Modul AjarPertemuan 12Bab 1Fase BSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 4: Asesmen Sumatif Bab 1: Mengenal Lingkungan Sekitar

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 4 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 1: Mengenal Lingkungan Sekitar". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 4: Asesmen Sumatif Bab 1: Mengenal Lingkungan Sekitar

Pendidikan Pancasila - Kelas 4

Bab 1 - Pertemuan 12

MODUL AJAR

Pendidikan Pancasila — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 1: Mengenal Lingkungan Sekitar

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikAsesmen Sumatif Bab 1: Mengenal Lingkungan Sekitar
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mendemonstrasikan pemahaman menyeluruh tentang identitas masyarakat sesuai budaya, suku bangsa, bahasa, agama, dan kepercayaan di lingkungan tempat tinggal melalui asesmen sumatif tertulis.
  2. Murid dapat mengidentifikasi keberagaman dan aturan yang berlaku di lingkungan desa/kelurahan serta menunjukkan sikap menghargai perbedaan sebagai wujud Bhinneka Tunggal Ika.
  3. Murid dapat menjelaskan perangkat desa/kelurahan dan peran lingkungan sekitar sebagai bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang membuat lingkungan tempat tinggalmu berbeda dari lingkungan teman-temanmu yang tinggal di kota atau desa lain?
  2. Jika tidak ada aturan di lingkungan desa atau kelurahan, apa yang mungkin terjadi?
  3. Bagaimana cara kita menunjukkan rasa bangga menjadi warga Indonesia yang beragam budaya, suku, dan agamanya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam, mengajak murid berdoa bersama, dan mengecek kehadiran. (3 menit)
  • Guru menciptakan suasana nyaman dan positif dengan mengingatkan murid bahwa hari ini adalah waktu untuk menunjukkan sejauh mana mereka sudah belajar dengan penuh semangat — bukan sekadar ujian. (2 menit)
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik secara lisan untuk mengaktifkan memori murid: 'Coba ingat kembali, apa saja yang sudah kalian pelajari di Bab 1 tentang Mengenal Lingkungan Sekitar?' (3 menit)
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik singkat: murid diminta menuliskan satu kata atau kalimat pendek di selembar kertas kecil (sticky note/kertas lipat) tentang topik di Bab 1 yang paling mereka ingat dan yang paling mereka rasa sulit. Guru mengumpulkan dan membaca sekilas untuk mengetahui kesiapan belajar murid sebelum asesmen dimulai. (5 menit)
  • Guru menjelaskan prosedur pelaksanaan asesmen sumatif: tata tertib, waktu pengerjaan, dan cara menjawab soal. (2 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru membacakan instruksi umum soal asesmen sumatif secara perlahan dan jelas, memastikan semua murid memahami petunjuk pengerjaan tiap bagian soal. (3 menit)
  • Guru mempersilakan murid untuk membaca soal secara mandiri selama 2 menit sebelum mulai mengerjakan, sebagai strategi memahami konteks soal terlebih dahulu. (2 menit)
  • Guru mengingatkan murid bahwa soal mencakup topik: identitas masyarakat, keberagaman budaya/suku/bahasa/agama, aturan di lingkungan, perangkat desa/kelurahan, dan lingkungan sekitar sebagai bagian NKRI — sehingga murid dapat menyusun strategi menjawab secara terstruktur.

Mengaplikasi (Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid mengerjakan soal asesmen sumatif secara mandiri dan tertib. Soal terdiri dari: (a) 10 soal pilihan ganda — menguji identifikasi identitas masyarakat, keberagaman, dan perangkat desa/kelurahan; (b) 5 soal isian singkat — menguji pemahaman aturan di lingkungan dan peran perangkat desa; (c) 2 soal uraian — murid menjelaskan dengan kalimatnya sendiri bagaimana keberagaman di lingkungan sekitarnya dan contoh sikap menghargai perbedaan sebagai wujud nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. (30 menit)
  • Guru berkeliling secara tenang untuk memastikan kondusivitas kelas, memberikan dukungan nonverbal (anggukan, senyum) kepada murid yang terlihat ragu, dan mencatat pengamatan proses asesmen.
  • Untuk murid yang menyelesaikan lebih cepat (diferensiasi murid cepat): guru menyediakan lembar pengayaan berupa 1 soal tantangan — murid diminta menggambar peta sederhana lingkungan tempat tinggalnya (RT, RW, desa/kelurahan, kecamatan) dan memberi keterangan singkat.
  • Untuk murid yang memerlukan dukungan lebih (diferensiasi murid lambat): guru diperbolehkan mendekati dan membacakan kembali soal uraian secara pelan tanpa memberikan jawaban, serta mempersilakan murid menggunakan kata-kata sederhana dalam menjawab uraian.

