komunikasi✓

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Mengapa sebuah negara memerlukan dasar atau fondasi yang kuat dalam menyelenggarakan pemerintahannya?
  2. Apa perbedaan utama fungsi Pancasila saat disebut sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, dan ideologi negara?
  3. Perilaku apa saja yang biasa kamu lakukan di rumah atau di sekolah yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila?
  4. Bagaimana caramu mengenali bahwa suatu tindakan sehari-hari merupakan wujud pelaksanaan sila tertentu dalam Pancasila?
  5. Tindakan nyata apa yang pernah kamu lakukan saat melihat warga di sekitar lingkungan rumahmu sedang bekerja bakti?
  6. Bagaimana caramu menampilkan sikap saling menghormati perbedaan agama atau suku saat berada di tempat umum?
  7. Bagaimana wujud penerapan nilai-nilai Pancasila ketika kita menjalankan kehidupan sebagai warga negara Indonesia?
  8. Mengapa hasil telaah penerapan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara penting dipresentasikan secara jelas kepada orang lain?
  9. Bagaimana membuktikan bahwa nilai-nilai Pancasila benar-benar kita terapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara?
  10. Mengapa pemahaman terhadap kedudukan Pancasila perlu diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1 — Menjelaskan Kedudukan Pancasila sebagai Dasar Negara, Pandangan Hidup Bangsa, dan Ideologi Negara — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 7.2.1 Menjelaskan kedudukan Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, dan ideologi negara

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan mengajak menyanyikan lagu nasional 'Garuda Pancasila' secara bersama (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menjelaskan kedudukan Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, dan ideologi negara (3 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik lisan dengan menanyakan: 'Apa yang dimaksud dengan dasar negara?' dan 'Apakah fungsi Pancasila hanya sebagai aturan hukum atau juga pedoman perilaku?' (acuan: dasar negara adalah landasan/fondasi penyelenggaraan negara dan sumber tertib hukum; Pancasila juga pedoman moral/perilaku sehari-hari) (7 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna):

  • Murid mencermati bagan dan membaca teks penjelasan ringkas mengenai 3 kedudukan Pancasila: (1) Dasar Negara (fondasi penyelenggaraan ketatanegaraan dan sumber hukum tertinggi), (2) Pandangan Hidup Bangsa (pedoman penuntun moral, etika, dan sikap hidup bermasyarakat), dan (3) Ideologi Negara (sistem gagasan, cita-cita, dan nilai dasar yang ingin dicapai bangsa Indonesia) (10 menit).
  • Murid dalam kelompok kecil (3-4 orang) berdiskusi untuk membedakan fungsi esensial dari ketiga kedudukan Pancasila tersebut berdasarkan kata kunci utama masing-masing konsep (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru memandu permainan tantangan berpasangan 'Tebak Kartu Kedudukan Pancasila', di mana tiap kelompok mencocokkan 3 kartu fungsi dengan kartu kedudukan yang tepat: Kartu A 'Menjadi sumber pembuatan undang-undang dan aturan resmi negara' -> Dasar Negara; Kartu B 'Menjadi penuntun perilaku tolong-menolong warga di lingkungan sekitar' -> Pandangan Hidup Bangsa; Kartu C 'Arah cita-cita mewujudkan masyarakat adil dan makmur berlandaskan persatuan' -> Ideologi Negara (15 menit).
  • Secara mandiri, murid mengerjakan lembar kerja penjelasan konsep untuk menjelaskan pengertian dan fungsi dari kedudukan Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, dan ideologi negara sesuai acuan materi yang telah dipelajari (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid memeriksa kembali ketepatan penjelasan pada lembar kerjanya secara berkesadaran serta mengidentifikasi kedudukan mana yang paling mudah dan paling menantang untuk dijelaskan maknanya (5 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan penguatan terhadap penjelasan murid mengenai ketiga kedudukan Pancasila dan memberikan umpan balik atas latihan yang dikerjakan (6 menit).
  • Guru dan murid menyimpulkan materi bersama, lalu menutup sesi dengan doa dan salam tanpa mengakhiri bab karena materi akan dilanjutkan ke bentuk penerapan nilai pada pertemuan berikutnya (4 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu bantuan bertuliskan kata kunci pembeda (Dasar Negara = hukum/negara; Pandangan Hidup = sikap/moral; Ideologi = cita-cita/tujuan), sedangkan murid mahir mengkaji teks kutipan pasal atau dokumen resmi secara langsung.
  • Proses: Murid yang masih kesulitan didampingi guru melalui pertanyaan penuntun terarah, sedangkan murid yang cepat menjelaskan perbandingan kedudukan secara mandiri dengan kata-kata sendiri.
  • Produk: Format penjelasan pada lembar kerja dapat berupa uraian paragraf runtut atau tabel komparasi 3 kolom penjelasan.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Pertanyaan lisan diagnostik: 'Apa pengertian dasar negara?' dan 'Apakah kedudukan Pancasila hanya sebatas aturan hukum negara atau juga penuntun perilaku warga sehari-hari?' (Acuan jawaban benar: Dasar negara adalah fondasi atau landasan pokok penyelenggaraan negara dan sumber dari segala sumber hukum; kedudukan Pancasila tidak hanya mengatur hukum kenegaraan melainkan juga menjadi penuntun moral/pedoman sikap warga negara).

