Modul AjarPertemuan 4Bab 4Fase BSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 4: Mempraktikkan Makna Sila-Sila Pancasila melalui Bermain Peran

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 4 dengan topik "Mempraktikkan Makna Sila-Sila Pancasila melalui Bermain Peran". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 4: Mempraktikkan Makna Sila-Sila Pancasila melalui Bermain Peran

Pendidikan Pancasila - Kelas 4

Bab 4 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Pendidikan Pancasila — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Mempraktikkan Makna Sila-Sila Pancasila melalui Bermain Peran

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMempraktikkan Makna Sila-Sila Pancasila melalui Bermain Peran
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui bermain peran secara berkelompok, murid dapat mempraktikkan penerapan makna sila-sila Pancasila dalam situasi kehidupan sehari-hari di lingkungan masyarakat.
  2. Melalui diskusi kelompok, murid dapat mengevaluasi kesesuaian perilaku yang ditampilkan dalam permainan peran dengan nilai-nilai Pancasila.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu melihat seseorang di lingkungan sekitar yang bertindak sesuai nilai-nilai Pancasila? Ceritakan apa yang kamu lihat!
  2. Kalau kamu menjadi salah satu tokoh dalam cerita sehari-hari di masyarakat, nilai Pancasila mana yang ingin kamu tunjukkan dan mengapa?
  3. Bagaimana cara kita tahu bahwa suatu perilaku sudah mencerminkan nilai Pancasila atau belum?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama sesuai keyakinan masing-masing. (5 menit)
  • Guru mengecek kehadiran dan mengondisikan suasana belajar yang menyenangkan.
  • Asesmen Awal — Guru mengajukan pertanyaan lisan singkat: 'Sebutkan satu contoh perbuatan di lingkungan masyarakat yang menurutmu sesuai sila ke-3 Pancasila!' Guru mencatat respons murid sebagai gambaran pemahaman awal. (3 menit)
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik secara berurutan dan memberi kesempatan 2–3 murid menjawab untuk memancing rasa ingin tahu. (5 menit)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan hari ini: mempraktikkan makna sila-sila Pancasila melalui bermain peran dan mengevaluasi kesesuaian perilaku dengan nilai Pancasila. (2 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menayangkan atau membacakan narasi pembuka 'Ayo, Bermain Peran' dari buku siswa halaman 113 — kisah Dani, Laros, Made, Dewi, Thamrin, dan Hemalia pulang sekolah bersama. Guru membacakan dengan intonasi menarik agar murid terbawa suasana cerita. (5 menit)
  • Guru mengajak murid mengingat kembali makna singkat kelima sila Pancasila dan contoh praktik baik di lingkungan masyarakat menggunakan tabel yang ada di buku siswa halaman 112–113. Diskusi klasikal singkat: setiap sila diwakili satu contoh perilaku dari murid. (5 menit)
  • Guru menjelaskan aturan bermain peran: setiap kelompok terdiri dari 6 orang, satu orang bertugas sebagai pengamat/penilai, sisanya memerankan tokoh. Guru menjelaskan bahwa naskah dialog dapat dibaca langsung atau dihafalkan sebagian. (3 menit)
  • Murid mencermati kembali naskah 'Ayo, Bermain Peran' di buku siswa dan memastikan setiap anggota memahami karakter tokoh yang akan diperankan. (2 menit)

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membentuk kelompok belajar, masing-masing terdiri dari 6 orang. Jika jumlah murid tidak habis dibagi 6, guru menyesuaikan (boleh 5 atau 7 orang per kelompok). (2 menit)
  • Setiap kelompok mendiskusikan dan menyepakati pembagian peran: siapa memerankan Dani, Laros, Made, Dewi, Thamrin, Hemalia, dan siapa menjadi pengamat. Pembagian bisa dilakukan sukarela atau dengan undian kertas gulungan yang disiapkan guru. (3 menit)
  • Setiap kelompok berlatih memerankan naskah di tempat masing-masing. Guru berkeliling membimbing setiap kelompok secara bergantian, memastikan dialog diucapkan dengan jelas dan perilaku tokoh mencerminkan nilai Pancasila yang tepat. (8 menit)
  • Satu per satu kelompok tampil di depan kelas memerankan naskah. Kelompok lain menyimak sebagai penonton. Guru mengatur giliran tampil dan memberi aba-aba. (10 menit)
  • Selama penampilan, murid yang berperan sebagai pengamat di dalam kelompok masing-masing mencatat pada lembar pengamatan sederhana: 'Sila berapa yang ditampilkan?' dan 'Apakah perilaku tokoh sudah sesuai nilai Pancasila?'

