Modul AjarPertemuan 1Bab 3Fase BSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 4: Keberagaman Sosial dan Budaya di Lingkunganku

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 4 dengan topik "Keberagaman Sosial dan Budaya di Lingkunganku". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 4: Keberagaman Sosial dan Budaya di Lingkunganku

Pendidikan Pancasila - Kelas 4

Bab 3 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Pendidikan Pancasila — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Keberagaman Sosial dan Budaya di Lingkunganku

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikKeberagaman Sosial dan Budaya di Lingkunganku
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi minimal 3 bentuk keberagaman sosial dan budaya yang ada di lingkungan sekitar tempat tinggalnya (RT, RW, desa/kelurahan) melalui pengamatan dan diskusi.
  2. Murid dapat membedakan identitas teman dan warga sekitar berdasarkan suku bangsa, bahasa, dan budaya di lingkungan tempat tinggalnya dengan memberikan contoh konkret.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa saja tetangga di sekitar rumahmu, dan apakah mereka berasal dari suku atau daerah yang sama denganmu?
  2. Pernahkah kamu melihat teman atau warga sekitar merayakan tradisi atau budaya yang berbeda? Apa yang kamu rasakan saat melihatnya?
  3. Menurutmu, apa yang akan terjadi jika semua orang di Indonesia memiliki suku bangsa, bahasa, dan budaya yang sama persis?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam, mengajak murid berdoa bersama, dan memeriksa kehadiran. (3 menit)
  • Guru memperlihatkan gambar atau foto singkat yang menampilkan beragam pakaian adat, makanan khas, dan perayaan tradisi dari beberapa daerah Indonesia, lalu bertanya kepada murid: 'Gambar apa ini? Dari mana asal budaya ini?' (3 menit)
  • Asesmen Awal — Guru mengajukan 2 pertanyaan lisan diagnostik: (1) 'Siapa di sini yang tetangganya berasal dari suku atau daerah yang berbeda?' (2) 'Sebutkan satu contoh budaya atau kebiasaan yang berbeda yang pernah kamu lihat di sekitar rumahmu.' Guru mencatat respons murid sebagai pemetaan awal pemahaman. (4 menit)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini secara ringkas: 'Hari ini kita akan belajar mengenal keberagaman sosial dan budaya di lingkungan sekitar kita, dan belajar membedakan identitas suku bangsa, bahasa, serta budaya warga di sekitar kita.' (2 menit)
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid dan mengaitkan dengan pengalaman sehari-hari murid. (3 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membacakan cerita pendek dari buku siswa berjudul 'Menghargai dan Menghormati Keberagaman' (konteks Sumpah Pemuda di SD Negeri 1 Bineka) bersama murid secara bergantian membaca nyaring. (5 menit)
  • Guru menampilkan kartu bergambar atau poster sederhana yang menunjukkan 4–5 suku bangsa di Indonesia beserta pakaian adat, bahasa daerah, dan tradisi khas masing-masing. Murid diminta mengamati dan mencatat hal-hal yang mereka perhatikan. (5 menit)
  • Guru menjelaskan konsep keberagaman sosial dan budaya secara singkat: perbedaan suku bangsa, bahasa daerah, dan tradisi budaya adalah kekayaan bangsa Indonesia, bukan penghalang. Guru mengaitkan dengan kondisi lingkungan tempat tinggal murid (RT, RW, desa/kelurahan). (5 menit)
  • Guru mengajukan pertanyaan terpandu kepada kelas: 'Dari cerita tadi, keberagaman apa saja yang kalian temukan?' Murid menjawab secara lisan, dan guru menuliskan jawaban di papan tulis membentuk peta pikiran sederhana. (5 menit)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (3–4 orang). Setiap kelompok mendapatkan Lembar Kerja Murid (LKM) berisi tabel: Nama Teman/Warga, Suku Bangsa, Bahasa yang Digunakan, Tradisi/Budaya yang Dikenal. (2 menit)
  • Murid berdiskusi dalam kelompok untuk mengisi tabel berdasarkan pengetahuan dan pengalaman nyata mereka tentang teman-teman di kelas dan warga sekitar tempat tinggal masing-masing. Guru berkeliling membimbing dan memantau diskusi. (10 menit)
  • Setiap kelompok mempresentasikan 2–3 poin temuan mereka kepada kelas secara singkat. Murid dari kelompok lain boleh menambahkan atau bertanya. Guru memandu agar suasana diskusi saling menghargai. (8 menit)
  • Guru mengajak murid menyimpulkan bersama: 'Apa saja perbedaan identitas yang sudah kalian temukan? Bagaimana cara kita bersikap terhadap perbedaan itu?' (5 menit)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid secara individu mengisi kartu refleksi singkat (bisa di buku tulis) dengan 3 pertanyaan: (1) Apa satu hal baru yang kamu pelajari hari ini? (2) Apa kesulitan yang kamu alami? (3) Bagaimana sikapmu terhadap teman atau warga yang berbeda suku dan budayanya? (5 menit)
  • Guru meminta 2–3 murid sukarela untuk membagikan refleksi mereka kepada kelas. Guru memberikan tanggapan singkat yang menguatkan sikap menghargai keberagaman. (5 menit)