Merefleksi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setelah waktu pengerjaan selesai, guru meminta murid berhenti menulis dan mengumpulkan lembar jawaban. (2 menit)
  • Guru mengajak murid melakukan refleksi singkat berpasangan (think-pair): 'Tunjuk jempol ke atas jika kamu merasa sudah mengerjakan dengan sungguh-sungguh. Tunjuk jempol ke samping jika ada bagian yang masih terasa sulit.' (2 menit)
  • Guru membahas 2-3 soal yang diperkirakan paling menantang secara klasikal — bukan untuk memberi jawaban benar, tetapi untuk membuka diskusi singkat agar murid tetap mendapat pembelajaran bermakna setelah asesmen. (5 menit)
  • Murid menuliskan refleksi singkat di lembar refleksi: satu hal yang sudah mereka kuasai dan satu hal yang ingin mereka pelajari lebih lanjut dari Bab 1.

Penutup:

  • Guru mengapresiasi usaha semua murid dalam mengerjakan asesmen dengan kata-kata penyemangat yang tulus, menegaskan bahwa proses belajar lebih penting dari sekadar nilai. (2 menit)
  • Guru menyampaikan bahwa hasil asesmen akan digunakan untuk membantu murid yang masih memerlukan penguatan, dan murid yang sudah sangat memahami akan mendapat tantangan belajar berikutnya. (1 menit)
  • Guru menyampaikan topik/bab yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya sebagai pengantar rasa ingin tahu. (1 menit)
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam. (1 menit)

Diferensiasi:

  • Konten: Soal uraian memiliki dua versi petunjuk: versi reguler (murid menjawab bebas) dan versi scaffolded dengan kata kunci pemandu bagi murid yang memerlukan bantuan struktural.
  • Proses: Murid yang selesai lebih awal mengerjakan lembar pengayaan (menggambar peta lingkungan tempat tinggal). Guru memberikan pendampingan bacaan soal bagi murid yang kesulitan memahami instruksi tanpa membocorkan jawaban.
  • Produk: Murid reguler menjawab soal uraian dalam bentuk paragraf. Murid yang perlu dukungan diperbolehkan menjawab dalam bentuk poin-poin singkat atau kalimat pendek.

ASESMEN

Awal:

  • Sticky note diagnostik: murid menuliskan satu topik dari Bab 1 yang paling mereka ingat dan satu topik yang dirasa paling sulit, dikumpulkan dan dibaca guru sebelum asesmen dimulai untuk memetakan kesiapan belajar.
  • Pertanyaan lisan pemantik untuk mengaktifkan pengetahuan awal murid tentang materi Bab 1.

Proses:

  • Observasi guru berkeliling kelas selama pengerjaan soal: mencatat murid yang terlihat kesulitan, mengerjakan dengan percaya diri, atau menyelesaikan lebih awal.
  • Refleksi berpasangan (jempol atas/samping) segera setelah pengumpulan lembar jawaban untuk mendeteksi perasaan murid terhadap proses asesmen.
  • Diskusi klasikal singkat 2-3 soal sulit sebagai umpan balik formatif pasca-pengerjaan.

Akhir:

  • Asesmen sumatif tertulis: 10 soal pilihan ganda (skor 1 poin/soal), 5 soal isian singkat (skor 2 poin/soal), dan 2 soal uraian (skor 5 poin/soal) — total skor maksimal 30 poin.
  • Lembar refleksi tertulis murid sebagai bukti metakognisi: satu hal yang dikuasai dan satu hal yang ingin dipelajari lebih lanjut.

Formatif:

  • Sticky note diagnostik di awal: murid menulis topik yang paling diingat dan yang paling sulit dari Bab 1.
  • Observasi guru selama murid mengerjakan soal: mencatat sikap, kemandirian, dan tanda-tanda kebingungan murid.
  • Refleksi berpasangan (think-pair jempol) setelah pengumpulan lembar jawaban.
  • Lembar refleksi murid: satu hal yang dikuasai dan satu hal yang ingin dipelajari lebih lanjut.

