Modul AjarPertemuan 9Bab 4Fase CSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 5: Andai Aku Menjadi Pemimpin Daerah: Menjaga Persatuan di Lingkungan Sekitarku

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 5 dengan topik "Andai Aku Menjadi Pemimpin Daerah: Menjaga Persatuan di Lingkungan Sekitarku". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 5: Andai Aku Menjadi Pemimpin Daerah: Menjaga Persatuan di Lingkungan Sekitarku

Pendidikan Pancasila - Kelas 5

Bab 4 - Pertemuan 9

MODUL AJAR

Pendidikan Pancasila — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Andai Aku Menjadi Pemimpin Daerah: Menjaga Persatuan di Lingkungan Sekitarku

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikAndai Aku Menjadi Pemimpin Daerah: Menjaga Persatuan di Lingkungan Sekitarku
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan perilaku yang mencerminkan semangat persatuan dan kesatuan dalam menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar sebagai wujud bela negara
  2. Murid dapat merancang gagasan solusi atas persoalan konflik akibat perbedaan yang mungkin terjadi di lingkungan sekitarnya

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian melihat konflik atau pertengkaran di lingkungan sekitar yang disebabkan oleh perbedaan?
  2. Jika kalian menjadi pemimpin daerah, program apa yang akan kalian buat untuk menjaga persatuan warga yang beragam?
  3. Bagaimana gotong royong dapat mencegah perpecahan di tengah keberagaman masyarakat?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam, berdoa, dan mengecek kehadiran murid
  • Guru menyampaikan topik pembelajaran: Andai Aku Menjadi Pemimpin Daerah
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya tentang pengalaman murid melihat konflik atau perbedaan pendapat di lingkungan sekitar
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangun minat murid
  • Guru menghubungkan pembelajaran hari ini dengan materi sebelumnya tentang keberagaman di lingkungan sekitar

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid mengamati Gambar 4.5 tentang kepemimpinan daerah di buku siswa halaman 141
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas: Apa tugas seorang pemimpin daerah dalam menjaga persatuan?
  • Guru menyajikan 2-3 contoh kasus sederhana konflik di lingkungan sekitar yang disebabkan perbedaan (misal: konflik antar RT karena jadwal ronda, perbedaan pendapat dalam musyawarah kampung)
  • Murid secara berpasangan mendiskusikan penyebab konflik dan dampaknya terhadap persatuan warga
  • Guru menjelaskan konsep gotong royong sebagai solusi menjaga persatuan di tengah keberagaman
  • Murid mencatat kata kunci: persatuan, kesatuan, gotong royong, bela negara, pemimpin daerah

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid dalam kelompok kecil (4-5 orang)
  • Setiap kelompok mendapat lembar kerja Program Pemimpin Daerah (seperti contoh di buku siswa hal 141)
  • Murid berdiskusi dan merancang minimal 5 program yang akan dilakukan jika menjadi pemimpin daerah untuk menjaga persatuan
  • Setiap program harus mencantumkan: nama program dan praktik gotong royong yang terkandung di dalamnya
  • Guru berkeliling memfasilitasi diskusi kelompok, memberi pertanyaan penggali untuk mendorong pemikiran kritis
  • Murid menuliskan hasil diskusi kelompok di lembar kerja
  • Setiap kelompok mempersiapkan presentasi hasil kerja (2-3 menit per kelompok)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap kelompok mempresentasikan rancangan program mereka di depan kelas
  • Kelompok lain memberikan apresiasi dan masukan konstruktif
  • Guru memfasilitasi diskusi pleno: program mana yang paling efektif menjaga persatuan? Mengapa?
  • Murid merefleksikan: Apa yang bisa aku lakukan sebagai anak-anak untuk menjaga persatuan di lingkunganku sekarang?
  • Guru mengajak murid menuliskan komitmen pribadi: 1-2 tindakan nyata yang akan dilakukan minggu ini untuk menjaga persatuan di sekolah atau rumah
  • Beberapa murid secara sukarela membagikan komitmen mereka

Penutup:

  • Guru membimbing murid menyimpulkan pembelajaran: pentingnya menjaga persatuan melalui gotong royong sebagai wujud bela negara
  • Guru melakukan asesmen akhir secara lisan dengan meminta 3-4 murid menyebutkan contoh perilaku persatuan dalam kehidupan sehari-hari
  • Guru memberikan penguatan positif atas partisipasi dan karya murid
  • Guru menyampaikan rencana tindak lanjut: murid diminta mempraktikkan komitmen mereka di rumah dan melaporkan hasilnya pertemuan berikutnya
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah paham dapat diminta menganalisis program pemimpin daerah nyata di daerah mereka. Murid yang memerlukan dukungan tambahan diberikan contoh program konkret sebagai stimulus awal.
  • Proses: Kelompok dapat dibentuk heterogen agar murid saling belajar. Murid yang cepat dapat menjadi fasilitator kelompok. Guru memberikan scaffolding lebih intensif untuk kelompok yang memerlukan bantuan melalui pertanyaan terbimbing.
  • Produk: Murid yang lebih mampu dapat membuat program disertai rencana implementasi sederhana (siapa, kapan, dimana). Murid lain cukup merancang program dengan praktik gotong royongnya. Semua murid harus membuat minimal 3 program.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang pengalaman murid melihat konflik atau perbedaan di lingkungan sekitar
  • Pertanyaan: Apa yang dimaksud dengan persatuan dan kesatuan?