Penutup:

  • Guru bersama murid membuat simpulan pembelajaran: keberagaman suku bangsa, bahasa, dan budaya adalah kekayaan bangsa Indonesia yang patut dijaga dan dihargai. (3 menit)
  • Asesmen Akhir — Guru memberikan 2 soal lisan atau tertulis singkat sebagai cek pemahaman akhir: (1) Sebutkan 2 contoh keberagaman budaya yang ada di lingkungan sekitarmu! (2) Apa perbedaan antara suku bangsa dan bahasa daerah? Berikan 1 contoh. (4 menit)
  • Guru menyampaikan pesan penguatan karakter: 'Perbedaan bukan untuk dipermasalahkan, tetapi untuk saling melengkapi. Itulah makna Bhinneka Tunggal Ika.' (2 menit)
  • Guru memberikan tindak lanjut: murid diminta mengamati dan mencatat 1–2 contoh keberagaman di lingkungan tempat tinggalnya untuk dibahas pada pertemuan berikutnya. (2 menit)
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdoa bersama dan mengucapkan salam. (1 menit)

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum memahami konsep keberagaman diberikan kartu bergambar lebih sederhana yang hanya menampilkan 2–3 suku bangsa dengan keterangan singkat. Murid yang sudah memahami dapat diberikan teks tambahan tentang 5 suku bangsa terbesar di Indonesia beserta ciri khasnya.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat mengisi LKM berpasangan (2 orang) dengan bimbingan guru. Murid yang lebih cepat dapat diminta untuk membuat peta pikiran sendiri tentang keberagaman di lingkungan tempat tinggalnya tanpa bantuan teman.
  • Produk: Murid dapat memilih cara menunjukkan pemahaman mereka: (1) mengisi tabel LKM secara tertulis, (2) menggambar peta pikiran sederhana, atau (3) menceritakan secara lisan kepada guru tentang keberagaman yang mereka temukan di lingkungan sekitar.

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengajukan 2 pertanyaan lisan diagnostik di awal pembelajaran: 'Siapa yang tetangganya berasal dari suku atau daerah yang berbeda?' dan 'Sebutkan satu contoh budaya atau kebiasaan yang berbeda yang pernah kamu lihat di sekitar rumahmu.'
  • Guru mencatat respons murid untuk memetakan tingkat pengetahuan awal: murid yang sudah mengenal konsep keberagaman, murid yang punya pengalaman tetapi belum mampu mengonseptualisasikannya, dan murid yang belum memiliki pengalaman nyata.

Proses:

  • Observasi langsung oleh guru saat murid berdiskusi dalam kelompok: apakah murid dapat menyebutkan contoh keberagaman yang relevan, apakah murid mampu membedakan suku bangsa dari bahasa daerah, dan apakah murid menunjukkan sikap saling menghargai dalam diskusi.
  • Pemeriksaan LKM kelompok secara berkeliling: guru memberi umpan balik lisan langsung kepada kelompok yang kesulitan membedakan identitas berdasarkan suku bangsa, bahasa, dan budaya.
  • Pertanyaan lisan terpandu saat sesi presentasi untuk mengecek ketepatan dan kedalaman pemahaman murid.

Akhir:

  • Soal tertulis/lisan 2 butir: (1) Sebutkan 2 contoh keberagaman budaya yang ada di lingkungan sekitarmu! (2) Apa perbedaan antara suku bangsa dan bahasa daerah? Berikan 1 contoh masing-masing.
  • Kartu refleksi individu berisi 3 pertanyaan: hal baru yang dipelajari, kesulitan yang dialami, dan sikap yang akan diterapkan terhadap perbedaan suku dan budaya di lingkungan sekitar.

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid selama diskusi kelompok menggunakan lembar observasi singkat (aspek: aktif berbicara, menghargai pendapat teman, ketepatan contoh yang diberikan).
  • Pemantauan pengisian LKM kelompok — guru memeriksa apakah murid dapat membedakan identitas berdasarkan suku bangsa, bahasa, dan budaya dengan contoh yang relevan.
  • Tanya jawab lisan saat presentasi kelompok untuk mengecek pemahaman dan kemampuan murid membedakan konsep suku bangsa, bahasa, dan budaya.

