Modul AjarPertemuan 8Bab 1Fase CSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 5: Penerapan Nilai-Nilai Pancasila: Pembiasaan melalui Kartu Pancasila

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 5 dengan topik "Penerapan Nilai-Nilai Pancasila: Pembiasaan melalui Kartu Pancasila". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 5: Penerapan Nilai-Nilai Pancasila: Pembiasaan melalui Kartu Pancasila

Pendidikan Pancasila - Kelas 5

Bab 1 - Pertemuan 8

MODUL AJAR

Pendidikan Pancasila — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Penerapan Nilai-Nilai Pancasila: Pembiasaan melalui Kartu Pancasila

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikPenerapan Nilai-Nilai Pancasila: Pembiasaan melalui Kartu Pancasila
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui aktivitas pembuatan Kartu Pancasila, murid dapat mendokumentasikan perilaku positif yang sudah dilakukan sesuai dengan nilai-nilai setiap sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
  2. Melalui kegiatan penilaian diri dan antarteman, murid dapat mengevaluasi konsistensi penerapan nilai-nilai Pancasila dalam perilaku diri sendiri dan teman di lingkungan sekolah

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Perilaku positif apa saja yang sudah kalian lakukan minggu ini yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila?
  2. Bagaimana cara kita mengingat dan membiasakan perilaku baik sesuai Pancasila setiap hari?
  3. Apakah kalian pernah melakukan evaluasi diri untuk melihat apakah perilaku kalian sudah sesuai nilai-nilai Pancasila?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
  • Guru menampilkan gambar atau contoh Kartu Pancasila dan bertanya: 'Bagaimana cara kita mengingat perilaku baik sesuai Pancasila setiap hari?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: membuat Kartu Pancasila untuk mendokumentasikan dan mengevaluasi perilaku sesuai nilai-nilai Pancasila
  • Guru mengajak murid mengingat kembali linimasa lahirnya Pancasila dan nilai-nilai keteladanan para pendiri bangsa yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru bersama murid mendiskusikan tabel nilai keteladanan yang mencakup lima nilai Pancasila: beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, menghargai sesama manusia, gotong royong, musyawarah, dan bersikap adil
  • Murid mengidentifikasi dan mengategorikan perilaku yang sudah dilakukan, belum dilakukan, dan akan dilakukan berdasarkan nilai-nilai setiap sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
  • Murid mengisi lembar kerja dengan contoh perilaku konkret sesuai nilai-nilai Pancasila (contoh: berdoa sebelum belajar untuk sila pertama, membantu teman yang kesulitan untuk sila kedua, kerja bakti membersihkan kelas untuk sila ketiga, musyawarah memilih ketua kelas untuk sila keempat, berbagi bekal dengan teman untuk sila kelima)
  • Beberapa murid mempresentasikan hasil pengisian lembar kerja di hadapan teman-teman sekelas untuk berbagi contoh perilaku positif

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru menjelaskan panduan pembuatan Kartu Pancasila yang terdiri dari empat sisi: sisi pertama sebagai cover, sisi kedua berisi refleksi perilaku positif yang sudah dilakukan, sisi ketiga berisi tabel perilaku yang bertentangan dengan nilai Pancasila, dan sisi keempat berisi komitmen perilaku yang akan dilakukan
  • Guru memberikan contoh target pembiasaan dari sangat kecil hingga sangat besar untuk membantu murid membuat target yang realistis
  • Murid menyiapkan bahan dan alat: kertas karton, gunting, lem, spidol, dan alat kreativitas lainnya
  • Murid membuat Kartu Pancasila secara mandiri dengan mengkreasikan desain sesuai kreativitas masing-masing, memastikan keempat sisi terisi dengan lengkap dan rapi
  • Murid menuliskan refleksi perilaku positif yang sudah dilakukan pada sisi kedua kartu berdasarkan nilai-nilai setiap sila Pancasila
  • Murid membuat tabel perilaku yang perlu diperbaiki pada sisi ketiga dan menuliskan komitmen perilaku yang akan dilakukan ke depan pada sisi keempat
  • Murid mempresentasikan hasil karya Kartu Pancasila di hadapan teman-teman kelas dengan menjelaskan perilaku yang sudah dilakukan dan komitmen ke depan