Proses:

  • Observasi aktivitas diskusi kelompok menggunakan lembar observasi
  • Pertanyaan penggali saat berkeliling: Mengapa program ini dapat menjaga persatuan?
  • Mengamati keterlibatan murid dalam merancang program dan memberikan umpan balik

Akhir:

  • Penilaian lembar kerja program pemimpin daerah menggunakan rubrik
  • Penilaian presentasi kelompok berdasarkan kelengkapan, relevansi, dan penyampaian
  • Refleksi tertulis: komitmen pribadi murid untuk menjaga persatuan
  • Tanya jawab lisan: menyebutkan 2-3 contoh perilaku persatuan dalam kehidupan sehari-hari

Formatif:

  • Observasi diskusi kelompok: partisipasi, kemampuan bekerja sama, dan kualitas gagasan
  • Pertanyaan lisan selama proses pembelajaran
  • Penilaian lembar kerja program pemimpin daerah

Sumatif:

  • Presentasi kelompok: kelengkapan program, relevansi dengan persatuan, dan kreativitas solusi
  • Lembar komitmen pribadi: kesesuaian dengan tujuan pembelajaran

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Merancang program pemimpin daerah untuk menjaga persatuanMurid belum mampu merancang program atau program yang dibuat tidak relevan dengan menjaga persatuanMurid dapat merancang 1-2 program sederhana namun belum menjelaskan praktik gotong royong dengan jelasMurid dapat merancang 3-4 program yang relevan dan menjelaskan praktik gotong royong dengan cukup baikMurid dapat merancang minimal 5 program kreatif dan kontekstual, menjelaskan praktik gotong royong secara rinci dan menunjukkan pemahaman mendalam tentang menjaga persatuan
Menunjukkan perilaku persatuan dan kesatuanMurid belum mampu menunjukkan atau menjelaskan perilaku yang mencerminkan persatuanMurid dapat menyebutkan 1-2 contoh perilaku persatuan namun masih bersifat umumMurid dapat menjelaskan beberapa contoh perilaku persatuan dalam konteks kehidupan sehari-hari dan berkomitmen untuk mempraktikkannyaMurid dapat menjelaskan berbagai perilaku persatuan secara kontekstual, mengaitkan dengan wujud bela negara, dan membuat komitmen konkret untuk mempraktikkannya
Kolaborasi dalam kelompokMurid belum terlibat aktif dalam diskusi kelompok atau cenderung bekerja sendiriMurid mulai terlibat dalam diskusi namun kontribusi masih minimalMurid aktif berdiskusi, memberikan ide, dan mendengarkan pendapat temanMurid sangat aktif, memberikan ide kreatif, menghargai perbedaan pendapat, dan membantu teman kelompok mencapai tujuan bersama
Presentasi dan komunikasiMurid belum mampu mempresentasikan hasil kerja kelompok atau penjelasan tidak jelasMurid dapat mempresentasikan namun penjelasan masih terbatas dan kurang sistematisMurid mempresentasikan dengan jelas, sistematis, dan dapat menjawab pertanyaan sederhanaMurid mempresentasikan dengan sangat jelas, percaya diri, sistematis, dan dapat menjawab pertanyaan dengan argumentasi yang baik

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid dapat merancang program yang relevan dengan menjaga persatuan di lingkungan sekitar?
  • Bagaimana tingkat keterlibatan murid dalam diskusi kelompok? Apakah ada murid yang perlu pendampingan lebih intensif?
  • Apakah diferensiasi yang diterapkan efektif mengakomodasi keberagaman kemampuan murid?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam pembelajaran berikutnya agar lebih bermakna dan menggembirakan?
  • Apakah prinsip berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan sudah tampak dalam proses pembelajaran hari ini?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang menjaga persatuan di lingkungan sekitar?
  • Program apa yang paling menarik menurutmu untuk menjaga persatuan? Mengapa?
  • Bagaimana perasaanmu saat bekerja sama dengan teman kelompok?
  • Apa komitmenmu untuk menjaga persatuan mulai dari diri sendiri?
  • Apa yang masih ingin kamu ketahui lebih dalam tentang topik ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Pancasila Kelas 5 (halaman 141: Andai Aku Menjadi Pemimpin Daerah)
  2. Buku Guru Pendidikan Pancasila Kelas 5
  3. Lembar kerja Program Pemimpin Daerah
  4. Gambar 4.5 tentang kepemimpinan daerah
  5. Contoh kasus konflik sederhana di lingkungan sekitar (dapat berupa cerita atau gambar)
  6. Kertas plano atau kertas HVS untuk lembar kerja kelompok
  7. Spidol warna

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.