Modul AjarPertemuan 7Bab 1Fase BSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 4: Mengenal Perangkat Desa dan Kelurahan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 4 dengan topik "Mengenal Perangkat Desa dan Kelurahan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 4: Mengenal Perangkat Desa dan Kelurahan

Pendidikan Pancasila - Kelas 4

Bab 1 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

Pendidikan Pancasila — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Mengenal Perangkat Desa dan Kelurahan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMengenal Perangkat Desa dan Kelurahan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi perangkat desa dan kelurahan sebagai bagian dari lingkungan tempat tinggalnya.
  2. Murid dapat menjelaskan fungsi perangkat desa dan kelurahan dalam melayani masyarakat di lingkungan sekitar.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa yang mengurus jalan rusak, lampu mati, atau masalah lain di kampung/desa kalian? Bagaimana caranya?
  2. Pernah tidak kalian melihat orang yang bekerja mengurus warga di kantor desa atau kelurahan? Apa saja yang mereka lakukan?
  3. Menurutmu, apa yang akan terjadi jika sebuah desa atau kelurahan tidak punya pemimpin atau pengurus sama sekali?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, doa bersama, dan mengecek kehadiran murid.
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan menampilkan kartu gambar (atau tulisan di papan) nama-nama jabatan: Kepala Desa, Lurah, BPD, Sekretaris Desa, Kepala Urusan, Kepala Seksi. Murid diminta mengacungkan tangan jika pernah mendengar istilah tersebut, lalu menyebutkan apa yang mereka ketahui. Guru mencatat respons untuk memetakan pengetahuan awal.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik secara lisan dan memberi ruang bagi 2–3 murid untuk merespons secara bebas.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: murid akan mengenal siapa saja perangkat desa/kelurahan dan apa fungsi mereka untuk warga.
  • Guru memberikan gambaran singkat alur kegiatan: mengamati bagan, berdiskusi kelompok, lalu berbagi temuan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan bagan struktur organisasi pemerintahan desa DAN kelurahan (bisa lewat tayangan, kartu tempel di papan, atau halaman buku siswa hlm. 16–17). Minta murid mengamati keduanya dengan saksama selama 2–3 menit.
  • Guru memandu diskusi kelas terpandu: 'Apa saja nama jabatan yang kalian lihat di bagan desa? Apa yang berbeda di bagan kelurahan?' Murid mengidentifikasi nama-nama perangkat (Kepala Desa/Lurah, BPD, Sekretaris, Kepala Dusun, Kasi, Kaur, Seksi I–IV, Kelompok Jabatan Fungsional, RT, RW).
  • Guru menuliskan daftar perangkat yang disebutkan murid di papan tulis, mengelompokkannya ke kolom 'Desa' dan 'Kelurahan'. Murid menyalin ke buku catatan mereka.
  • Guru membacakan atau memutar rekaman pendek (jika tersedia) tentang peran masing-masing perangkat, lalu meminta murid mencocokkan jabatan dengan fungsinya secara lisan.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi menjadi kelompok 4–5 orang. Setiap kelompok mendapat Lembar Kerja berisi tabel dua kolom: 'Nama Perangkat' dan 'Fungsi/Tugasnya bagi Warga'. Murid mengisi tabel berdasarkan hasil pengamatan bagan dan diskusi sebelumnya.
  • Guru memberikan skenario situasi nyata kepada setiap kelompok (dicetak atau dibacakan). Contoh skenario: (a) Ada jalan berlubang di depan rumah warga — kepada siapa warga melapor? (b) Seorang warga ingin membuat surat keterangan domisili — ke mana ia pergi? (c) Ada perselisihan antar warga di dusun — siapa yang membantu menyelesaikan? Murid mendiskusikan dan menentukan perangkat mana yang bertanggung jawab beserta alasannya.
  • Setiap kelompok menuliskan jawaban skenario pada lembar kerja dan menyiapkan satu perwakilan untuk mempresentasikan jawaban kelompok.
  • Perwakilan setiap kelompok mempresentasikan jawaban skenario di depan kelas. Kelompok lain diberi kesempatan menanggapi atau menambahkan.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagikan lembar refleksi singkat (bisa juga lisan atau papan 'Sudut Refleksi' di pojok kelas). Murid menjawab dua pertanyaan: (1) Apa satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang perangkat desa/kelurahan? (2) Menurutmu, mengapa penting bagi warga untuk mengenal perangkat desa atau kelurahannya?
  • Beberapa murid diminta secara sukarela membacakan jawaban refleksi mereka. Guru memberikan umpan balik afirmatif dan meluruskan jika ada pemahaman yang kurang tepat.
  • Guru mengajak murid menyimpulkan bersama: perangkat desa dan kelurahan ada untuk melayani masyarakat agar kehidupan bersama berjalan tertib dan sejahtera, sebagai bagian dari tata kelola NKRI.

