Modul AjarPertemuan 3Bab 2Fase BSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 4: Mengenal Aturan di Lingkungan Masyarakat

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 4 dengan topik "Mengenal Aturan di Lingkungan Masyarakat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 4: Mengenal Aturan di Lingkungan Masyarakat

Pendidikan Pancasila - Kelas 4

Bab 2 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Pendidikan Pancasila — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Mengenal Aturan di Lingkungan Masyarakat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMengenal Aturan di Lingkungan Masyarakat
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi aturan yang berlaku di lingkungan masyarakat tempat tinggal beserta contoh penerapannya.
  2. Murid dapat membedakan penerapan aturan di lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat sebagai wujud perilaku disiplin.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu melihat seseorang melanggar aturan di sekitar tempat tinggalmu? Apa yang terjadi setelahnya?
  2. Menurutmu, apa bedanya aturan yang ada di rumahmu dengan aturan yang berlaku di lingkungan masyarakat?
  3. Mengapa setiap tempat—rumah, sekolah, dan masyarakat—memiliki aturan yang berbeda-beda?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam, memimpin doa bersama, dan memeriksa kehadiran murid. (3 menit)
  • Guru melakukan asesmen awal dengan mengajukan pertanyaan lisan singkat: 'Sebutkan satu aturan yang berlaku di rumahmu dan satu aturan di sekolahmu!' Guru mencatat respons murid untuk mengetahui pemahaman awal mereka. (5 menit)
  • Guru menyampaikan apersepsi: mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya tentang aturan di rumah dan sekolah, lalu mengaitkannya dengan topik hari ini—aturan di lingkungan masyarakat. (3 menit)
  • Guru membacakan pertanyaan pemantik secara bergantian dan mempersilakan 2–3 murid menjawab secara spontan untuk membangkitkan rasa ingin tahu. (3 menit)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini secara ringkas dan menyenangkan: 'Hari ini kita akan menjadi detektif aturan! Kita cari tahu aturan apa saja yang ada di masyarakat dan bedakan dengan aturan di rumah serta sekolah.' (1 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan 3 gambar situasi: (a) warga bergotong royong membersihkan selokan, (b) seseorang membuang sampah pada tempatnya di taman, (c) pejalan kaki menyeberang di zebra cross. Murid diminta mengamati gambar dengan seksama selama 2 menit. (Berkesadaran)
  • Guru membacakan penggalan cerita 'Mematuhi Aturan' dari Buku Siswa hal. 39–40 tentang keluarga Dewi. Murid menyimak dan mengidentifikasi aturan apa saja yang disebutkan dalam cerita. (Bermakna)
  • Guru menjelaskan konsep aturan di lingkungan masyarakat: pengertian, contoh konkret (aturan RT/RW, aturan lalu lintas, aturan di tempat umum), dan mengapa aturan tersebut perlu ditaati. Penjelasan menggunakan contoh nyata dari lingkungan sekitar sekolah. (Bermakna)
  • Guru memandu murid mengisi tabel sederhana di papan tulis bersama-sama: kolom 'Tempat' (Rumah / Sekolah / Masyarakat) dan kolom 'Contoh Aturan'. Murid menyumbangkan jawaban secara lisan. (Berkesadaran)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi menjadi kelompok kecil (3–4 orang). Setiap kelompok menerima 'Kartu Situasi' berisi 6 pernyataan atau gambar situasi (campuran dari lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat). (Menggembirakan)
  • Tugas kelompok: mengelompokkan kartu situasi ke dalam tiga kolom—Aturan di Rumah, Aturan di Sekolah, Aturan di Masyarakat—pada lembar kerja yang disediakan. Diskusi kelompok berlangsung selama 8 menit. (Bermakna, Menggembirakan)
  • Setiap kelompok memilih satu contoh aturan di masyarakat, lalu mendiskusikan: apa aturannya, siapa yang harus mematuhinya, dan apa akibatnya jika dilanggar. Jawaban ditulis ringkas di lembar kerja. (Penalaran Kritis — Bermakna)
  • Perwakilan 2–3 kelompok mempresentasikan hasil diskusi secara singkat (masing-masing 1–2 menit). Kelompok lain diberi kesempatan menanggapi atau menambahkan. (Komunikasi — Menggembirakan)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memandu refleksi terstruktur: murid menjawab dua pertanyaan refleksi secara tertulis di sticky note atau lembar kecil: (1) 'Satu aturan di masyarakat yang sudah aku lakukan dengan baik adalah …' dan (2) 'Satu aturan yang ingin aku lebih disiplin lakukan adalah …' (Berkesadaran)
  • Beberapa murid secara sukarela membacakan jawaban refleksinya. Guru memberi apresiasi dan menegaskan bahwa menyadari kelemahan diri sendiri adalah tanda kedewasaan dan kecerdasan. (Bermakna)
  • Guru mengajak murid menyimpulkan bersama: perbedaan aturan di rumah, sekolah, dan masyarakat, serta mengapa disiplin mematuhi aturan penting bagi kehidupan bersama. (Berkesadaran)