Proses:

  • Tugas Lembar Kerja Mandiri: Murid menjelaskan pengertian dan fungsi dari 3 kedudukan Pancasila pada kolom yang disediakan. Daftar acuan jawaban benar: (1) Dasar Negara: landasan fondasi penyelenggaraan tata negara, pemerintahan, serta sumber tertib hukum pembentukan peraturan perundang-undangan di Indonesia; (2) Pandangan Hidup Bangsa: petunjuk arah atau pedoman tingkah laku, moral, dan etika masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat; (3) Ideologi Negara: kesatuan gagasan, prinsip, cita-cita dasar, dan visi bangsa Indonesia dalam mewujudkan tujuan nasional.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman tertulis singkat: Murid menuliskan dalam 1-2 kalimat fungsi pokok dari Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, dan ideologi negara (Acuan: Dasar negara mengatur ketatanegaraan/hukum, Pandangan hidup membimbing moral/sikap sehari-hari, Ideologi memuat cita-cita/tujuan arah bernegara).

Formatif:

  • Asesmen diagnostik lisan di awal pembelajaran mengenai konsep dasar negara dan pedoman perilaku.
  • Observasi ketepatan pemadanan kartu kedudukan Pancasila saat kegiatan kelompok.
  • Penilaian lembar kerja mandiri penjelasan 3 kedudukan Pancasila.

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan kedudukan Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, dan ideologi negaraBelum mampu menjelaskan makna ketiga kedudukan Pancasila secara tepat (0 kedudukan yang penjelasannya sesuai acuan materi).Menjelaskan dengan tepat 1 dari 3 kedudukan Pancasila sesuai acuan materi (Dasar Negara, Pandangan Hidup Bangsa, atau Ideologi Negara).Menjelaskan dengan tepat 2 dari 3 kedudukan Pancasila sesuai acuan materi.Menjelaskan dengan tepat seluruh (3) kedudukan Pancasila (dasar negara, pandangan hidup bangsa, dan ideologi negara) secara lengkap dan mandiri sesuai acuan materi.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah langkah permainan kartu kedudukan efektif membantu murid membedakan konsep dasar negara, pandangan hidup bangsa, dan ideologi negara?
  • Bagian penjelasan konsep mana yang paling sering membuat murid keliru dalam membedakan fungsinya?

Murid:

  • Apakah saya sudah bisa menjelaskan perbedaan antara Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, dan ideologi negara?
  • Kedudukan mana yang menurut saya penjelasannya paling mudah saya pahami?

Pertemuan 2 — Mengidentifikasi Bentuk Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 7.2.2 Mengidentifikasi bentuk penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, memimpin doa, serta memeriksa kehadiran murid secara tertib (3 menit).
  • Guru mengaitkan materi pertemuan sebelumnya tentang kedudukan Pancasila dengan materi hari ini mengenai identifikasi bentuk penerapannya dalam kehidupan sehari-hari (3 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat dengan meminta murid secara lisan mengidentifikasi sila yang sesuai untuk 2 tindakan: (1) Berdoa sebelum makan dan belajar; (2) Membantu teman yang terjatuh tanpa membeda-bedakan (acuan: butir 1 adalah Sila ke-1, butir 2 adalah Sila ke-2) (4XP menit: 4 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Murid menyimak penjelasan guru dan mencermati teks singkat pada buku ajar mengenai bentuk-bentuk penerapan kelima sila Pancasila dalam lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat (10 menit).
  • Guru mengadakan kuis interaktif cepat 'Tebak Sila' di mana murid merespons dengan mengangkat kartu angka 1-5 berdasarkan 3 contoh tindakan yang dibacakan guru: (1) Menghargai teman yang sedang beribadah (acuan: Sila 1); (2) Menjaga kerukunan antarwarga yang berbeda suku (acuan: Sila 3); (3) Ikut serta dalam musyawarah pemilihan ketua kelas (acuan: Sila 4) (10 menit).

Mengaplikasi (Bermakna):

  • Murid berpasangan mengerjakan Lembar Aktivitas Identifikasi yang memuat 5 studi kasus tindakan sehari-hari: (1) Siti menghormati temannya yang sedang berpuasa; (2) Doni menjenguk temannya yang sakit dan mengumpulkan sumbangan; (3) Kelas VII A kompak menampilkan tarian daerah dalam pentas seni; (4) Pengurus OSIS mengambil keputusan jadwal kegiatan melalui rapat musyawarah; (5) Seluruh murid tertib mengantre saat membeli makanan di kantin kejujuran (15 menit).
  • Secara berpasangan, murid mengidentifikasi dan mencocokkan kelima kasus tersebut ke dalam sila Pancasila yang tepat (acuan kunci: Kasus 1 = Sila ke-1; Kasus 2 = Sila ke-2; Kasus 3 = Sila ke-3; Kasus 4 = Sila ke-4; Kasus 5 = Sila ke-5) (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Guru bersama murid membahas hasil identifikasi 5 kasus tersebut, mengonfirmasi kecocokan jawaban dengan makna sila yang bersangkutan, serta meluruskan miskonsepsi yang ditemukan (10 menit).

