Modul AjarPertemuan 6Bab 2Fase CSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 5: Penerapan Norma, Hak, dan Kewajiban melalui Drama Sederhana

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 5 dengan topik "Penerapan Norma, Hak, dan Kewajiban melalui Drama Sederhana". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 5: Penerapan Norma, Hak, dan Kewajiban melalui Drama Sederhana

Pendidikan Pancasila - Kelas 5

Bab 2 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Pendidikan Pancasila — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Penerapan Norma, Hak, dan Kewajiban melalui Drama Sederhana

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikPenerapan Norma, Hak, dan Kewajiban melalui Drama Sederhana
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat merancang naskah drama sederhana yang menggambarkan penerapan norma, hak, dan kewajiban di lingkungan rumah maupun sekolah secara berkelompok
  2. Murid dapat mempraktikkan norma, hak, dan kewajiban dalam kedudukannya sebagai anggota keluarga dan warga sekolah melalui penampilan drama sederhana di depan kelas

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana cara kita menunjukkan sikap sopan dan menghormati orang lain di rumah dan sekolah?
  2. Apa yang terjadi jika seseorang tidak melaksanakan kewajibannya dalam keluarga atau di sekolah?
  3. Bagaimana kalian bisa menampilkan cerita tentang norma melalui drama yang menarik?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang norma yang pernah dipelajari
  • Murid menyanyikan lagu Bangun Pemudi Pemuda untuk membangun semangat dan motivasi kerja sama
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan mengajukan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid
  • Guru mengarahkan murid untuk mengingat kembali pohon norma yang telah dibuat pada pembelajaran sebelumnya

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid bermain mencari kata terkait norma, hak, dan kewajiban dalam lembar kerja untuk mengingat kembali konsep yang sudah dipelajari
  • Guru memfasilitasi diskusi singkat tentang hasil permainan mencari kata dan mengaitkan dengan konteks penerapan norma di rumah dan sekolah
  • Murid mengamati contoh naskah drama sederhana yang ditampilkan guru melalui proyektor atau gambar
  • Guru menjelaskan struktur naskah drama sederhana: tema, tokoh/peran, dan dialog yang menggambarkan penerapan norma, hak, dan kewajiban

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan, Berkesadaran):

  • Murid bekerja dalam kelompok yang telah dibentuk sebelumnya untuk menentukan tema drama (contoh: membantu orang tua di rumah, menjaga kebersihan kelas, musyawarah memilih ketua kelas)
  • Setiap kelompok membagi peran anggota dalam drama (narator, tokoh utama, tokoh pendukung)
  • Murid merancang naskah drama sederhana menggunakan format yang disediakan guru, memuat dialog yang menunjukkan penerapan norma, hak, dan kewajiban
  • Guru berkeliling memberikan bimbingan dan umpan balik kepada setiap kelompok selama proses perancangan naskah
  • Setiap kelompok menyiapkan yel-yel sederhana sebagai pembuka penampilan drama mereka
  • Murid berlatih drama dalam kelompok dengan durasi 7-10 menit, berkoordinasi untuk menampilkan peran masing-masing secara kompak
  • Kelompok yang sudah siap tampil secara bergiliran di depan kelas, dimulai dengan yel-yel kelompok
  • Kelompok yang belum tampil memberikan penilaian terhadap penampilan kelompok lain menggunakan lembar penilaian antar teman

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setelah semua kelompok tampil, guru memfasilitasi diskusi reflektif dengan menanyakan pengalaman murid selama merancang dan menampilkan drama
  • Murid merefleksikan nilai-nilai norma, hak, dan kewajiban apa yang mereka pelajari dari drama yang ditampilkan teman-teman mereka
  • Murid menuliskan komitmen pribadi untuk menerapkan norma, hak, dan kewajiban di rumah dan sekolah dalam lembar refleksi
  • Guru memberikan apresiasi terhadap usaha dan kreativitas semua kelompok

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran tentang pentingnya menerapkan norma, hak, dan kewajiban dalam kehidupan sehari-hari
  • Guru melakukan asesmen akhir melalui tanya jawab singkat dan mengumpulkan lembar kerja kelompok serta lembar refleksi individu
  • Murid diberi kesempatan untuk menyampaikan kesan dan pesan terkait pembelajaran hari ini
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Kelompok dengan kemampuan lebih dapat membuat naskah drama dengan konflik yang lebih kompleks melibatkan beberapa norma sekaligus, sedangkan kelompok yang membutuhkan pendampingan dapat fokus pada satu contoh penerapan norma sederhana
  • Proses: Guru memberikan scaffolding lebih intensif kepada kelompok yang kesulitan dengan menyediakan template dialog atau contoh konkret, sementara kelompok yang lebih cepat dapat langsung merancang dan berlatih mandiri
  • Produk: Murid dapat memilih bentuk penampilan: drama dengan dialog lengkap, pantomim dengan narator, atau drama dengan properti sederhana sesuai kemampuan dan kreativitas kelompok