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setelah semua kelompok tampil, guru memandu diskusi kelas. Setiap pengamat kelompok menyampaikan hasil catatannya: sila apa yang ditampilkan dan apakah perilaku tokoh sudah sesuai nilai Pancasila. (5 menit)
  • Guru mengajukan pertanyaan reflektif: 'Apakah ada perilaku dalam tadi yang menurutmu kurang sesuai nilai Pancasila? Mengapa? Apa yang sebaiknya dilakukan tokoh tersebut?' Murid memberikan pendapat secara bergantian. (5 menit)
  • Murid secara mandiri menuliskan di buku tulis: (a) satu nilai Pancasila yang paling berkesan dari permainan peran tadi, dan (b) satu contoh nyata yang akan mereka lakukan di lingkungan sekitar sebagai wujud nilai tersebut. (3 menit)
  • Guru memfasilitasi beberapa murid untuk berbagi tulisan refleksinya kepada kelas.

Penutup:

  • Guru mengajak murid membuat rangkuman bersama: apa saja nilai Pancasila yang tadi dipraktikkan dan bagaimana menerapkannya di kehidupan sehari-hari. (3 menit)
  • Asesmen Akhir — Guru membagikan lembar penilaian diri singkat (3 pertanyaan centang): (1) Saya bisa menyebutkan contoh perilaku sesuai sila Pancasila. (2) Saya berpartisipasi aktif dalam bermain peran. (3) Saya bisa menilai apakah perilaku dalam permainan peran sudah sesuai nilai Pancasila. Murid mengisi dan mengumpulkan. (3 menit)
  • Guru memberikan umpan balik positif atas penampilan seluruh kelompok dan menegaskan pesan moral: nilai-nilai Pancasila bukan hanya untuk dihapal, tetapi untuk dipraktikkan setiap hari.
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid diminta mengamati satu peristiwa di lingkungan sekitar rumah yang mencerminkan nilai Pancasila dan siap menceritakannya pada pertemuan berikutnya.
  • Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Bagi murid yang belum memahami makna sila, guru menyediakan kartu referensi kecil berisi ringkasan makna tiap sila beserta satu contoh perilaku, sehingga mereka dapat membacanya saat berlatih dan tampil.
  • Proses: Bagi murid yang membutuhkan lebih banyak waktu, guru memperbolehkan membaca dialog langsung dari buku saat tampil. Bagi murid yang lebih cepat memahami, guru memberikan tantangan tambahan: mereka diminta mengubah satu adegan dalam naskah agar menampilkan nilai sila yang berbeda dari yang sudah ada.
  • Produk: Bagi murid yang kesulitan menulis refleksi, cukup menggambar satu situasi yang mencerminkan nilai Pancasila lalu diberi keterangan singkat. Bagi murid yang sudah mahir, refleksi ditulis dalam bentuk 2 paragraf yang memuat evaluasi perilaku tokoh secara lebih rinci.

ASESMEN

Awal:

  • Pertanyaan lisan di awal pendahuluan: 'Sebutkan satu contoh perbuatan di lingkungan masyarakat yang menurutmu sesuai sila ke-3 Pancasila!' — guru mencatat respons untuk memetakan pemahaman awal murid tentang makna sila-sila Pancasila sebelum kegiatan inti dimulai.

Proses:

  • Observasi guru selama latihan bermain peran: guru berkeliling dan mencatat pada lembar observasi apakah murid mampu menghubungkan dialog/tindakan tokoh dengan sila Pancasila yang tepat.
  • Catatan pengamat kelompok yang digunakan sebagai bahan diskusi kelas pasca-penampilan: guru menilai kemampuan murid mengevaluasi kesesuaian perilaku tokoh dengan nilai Pancasila.
  • Diskusi reflektif pasca-penampilan: guru mencatat murid yang mampu memberikan argumen kritis tentang kesesuaian atau ketidaksesuaian perilaku tokoh dengan nilai Pancasila.

Akhir:

  • Lembar penilaian diri (self-assessment) 3 butir yang diisi murid di penutup pembelajaran — hasilnya digunakan guru sebagai bahan umpan balik dan pertimbangan tindak lanjut.
  • Rubrik penilaian penampilan bermain peran kelompok dengan 4 level (Belum Berkembang, Mulai, Berkembang, Sangat Berkembang) pada aspek kesesuaian nilai Pancasila, kelancaran, dan kolaborasi.

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid selama latihan dan penampilan bermain peran menggunakan lembar pengamatan guru (aspek: keaktifan, kesesuaian dialog dengan nilai Pancasila, kemampuan bekerja sama).
  • Catatan pengamat kelompok tentang sila yang ditampilkan dan kesesuaian perilaku tokoh, yang disampaikan dalam diskusi kelas.
  • Tulisan refleksi individu di buku tulis: satu nilai Pancasila yang paling berkesan dan satu rencana tindakan nyata.