Penutup:

  • Murid bersama guru menyimpulkan inti pembelajaran mengenai bentuk-bentuk penerapan sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari (5 menit).
  • Guru memberikan penguatan terhadap pencapaian belajar hari ini, menyampaikan topik tindak lanjut untuk pertemuan berikutnya tentang menampilkan tindakan nyata penerapan nilai Pancasila, dan menutup pertemuan dengan doa bersama (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang memerlukan bimbingan diberikan kartu panduan kata kunci makna tiap sila, sedangkan murid yang mahir diberikan variasi studi kasus dengan konteks dilema sosial sehari-hari.
  • Proses: Murid yang masih kesulitan didampingi secara berpasangan atau bimbingan terbimbing guru, sementara murid yang telah paham bekerja mandiri menyelesaikan identifikasi.
  • Produk: Format penyajian identifikasi dapat berupa bagan tabel klasifikasi atau peta konsep penghubung tindakan dan sila.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Pertanyaan lisan diagnostik: 'Tindakan berdoa sebelum makan dan belajar mencerminkan sila ke berapa? Serta tindakan menolong kawan yang terjatuh mencerminkan sila ke berapa?' (acuan: berdoa = Sila ke-1; menolong kawan = Sila ke-2).

Proses:

  • Pemeriksaan ketepatan lembar kerja berpasangan dalam mengidentifikasi 5 kasus tindakan sehari-hari ke dalam sila Pancasila: (1) Menghormati teman berpuasa (Sila 1); (2) Menjenguk dan membantu kawan sakit (Sila 2); (3) Kompak dalam pentas tari daerah (Sila 3); (4) Musyawarah OSIS (Sila 4); (5) Mengantre tertib di kantin (Sila 5). Target tuntas: minimal 4 dari 5 kasus diidentifikasi dengan tepat.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman lisan penutup: Guru menyebutkan satu tindakan 'Gemar menabung dan tidak bergaya hidup boros', murid mengidentifikasi sila yang tepat secara serentak (acuan: Sila ke-5 Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia).

Formatif:

  • Asesmen Awal: Tanya jawab diagnostik identifikasi sila dari 2 contoh tindakan sehari-hari
  • Asesmen Proses: Observasi pengerjaan lembar kerja identifikasi 5 bentuk penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan Mengidentifikasi Bentuk Penerapan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hariMurid mengidentifikasi 0-1 bentuk penerapan sila Pancasila secara tepat dari 5 kasus yang disajikan (acuan: Kasus 1 = Sila 1, Kasus 2 = Sila 2, Kasus 3 = Sila 3, Kasus 4 = Sila 4, Kasus 5 = Sila 5).Murid mengidentifikasi 2-3 bentuk penerapan sila Pancasila secara tepat dari 5 kasus yang disajikan (acuan: Kasus 1 = Sila 1, Kasus 2 = Sila 2, Kasus 3 = Sila 3, Kasus 4 = Sila 4, Kasus 5 = Sila 5).Murid mengidentifikasi 4 bentuk penerapan sila Pancasila secara tepat dari 5 kasus yang disajikan (acuan: Kasus 1 = Sila 1, Kasus 2 = Sila 2, Kasus 3 = Sila 3, Kasus 4 = Sila 4, Kasus 5 = Sila 5).Murid mengidentifikasi seluruh (5) bentuk penerapan sila Pancasila secara tepat dari 5 kasus yang disajikan (acuan: Kasus 1 = Sila 1, Kasus 2 = Sila 2, Kasus 3 = Sila 3, Kasus 4 = Sila 4, Kasus 5 = Sila 5) secara mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah aktivitas kuis interaktif dan analisis lembar kerja efektif membantu murid mengenali bentuk penerapan nilai-nilai Pancasila?
  • Sila manakah yang paling sering tertukar atau sulit diidentifikasi penerapannya oleh murid dalam konteks kehidupan sehari-hari?

Murid:

  • Penerapan sila keberapakah yang paling mudah dan paling menantang untuk kamu kenali dalam kegiatan sehari-hari?
  • Bagaimana caramu membedakan antara tindakan yang mencerminkan Sila ke-2 dengan Sila ke-5?