Penutup:

  • Guru bersama murid merekapitulasi poin-poin penting: nama-nama perangkat desa, nama-nama perangkat kelurahan, perbedaan keduanya, dan fungsi masing-masing dalam melayani warga.
  • Guru memberikan kuis lisan singkat (3–5 soal tanya-jawab cepat) sebagai asesmen akhir: misalnya 'Siapa pemimpin tertinggi di kelurahan?' atau 'Apa fungsi BPD di desa?'
  • Guru memberi penguatan nilai: mengenal perangkat desa/kelurahan adalah wujud cinta lingkungan dan rasa bangga menjadi bagian dari NKRI.
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid diminta bertanya kepada orang tua atau warga di rumah tentang nama Kepala Desa/Lurah di tempat tinggal mereka untuk dibagikan pada pertemuan berikutnya.
  • Guru menutup pembelajaran dengan salam dan doa.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum lancar membaca atau masih kesulitan memahami bagan diberikan versi bagan yang disederhanakan hanya 4–5 jabatan utama (Kepala Desa/Lurah, Sekretaris, Kepala Dusun/Seksi, RT/RW) disertai ilustrasi gambar/ikon visual untuk setiap jabatan.
  • Proses: Murid yang cepat menyelesaikan tugas kelompok dapat diberi tantangan tambahan: membandingkan lebih lanjut persamaan dan perbedaan struktur desa dan kelurahan dalam bentuk tabel perbandingan. Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat bekerja dalam pasangan dengan bimbingan teman sebaya (peer support) selama diskusi skenario.
  • Produk: Murid yang telah memahami materi dengan baik dapat menyajikan hasil kerja dalam bentuk bagan sederhana buatan tangan yang mereka beri label sendiri. Murid yang masih berkembang cukup melengkapi tabel yang sudah tersedia dengan mengisi kolom 'Fungsi' saja.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan kartu nama jabatan (Kepala Desa, Lurah, BPD, Sekretaris Desa, RT, RW) di awal pendahuluan. Murid mengacungkan tangan jika kenal, lalu menyebutkan apa yang mereka tahu. Guru mencatat murid yang sudah tahu, belum tahu, atau salah paham untuk menyesuaikan kedalaman penjelasan selama pembelajaran.

Proses:

  • Observasi dengan lembar ceklis saat murid mengisi tabel perangkat dan fungsi pada Lembar Kerja kelompok: apakah murid mampu menyebutkan minimal 3 perangkat desa dan 3 perangkat kelurahan dengan benar.
  • Guru berkeliling saat diskusi skenario dan mencatat kelompok yang tepat/kurang tepat dalam mengaitkan situasi dengan perangkat yang berwenang, lalu memberikan umpan balik langsung.
  • Saat presentasi, guru menilai kemampuan murid menjelaskan fungsi perangkat menggunakan kalimat sendiri yang mudah dipahami.

Akhir:

  • Kuis lisan 3–5 soal di penutup untuk mengecek pemahaman individual tentang nama dan fungsi perangkat desa/kelurahan.
  • Lembar refleksi tertulis: murid menuliskan satu hal baru yang dipelajari dan menjelaskan mengapa mengenal perangkat desa/kelurahan itu penting — dinilai berdasarkan rubrik aspek pemahaman konsep dan relevansi jawaban.

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid selama diskusi kelas dan diskusi kelompok (menggunakan lembar ceklis keaktifan).
  • Lembar Kerja kelompok: ketepatan mengisi tabel perangkat dan fungsinya, serta ketepatan menjawab skenario situasi nyata.
  • Presentasi kelompok: kemampuan menjelaskan jabatan dan fungsi perangkat desa/kelurahan dengan bahasa sendiri.