Penutup:

  • Guru bersama murid membuat rangkuman pembelajaran hari ini: aturan di masyarakat mencakup aturan RT/RW, lalu lintas, dan tempat umum; aturan di tiga lingkungan berbeda tetapi tujuannya sama—menjaga ketertiban dan keharmonisan. (3 menit)
  • Guru melaksanakan asesmen akhir: murid mengerjakan 3 soal pilihan ganda dan 1 soal uraian singkat secara mandiri di buku tulis (terlampir di bagian asesmen). (7 menit)
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid diminta mengamati satu aturan yang berlaku di lingkungan tempat tinggalnya dan mencatat hasilnya untuk dibahas pada pertemuan berikutnya. (2 menit)
  • Guru menutup pembelajaran dengan pesan singkat tentang pentingnya disiplin sebagai wujud cinta kepada sesama, lalu memimpin doa penutup dan mengucapkan salam. (2 menit)

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih diberikan kartu situasi bergambar dengan teks yang lebih singkat dan kosakata sederhana. Murid yang sudah memahami lebih cepat dapat mengerjakan tantangan tambahan: menulis 3 aturan unik di masyarakat yang belum disebutkan di kelas beserta alasan pentingnya.
  • Proses: Murid yang memerlukan bimbingan mengerjakan pengelompokan kartu situasi berpasangan dengan teman sebaya yang lebih paham atau dengan panduan guru. Murid yang cepat memahami dapat membantu teman sebagai tutor sebaya dalam kelompok.
  • Produk: Murid yang belum berkembang cukup menjawab soal pilihan ganda saja. Murid yang sudah berkembang mengerjakan soal uraian dan dipersilakan menggambar ilustrasi pendukung jawaban mereka jika waktu memungkinkan.

ASESMEN

Awal:

  • Pertanyaan lisan di awal pendahuluan: 'Sebutkan satu aturan yang berlaku di rumahmu dan satu aturan di sekolahmu!' Guru mencatat respons untuk memetakan pemahaman awal murid tentang konsep aturan sebelum masuk ke aturan di masyarakat.
  • Guru mengajukan pertanyaan cepat dengan acungan tangan: 'Siapa yang pernah melihat aturan yang dipasang di lingkungan RT/RW kalian? Aturan apa itu?' untuk mengetahui pengalaman awal murid.

Proses:

  • Observasi saat tahap Memahami: guru memperhatikan murid yang aktif menjawab saat pengisian tabel bersama di papan tulis dan mencatat mana murid yang masih ragu atau diam.
  • Penilaian lembar kerja kelompok pada tahap Mengaplikasi: ketepatan mengelompokkan minimal 5 dari 6 kartu situasi ke lingkungan yang benar (rubrik terlampir).
  • Penilaian kualitas diskusi kelompok: guru berkeliling dan mendengarkan argumen murid; memberi pertanyaan lanjutan jika kelompok kesulitan membedakan aturan rumah dan masyarakat.
  • Sticky note refleksi pada tahap Merefleksi: guru membaca jawaban murid untuk mengetahui tingkat kesadaran diri terhadap perilaku disiplin.

Akhir:

  • Kuis tulis mandiri (3 soal pilihan ganda + 1 uraian): Soal 1 — Manakah yang merupakan aturan di lingkungan masyarakat? (a) mengerjakan PR, (b) menyeberang di zebra cross, (c) membantu ibu memasak, (d) datang ke sekolah tepat waktu. Soal 2 — Aturan mengantre di puskesmas termasuk aturan di lingkungan…? Soal 3 — Perilaku yang mencerminkan disiplin di masyarakat adalah…? Soal Uraian — Tuliskan satu perbedaan aturan yang berlaku di rumah dan di masyarakat, serta berikan masing-masing satu contohnya!
  • Rubrik penilaian presentasi kelompok berdasarkan 3 aspek: ketepatan identifikasi aturan, kemampuan membedakan lingkungan, dan kejelasan komunikasi.

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat diskusi kelompok menggunakan lembar ceklis keaktifan (aktif bertanya, menjawab, menanggapi).
  • Penilaian lembar kerja kelompok: ketepatan pengelompokan kartu situasi ke tiga lingkungan (rumah, sekolah, masyarakat).
  • Penilaian sticky note refleksi: kelengkapan dan kebermaknaan jawaban refleksi diri murid.