Pertemuan 3 — Menampilkan Contoh Tindakan Penerapan Sila-Sila Pancasila dalam Kehidupan Masyarakat — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 7.2.3 Menampilkan contoh tindakan penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, memeriksa kesiapan belajar murid, dan memimpin doa bersama (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menampilkan contoh tindakan penerapan nilai-nilai sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan masyarakat (4 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal singkat: murid menjawab kuis lisan cepat untuk mencocokkan 2 situasi tindakan di masyarakat dengan sila yang sesuai: (1) Menghormati tetangga yang sedang beribadah di rumah ibadahnya (acuan: Sila ke-1), dan (2) Ikut serta dalam musyawarah pemilihan ketua RT (acuan: Sila ke-4) (8 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid mencermati 5 kartu contoh tindakan penerapan Pancasila di masyarakat yang disajikan guru pada papan tulis: Kartu 1 (Sila 1: Menghormati perayaan hari besar keagamaan tetangga), Kartu 2 (Sila 2: Menolong tetangga yang tertimpa musibah kebakaran), Kartu 3 (Sila 3: Ikut kerja bakti membersihkan selokan kampung tanpa membeda-bedakan suku), Kartu 4 (Sila 4: Menghargai keputusan musyawarah rapat warga RT), dan Kartu 5 (Sila 5: Membiasakan tertib antre di posyandu atau fasilitas umum) (10 menit).
  • Murid secara berpasangan melakukan permainan tebak peragaan cepat 'Pancasila Beraksi': satu murid memperagakan salah satu dari 5 kartu tindakan di masyarakat tanpa kata, dan pasangannya menyebutkan sila yang sesuai (10 menit).

Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagikan Lembar Aktivitas 'Ayo Tampilkan Tindakan Pancasila di Masyarakat' (Tabel 2.3) yang memuat format penempelan dokumentasi foto atau penggambaran sketsa tindakan beserta kolom deskripsi untuk kelima sila Pancasila di lingkungan masyarakat (5 menit).
  • Murid secara mandiri menampilkan contoh tindakan penerapan kelima sila Pancasila di masyarakat dengan menempelkan foto penerapan diri yang telah disiapkan atau membuat sketsa visual tindakan nyata lengkap dengan deskripsi tindakannya: Sila 1 (mis. menghormati tetangga beribadah), Sila 2 (mis. menjenguk warga sakit), Sila 3 (mis. gotong royong warga), Sila 4 (mis. ikut rembuk warga/pemilihan ketua RT), dan Sila 5 (mis. antre tertib di fasilitas publik) (25 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid meletakkan hasil karyanya di atas meja untuk kegiatan saling melihat contoh tindakan penerapan yang ditampilkan teman sebangku dan memberikan tanda centang pada lembar konfirmasi kelengkapan 5 sila milik temannya (5 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan umpan balik dan konfirmasi terhadap ketepatan contoh tindakan penerapan kelima sila Pancasila di masyarakat yang telah ditampilkan murid (5 menit).
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran pertemuan ini dan mengingatkan rencana pertemuan berikutnya untuk telaah kehidupan berbangsa dan bernegara tanpa mengakhiri keseluruhan bab, lalu menutup dengan doa (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan daftar panduan kata kunci tindakan di masyarakat untuk tiap sila, sedangkan murid yang mahir diberikan tantangan menampilkan tindakan yang mengatasi masalah konkret warga (misal: mengatasi sampah lingkungan).
  • Proses: Murid diberikan kebebasan menampilkan tindakan berupa tempelan foto dokumentasi pribadi nyata atau sketsa ilustrasi visual tindakan beserta deskripsi tertulis.
  • Produk: Format tampilan pada Tabel 2.3 dapat berupa foto dokumentasi nyata beranotasi deskripsi atau kartu visual tindakan berilustrasi lengkap.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Pertanyaan diagnostik lisan memasangkan 2 situasi tindakan di masyarakat dengan sila yang tepat: (1) Tindakan menghormati ibadah pemeluk agama lain di lingkungan RT (acuan: Sila 1 Ketuhanan Yang Maha Esa), dan (2) Tindakan menghargai hasil keputusan musyawarah pemilihan ketua RT (acuan: Sila 4 Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan).

Proses:

  • Pemeriksaan kemajuan mandiri saat murid mengisi Tabel 2.3 menampilkan contoh tindakan nyata di masyarakat untuk seluruh 5 sila: Sila 1 (Ketuhanan), Sila 2 (Kemanusiaan), Sila 3 (Persatuan), Sila 4 (Kerakyatan/Musyawarah), dan Sila 5 (Keadilan Sosial), dengan kriteria ketepatan pasangan tindakan dan kejelasan deskripsi tindakan.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman akhir melalui konfirmasi kelengkapan Tabel 2.3: murid telah menampilkan secara tepat 5 contoh tindakan penerapan nilai-nilai Pancasila di masyarakat sesuai acuan: Sila 1 (toleransi/penghormatan ibadah tetangga), Sila 2 (menolong warga/peduli sesama), Sila 3 (gotong royong/kebersamaan warga tanpa sekat suku), Sila 4 (musyawarah/mufakat warga), dan Sila 5 (berlaku adil/antre tertib di ruang publik warga).

