MODUL AJAR Pendidikan Pancasila — Kelas 5 (Fase C) Topik: Pertunjukan Seni Budaya Daerah sebagai Wujud Pelestarian Budaya INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Pancasila |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 5 |
|---|
| Topik | Pertunjukan Seni Budaya Daerah sebagai Wujud Pelestarian Budaya |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menyajikan pertunjukan seni budaya daerah (tarian, lagu, atau alat musik tradisional) sebagai bentuk nyata menjaga dan melestarikan keragaman budaya Indonesia
- Murid dapat menunjukkan sikap menghargai dan mengapresiasi penampilan budaya daerah teman sebagai cerminan semboyan Bhinneka Tunggal Ika
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Apa yang kalian rasakan ketika melihat teman menampilkan budaya daerahnya?
- Mengapa pertunjukan seni budaya daerah penting untuk dilestarikan?
- Bagaimana cara kita menghargai keragaman budaya yang ditampilkan teman-teman?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
- Guru melakukan apersepsi dengan bertanya tentang pengalaman murid menyaksikan pertunjukan budaya daerah
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: menyajikan pertunjukan seni budaya daerah dan saling menghargai penampilan teman
- Asesmen awal: guru mengajukan pertanyaan diagnostik untuk mengukur pemahaman awal murid tentang budaya daerah yang akan ditampilkan
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menayangkan video singkat tentang berbagai pertunjukan seni budaya daerah dari berbagai provinsi di Indonesia
- Murid mengamati video dan mengidentifikasi keragaman seni budaya (tarian, lagu, alat musik) yang ditampilkan
- Guru memfasilitasi diskusi kelas: mengapa keragaman budaya perlu dilestarikan dan bagaimana pertunjukan seni menjadi cara melestarikannya
- Murid merefleksikan makna Bhinneka Tunggal Ika dalam konteks keragaman budaya yang baru saja diamati
- Guru menjelaskan kriteria pertunjukan yang baik: ekspresif, menghormati budaya asli, dan penuh apresiasi
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Setiap kelompok menyiapkan properti dan formasi untuk pertunjukan seni budaya daerah yang telah dipersiapkan sebelumnya (tarian, lagu, atau alat musik tradisional)
- Kelompok 1-4 tampil secara bergiliran menyajikan pertunjukan seni budaya daerah masing-masing (setiap kelompok 5-7 menit)
- Murid penonton mengisi lembar apresiasi sederhana: mencatat nama kelompok, jenis seni yang ditampilkan, dan satu hal yang mereka hargai dari penampilan tersebut
- Setelah setiap penampilan, murid memberikan tepuk tangan apresiasi dan satu kelompok sukarelawan memberikan komentar positif
- Guru memfasilitasi suasana saling menghargai dengan memberi contoh komentar yang membangun
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memandu sesi refleksi dengan pertanyaan: Apa yang kalian rasakan saat menampilkan budaya daerah kalian? Apa yang kalian pelajari dari penampilan teman-teman?
- Murid menuliskan refleksi pribadi dalam jurnal: pengalaman menampilkan, perasaan saat melihat keragaman budaya, dan komitmen untuk melestarikan budaya
- Beberapa murid berbagi refleksi mereka secara sukarela di depan kelas
- Guru menguatkan bahwa setiap budaya daerah berharga dan pertunjukan hari ini adalah bukti nyata Bhinneka Tunggal Ika
- Murid secara berkelompok mendiskusikan cara-cara lain untuk melestarikan budaya daerah di kehidupan sehari-hari
Penutup:- Guru memandu murid menyimpulkan pembelajaran: pertunjukan seni budaya adalah cara nyata melestarikan keragaman budaya Indonesia
- Asesmen akhir: murid mengisi kuesioner refleksi tentang pengalaman pertunjukan dan sikap menghargai keragaman
- Guru memberikan penguatan positif kepada semua kelompok atas usaha dan kerja sama mereka
- Guru memberikan pesan moral: terus lestarikan budaya daerah dan hargai budaya daerah lain sebagai wujud Bhinneka Tunggal Ika
- Pembelajaran ditutup dengan doa bersama
Diferensiasi:- Konten: Murid yang kurang percaya diri boleh memilih peran pendukung dalam pertunjukan (penabuh alat musik sederhana, penari belakang), sementara murid yang lebih percaya diri mengambil peran utama
- Proses: Murid yang memerlukan dukungan lebih mendapat bimbingan intensif dari guru saat persiapan, sedangkan murid yang mandiri diberi kebebasan berkreasi dalam interpretasi budaya
- Produk: Murid dapat memilih bentuk refleksi: tulisan naratif, gambar ilustrasi pengalaman, atau rekaman video testimoni singkat tentang pengalaman pertunjukan
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan: Budaya daerah apa yang akan kalian tampilkan hari ini? Apa yang sudah kalian siapkan?
