MODUL AJAR Pendidikan Pancasila — Kelas 3 (Fase B) Topik: Mengenal Karakter Para Perumus Pancasila INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Pancasila |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 3 |
|---|
| Topik | Mengenal Karakter Para Perumus Pancasila |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid mampu mengenal karakter para perumus Pancasila (seperti Ir. Soekarno, Moh. Hatta, dan tokoh BPUPKI lainnya) melalui kegiatan membaca dan mengamati teks bacaan.
- Murid mampu menyebutkan minimal dua karakter unggul yang dimiliki para perumus Pancasila berdasarkan hasil membaca.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Menurutmu, apa yang membuat seseorang bisa menjadi pemimpin yang baik?
- Pernahkah kamu mendengar nama Soekarno atau Mohammad Hatta? Apa yang kamu ketahui tentang mereka?
- Karakter atau sifat apa saja yang harus dimiliki oleh seseorang yang ingin berjuang untuk negaranya?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran.
- Guru memeriksa kehadiran murid dan mengondisikan kelas agar siap belajar.
- Asesmen awal: Guru mengajukan 2–3 pertanyaan lisan singkat, misalnya 'Siapa yang sudah pernah mendengar nama Soekarno? Apa yang kalian tahu tentang beliau?' Guru mencatat respons murid sebagai peta awal pengetahuan.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: mengenal karakter para perumus Pancasila dan menyebutkan minimal dua karakter unggul mereka.
- Guru melontarkan pertanyaan pemantik: 'Menurutmu, apa yang membuat seseorang bisa menjadi pemimpin yang baik?' untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid.
- Guru menghubungkan materi dengan kehidupan nyata: 'Karakter baik para pahlawan inilah yang bisa kita teladani setiap hari.'
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru meminta murid membuka Buku Siswa Pendidikan Pancasila Kelas III, halaman tentang 'Karakter Perumus Pancasila' (Bab 4).
- Murid membaca teks bacaan tentang Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta secara bergantian (membaca nyaring satu paragraf per murid), sementara guru menampilkan gambar/foto tokoh tersebut di papan tulis atau layar.
- Guru memandu murid mengamati gambar dan teks: 'Perhatikan kata-kata yang menggambarkan sifat atau karakter tokoh ini. Garis bawahi kata-kata tersebut.'
- Guru menjelaskan secara ringkas karakter utama Soekarno (berani, pantang menyerah, cinta tanah air) dan Mohammad Hatta (idealis, tekun, jujur, cinta rakyat) dengan menggunakan contoh konkret dari teks.
- Guru mengajukan pertanyaan pengecekan pemahaman: 'Dari bacaan tadi, sifat apa yang paling kamu ingat dari Soekarno? Dan dari Mohammad Hatta?'
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid dibagi menjadi beberapa kelompok kecil (3–4 orang per kelompok).
- Setiap kelompok mendapatkan Lembar Kerja Murid (LKPD) berisi tabel dua kolom: nama tokoh dan karakter unggulnya. Tugas kelompok adalah mengisi tabel berdasarkan hasil bacaan.
- Kelompok berdiskusi dan menuliskan minimal dua karakter unggul untuk masing-masing tokoh yang ada di teks (Soekarno dan Mohammad Hatta).
- Setelah selesai, setiap kelompok memilih satu perwakilan untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas dengan percaya diri. Teman-teman yang lain memberikan tepuk tangan sebagai apresiasi.
- Guru memberikan umpan balik langsung terhadap setiap presentasi, mengonfirmasi jawaban yang benar dan meluruskan yang kurang tepat.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid untuk berpikir sejenak: 'Dari semua karakter unggul yang sudah kita pelajari, karakter mana yang menurutmu paling penting? Mengapa?'
- Murid secara mandiri menulis jawaban singkat (2–3 kalimat) di buku tulis masing-masing: 'Karakter unggul yang ingin aku teladani dari para perumus Pancasila adalah … karena …'
- Beberapa murid (sukarela) membacakan tulisannya di depan kelas. Guru merespons dengan hangat dan menguatkan koneksi antara karakter tokoh dengan kehidupan sehari-hari murid.
- Guru mengajukan pertanyaan refleksi penutup inti: 'Bagaimana cara kita menunjukkan karakter berani dan tekun di sekolah setiap hari?'
Penutup:- Guru dan murid bersama-sama menyimpulkan materi: para perumus Pancasila memiliki karakter unggul seperti berani, pantang menyerah, jujur, dan cinta tanah air yang patut diteladani.
- Asesmen akhir: Guru memberikan kuis lisan singkat — setiap murid menyebutkan satu karakter unggul dari salah satu tokoh perumus Pancasila.
- Guru memberikan pesan motivasi: 'Karakter baik para perumus Pancasila bisa kita wujudkan mulai dari hal kecil di sekolah dan di rumah.'
- Guru menyampaikan rencana pertemuan berikutnya secara singkat.
- Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih diberikan teks bacaan yang telah diringkas dan disederhanakan, serta kartu bergambar tokoh dengan kata kunci karakter yang sudah tertulis. Murid yang sudah cepat memahami dapat membaca teks tambahan tentang tokoh BPUPKI lainnya (misalnya Mr. Soepomo atau Moh. Yamin) dan mencari satu karakter tambahan dari tokoh tersebut.
- Proses: Murid dengan gaya belajar visual dapat menggambar atau membuat bagan sederhana karakter tokoh. Murid auditori dapat menceritakan ulang kepada teman sebangku. Murid kinestetik dapat bermain peran singkat memerankan salah satu tokoh dan menyebutkan karakternya.