Formatif:

  • Penilaian unjuk kerja pengisian Tabel 2.3 'Ayo Tampilkan Tindakan Pancasila di Masyarakat' (menampilkan contoh tindakan untuk Sila 1 sampai Sila 5 di lingkungan masyarakat)
  • Observasi unjuk kerja permainan tebak peragaan tindakan penerapan nilai-nilai Pancasila di masyarakat

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menampilkan contoh tindakan penerapan sila-sila Pancasila dalam kehidupan masyarakatMenampilkan 1-2 contoh tindakan penerapan sila Pancasila di masyarakat secara tepat sesuai acuan sila 1 sampai 5.Menampilkan 3 contoh tindakan penerapan sila Pancasila di masyarakat secara tepat sesuai acuan sila 1 sampai 5.Menampilkan 4 contoh tindakan penerapan sila Pancasila di masyarakat secara tepat sesuai acuan sila 1 sampai 5.Menampilkan seluruh 5 contoh tindakan penerapan sila Pancasila di masyarakat secara lengkap dan tepat sesuai acuan sila 1 sampai 5 secara mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah aktivitas menampilkan contoh tindakan melalui foto/sketsa Tabel 2.3 membantu murid mengaitkan nilai Pancasila secara konkret di lingkungan masyarakat?
  • Bagian mana dari langkah menampilkan tindakan 5 sila yang masih memerlukan pendampingan guru?

Murid:

  • Tindakan penerapan sila Pancasila mana yang paling sering kamu lakukan di lingkungan RT/tempat tinggalmu?
  • Apa kendala yang kamu hadapi saat menampilkan contoh tindakan untuk sila ke-4 atau ke-5 di lingkungan masyarakat?

Pertemuan 4 — Mempresentasikan Hasil Telaah Penerapan Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 7.2.4 Mempresentasikan hasil telaah penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari berbangsa dan bernegara

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, memeriksa kesiapan belajar dan kehadiran murid di kelas (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, yaitu mempresentasikan hasil telaah penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari berbangsa dan bernegara (3 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik kesiapan menyajikan hasil telaah: murid diminta mengidentifikasi pasangan sila dan contoh telaah penerapan berbangsa/bernegara dari 2 butir cepat: (1) Menghargai pemeluk agama lain dalam perayaan hari besar nasional (acuan: Sila 1), (2) Memberikan bantuan kemanusiaan bencana alam tanpa membedakan suku bangsa (acuan: Sila 2) (4 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid dalam kelompok mencermati kembali lembar hasil telaah penerapan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara pada 5 sila yang telah disusun sebelumnya untuk memverifikasi kelengkapan fakta dan kesesuaian sila (acuan telaah: Sila 1 = jaminan kebebasan beribadah dan kerukunan antarumat beragama; Sila 2 = penegakan hak asasi manusia dan bantuan kemanusiaan; Sila 3 = menjaga keutuhan NKRI dan cinta tanah air; Sila 4 = partisipasi pemilu dan musyawarah mufakat dalam pengambilan kebijakan publik; Sila 5 = pembangunan merata dan jaminan sosial bagi masyarakat) (12 menit).
  • Murid menyusun alur penyampaian presentasi kelompok agar setiap butir sila dari hasil telaah dapat tersampaikan secara terstruktur dari pembukaan, penyampaian telaah per sila, hingga simpulan keterlaksanaan nilai Pancasila dalam bernegara (8 menit).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok tampil di depan kelas mempresentasikan hasil telaah penerapan 5 sila Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara secara bergiliran menggunakan media bagan hasil telaah (25 menit).
  • Dalam suasana menggembirakan melalui metode 'Estafet Telaah Tanggap', kelompok audiens memberikan satu catatan konfirmasi terkait ketepatan contoh telaah sila yang dipresentasikan oleh kelompok penyaji (acuan konfirmasi mencocokkan contoh dengan nilai 5 sila Pancasila) (12 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid mengevaluasi ketercapaian presentasi masing-masing kelompok berdasarkan kejelasan penyampaian dan kelengkapan 5 sila dalam telaah penerapan berbangsa dan bernegara yang dipaparkan (6 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan umpan balik menyeluruh terhadap kualitas pemaparan hasil telaah penerapan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara (4 menit).
  • Murid dan guru menyimpulkan poin-poin utama presentasi hasil telaah serta menutup kegiatan dengan doa dan salam (3 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu pemandu urutan sila untuk presentasi; murid yang mahir diberikan tantangan menelaah kasus penerapan yang memadukan dua sila sekaligus dalam satu contoh kebijakan negara.
  • Proses: Pada saat presentasi, kelompok pemula membagi tugas pembacaan per sila dengan teks panduan terstruktur, sedangkan kelompok mahir mempresentasikan secara langsung dengan penjelasan argumentatif.
  • Produk: Penyajian hasil telaah dapat memanfaatkan poster kertas plano sederhana maupun bagan alur presentasi digital sesuai kesiapan kelompok.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Pertanyaan diagnostik singkat: Pasangkan 2 contoh kegiatan bernegara ini dengan sila yang tepat: (1) Negara menjamin kebebasan beribadah seluruh warga negara (acuan kunci: Sila ke-1 Ketuhanan Yang Maha Esa), (2) Pemerintah menyalurkan bantuan sosial secara adil tanpa diskriminasi suku atau golongan (acuan kunci: Sila ke-5 Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia). Kriteria kesiapan: murid mampu menjawab tepat minimal 1 dari 2 butir acuan.

