Modul AjarPertemuan 1Bab 4Fase CSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 5: Mengenal Wilayah Kabupaten/Kota Tempat Tinggalku sebagai Bagian dari NKRI

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 5 dengan topik "Mengenal Wilayah Kabupaten/Kota Tempat Tinggalku sebagai Bagian dari NKRI". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 5: Mengenal Wilayah Kabupaten/Kota Tempat Tinggalku sebagai Bagian dari NKRI

Pendidikan Pancasila - Kelas 5

Bab 4 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Pendidikan Pancasila — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Mengenal Wilayah Kabupaten/Kota Tempat Tinggalku sebagai Bagian dari NKRI

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMengenal Wilayah Kabupaten/Kota Tempat Tinggalku sebagai Bagian dari NKRI
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan batas dan karakteristik wilayah kabupaten/kota tempat tinggalnya dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia
  2. Murid dapat menunjukkan letak kabupaten/kota tempat tinggalnya pada peta provinsi sebagai bagian dari wilayah NKRI

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Di kabupaten/kota manakah kalian tinggal saat ini?
  2. Apa saja yang kalian ketahui tentang daerah tempat tinggal kalian?
  3. Bagaimana wilayah tempat tinggal kalian menjadi bagian dari Indonesia?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan mengajukan pertanyaan: 'Siapa yang tahu nama kabupaten/kota tempat tinggal kita?' dan mencatat jawaban murid
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: mengenal batas dan karakteristik wilayah kabupaten/kota serta menunjukkan letaknya pada peta provinsi
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik: 'Kalian tinggal di kabupaten/kota apa? Apa yang membuat daerah kita istimewa?'
  • Guru menghubungkan pembelajaran dengan pengalaman murid: 'Pernahkah kalian pergi ke wilayah lain di provinsi kita? Apa perbedaan yang kalian rasakan?'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan peta provinsi dan meminta murid mengamati dengan seksama (Prinsip: Berkesadaran - murid diminta fokus mengamati detail peta)
  • Guru membimbing murid mengidentifikasi letak kabupaten/kota tempat tinggal pada peta provinsi dengan menunjukkan batas-batas wilayahnya
  • Murid mencatat nama-nama kabupaten/kota tetangga yang berbatasan dengan wilayah tempat tinggal mereka
  • Guru menjelaskan konsep wilayah administratif: kabupaten/kota merupakan bagian dari provinsi, dan provinsi merupakan bagian dari NKRI
  • Murid berdiskusi dalam kelompok kecil (3-4 orang) untuk mengidentifikasi karakteristik wilayah tempat tinggal: kondisi geografis, batas wilayah, ciri khas daerah (Prinsip: Bermakna - menghubungkan dengan pengalaman hidup nyata)
  • Setiap kelompok mencatat hasil identifikasi pada lembar kerja yang disediakan guru

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok membuat peta sederhana kabupaten/kota tempat tinggal dengan menandai batas wilayah dan kabupaten/kota tetangga (Prinsip: Menggembirakan - aktivitas kreatif menggambar peta)
  • Murid menambahkan simbol atau gambar ciri khas daerah pada peta yang dibuat (contoh: landmark, hasil bumi, budaya khas)
  • Guru memfasilitasi murid untuk menempelkan peta kelompok di papan pajangan kelas
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil peta mereka di depan kelas, menjelaskan batas wilayah dan karakteristik daerah yang telah diidentifikasi
  • Kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan kepada kelompok yang presentasi (Prinsip: Bermakna - berbagi pengetahuan dan pengalaman antar murid)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membimbing murid melakukan refleksi dengan pertanyaan: 'Apa yang kalian pelajari hari ini tentang wilayah tempat tinggal kita?'
  • Murid menuliskan refleksi pribadi tentang pentingnya mengenal wilayah tempat tinggal sebagai bagian dari NKRI pada buku catatan masing-masing
  • Guru mengajak murid berdiskusi: 'Mengapa penting bagi kita untuk mengenal wilayah kabupaten/kota kita sebagai bagian dari Indonesia?'
  • Murid menyampaikan komitmen konkret untuk lebih mengenal dan mencintai daerah tempat tinggalnya (Prinsip: Berkesadaran - menyadari peran sebagai warga negara)
  • Guru memberikan penguatan tentang konsep NKRI sebagai kesatuan dari berbagai wilayah kabupaten/kota dan provinsi di seluruh Indonesia

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta beberapa murid menunjukkan letak kabupaten/kota pada peta provinsi dan menyebutkan karakteristiknya
  • Guru bersama murid membuat kesimpulan pembelajaran: kabupaten/kota tempat tinggal merupakan bagian dari provinsi dan NKRI dengan batas dan karakteristik tertentu
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas partisipasi aktif dalam pembelajaran
  • Guru memberikan tugas rumah: murid diminta mencari informasi tambahan tentang sejarah singkat atau tokoh penting dari kabupaten/kota tempat tinggal
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid cepat: disediakan peta yang lebih detail dengan informasi tambahan tentang kecamatan dan batas alam. Untuk murid lambat: disediakan peta sederhana dengan warna pembeda yang jelas dan panduan pertanyaan terstruktur
  • Proses: Murid cepat dapat bekerja lebih mandiri dan diminta menambahkan informasi statistik (luas wilayah, jumlah penduduk). Murid lambat didampingi guru atau tutor sebaya, diberikan waktu lebih untuk mengamati peta dan berdiskusi
  • Produk: Murid cepat membuat peta dengan detail lengkap dan infografis karakteristik daerah. Murid lambat membuat peta sederhana dengan fokus pada batas wilayah dan 2-3 ciri khas utama