Sumatif:

  • Kuis tulis singkat akhir pertemuan: 3 soal pilihan ganda tentang identifikasi aturan di masyarakat dan 1 soal uraian tentang perbedaan aturan di tiga lingkungan.
  • Rubrik penilaian presentasi kelompok: kejelasan penyampaian, ketepatan contoh aturan, dan kemampuan membedakan lingkungan penerapan aturan.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi aturan di lingkungan masyarakat beserta contohnya (TP 4.2.3.1)Murid belum dapat menyebutkan aturan di lingkungan masyarakat, atau contoh yang diberikan tidak tepat (misalnya mencampurkan aturan rumah dengan aturan masyarakat).Murid dapat menyebutkan 1 aturan di lingkungan masyarakat tetapi contoh penerapannya masih kurang tepat atau tidak lengkap.Murid dapat menyebutkan 2–3 aturan di lingkungan masyarakat beserta contoh penerapannya dengan tepat.Murid dapat menyebutkan lebih dari 3 aturan di lingkungan masyarakat beserta contoh penerapannya yang tepat dan mampu menjelaskan mengapa aturan tersebut perlu ditaati.
Membedakan penerapan aturan di tiga lingkungan (rumah, sekolah, masyarakat) sebagai wujud disiplin (TP 4.2.3.2)Murid tidak dapat membedakan aturan di rumah, sekolah, dan masyarakat; atau mengelompokkan semua aturan ke dalam satu lingkungan saja.Murid dapat membedakan aturan di dua lingkungan (misalnya rumah dan sekolah) tetapi masih kesulitan mengidentifikasi perbedaan dengan aturan di masyarakat.Murid dapat membedakan aturan di ketiga lingkungan (rumah, sekolah, masyarakat) dengan tepat dan mengaitkannya dengan perilaku disiplin.Murid dapat membedakan aturan di ketiga lingkungan dengan tepat, mengaitkannya dengan perilaku disiplin, dan mampu memberikan penjelasan mengapa perbedaan aturan tersebut penting bagi ketertiban bersama.
Partisipasi dan komunikasi dalam diskusi kelompokMurid tidak aktif berpartisipasi dalam diskusi kelompok dan tidak menyampaikan pendapat sama sekali.Murid ikut serta dalam diskusi kelompok tetapi hanya menjawab jika ditanya; belum berinisiatif menyampaikan pendapat.Murid aktif menyampaikan pendapat dalam diskusi kelompok dengan bahasa yang cukup jelas dan mudah dipahami.Murid sangat aktif dalam diskusi, menyampaikan pendapat dengan jelas, mampu menanggapi pendapat teman, dan membantu kelompok mencapai kesimpulan yang tepat.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah pertanyaan pemantik yang saya ajukan berhasil membangkitkan rasa ingin tahu dan keberanian murid untuk menjawab?
  • Apakah semua murid mendapat kesempatan yang setara untuk terlibat aktif dalam diskusi kelompok? Murid mana yang perlu perhatian lebih di pertemuan berikutnya?
  • Apakah kegiatan pengelompokan kartu situasi cukup efektif untuk membantu murid membedakan aturan di tiga lingkungan?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Bagian mana yang perlu disesuaikan?
  • Seberapa jauh murid mampu mengaitkan materi aturan di masyarakat dengan pengalaman nyata dalam kehidupan sehari-hari mereka?

Refleksi Murid:

  • Aturan di masyarakat apa yang paling berkesan bagimu hari ini? Mengapa?
  • Apa perbedaan yang kamu temukan antara aturan di rumah dan aturan di masyarakat?
  • Apakah ada aturan di lingkungan tempat tinggalmu yang selama ini belum kamu sadari? Aturan apa itu?
  • Bagaimana perasaanmu saat belajar tentang aturan hari ini? Hal apa yang membuatmu paling semangat atau paling ingin tahu lebih lanjut?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Pancasila Kelas IV SD/MI (Dede Kurniawan, Dwi Nanta Priharto, Yusnawan L., ISBN: 978-623-194-654-6), hal. 38–40.
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila Kelas IV SD/MI, hal. 64–85.
  3. Kartu Situasi (dibuat guru): 6 kartu bergambar/berteks situasi dari lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat.
  4. Lembar Kerja Murid (LKPD): tabel pengelompokan aturan dan soal diskusi kelompok.
  5. Papan tulis dan spidol untuk tabel kolom bersama.
  6. Sticky note atau kertas kecil untuk kegiatan refleksi diri.
  7. Gambar situasi (cetak atau ditampilkan melalui proyektor): warga gotong royong, menyeberang di zebra cross, antrean di fasilitas umum.
  8. Panduan Pembelajaran dan Asesmen (PPA) Kurikulum Merdeka versi Deep Learning 2025.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.