Proses:

  • Lembar observasi unjuk kerja presentasi hasil telaah: Mengamati ketercakupan penyampaian hasil telaah penerapan 5 sila Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta ketepatan analisis contoh per sila (acuan telaah 5 sila: Sila 1 jaminan kerukunan beragama; Sila 2 kesetaraan derajat dan HAM; Sila 3 perlindungan kesatuan wilayah dan keutuhan bangsa; Sila 4 proses musyawarah mufakat/pemilu; Sila 5 keadilan pelayanan publik dan kesejahteraan merata).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman penutup sesi (umpan balik): Murid secara lisan menyampaikan 1 butir simpulan hasil telaah terkuat mengenai penerapan nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara (kriteria penerimaan: jawaban memuat minimal satu contoh konkret tindakan atau kebijakan bernegara yang selaras dengan sila Pancasila yang dirujuk).

Formatif:

  • Asesmen diagnostik awal kesiapan menyajikan hasil telaah melalui tanya jawab 2 butir contoh bernegara.
  • Observasi unjuk kerja presentasi kelompok dengan rubrik telaah penerapan 5 sila Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kelengkapan Sila dalam Presentasi Hasil TelaahMempresentasikan hasil telaah yang hanya memuat 1 sampai 2 sila Pancasila dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara.Mempresentasikan hasil telaah yang memuat 3 sila Pancasila dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara.Mempresentasikan hasil telaah yang memuat 4 sila Pancasila dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara secara tepat.Mempresentasikan hasil telaah yang memuat lengkap seluruh 5 sila Pancasila dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara secara tepat dan terperinci.
Ketepatan Hasil Telaah Penerapan dalam Kehidupan Berbangsa dan BernegaraContoh penerapan yang dipresentasikan belum sesuai dengan nilai sila Pancasila dalam lingkup berbangsa dan bernegara (sesuai acuan telaah 5 sila).Mempresentasikan contoh penerapan yang sesuai acuan pada 1-2 sila dalam lingkup berbangsa dan bernegara.Mempresentasikan contoh penerapan yang sesuai acuan pada 3-4 sila dalam lingkup berbangsa dan bernegara.Mempresentasikan contoh penerapan yang seluruhnya tepat sesuai acuan pada kelima sila dalam lingkup berbangsa dan bernegara.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah seluruh kelompok telah mendapatkan giliran mempresentasikan hasil telaah penerapan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dengan alokasi waktu yang berimbang?
  • Bagaimana keterlibatan aktif murid dalam memberikan tanggapan telaah antarkelompok selama sesi presentasi berlangsung?

Murid:

  • Apa hal paling berharga yang saya pelajari saat mempresentasikan contoh penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bernegara?
  • Bagian mana dari hasil telaah penerapan Pancasila dalam kehidupan berbangsa yang menurut saya paling jelas dan dapat saya terapkan sehari-hari?

Pertemuan 5 — Asesmen Sumatif Bab — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 7.2.1 Menjelaskan kedudukan Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, dan ideologi negara
  • TP 7.2.2 Mengidentifikasi bentuk penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
  • TP 7.2.3 Menampilkan contoh tindakan penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat
  • TP 7.2.4 Mempresentasikan hasil telaah penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari berbangsa dan bernegara

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan memandu doa bersama untuk menyiapkan suasana belajar yang tenang dan fokus (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan asesmen sumatif Bab 2, yaitu mengukur pemahaman tentang kedudukan dan bentuk penerapan Pancasila serta unjuk kerja tindakan nyata dan presentasi telaah kelompok (2 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru menjelaskan tata tertib asesmen sumatif, membagikan lembar tes tertulis individual untuk Bagian 1, dan memberikan petunjuk teknis unjuk kerja Bagian 2 (5 menit).

Mengaplikasi (Bermakna):

  • Murid secara mandiri mengerjakan Bagian 1: Tes Tertulis Terstruktur selama 35 menit yang memuat Soal Uraian Kedudukan Pancasila dan Tabel Identifikasi Penerapan Sila [Soal 1: Uraian perbedaan kedudukan Pancasila: (a) dasar negara = sumber dari segala sumber hukum dan landasan penyelenggaraan negara; (b) pandangan hidup bangsa = pedoman moral, petunjuk arah, dan penuntun perilaku sehari-hari; (c) ideologi negara = sistem gagasan, cita-cita, dan pedoman fundamental bangsa dalam mencapai tujuan bernegara. Soal 2: Identifikasi 5 perilaku sehari-hari beserta sila yang bersesuaian: (1) Menghormati teman yang sedang beribadah -> Sila ke-1; (2) Membantu korban bencana alam tanpa membeda-bedakan -> Sila ke-2; (3) Menggunakan produk dalam negeri dan menjaga kerukunan antarwarga -> Sila ke-3; (4) Musyawarah mufakat dalam pembagian tugas piket kelas -> Sila ke-4; (5) Berlaku adil membagi uang saku dan tidak memboroskan uang jajan -> Sila ke-5] (35 menit).
  • Murid secara berkelompok (7 kelompok, masing-masing 4 murid) melaksanakan Bagian 2: Unjuk Kerja Penampilan Tindakan dan Presentasi Kelompok selama 31 menit (tiap kelompok mendapat 4 menit: 2 menit peragaan tindakan nyata seperti simulasi gotong royong/musyawarah, 1,5 menit pemaparan lisan hasil telaah penerapan Pancasila berbangsa-bernegara, 0,5 menit transisi) (31 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama guru melakukan refleksi singkat terhadap proses asesmen yang telah dijalani, mengevaluasi tantangan yang dihadapi saat tes tertulis maupun peragaan, dan menyadari pentingnya konsistensi pengamalan nilai Pancasila ke depan (2 menit).