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang pemahaman murid mengenai norma, hak, dan kewajiban yang sudah dipelajari sebelumnya
  • Menanyakan pengalaman murid dalam menerapkan norma di rumah dan sekolah

Proses:

  • Observasi kerja sama kelompok dalam merancang naskah drama
  • Pengamatan kreativitas dan kesesuaian naskah dengan tema norma, hak, dan kewajiban
  • Penilaian proses latihan dan persiapan penampilan drama
  • Feedback langsung dari guru selama proses pembelajaran

Akhir:

  • Penilaian penampilan drama kelompok menggunakan rubrik (kesesuaian tema, kerja sama, ekspresi, pemahaman norma)
  • Pengumpulan naskah drama kelompok untuk dinilai kelengkapan dan kesesuaiannya
  • Lembar refleksi individu untuk menilai pemahaman dan komitmen murid
  • Penilaian antar teman sebagai tambahan perspektif penilaian

Formatif:

  • Observasi selama proses diskusi kelompok dan perancangan naskah drama
  • Penilaian antar teman menggunakan lembar penilaian saat penampilan drama
  • Pengamatan partisipasi dan kerja sama murid dalam kelompok

Sumatif:

  • Penilaian produk naskah drama yang dirancang kelompok
  • Penilaian penampilan drama menggunakan rubrik
  • Lembar refleksi individu tentang penerapan norma, hak, dan kewajiban

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kesesuaian naskah drama dengan tema norma, hak, dan kewajibanNaskah tidak menggambarkan penerapan norma, hak, atau kewajiban dengan jelasNaskah menggambarkan penerapan norma, hak, atau kewajiban namun kurang relevan dengan konteks rumah atau sekolahNaskah menggambarkan penerapan norma, hak, dan kewajiban dengan cukup jelas di konteks rumah atau sekolahNaskah menggambarkan penerapan norma, hak, dan kewajiban dengan sangat jelas dan kontekstual di rumah maupun sekolah
Kerja sama dan pembagian peran dalam kelompokTidak tampak kerja sama, hanya beberapa anggota yang aktifKerja sama mulai tampak namun pembagian peran belum merataKerja sama terjalin baik dengan pembagian peran yang cukup merataKerja sama sangat baik, semua anggota terlibat aktif dengan pembagian peran yang adil dan efektif
Penampilan drama (ekspresi, artikulasi, dan penghayatan peran)Penampilan kurang ekspresif, artikulasi tidak jelas, dan penghayatan peran minimPenampilan mulai ekspresif namun artikulasi dan penghayatan peran masih perlu ditingkatkanPenampilan cukup ekspresif dengan artikulasi jelas dan penghayatan peran yang baikPenampilan sangat ekspresif, artikulasi sangat jelas, dan penghayatan peran sangat baik serta meyakinkan
Kreativitas dalam penyusunan dialog dan penyampaian dramaDialog sangat sederhana dan penyampaian kurang menarikDialog cukup sederhana dengan penyampaian yang mulai menarikDialog kreatif dan penyampaian cukup menarik dengan variasiDialog sangat kreatif, penyampaian sangat menarik dengan variasi dan inovasi yang menginspirasi

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah tujuan pembelajaran tercapai dengan baik melalui kegiatan drama?
  • Bagaimana respons dan antusiasme murid selama pembelajaran?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
  • Apa yang perlu diperbaiki untuk pembelajaran serupa di masa mendatang?
  • Apakah alokasi waktu sudah efektif untuk semua tahapan pembelajaran?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari tentang norma, hak, dan kewajiban hari ini?
  • Bagaimana perasaanmu saat bekerja sama dengan teman dalam kelompok?
  • Hal menarik apa yang kamu alami saat merancang dan menampilkan drama?
  • Norma apa yang akan kamu terapkan di rumah dan sekolah setelah pembelajaran ini?
  • Apa tantangan yang kamu hadapi dan bagaimana kamu mengatasinya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Pancasila Kelas V Kurikulum Merdeka
  2. Buku Guru Pendidikan Pancasila Kelas V Kurikulum Merdeka
  3. Lembar kerja permainan mencari kata tentang norma
  4. Format naskah drama sederhana
  5. Kertas dan alat tulis untuk menulis naskah
  6. Proyektor dan laptop untuk menampilkan contoh naskah drama
  7. Lembar penilaian antar teman
  8. Lembar refleksi individu
  9. Pohon norma hasil pembelajaran sebelumnya (sebagai pengingat)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.