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid melakukan penilaian diri dengan mengisi instrumen asesmen diri tentang konsistensi penerapan nilai-nilai Pancasila dalam perilaku sehari-hari
  • Murid melakukan penilaian antarteman dengan memberikan umpan balik konstruktif kepada teman tentang perilaku yang sesuai nilai Pancasila yang sudah ditunjukkan teman tersebut
  • Murid mengevaluasi apakah perilaku yang sudah didokumentasikan dalam Kartu Pancasila benar-benar dilakukan secara konsisten atau masih perlu ditingkatkan
  • Murid merefleksi hambatan yang dihadapi dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila dan strategi untuk mengatasinya
  • Murid menentukan tindak lanjut: perilaku mana yang akan terus dipertahankan dan perilaku mana yang perlu ditingkatkan

Penutup:

  • Guru mengapresiasi hasil karya Kartu Pancasila yang dibuat oleh setiap murid dengan memberikan pujian spesifik
  • Guru memberikan penguatan bahwa Kartu Pancasila adalah alat pengingat untuk membiasakan perilaku sesuai nilai-nilai Pancasila setiap hari
  • Guru menginstruksikan murid untuk menyimpan Kartu Pancasila di tempat yang mudah terlihat (meja belajar, kamar, tas) sebagai pengingat harian
  • Murid melengkapi tabel refleksi pada kolom KWL bagian learned (hal yang saya pelajari) dan tabel refleksi akhir
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid menyanyikan lagu nasional dan berdoa bersama

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang cepat memahami: diberikan tantangan untuk menambahkan target jangka panjang (1-3 bulan) dalam Kartu Pancasila. Untuk murid yang membutuhkan dukungan: diberikan template Kartu Pancasila dengan panduan lebih detail dan contoh konkret perilaku di setiap sila
  • Proses: Untuk murid yang cepat: bekerja mandiri dengan panduan minimal dan diberi kebebasan berkreasi. Untuk murid yang membutuhkan dukungan: diberikan pendampingan guru atau peer tutoring, serta panduan langkah demi langkah dalam pembuatan kartu
  • Produk: Untuk murid yang cepat: membuat Kartu Pancasila dengan desain yang lebih kompleks (bentuk lipat, pop-up, atau digital). Untuk murid yang membutuhkan dukungan: membuat Kartu Pancasila versi sederhana dengan empat sisi dasar namun tetap lengkap isinya

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: 'Ceritakan satu perilaku baik yang kalian lakukan minggu ini. Nilai Pancasila yang mana yang kalian terapkan?'
  • Guru mengamati pengetahuan awal murid tentang nilai-nilai Pancasila dan kemampuan menghubungkan dengan perilaku konkret

Proses:

  • Observasi saat murid mengisi lembar kerja contoh perilaku sesuai nilai Pancasila: apakah murid dapat mengidentifikasi perilaku konkret untuk setiap sila
  • Observasi proses pembuatan Kartu Pancasila: keterlibatan aktif, kreativitas, dan refleksi mendalam dalam menuliskan perilaku
  • Penilaian presentasi: kejelasan menyampaikan perilaku yang sudah dilakukan dan komitmen ke depan

Akhir:

  • Penilaian produk Kartu Pancasila menggunakan rubrik dengan aspek: kelengkapan isi empat sisi, kesesuaian perilaku dengan nilai-nilai Pancasila, kreativitas desain, dan kerapian
  • Asesmen diri: murid mengisi instrumen penilaian diri tentang konsistensi penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
  • Asesmen antarteman: murid memberikan penilaian dan umpan balik kepada teman tentang perilaku yang sesuai nilai Pancasila

Formatif:

  • Observasi keaktifan murid saat diskusi nilai keteladanan dan mengisi lembar kerja
  • Observasi proses pembuatan Kartu Pancasila: kreativitas, kelengkapan isi, dan kerapian
  • Penilaian presentasi hasil karya Kartu Pancasila