Penutup:

  • Guru mengumpulkan seluruh lembar jawaban tertulis dan lembar observasi unjuk kerja, memberikan umpan balik umum apresiatif atas ketertiban dan sportivitas seluruh murid, serta menutup pertemuan dengan doa bersama dan salam (2 menit).

Diferensiasi:

  • Proses: Akomodasi akses: murid yang membutuhkan perbesaran teks lembar soal atau penegasan intruksi lisan difasilitasi oleh guru tanpa mengubah butir pertanyaan, bobot soal, waktu pengerjaan, maupun kriteria penilaian.

Asesmen Pertemuan:

Sumatif Bab:

  • kombinasi tes tertulis terstruktur dan unjuk kerja presentasi kelompok: lembar asesmen tertulis analisis kedudukan dan penerapan Pancasila serta penampilan tindakan dan presentasi telaah penerapan Pancasila kelompok
  • tes tertulis serentak: lembar jawaban murid yang memuat uraian perbedaan kedudukan Pancasila (dasar negara, pandangan hidup, ideologi negara) dan tabel identifikasi perilaku sehari-hari beserta sila yang bersesuaian, dikerjakan serentak oleh seluruh kelas (40 menit; individual; instrumen: kunci jawaban dan rubrik penskoran analitis)
  • unjuk kerja presentasi dan simulasi tindakan kelompok: penampilan peragaan tindakan nyata penerapan Pancasila (tolong-menolong/musyawarah) yang dirangkai langsung dengan presentasi lisan hasil telaah penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara oleh 7 kelompok (masing-masing 4 murid, alokasi 5 menit per kelompok: 3 menit simulasi dan presentasi, 2 menit tanggapan/transisi, total 35 menit) (40 menit; kelompok; instrumen: rubrik penilaian unjuk kerja tindakan dan presentasi kelompok)

Sumatif:

  • kombinasi tes tertulis terstruktur dan unjuk kerja presentasi kelompok: lembar asesmen tertulis analisis kedudukan dan penerapan Pancasila serta penampilan tindakan dan presentasi telaah penerapan Pancasila kelompok
  • tes tertulis serentak: lembar jawaban murid yang memuat uraian perbedaan kedudukan Pancasila (dasar negara, pandangan hidup, ideologi negara) dan tabel identifikasi perilaku sehari-hari beserta sila yang bersesuaian, dikerjakan serentak oleh seluruh kelas (40 menit; individual; instrumen: kunci jawaban dan rubrik penskoran analitis)
  • unjuk kerja presentasi dan simulasi tindakan kelompok: penampilan peragaan tindakan nyata penerapan Pancasila (tolong-menolong/musyawarah) yang dirangkai langsung dengan presentasi lisan hasil telaah penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara oleh 7 kelompok (masing-masing 4 murid, alokasi 5 menit per kelompok: 3 menit simulasi dan presentasi, 2 menit tanggapan/transisi, total 35 menit) (40 menit; kelompok; instrumen: rubrik penilaian unjuk kerja tindakan dan presentasi kelompok)

