Modul AjarPertemuan 1Bab 3Fase BSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 3: Kekayaan Suku Bangsa Indonesia

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 3 dengan topik "Kekayaan Suku Bangsa Indonesia". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 3: Kekayaan Suku Bangsa Indonesia

Pendidikan Pancasila - Kelas 3

Bab 3 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Pendidikan Pancasila — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Kekayaan Suku Bangsa Indonesia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikKekayaan Suku Bangsa Indonesia
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi minimal 5 suku bangsa beserta provinsi asal di Indonesia melalui kegiatan membaca dan menarik garis pasangan.
  2. Murid dapat menyanyikan lagu 'Mengenal Suku Bangsa' sebagai bentuk kebanggaan terhadap keberagaman suku bangsa Indonesia.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu bertemu teman yang berasal dari suku bangsa berbeda? Suku bangsa apa yang kamu ketahui?
  2. Indonesia punya banyak sekali suku bangsa — kira-kira ada berapa suku bangsa yang kalian tahu, dan dari mana asalnya?
  3. Apa yang membuat Indonesia istimewa dibanding negara lain, terutama soal suku bangsa dan budayanya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam, mengajak murid berdoa bersama, dan memeriksa kehadiran. (5 menit)
  • Guru menampilkan gambar atau foto peta Indonesia dan meminta murid mengamati sejenak. (2 menit)
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Pernahkah kamu bertemu teman yang berbeda suku bangsa? Suku bangsa apa yang sudah kamu kenal?' Murid diberi kesempatan menjawab secara lisan. (3 menit)
  • Asesmen awal: Guru meminta murid menuliskan 1–2 nama suku bangsa yang mereka ketahui di selembar sticky note atau di buku tulis, lalu beberapa murid berbagi jawabannya. Guru mencatat dan memetakan pengetahuan awal murid. (3 menit)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: mengidentifikasi suku bangsa dan provinsi asalnya, serta menyanyikan lagu 'Mengenal Suku Bangsa'. (2 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru meminta murid membuka buku siswa halaman 90–91 dan membaca teks 'Kekayaan Suku Bangsaku' secara senyap selama 3 menit. (Berkesadaran: murid fokus penuh pada teks sebelum melanjutkan ke aktivitas berikutnya.)
  • Setelah membaca, guru mengajukan pertanyaan lisan: 'Suku bangsa apa saja yang disebutkan dalam teks? Dari mana asalnya?' Beberapa murid menjawab secara bergantian. (3 menit)
  • Guru menjelaskan secara singkat 7 suku bangsa yang ada di buku siswa — Asmat (Papua), Betawi (Jakarta), Bakumpai (Kalimantan Tengah), Baduy (Banten), Dayak (Kalimantan), Batak (Sumatra Utara), dan satu suku tambahan sesuai konteks daerah sekolah — menggunakan kartu nama suku bangsa dan kartu nama provinsi yang ditempel di papan tulis. (5 menit)
  • Guru meminta murid memperhatikan cara mengucapkan nama suku bangsa dan provinsi dengan benar, lalu mengulangnya bersama-sama. (2 menit)