Sumatif:

  • Penilaian produk Kartu Pancasila berdasarkan rubrik (kelengkapan empat sisi, kesesuaian dengan nilai Pancasila, kreativitas desain)
  • Asesmen diri tentang konsistensi penerapan nilai-nilai Pancasila
  • Asesmen antarteman tentang evaluasi perilaku sesuai nilai Pancasila

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kelengkapan Isi Kartu PancasilaKartu hanya memiliki 1-2 sisi terisi, banyak bagian kosong atau tidak sesuai panduanKartu memiliki 3 sisi terisi, namun isi masih kurang lengkap atau kurang spesifikKartu memiliki 4 sisi lengkap sesuai panduan dengan isi yang spesifik dan jelasKartu memiliki 4 sisi lengkap dengan isi yang sangat spesifik, detail, dan menunjukkan refleksi mendalam
Kesesuaian Perilaku dengan Nilai-Nilai PancasilaPerilaku yang dituliskan tidak sesuai atau salah dalam mengaitkan dengan nilai-nilai sila PancasilaPerilaku yang dituliskan sesuai dengan beberapa sila (1-2 sila), namun masih umum dan kurang konkretPerilaku yang dituliskan sesuai dengan semua sila Pancasila (5 sila) dan cukup konkret sesuai kehidupan sehari-hariPerilaku yang dituliskan sangat sesuai dengan semua sila Pancasila, sangat konkret, dan menunjukkan pemahaman mendalam tentang implementasi nilai-nilai Pancasila
Kreativitas dan Desain KartuKartu dibuat seadanya tanpa usaha untuk menghias atau membuat menarikKartu memiliki sedikit hiasan atau warna namun masih sederhanaKartu dibuat dengan desain menarik, rapi, menggunakan warna dan hiasan yang sesuaiKartu dibuat dengan desain sangat kreatif, unik, rapi, dan menunjukkan usaha maksimal dalam berkarya
Kemampuan Evaluasi Diri dan AntartemanTidak melakukan evaluasi diri atau evaluasi antarteman, atau evaluasi tidak relevanMelakukan evaluasi diri atau antarteman namun masih sangat umum dan kurang spesifikMelakukan evaluasi diri dan antarteman dengan cukup jujur dan spesifik terhadap perilaku yang ditunjukkanMelakukan evaluasi diri dan antarteman dengan sangat jujur, reflektif, spesifik, dan memberikan umpan balik konstruktif yang bermanfaat

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah pembelajaran hari ini berhasil memfasilitasi murid untuk merefleksikan perilaku mereka sesuai nilai-nilai Pancasila?
  • Strategi apa yang paling efektif dalam membantu murid mendokumentasikan perilaku positif mereka?
  • Apakah ada murid yang membutuhkan dukungan tambahan dalam mengevaluasi konsistensi penerapan nilai-nilai Pancasila?
  • Bagaimana saya dapat meningkatkan kualitas asesmen diri dan antarteman agar lebih bermakna bagi murid?

Refleksi Murid:

  • Perilaku sesuai nilai Pancasila mana yang sudah konsisten saya lakukan dan mana yang masih perlu saya tingkatkan?
  • Apa hambatan yang saya hadapi dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari?
  • Bagaimana Kartu Pancasila dapat membantu saya membiasakan perilaku baik setiap hari?
  • Apa yang akan saya lakukan mulai besok untuk lebih konsisten menerapkan nilai-nilai Pancasila?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas V Kurikulum Merdeka
  2. Buku Guru Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas V Kurikulum Merdeka
  3. Kertas karton (ukuran A5 atau sesuai kreativitas)
  4. Gunting, lem, spidol warna, pensil warna, krayon
  5. Lembar kerja 'Contoh Perilaku Sesuai Nilai Pancasila'
  6. Instrumen asesmen diri dan asesmen antarteman
  7. Gambar atau contoh Kartu Pancasila
  8. Tabel nilai keteladanan para pendiri bangsa (dari pertemuan sebelumnya)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.