Sumatif:

  • Kuis lisan di akhir pembelajaran: 3–5 pertanyaan singkat tentang nama dan fungsi perangkat desa/kelurahan.
  • Lembar refleksi tertulis murid: jawaban atas pertanyaan refleksi dinilai untuk mengukur pemahaman dan internalisasi makna materi.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi Perangkat Desa dan KelurahanMurid belum dapat menyebutkan nama perangkat desa atau kelurahan, atau menyebutkan dengan banyak kesalahan.Murid dapat menyebutkan 1–2 nama perangkat desa atau kelurahan dengan benar namun belum lengkap dan masih memerlukan banyak bantuan.Murid dapat menyebutkan minimal 3 perangkat desa DAN 3 perangkat kelurahan dengan benar secara mandiri.Murid dapat menyebutkan seluruh perangkat desa dan kelurahan dengan benar, serta mampu membedakan perangkat yang ada di desa saja dan yang ada di kelurahan saja.
Menjelaskan Fungsi Perangkat Desa dan KelurahanMurid belum dapat menjelaskan fungsi perangkat desa atau kelurahan, atau penjelasannya tidak relevan sama sekali.Murid dapat menjelaskan fungsi 1–2 perangkat dengan benar namun penjelasannya sangat singkat dan masih membutuhkan panduan dari guru.Murid dapat menjelaskan fungsi minimal 3 perangkat desa/kelurahan dengan benar dan menggunakan kalimat yang cukup jelas.Murid dapat menjelaskan fungsi berbagai perangkat desa dan kelurahan dengan jelas, rinci, dan mengaitkannya dengan contoh situasi nyata di kehidupan masyarakat.
Kolaborasi dalam Diskusi KelompokMurid tidak terlibat dalam diskusi kelompok dan tidak memberikan kontribusi pada penyelesaian tugas.Murid sesekali terlibat dalam diskusi kelompok namun lebih banyak pasif dan perlu didorong oleh guru atau teman.Murid aktif berpartisipasi dalam diskusi kelompok, mau mendengarkan pendapat teman, dan memberikan kontribusi nyata dalam penyelesaian tugas.Murid berperan aktif memimpin atau mengarahkan diskusi kelompok, mendorong teman untuk berkontribusi, dan membantu teman yang kesulitan memahami materi.
Komunikasi: Menyampaikan Hasil DiskusiMurid tidak dapat menyampaikan hasil diskusi atau tidak mau tampil menyampaikan di depan kelas.Murid mencoba menyampaikan hasil diskusi namun kurang jelas, suara pelan, dan kalimat belum terstruktur.Murid menyampaikan hasil diskusi dengan cukup jelas, menggunakan kalimat yang bisa dipahami teman-teman, dan menjawab pertanyaan sederhana dengan benar.Murid menyampaikan hasil diskusi dengan jelas, percaya diri, kalimat terstruktur, dan mampu menjawab pertanyaan dari teman atau guru dengan alasan yang tepat.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid memahami perbedaan antara perangkat desa dan perangkat kelurahan setelah pembelajaran ini? Bagaimana saya tahu?
  • Apakah skenario situasi nyata yang saya berikan sudah cukup kontekstual dan relevan dengan kehidupan murid? Apa yang perlu diperbaiki?
  • Murid mana yang tampak kesulitan hari ini, dan dukungan seperti apa yang perlu saya siapkan untuk pertemuan berikutnya?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah seimbang? Tahap mana yang perlu disesuaikan?

Refleksi Murid:

  • Apa satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang perangkat desa atau kelurahan?
  • Menurutmu, mengapa penting bagi warga untuk mengenal siapa saja perangkat desa atau kelurahannya?
  • Apakah ada bagian yang masih membingungkan kamu hari ini? Apa yang masih ingin kamu ketahui?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Pancasila Kelas IV SD/MI (Kemendikbudristek) — hlm. 16–19 (Bab 1, Subbab C: Perangkat Desa dan Kelurahan)
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila Kelas IV SD/MI (Kemendikbudristek)
  3. Bagan/poster struktur organisasi pemerintahan desa dan kelurahan (dicetak atau ditampilkan melalui proyektor/layar)
  4. Lembar Kerja Murid (LKM) berisi tabel perangkat-fungsi dan kartu skenario situasi nyata (disiapkan guru)
  5. Kartu nama jabatan untuk asesmen awal diagnostik (disiapkan guru)
  6. Papan tulis dan spidol/kapur untuk mencatat hasil diskusi kelas
  7. Lembar refleksi murid (disiapkan guru)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.