Sumatif:

  • Lembar penilaian diri singkat (3 indikator centang) yang diisi murid di akhir pembelajaran sebagai bukti kesadaran diri atas pencapaian tujuan pembelajaran.
  • Penilaian penampilan bermain peran kelompok menggunakan rubrik 4 level dengan aspek: kesesuaian perilaku dengan nilai Pancasila, kelancaran dialog, dan kemampuan bekerja sama.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mempraktikkan nilai-nilai Pancasila dalam bermain peranMurid belum mampu menampilkan perilaku tokoh yang mencerminkan nilai Pancasila; dialog diucapkan tanpa ekspresi dan tidak menunjukkan pemahaman makna sila.Murid dapat menampilkan perilaku tokoh yang mencerminkan 1–2 nilai Pancasila dengan bimbingan penuh dari guru atau dengan membaca teks secara keseluruhan.Murid mampu menampilkan perilaku tokoh yang mencerminkan 3–4 nilai Pancasila dengan cukup lancar dan menunjukkan pemahaman makna sila yang ditampilkan.Murid dengan percaya diri menampilkan perilaku tokoh yang secara konsisten mencerminkan nilai-nilai Pancasila (minimal 4 sila), dialognya lancar dan ekspresif, serta mampu menjelaskan sila mana yang diwakili perilakunya jika ditanya.
Mengevaluasi kesesuaian perilaku dengan nilai PancasilaMurid belum mampu menilai apakah perilaku dalam permainan peran sudah sesuai nilai Pancasila atau belum, meskipun dengan panduan pertanyaan guru.Murid dapat menilai kesesuaian perilaku dengan nilai Pancasila hanya jika diberikan pertanyaan pengarah yang sangat spesifik dari guru, dan jawabannya masih sebatas ya/tidak tanpa penjelasan.Murid mampu menilai kesesuaian perilaku dengan nilai Pancasila dan memberikan alasan singkat yang relevan; dapat mengidentifikasi sila mana yang ditampilkan dengan tepat.Murid mampu mengevaluasi kesesuaian perilaku dengan nilai Pancasila secara kritis, memberikan argumentasi yang jelas dan rinci, serta mampu menyarankan perbaikan jika ada perilaku yang kurang sesuai.
Kolaborasi dalam kelompokMurid tidak aktif berpartisipasi dalam latihan maupun penampilan; tidak berinteraksi dengan anggota kelompok.Murid berpartisipasi hanya jika diminta atau didorong oleh anggota kelompok lain; kontribusi masih minim.Murid aktif berpartisipasi dalam latihan dan penampilan, mendengarkan pendapat teman, dan berkontribusi dalam pembagian peran kelompok.Murid berperan aktif dan inisiatif dalam kelompok: membantu teman yang kesulitan, memberikan masukan konstruktif, dan menjaga kekompakan kelompok selama latihan maupun penampilan.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid mendapat kesempatan berpartisipasi aktif dalam bermain peran? Jika tidak, apa yang perlu saya ubah dari pengaturan kelompok?
  • Apakah langkah diskusi pasca-penampilan cukup efektif membantu murid mengevaluasi kesesuaian perilaku dengan nilai Pancasila? Bagaimana saya bisa memperdalam proses evaluasi tersebut?
  • Apakah alokasi waktu sudah seimbang antara latihan, penampilan, dan refleksi? Bagian mana yang perlu diperpanjang atau diperpendek?
  • Bagaimana saya memberikan dukungan yang lebih baik kepada murid yang belum memahami makna sila-sila Pancasila pada pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Nilai Pancasila mana yang paling kamu rasakan dalam kegiatan bermain peran tadi? Mengapa nilai itu berkesan bagimu?
  • Apakah menurutmu perilaku yang ditampilkan dalam permainan peran sudah sesuai dengan nilai Pancasila? Jika ada yang belum sesuai, apa yang sebaiknya dilakukan?
  • Satu hal apa yang ingin kamu lakukan di rumah atau lingkungan sekitarmu sebagai wujud nilai Pancasila yang kamu pelajari hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas IV (Kurikulum Merdeka) — khususnya halaman 111–113 (Ayo, Menemukan; Ayo, Berdiskusi; Ayo, Bermain Peran)
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas IV (Kurikulum Merdeka) — panduan Kegiatan Pembelajaran 4, Bab 4
  3. Naskah bermain peran 'Pancasila dalam Diriku' (tersedia di buku siswa halaman 113 atau dicetak guru sebagai handout tambahan)
  4. Kartu referensi makna sila Pancasila (disiapkan guru sebagai alat bantu diferensiasi bagi murid yang membutuhkan)
  5. Lembar pengamatan sederhana untuk pengamat kelompok (disiapkan guru — berisi kolom: nama tokoh, perilaku yang ditampilkan, sila yang diwakili, penilaian kesesuaian)
  6. Lembar penilaian diri murid (3 butir pernyataan centang, disiapkan guru)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.