- Produk: Murid yang membutuhkan dukungan cukup mengisi tabel LKPD dengan dua karakter per tokoh. Murid yang sudah mahir dapat membuat 'Kartu Profil Tokoh' kecil yang memuat nama, foto/gambar, dan minimal tiga karakter unggul tokoh tersebut.
ASESMENAwal:- Guru mengajukan pertanyaan lisan di pendahuluan: 'Siapa yang pernah mendengar nama Soekarno atau Mohammad Hatta?' dan 'Apa yang kalian ketahui tentang mereka?'
- Guru mencatat murid yang sudah memiliki pengetahuan awal dan yang belum, sebagai dasar penyesuaian penjelasan selama pembelajaran.
Proses:- Observasi partisipasi dan keaktifan murid saat membaca nyaring dan diskusi kelompok menggunakan lembar observasi sederhana (ceklis: aktif/kurang aktif).
- Pengecekan LKPD kelompok saat diskusi berlangsung: guru berkeliling dan memberikan umpan balik langsung terhadap jawaban murid.
- Pertanyaan lisan pengecekan pemahaman setelah tahap Memahami: 'Sifat apa yang paling kamu ingat dari Soekarno?' dan 'Apa karakter unggul Mohammad Hatta?'
Akhir:- Kuis lisan individual di penutup: setiap murid diminta menyebutkan satu karakter unggul dari salah satu perumus Pancasila.
- Tulisan refleksi mandiri di buku tulis: 'Karakter unggul yang ingin aku teladani dari para perumus Pancasila adalah … karena …' — dinilai berdasarkan ketepatan penyebutan karakter dan kelengkapan alasan.
Formatif:- Tanya jawab lisan selama tahap Memahami untuk mengecek pemahaman murid terhadap karakter tokoh.
- Observasi diskusi kelompok saat mengerjakan LKPD: guru mengamati keaktifan, ketepatan jawaban, dan kemampuan kerja sama.
- Presentasi kelompok sebagai bukti kemampuan menyebutkan karakter unggul tokoh secara lisan.
Sumatif:- Kuis lisan singkat di akhir pembelajaran: setiap murid menyebutkan minimal satu karakter unggul dari perumus Pancasila.
- Tulisan refleksi mandiri di buku tulis: murid menuliskan minimal dua karakter unggul yang ingin diteladani beserta alasannya.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengenal karakter para perumus Pancasila (TP 3.4.6.1) | Murid belum dapat menyebutkan karakter satu pun tokoh perumus Pancasila meskipun sudah membaca teks. | Murid dapat menyebutkan satu karakter dari salah satu tokoh (Soekarno atau Hatta) dengan bantuan guru atau teman. | Murid dapat menyebutkan karakter dari dua tokoh (Soekarno dan Hatta) secara mandiri berdasarkan hasil membaca. | Murid dapat menjelaskan karakter dari dua tokoh atau lebih (termasuk tokoh BPUPKI lainnya) dengan contoh konkret dari teks bacaan secara mandiri dan lancar. | | Menyebutkan minimal dua karakter unggul perumus Pancasila (TP 3.4.6.2) | Murid tidak dapat menyebutkan karakter unggul tokoh perumus Pancasila. | Murid menyebutkan hanya satu karakter unggul dan membutuhkan bantuan guru. | Murid dapat menyebutkan minimal dua karakter unggul secara mandiri. | Murid dapat menyebutkan lebih dari dua karakter unggul disertai penjelasan mengapa karakter tersebut penting, secara lisan maupun tulisan dengan bahasa yang jelas. | | Partisipasi dalam diskusi kelompok | Murid tidak aktif dalam diskusi dan tidak berkontribusi pada pengisian LKPD. | Murid sesekali berpartisipasi namun masih perlu dorongan dari guru atau teman. | Murid aktif berdiskusi dan berkontribusi dalam pengisian LKPD bersama kelompok. | Murid aktif memimpin atau mendorong diskusi kelompok, membantu teman yang kesulitan, dan mempresentasikan hasil dengan percaya diri. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid dapat mencapai tujuan pembelajaran hari ini, terutama menyebutkan minimal dua karakter unggul perumus Pancasila?
- Apakah strategi membaca nyaring dan diskusi kelompok efektif untuk kelas ini? Bagian mana yang perlu diperbaiki?
- Bagaimana cara saya mengakomodasi murid yang belum berkembang agar dapat mencapai TP pada pertemuan berikutnya?
- Apakah pertanyaan pemantik yang saya gunakan berhasil membangkitkan rasa ingin tahu murid?
Refleksi Murid:- Siapa saja tokoh perumus Pancasila yang sudah kamu kenal hari ini?
- Sebutkan dua karakter unggul yang kamu pelajari dari para perumus Pancasila!
- Karakter mana yang paling ingin kamu contoh dalam kehidupan sehari-hari? Mengapa?
- Apakah kamu merasa senang belajar hari ini? Apa yang paling menyenangkan?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Pendidikan dan Pembinaan Ideologi Pancasila untuk SD/MI Kelas III (Kemdikbud) — Bab 4 halaman tentang Karakter Perumus Pancasila
- Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas III (Kemdikbud)
- Gambar/foto Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta (ditempel di papan tulis atau ditampilkan di layar proyektor)
- Lembar Kerja Murid (LKPD) — tabel karakter tokoh yang disiapkan guru
- Papan tulis dan spidol/kapur untuk mencatat kata kunci karakter selama pembelajaran
- Proyektor atau layar (opsional, untuk menampilkan gambar tokoh dan teks pendukung)
|