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang pengetahuan awal murid mengenai nama kabupaten/kota tempat tinggal
  • Observasi respons murid terhadap pertanyaan pemantik untuk mengukur pemahaman awal

Proses:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok dan identifikasi karakteristik wilayah
  • Penilaian kerja sama kelompok saat membuat peta sederhana
  • Monitoring pemahaman murid melalui pertanyaan selama kegiatan berlangsung
  • Penilaian kemampuan komunikasi murid saat presentasi

Akhir:

  • Tes lisan individual: murid menunjukkan letak kabupaten/kota pada peta dan menyebutkan minimal 3 karakteristiknya
  • Penilaian produk peta sederhana kelompok menggunakan rubrik
  • Penilaian refleksi tertulis murid tentang pembelajaran hari ini

Formatif:

  • Observasi aktivitas murid saat mengamati peta dan berdiskusi kelompok
  • Penilaian proses pembuatan peta sederhana oleh kelompok
  • Tanya jawab lisan selama presentasi kelompok

Sumatif:

  • Tes lisan: murid diminta menunjukkan letak kabupaten/kota pada peta provinsi
  • Penilaian hasil peta sederhana yang dibuat kelompok
  • Penilaian tulisan refleksi individu murid

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan menjelaskan batas dan karakteristik wilayah kabupaten/kotaMurid belum dapat menyebutkan batas wilayah kabupaten/kota dan karakteristiknyaMurid dapat menyebutkan 1-2 batas wilayah atau karakteristik dengan bantuan guruMurid dapat menjelaskan batas wilayah dan 2-3 karakteristik kabupaten/kota dengan tepatMurid dapat menjelaskan batas wilayah lengkap dan lebih dari 3 karakteristik kabupaten/kota secara rinci dan mandiri
Kemampuan menunjukkan letak kabupaten/kota pada peta provinsiMurid belum dapat menunjukkan letak kabupaten/kota pada peta provinsiMurid dapat menunjukkan letak kabupaten/kota pada peta provinsi dengan banyak bantuanMurid dapat menunjukkan letak kabupaten/kota pada peta provinsi dengan tepatMurid dapat menunjukkan letak kabupaten/kota pada peta provinsi dengan tepat dan menjelaskan posisi relatifnya terhadap wilayah lain
Kreativitas dalam membuat peta sederhanaPeta yang dibuat tidak menunjukkan batas wilayah dengan jelasPeta menampilkan batas wilayah sederhana namun kurang detailPeta menampilkan batas wilayah, kabupaten/kota tetangga, dan beberapa ciri khas daerahPeta menampilkan batas wilayah lengkap, kabupaten/kota tetangga, ciri khas daerah dengan simbol kreatif dan rapi
Kemampuan berkomunikasi saat presentasiMurid tidak dapat menyampaikan hasil kerja kelompok dengan jelasMurid menyampaikan hasil kerja dengan bantuan guru atau temanMurid menyampaikan hasil kerja dengan jelas dan dapat menjawab pertanyaan sederhanaMurid menyampaikan hasil kerja dengan jelas, percaya diri, dan dapat menjawab berbagai pertanyaan dengan tepat

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami konsep wilayah kabupaten/kota sebagai bagian dari NKRI?
  • Strategi pembelajaran mana yang paling efektif untuk membantu murid memahami peta dan batas wilayah?
  • Apakah diferensiasi yang diterapkan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam pembelajaran berikutnya agar lebih bermakna dan menggembirakan?

Refleksi Murid:

  • Apa yang saya pelajari hari ini tentang wilayah tempat tinggal saya?
  • Bagian pembelajaran mana yang paling saya sukai dan mengapa?
  • Apa tantangan yang saya hadapi saat membuat peta dan bagaimana saya mengatasinya?
  • Mengapa penting bagi saya untuk mengenal wilayah kabupaten/kota sebagai bagian dari Indonesia?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Pancasila Kelas V (Kemendikbudristek, 2023)
  2. Buku Guru Pendidikan Pancasila Kelas V (Kemendikbudristek, 2023)
  3. Peta provinsi (cetak atau digital)
  4. Peta Indonesia (untuk konteks NKRI)
  5. Kertas karton atau HVS A3 untuk membuat peta sederhana
  6. Spidol warna, pensil warna, atau krayon
  7. Gambar atau foto landmark dan ciri khas daerah
  8. Internet (jika tersedia) untuk mencari informasi tambahan tentang kabupaten/kota

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.