Sumatif:

  • Soal lisan atau tertulis singkat di akhir pembelajaran: (1) Sebutkan 2 contoh keberagaman budaya di lingkungan sekitarmu. (2) Apa perbedaan antara suku bangsa dan bahasa daerah? Berikan 1 contoh.
  • Kartu refleksi individu yang menunjukkan pemahaman konseptual dan sikap murid terhadap keberagaman.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi bentuk keberagaman sosial dan budaya di lingkungan sekitar (TP 4.3.1.1)Murid belum dapat menyebutkan contoh keberagaman sosial dan budaya di lingkungan sekitarnya, atau contoh yang diberikan tidak relevan.Murid dapat menyebutkan 1 contoh keberagaman sosial atau budaya di lingkungan sekitarnya dengan bimbingan guru.Murid dapat menyebutkan 2–3 contoh keberagaman sosial dan budaya di lingkungan sekitarnya secara mandiri dengan tepat.Murid dapat menyebutkan lebih dari 3 contoh keberagaman sosial dan budaya di lingkungan sekitarnya secara mandiri, disertai penjelasan mengapa hal tersebut merupakan bentuk keberagaman.
Membedakan identitas berdasarkan suku bangsa, bahasa, dan budaya (TP 4.3.1.2)Murid belum dapat membedakan identitas teman atau warga berdasarkan suku bangsa, bahasa, dan budaya, atau mencampuradukkan ketiga konsep tersebut.Murid dapat membedakan salah satu dari tiga aspek identitas (suku bangsa, bahasa, atau budaya) dengan contoh yang relevan, dengan bimbingan guru.Murid dapat membedakan dua dari tiga aspek identitas (suku bangsa, bahasa, dan budaya) dengan contoh yang tepat secara mandiri.Murid dapat membedakan ketiga aspek identitas (suku bangsa, bahasa, dan budaya) dengan contoh konkret yang tepat dari lingkungan sekitarnya secara mandiri dan mampu menjelaskan perbedaannya dengan kalimat sendiri.
Sikap menghargai keberagaman dalam diskusi dan refleksiMurid belum menunjukkan sikap menghargai perbedaan, atau menunjukkan sikap yang meremehkan identitas teman/warga yang berbeda.Murid mulai menunjukkan sikap menghargai perbedaan identitas meskipun masih perlu diingatkan oleh guru.Murid secara konsisten menunjukkan sikap menghargai perbedaan suku bangsa, bahasa, dan budaya dalam diskusi kelompok dan refleksi individu.Murid secara aktif mendorong teman-temannya untuk saling menghargai perbedaan, dan mampu menjelaskan pentingnya menghargai keberagaman bagi persatuan Indonesia.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam diskusi kelompok? Kelompok mana yang perlu perhatian lebih pada pertemuan berikutnya?
  • Apakah contoh-contoh keberagaman yang digunakan dalam pembelajaran sudah cukup kontekstual dan relevan dengan lingkungan murid?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah berjalan sesuai rencana? Apa yang perlu disesuaikan?
  • Apakah strategi diferensiasi yang diterapkan sudah membantu murid dengan berbagai tingkat pemahaman?

Refleksi Murid:

  • Apa satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang keberagaman di sekitar tempat tinggalmu?
  • Apakah ada kesulitan yang kamu alami saat membedakan suku bangsa, bahasa, dan budaya? Apa yang membuatmu kesulitan?
  • Bagaimana sikapmu terhadap teman atau warga di sekitarmu yang memiliki suku bangsa atau budaya yang berbeda setelah belajar hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas IV, Kemdikbudristek 2023 (Penulis: Dede Kurniawan, Dwi Nanta Priharto, Yusnawan L.) — Bab 3 'Kerja Sama di Lingkunganku', halaman 64–66.
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas IV, Kemdikbudristek 2023.
  3. Kartu bergambar/poster pakaian adat, makanan khas, dan tradisi dari beberapa suku bangsa Indonesia (dapat dicetak atau ditampilkan melalui proyektor).
  4. Lembar Kerja Murid (LKM) berupa tabel identitas: Nama Teman/Warga, Suku Bangsa, Bahasa yang Digunakan, Tradisi/Budaya yang Dikenal (disiapkan oleh guru).
  5. Kartu refleksi individu (kertas ukuran kartu pos atau selembar kertas lipat) untuk tahap Merefleksi.
  6. Papan tulis/whiteboard dan spidol untuk membuat peta pikiran bersama saat diskusi kelas.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.