Modul AjarPertemuan 11Bab 1Fase CSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 5: Refleksi dan Presentasi: Pancasila dalam Kehidupanku

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 5 dengan topik "Refleksi dan Presentasi: Pancasila dalam Kehidupanku". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 5: Refleksi dan Presentasi: Pancasila dalam Kehidupanku

Pendidikan Pancasila - Kelas 5

Bab 1 - Pertemuan 11

MODUL AJAR

Pendidikan Pancasila — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Refleksi dan Presentasi: Pancasila dalam Kehidupanku

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikRefleksi dan Presentasi: Pancasila dalam Kehidupanku
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan presentasi hasil Kartu Pancasila dan lembar kerja keteladanan, murid dapat mengomunikasikan pengalaman dan komitmen menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari kepada teman-teman kelas.
  2. Melalui refleksi kolom KWL bagian Learned, murid dapat merangkum seluruh pemahaman yang diperoleh tentang sejarah kelahiran Pancasila, makna sila-silanya, dan penerapannya dalam kehidupan sebagai dasar evaluasi diri.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Nilai Pancasila mana yang paling mudah kalian terapkan dalam kehidupan sehari-hari? Mengapa?
  2. Apa hal paling penting yang kalian pelajari tentang Pancasila selama bab ini?
  3. Bagaimana kalian akan menerapkan nilai-nilai Pancasila setelah pembelajaran ini selesai?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama, mengajak murid mensyukuri kesempatan belajar tentang Pancasila.
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan kesiapan Kartu Pancasila dan lembar kerja keteladanan yang sudah dibuat murid.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini murid akan mempresentasikan karya mereka dan merangkum seluruh pembelajaran tentang Pancasila.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Nilai Pancasila mana yang paling mudah kalian terapkan? Apa yang paling berkesan dari belajar Pancasila?'
  • Guru menjelaskan tahapan kegiatan: presentasi Kartu Pancasila, presentasi keteladanan, dan refleksi menggunakan tabel KWL.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid duduk melingkar atau setengah lingkaran agar semua dapat melihat presentasi teman dengan nyaman (suasana saling memuliakan).
  • Guru menjelaskan kriteria presentasi yang baik: berbicara dengan jelas, menunjukkan karya dengan percaya diri, menjelaskan makna nilai Pancasila dalam karya, dan menyampaikan komitmen pribadi.
  • Guru membagikan lembar pengamatan sederhana kepada murid untuk mencatat hal menarik dari presentasi teman (mendorong kesadaran dan apresiasi).
  • Murid secara bergantian mempresentasikan Kartu Pancasila yang telah dibuat, menjelaskan: desain kartu, nilai Pancasila yang dipilih, contoh penerapan dalam kehidupan sehari-hari, dan komitmen pribadi.
  • Setelah setiap presentasi, guru dan teman-teman memberikan apresiasi berupa tepuk tangan dan 1-2 pertanyaan atau komentar positif.
  • Murid mempresentasikan lembar kerja keteladanan (tokoh perumus Pancasila atau teladan hidup), menjelaskan sikap yang diteladani dan bagaimana menerapkannya.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru memfasilitasi sesi berbagi pengalaman: murid menceritakan pengalaman nyata menerapkan nilai Pancasila di rumah, sekolah, atau lingkungan sekitar.
  • Murid mengategorikan perilaku yang sudah dilakukan, belum dilakukan, dan akan dilakukan berdasarkan nilai-nilai Pancasila menggunakan lembar kerja atau diskusi kelas.
  • Guru mengajak murid membuat komitmen konkret: memilih satu nilai Pancasila dan satu tindakan nyata yang akan dilakukan minggu depan.
  • Murid menuliskan komitmen tersebut di kartu kecil atau sticky notes dan menempelkannya di papan komitmen kelas.
  • Guru memberikan penguatan bahwa menerapkan Pancasila dimulai dari hal-hal kecil dan konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid membuka kembali tabel KWL (Know-Want-Learned) yang dibuat di awal bab.
  • Guru membimbing murid mengisi kolom 'L' (Learned/Hal yang Saya Pelajari): merangkum pemahaman tentang sejarah kelahiran Pancasila, makna sila-sila, sikap perumus Pancasila, dan penerapan nilai Pancasila.
  • Murid menuliskan minimal 3-5 poin penting yang dipelajari selama bab ini.
  • Murid mengisi tabel refleksi akhir dengan pertanyaan: 'Apa yang paling berkesan?', 'Apa yang masih ingin saya pelajari?', 'Bagaimana saya akan menerapkan Pancasila?'
  • Guru meminta 3-5 murid secara sukarela membagikan refleksi mereka kepada kelas.
  • Murid melakukan penilaian diri menggunakan instrumen asesmen diri: menilai pemahaman, sikap, dan keterampilan yang diperoleh.