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid menyanyikan lagu 'Mengenal Suku Bangsa' (nada: 'Saya Mau Tamasya Berkeliling-Keliling Kota') bersama-sama dipandu guru. Lakukan dua kali putaran: pertama pelan-pelan, kedua dengan semangat. (Menggembirakan: suasana gembira dan meriah agar murid merasa bangga.) (5 menit)
  • Guru memimpin satu putaran terakhir lagu di mana murid boleh berdiri dan bergerak ringan mengikuti irama. (2 menit)
  • Murid mengerjakan latihan menarik garis pasangan di buku siswa halaman 91 — memasangkan nama suku bangsa dengan provinsi asalnya secara mandiri. (Bermakna: murid menerapkan pemahaman dari teks ke dalam tugas nyata.) (7 menit)
  • Murid yang selesai lebih cepat (diferensiasi murid cepat) diminta menambahkan 2 suku bangsa lain yang mereka ketahui dari pengalaman atau lingkungan sekitar di bagian bawah lembar latihan.
  • Guru berkeliling memantau, memberi bantuan verbal singkat kepada murid yang kesulitan menemukan pasangan yang tepat (diferensiasi murid lambat: guru memberikan petunjuk arah, misalnya 'Coba cari suku yang berasal dari pulau terbesar di Indonesia'). (selama 7 menit kegiatan mandiri)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memandu diskusi kelas singkat: 'Dari suku bangsa yang sudah kalian pelajari hari ini, mana yang paling menarik perhatian kalian? Mengapa?' Beberapa murid berbagi pendapatnya. (3 menit)
  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi nilai: 'Setelah mengenal banyak suku bangsa, apa yang ingin kalian lakukan jika memiliki teman yang berbeda suku bangsa?' Murid menjawab secara lisan atau menuliskan 1 kalimat di buku tulis. (3 menit)
  • Murid diminta melihat kembali hasil tarikan garis pasangan yang sudah dikerjakan, lalu secara berpasangan saling memeriksa jawaban temannya dan mendiskusikan jika ada yang berbeda. (3 menit)
  • Guru meminta 2–3 murid menyebutkan 5 suku bangsa dan provinsi asalnya secara lisan di depan kelas sebagai bukti pencapaian TP 3.3.1.1. (2 menit)

Penutup:

  • Guru mengajak murid merangkum bersama: 'Hari ini kita sudah belajar apa saja?' Murid menyebutkan poin-poin penting secara bergantian. (3 menit)
  • Asesmen akhir: Guru meminta murid mengisi 'Tiket Keluar' — menuliskan 5 nama suku bangsa beserta provinsi asalnya di selembar kertas kecil dan mengumpulkannya sebelum keluar kelas. (4 menit)
  • Guru memberikan apresiasi atas partisipasi murid dan mengingatkan pentingnya menghargai keberagaman suku bangsa sebagai kekayaan Indonesia.
  • Guru menyampaikan topik pertemuan berikutnya (pakaian adat daerah) agar murid bisa mencari tahu terlebih dahulu.
  • Pembelajaran ditutup dengan menyanyikan satu bait lagu 'Mengenal Suku Bangsa' bersama-sama sebagai penutup yang gembira, lalu berdoa dan salam. (3 menit)

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah mengenal banyak suku bangsa dapat membaca teks pengayaan singkat yang disiapkan guru tentang suku bangsa dari daerah tempat tinggal mereka. Murid yang belum mengenal suku bangsa sama sekali mendapat kartu bergambar yang memperlihatkan ciri khas sederhana tiap suku (misalnya gambar peta pulau) sebagai bantuan visual.
  • Proses: Murid yang lambat dalam mengerjakan latihan menarik garis dibimbing guru dengan petunjuk lisan bertahap (scaffolding verbal) dan boleh melihat kembali teks. Murid yang cepat selesai mengerjakan tugas pengayaan: menambahkan 2 suku bangsa lain di luar yang ada di buku beserta provinsi asalnya.
  • Produk: Murid dengan kemampuan lebih dapat menyebutkan lebih dari 5 suku bangsa beserta provinsi asalnya secara lisan di depan kelas. Murid yang masih berkembang cukup menyebutkan 5 suku bangsa dengan bantuan kartu nama suku bangsa yang tersedia.

ASESMEN

Awal:

  • Guru meminta murid menuliskan 1–2 nama suku bangsa yang sudah mereka kenal di sticky note atau buku tulis sebelum pembelajaran dimulai.
  • Guru mengajukan pertanyaan lisan: 'Siapa yang sudah tahu nama suku bangsa di Indonesia? Suku bangsa apa?' dan mencatat respons murid untuk memetakan pengetahuan awal.
  • Hasil asesmen awal digunakan guru untuk menentukan murid mana yang perlu scaffolding lebih dan mana yang sudah siap aktivitas pengayaan.

Proses:

  • Observasi selama membaca teks: guru mencatat murid yang tampak kesulitan memahami isi bacaan.
  • Tanya jawab lisan setelah membaca: guru menilai ketepatan jawaban murid tentang nama suku bangsa dan provinsi asal.
  • Pemantauan latihan menarik garis: guru berkeliling dan mencatat ketepatan pasangan suku bangsa–provinsi yang dibuat murid.
  • Pengamatan partisipasi saat bernyanyi: guru menilai keterlibatan dan antusiasme murid dalam menyanyikan lagu 'Mengenal Suku Bangsa'.