- Guru mengamati kesiapan properti dan formasi kelompok sebelum pertunjukan dimulai
Proses:- Observasi guru saat murid menampilkan pertunjukan: ekspresi, kerja sama, penghayatan budaya
- Observasi sikap murid penonton: memberi perhatian, apresiasi, dan komentar positif
- Lembar apresiasi antar kelompok yang diisi selama pertunjukan berlangsung
Akhir:- Jurnal refleksi pribadi murid: ceritakan pengalaman kalian saat pertunjukan dan apa yang kalian pelajari tentang menghargai keragaman
- Penilaian rubrik pertunjukan kelompok oleh guru
- Kuesioner singkat: Mengapa melestarikan budaya daerah penting? Bagaimana cara menghargai budaya daerah teman?
Formatif:- Observasi sikap murid saat menyaksikan pertunjukan teman (menghargai, memberi apresiasi, tidak mengganggu)
- Penilaian proses saat murid menampilkan pertunjukan (keberanian, kerja sama kelompok, penghayatan budaya)
- Lembar apresiasi yang diisi murid untuk kelompok lain
Sumatif:- Penilaian pertunjukan seni budaya kelompok menggunakan rubrik (penguasaan budaya, ekspresi, kerja sama)
- Jurnal refleksi murid tentang pengalaman pertunjukan dan komitmen pelestarian budaya
- Kuesioner akhir tentang pemahaman makna Bhinneka Tunggal Ika dan sikap menghargai keragaman
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penyajian Pertunjukan Seni Budaya | Murid belum dapat menampilkan pertunjukan dengan baik, tidak sesuai budaya daerah, dan tidak menunjukkan penghayatan | Murid mulai dapat menampilkan pertunjukan namun masih ragu-ragu, kurang sesuai dengan budaya daerah asli | Murid dapat menampilkan pertunjukan dengan cukup baik, sesuai budaya daerah, dan menunjukkan penghayatan | Murid dapat menampilkan pertunjukan dengan sangat ekspresif, sangat sesuai budaya daerah asli, penuh penghayatan, dan menginspirasi | | Kerja Sama Kelompok | Murid tidak bekerja sama dalam kelompok, bermain sendiri saat pertunjukan | Murid mulai bekerja sama namun masih sering tidak kompak dengan anggota kelompok lain | Murid bekerja sama dengan baik, kompak dengan anggota kelompok dalam pertunjukan | Murid bekerja sama dengan sangat solid, kompak, saling mendukung, dan menciptakan pertunjukan yang harmonis | | Sikap Menghargai Keragaman Budaya | Murid tidak menunjukkan sikap menghargai, tidak memberi perhatian saat teman tampil | Murid mulai memberi perhatian namun sesekali masih mengganggu atau tidak fokus saat teman tampil | Murid menunjukkan sikap menghargai dengan memberi perhatian, tepuk tangan, dan komentar positif kepada teman | Murid sangat menghargai keragaman dengan antusias memberi apresiasi, komentar membangun, dan mengakui keunikan setiap budaya daerah | | Refleksi dan Pemahaman Bhinneka Tunggal Ika | Murid belum dapat merefleksikan pengalaman dan tidak memahami makna Bhinneka Tunggal Ika dalam pertunjukan | Murid mulai merefleksikan pengalaman namun pemahaman Bhinneka Tunggal Ika masih terbatas | Murid dapat merefleksikan pengalaman dengan baik dan memahami bahwa keragaman budaya adalah kekayaan Indonesia | Murid dapat merefleksikan secara mendalam, memahami makna Bhinneka Tunggal Ika, dan berkomitmen untuk melestarikan budaya |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid terlibat aktif dalam pertunjukan dan proses apresiasi?
- Apakah suasana pembelajaran menciptakan rasa saling menghargai dan memuliakan antar murid?
- Strategi apa yang paling efektif untuk memfasilitasi murid yang kurang percaya diri?
- Apakah tujuan pembelajaran tentang pelestarian budaya dan sikap menghargai tercapai?
- Apa yang perlu diperbaiki untuk pembelajaran serupa di masa mendatang?
Refleksi Murid:- Apa yang paling berkesan dari pertunjukan budaya hari ini?
- Bagaimana perasaanmu saat menampilkan budaya daerahmu di depan teman-teman?
- Apa yang kamu pelajari tentang budaya daerah teman-temanmu?
- Mengapa kita perlu menghargai keragaman budaya daerah di Indonesia?
- Apa yang akan kamu lakukan untuk terus melestarikan budaya daerahmu?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Pendidikan Pancasila Kelas 5 Kurikulum Merdeka, Bab 3 Keragaman Budaya Indonesiaku
- Buku Guru Pendidikan Pancasila Kelas 5 Kurikulum Merdeka
- Video pertunjukan tarian tradisional berbagai daerah di Indonesia
- Lagu-lagu daerah dari berbagai provinsi (audio/video)
- Alat musik tradisional atau replika sederhana (angklung, gamelan mainan, rebana, dll)
- Properti tarian: selendang, kipas, topi daerah, atau properti sederhana lainnya
- Kertas A4 untuk lembar apresiasi dan jurnal refleksi
- Laptop dan LCD proyektor untuk menayangkan video
- Speaker untuk audio lagu daerah
|