Penutup:

  • Guru memberikan apresiasi atas seluruh karya dan presentasi murid, merayakan keberhasilan belajar bersama.
  • Guru memberikan penguatan: Pancasila bukan hanya pengetahuan, tetapi panduan hidup yang harus dipraktikkan setiap hari.
  • Guru mengajak murid menyimpulkan pembelajaran: nilai-nilai Pancasila saling terhubung dan harus diterapkan secara utuh dalam kehidupan.
  • Murid dan guru bersama-sama menyanyikan lagu nasional atau yel-yel Pancasila sebagai penutup yang menggembirakan.
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam, serta mengingatkan murid untuk terus menerapkan nilai Pancasila di rumah dan sekolah.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum lancar membaca dapat menggunakan gambar atau simbol dalam karya dan presentasi. Murid yang sudah mahir dapat menambahkan contoh penerapan Pancasila dalam konteks yang lebih luas (masyarakat, bangsa).
  • Proses: Murid yang kurang percaya diri dapat berlatih presentasi dengan guru terlebih dahulu atau presentasi berpasangan. Murid yang sudah percaya diri dapat menjadi moderator atau pemberi komentar konstruktif.
  • Produk: Murid dapat memilih format presentasi: lisan dengan karya fisik, cerita pengalaman, atau demonstrasi singkat. Refleksi dapat berupa tulisan, gambar, atau mind map sesuai gaya belajar.

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengecek kesiapan murid: Kartu Pancasila dan lembar kerja keteladanan sudah selesai dibuat.
  • Guru menanyakan perasaan dan kesiapan murid untuk presentasi di depan kelas.
  • Guru mengajukan pertanyaan singkat: 'Apa yang kalian ingat tentang sejarah lahirnya Pancasila?' untuk mengaktifkan pengetahuan sebelumnya.

Proses:

  • Observasi guru menggunakan lembar pengamatan: kualitas presentasi, keaktifan mendengarkan, dan sikap menghargai.
  • Penilaian sejawat: murid mengisi lembar pengamatan sederhana tentang presentasi teman (aspek positif dan hal menarik).
  • Pemantauan diskusi dan berbagi pengalaman: relevansi contoh, kedalaman refleksi, dan komitmen yang dibuat.
  • Observasi pengisian tabel KWL: kelengkapan dan kedalaman rangkuman pembelajaran.

Akhir:

  • Penilaian Kartu Pancasila menggunakan rubrik: kreativitas desain, ketepatan nilai Pancasila, kejelasan penerapan, dan komitmen.
  • Penilaian lembar kerja keteladanan menggunakan rubrik: ketepatan identifikasi sikap, relevansi dengan Pancasila, dan rencana tindakan.
  • Asesmen diri: murid menilai pemahaman (1-4), sikap (1-4), dan keterampilan komunikasi (1-4) menggunakan rubrik yang disediakan.
  • Refleksi tertulis dalam tabel KWL dan tabel refleksi akhir: kemampuan merangkum, mengidentifikasi hal penting, dan membuat rencana tindak lanjut.

Formatif:

  • Observasi selama presentasi: kejelasan komunikasi, pemahaman nilai Pancasila, dan kepercayaan diri.
  • Penilaian sejawat: murid memberikan komentar positif dan saran untuk presentasi teman.
  • Pemantauan pengisian tabel KWL dan refleksi: kelengkapan dan kedalaman pemahaman.

Sumatif:

  • Penilaian karya Kartu Pancasila: kreativitas, kesesuaian dengan nilai Pancasila, dan kejelasan komitmen.
  • Penilaian lembar kerja keteladanan: ketepatan identifikasi sikap teladan dan rencana penerapan.
  • Asesmen diri: kejujuran dan kemampuan mengevaluasi pemahaman dan sikap sendiri.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan mengomunikasikan nilai PancasilaMurid belum dapat menjelaskan nilai Pancasila dalam karya dengan jelas dan masih memerlukan banyak bantuan guru.Murid dapat menjelaskan nilai Pancasila dalam karya dengan bantuan guru, namun penjelasan masih sederhana dan kurang lengkap.Murid dapat menjelaskan nilai Pancasila dalam karya dengan jelas, menyebutkan contoh penerapan, namun komitmen masih umum.Murid dapat menjelaskan nilai Pancasila dengan sangat jelas, memberikan contoh konkret dari pengalaman pribadi, dan menyampaikan komitmen spesifik dengan percaya diri.
Kreativitas dan kesesuaian karya Kartu PancasilaKartu Pancasila belum menunjukkan kesesuaian dengan nilai-nilai Pancasila dan desain sangat sederhana atau tidak lengkap.Kartu Pancasila menunjukkan nilai Pancasila dengan sederhana, desain masih minim kreativitas, dan penjelasan terbatas.Kartu Pancasila menampilkan nilai Pancasila dengan jelas, desain cukup kreatif, dan disertai contoh penerapan yang relevan.Kartu Pancasila sangat kreatif dan menarik, menampilkan nilai Pancasila dengan jelas, disertai contoh konkret dan komitmen yang spesifik serta orisinal.
Kemampuan meneladani sikap perumus PancasilaMurid belum dapat mengidentifikasi sikap teladan dari tokoh perumus Pancasila atau tokoh pilihan.Murid dapat menyebutkan tokoh dan satu sikap teladan, namun belum dapat menjelaskan bagaimana menerapkannya.Murid dapat mengidentifikasi sikap teladan tokoh dan menjelaskan cara menerapkannya dalam kehidupan dengan contoh sederhana.Murid dapat mengidentifikasi berbagai sikap teladan tokoh, menjelaskan relevansinya dengan nilai Pancasila, dan membuat rencana konkret untuk menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kemampuan merangkum pembelajaran (refleksi KWL)Murid belum dapat mengisi kolom Learned atau hanya menuliskan satu poin yang sangat umum.Murid dapat menuliskan 1-2 poin pembelajaran yang dipelajari, namun masih sangat umum dan kurang spesifik.Murid dapat menuliskan 3-4 poin pembelajaran yang mencakup sejarah Pancasila, makna sila, dan penerapan dengan cukup jelas.Murid dapat merangkum pembelajaran secara lengkap (5 atau lebih poin) mencakup sejarah, makna, keteladanan, dan penerapan dengan detail dan refleksi pribadi yang mendalam.
Kemampuan mengevaluasi diri dan membuat komitmenMurid belum dapat mengidentifikasi perilaku yang sudah/belum dilakukan atau tidak membuat komitmen.Murid dapat mengidentifikasi 1-2 perilaku yang sudah/belum dilakukan, namun komitmen masih sangat umum.Murid dapat mengidentifikasi beberapa perilaku yang sudah/belum dilakukan dan membuat komitmen yang cukup spesifik untuk satu nilai Pancasila.Murid dapat mengevaluasi diri secara jujur dan mendalam, mengategorikan perilaku dengan jelas, dan membuat komitmen konkret dengan rencana tindakan yang realistis dan terukur.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid mendapat kesempatan yang sama untuk presentasi dan berbagi pengalaman?
  • Bagaimana saya memfasilitasi suasana saling menghargai dan memuliakan selama presentasi?
  • Apakah refleksi KWL membantu murid menyadari perkembangan pemahaman mereka tentang Pancasila?
  • Bagaimana saya dapat mendukung murid agar komitmen menerapkan Pancasila benar-benar terlaksana?
  • Apa yang perlu saya perbaiki dalam memfasilitasi pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling berkesan dari pembelajaran Pancasila dalam bab ini?
  • Nilai Pancasila mana yang sudah saya terapkan dengan baik? Mana yang masih perlu saya tingkatkan?
  • Bagaimana perasaan saya setelah mempresentasikan karya Pancasila saya?
  • Apa yang saya pelajari dari presentasi teman-teman?
  • Komitmen apa yang akan saya lakukan minggu depan untuk menerapkan nilai Pancasila?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Pancasila Kelas V (Kemendikbudristek, 2023)
  2. Buku Guru Pendidikan Pancasila Kelas V (Kemendikbudristek, 2023)
  3. Kartu Pancasila yang telah dibuat murid
  4. Lembar kerja keteladanan tokoh perumus Pancasila
  5. Tabel KWL (Know-Want-Learned)
  6. Lembar refleksi akhir
  7. Instrumen asesmen diri
  8. Papan komitmen kelas atau sticky notes
  9. Lembar pengamatan presentasi untuk murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.