Sumatif:

  • Asesmen tertulis: 10 soal pilihan ganda, 5 soal isian singkat, dan 2 soal uraian yang mencakup seluruh materi Bab 1 (identitas masyarakat, keberagaman, aturan, perangkat desa/kelurahan, lingkungan sekitar sebagai bagian NKRI).
  • Lembar pengayaan (opsional, bagi murid cepat): peta lingkungan tempat tinggal dengan keterangan.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Identitas Masyarakat (Budaya, Suku, Bahasa, Agama)Murid tidak dapat mengidentifikasi unsur identitas masyarakat atau jawabannya tidak relevan dengan topik.Murid dapat menyebutkan satu unsur identitas masyarakat dengan benar namun belum mampu menjelaskan perbedaan antar identitas.Murid dapat mengidentifikasi dan membedakan beberapa unsur identitas masyarakat (budaya, suku, bahasa, agama) dengan benar.Murid dapat mengidentifikasi, membedakan, dan menjelaskan dengan kalimatnya sendiri bagaimana identitas masyarakat yang beragam mencerminkan nilai Bhinneka Tunggal Ika.
Pemahaman Aturan dan Perangkat Desa/KelurahanMurid tidak dapat menyebutkan aturan di lingkungan atau perangkat desa/kelurahan.Murid dapat menyebutkan satu aturan atau satu perangkat desa/kelurahan dengan benar.Murid dapat menjelaskan beberapa aturan lingkungan dan menyebutkan perangkat desa/kelurahan beserta tugasnya.Murid dapat menjelaskan aturan, perangkat desa/kelurahan, dan mengaitkannya dengan kehidupan nyata di lingkungan tempat tinggal dengan contoh yang relevan.
Pemahaman Lingkungan Sekitar sebagai Bagian NKRIMurid tidak dapat menjelaskan hubungan antara lingkungan tempat tinggal (desa/kelurahan, kecamatan) dengan NKRI.Murid dapat menyebutkan bahwa desa/kelurahan adalah bagian dari NKRI namun belum mampu menjelaskan alasannya.Murid dapat mengidentifikasi hierarki wilayah (RT, RW, desa/kelurahan, kecamatan) dan menjelaskan kaitannya dengan NKRI.Murid dapat menjelaskan secara runtut hierarki wilayah tempat tinggal, mengaitkannya dengan NKRI, dan memberikan contoh nyata dari lingkungannya sendiri.
Kemandirian dan Kejujuran dalam Mengerjakan AsesmenMurid tidak mengerjakan soal secara mandiri atau tidak menunjukkan upaya sungguh-sungguh.Murid mengerjakan sebagian soal secara mandiri namun sering tampak tidak fokus atau mencari bantuan yang tidak semestinya.Murid mengerjakan seluruh soal secara mandiri dengan fokus dan menunjukkan usaha yang baik.Murid mengerjakan seluruh soal secara mandiri, tuntas, mengelola waktu dengan baik, dan menunjukkan sikap jujur serta percaya diri sepanjang proses asesmen.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah soal asesmen sudah mencakup seluruh materi esensial Bab 1 secara proporsional dan sesuai tingkat kemampuan murid kelas 4?
  • Murid mana yang tampak kesulitan selama proses asesmen, dan apa tindak lanjut yang perlu saya siapkan (remediasi/penguatan)?
  • Apakah suasana asesmen sudah kondusif, nyaman, dan tidak membuat murid cemas berlebihan?
  • Apakah diferensiasi yang saya terapkan (scaffolding soal uraian dan lembar pengayaan) sudah menjangkau kebutuhan semua murid?

Refleksi Murid:

  • Bagian mana dari soal tadi yang paling mudah kamu jawab? Mengapa kamu merasa mudah pada bagian itu?
  • Bagian mana yang masih terasa sulit? Apa yang ingin kamu pelajari lagi agar lebih paham?
  • Apakah kamu sudah mengerjakan soal dengan jujur dan sungguh-sungguh? Bagaimana perasaanmu setelah selesai mengerjakan?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Pancasila Kelas IV SD/MI (Kemdikbudristek, 2023) — Bab 1: Mengenal Lingkungan Sekitar
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila Kelas IV SD/MI (Kemdikbudristek, 2023)
  3. Lembar soal asesmen sumatif Bab 1 yang disusun guru (termasuk versi scaffolded untuk murid yang memerlukan dukungan)
  4. Lembar pengayaan: menggambar peta lingkungan tempat tinggal (bagi murid yang menyelesaikan lebih awal)
  5. Lembar refleksi murid
  6. Sticky note / kertas lipat kecil untuk asesmen awal diagnostik
  7. Alat tulis: pensil, pulpen, penghapus

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.