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penjelasan Kedudukan Pancasila (TP 7.2.1)Menjelaskan kurang dari 2 kedudukan Pancasila dengan benar berdasarkan acuan resmi.Menjelaskan dengan tepat 2 dari 3 kedudukan Pancasila sesuai acuan [Acuan: Dasar Negara = landasan penyelenggaraan negara dan sumber tertib hukum; Pandangan Hidup Bangsa = pedoman moral dan petunjuk arah perilaku sehari-hari; Ideologi Negara = sistem nilai, cita-cita, dan landasan fundamental bangsa].Menjelaskan dengan tepat seluruh 3 kedudukan Pancasila sesuai acuan resmi secara mandiri.Menjelaskan dengan tepat seluruh 3 kedudukan Pancasila disertai keterkaitan konseptual antar-kedudukan tersebut secara komprehensif.
Identifikasi Bentuk Penerapan Nilai Pancasila (TP 7.2.2)Mengidentifikasi dengan tepat kurang dari 3 dari 5 pasangan perilaku sehari-hari dan sila Pancasila pada tabel.Mengidentifikasi dengan tepat 3 dari 5 pasangan perilaku sehari-hari dan sila Pancasila [Acuan: (1) Toleransi ibadah -> Sila 1; (2) Membantu korban bencana -> Sila 2; (3) Memakai produk lokal/rukun -> Sila 3; (4) Musyawarah kelas -> Sila 4; (5) Berlaku adil/hemat -> Sila 5].Mengidentifikasi dengan tepat 4 dari 5 pasangan perilaku sehari-hari dan sila Pancasila sesuai acuan.Mengidentifikasi dengan tepat seluruh 5 dari 5 pasangan perilaku sehari-hari dan sila Pancasila sesuai acuan tanpa kesalahan.
Penampilan Contoh Tindakan Penerapan Sila di Masyarakat (TP 7.2.3)Menampilkan simulasi tindakan penerapan sila yang belum mencerminkan nilai Pancasila secara jelas di lingkungan masyarakat.Menampilkan simulasi tindakan penerapan sila di lingkungan masyarakat dengan alur situasi yang cukup mencerminkan nilai Pancasila (misal tolong-menolong atau musyawarah rukun tetangga).Menampilkan simulasi tindakan nyata penerapan sila di masyarakat secara jelas, runtut, dan tepat sesuai konteks nilai Pancasila yang diangkat.Menampilkan simulasi tindakan nyata penerapan sila di masyarakat secara sangat jelas, runtut, natural, serta menunjukkan keutuhan peran seluruh anggota kelompok.
Presentasi Hasil Telaah Penerapan Berbangsa dan Bernegara (TP 7.2.4)Mempresentasikan hasil telaah penerapan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang belum memuat contoh kebijakan atau peristiwa konkret bernegara.Mempresentasikan hasil telaah yang memuat 1 contoh konkret penerapan nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara (misal penegakan hukum yang adil atau persatuan keberagaman).Mempresentasikan hasil telaah secara runtut yang memuat 2 contoh konkret penerapan nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara secara tepat.Mempresentasikan hasil telaah secara runtut, jelas, dan mendalam yang memuat lebih dari 2 contoh konkret penerapan Pancasila dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara secara tepat.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu 80 menit untuk tes tertulis dan presentasi unjuk kerja 7 kelompok berjalan efektif dan tepat sasaran?
  • Bagaimana ketercapaian murid secara keseluruhan terhadap 4 Tujuan Pembelajaran pada Bab 2 ini?
  • Apa tindak lanjut yang perlu disiapkan untuk murid yang belum mencapai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran?

Murid:

  • Bagian mana dari asesmen bab ini (tes tertulis atau unjuk kerja tindakan dan presentasi) yang paling menantang bagimu?
  • Komitmen nyata apa yang akan kamu lakukan dalam kehidupan sehari-hari setelah menyelesaikan bab penerapan nilai-nilai Pancasila ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila SMP/MTs Kelas VII, Kemendikbudristek 2023, Bab 2 Penerapan Nilai-Nilai Pancasila.
  2. Buku Siswa Pendidikan Pancasila SMP/MTs Kelas VII, Kemendikbudristek 2023.
  3. Naskah Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 alinea ke-4.
  4. Set kartu tantangan pasangan konsep dan kedudukan Pancasila.
  5. Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila untuk SMP/MTs Kelas VII (Kemendikbudristek, 2023)
  6. Buku Siswa Pendidikan Pancasila untuk SMP/MTs Kelas VII (Kemendikbudristek, 2023)
  7. Lembar Aktivitas Siswa berisi studi kasus penerapan sila-sila Pancasila
  8. Kartu angka sila 1-5 untuk kuis pemahaman konsep
  9. Buku Siswa Pendidikan Pancasila untuk SMP/MTs Kelas VII (Kemendikbudristek 2023, Bab 2 Tabel 2.3 Halaman 58)
  10. Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila SMP/MTs Kelas VII (Kemendikbudristek 2023)
  11. Lembar Kerja Siswa Tabel 2.3 'Ayo Tampilkan Tindakan Pancasila di Masyarakat'
  12. Kartu contoh situasi tindakan warga di masyarakat
  13. Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila SMP/MTs Kelas VII, Kemendikbudristek 2023.
  14. Buku Siswa Pendidikan Pancasila SMP/MTs Kelas VII, Bab 2 Penerapan Nilai-Nilai Pancasila, Kemendikbudristek 2023.
  15. Lembar Kerja Kelompok: Bagan Hasil Telaah Penerapan Sila Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara.
  16. Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila SMP/MTs Kelas VII, Kemendikbudristek 2023
  17. Buku Siswa Pendidikan Pancasila SMP/MTs Kelas VII, Kemendikbudristek 2023
  18. Lembar Asesmen Sumatif Bab 2 (Tes Tertulis Uraian dan Tabel Identifikasi)
  19. Rubrik Penilaian Unjuk Kerja Tindakan dan Presentasi Kelompok

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar bab ini secara penuh.

Apa isi bab ini?

Dokumen memuat seluruh pertemuan bab ini dalam satu berkas: tujuan pembelajaran per pertemuan, urutan kegiatan inti sesuai alokasi JP, pertanyaan pemantik, asesmen formatif, asesmen sumatif bab, rubrik, dan refleksi. Cocok dipakai sebagai persiapan tatap muka sekaligus lampiran supervisi.

Cara pakai bab ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.