Akhir:

  • Tiket Keluar: murid menuliskan secara mandiri minimal 5 suku bangsa beserta provinsi asalnya — dinilai menggunakan rubrik 4 level.
  • Penilaian lisan singkat bagi 2–3 murid yang ditunjuk untuk menyebutkan 5 suku bangsa dan provinsi asal di depan kelas.

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat menyimak teks dan menjawab pertanyaan lisan guru (menggunakan lembar observasi sederhana dengan centang).
  • Pengamatan guru saat murid menyanyikan lagu 'Mengenal Suku Bangsa' — apakah murid ikut bernyanyi dengan semangat dan hafal minimal satu bait.
  • Pemantauan guru saat murid mengerjakan latihan menarik garis pasangan (berkeliling kelas dan mencatat murid yang kesulitan).
  • Diskusi berpasangan saat murid saling memeriksa jawaban tarikan garis.

Sumatif:

  • Tiket Keluar: murid menuliskan 5 nama suku bangsa beserta provinsi asalnya secara mandiri di selembar kertas kecil dan mengumpulkannya di akhir pembelajaran.
  • Penilaian lisan: 2–3 murid dipilih secara acak untuk menyebutkan 5 suku bangsa dan provinsi asalnya di depan kelas.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi suku bangsa dan provinsi asal (TP 3.3.1.1)Murid hanya dapat menyebutkan kurang dari 3 suku bangsa dan/atau tidak dapat mencocokkan suku bangsa dengan provinsi asalnya dengan benar.Murid dapat menyebutkan 3–4 suku bangsa dan mencocokkan 3–4 pasangan suku bangsa–provinsi dengan benar.Murid dapat menyebutkan dan mencocokkan 5 suku bangsa dengan provinsi asalnya dengan benar.Murid dapat menyebutkan dan mencocokkan lebih dari 5 suku bangsa dengan provinsi asalnya dengan benar, termasuk suku bangsa di luar yang ada di buku teks.
Menyanyikan lagu 'Mengenal Suku Bangsa' (TP 3.3.1.2)Murid tidak ikut bernyanyi atau hanya diam saat kegiatan bernyanyi berlangsung.Murid ikut bernyanyi dengan bantuan teks tertulis, namun kurang lancar pada sebagian besar bait.Murid ikut bernyanyi dengan lancar mengikuti teks dan terlihat antusias berpartisipasi.Murid bernyanyi dengan lancar, hafal minimal satu bait tanpa melihat teks, dan menunjukkan ekspresi kebanggaan yang jelas saat bernyanyi.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat terlibat aktif dalam kegiatan membaca teks dan menjawab pertanyaan lisan?
  • Apakah langkah diferensiasi yang saya terapkan (scaffolding untuk murid lambat, pengayaan untuk murid cepat) sudah efektif hari ini?
  • Berapa murid yang sudah mencapai target minimal 5 pasangan suku bangsa–provinsi dalam Tiket Keluar? Apa yang perlu saya perbaiki untuk pertemuan berikutnya?
  • Apakah kegiatan bernyanyi berhasil menciptakan suasana gembira dan menumbuhkan rasa bangga terhadap keberagaman suku bangsa Indonesia?

Refleksi Murid:

  • Suku bangsa apa yang paling kamu ingat hari ini? Dari provinsi mana asalnya?
  • Bagaimana perasaanmu setelah mengenal banyak suku bangsa di Indonesia?
  • Apa yang ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang suku bangsa di Indonesia?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Pancasila Kelas III (Ressi K. Dewi, dkk., Kemendikbudristek 2023), halaman 88–91.
  2. Panduan Guru Pendidikan Pancasila Kelas III, halaman 130–135.
  3. Lagu 'Mengenal Suku Bangsa' karya Hani Hanifah (teks tersedia di buku siswa halaman 90–91), dinyanyikan dengan nada 'Saya Mau Tamasya Berkeliling-Keliling Kota'.
  4. Kartu nama suku bangsa dan kartu nama provinsi (dibuat guru, dapat dicetak atau ditulis tangan) untuk media tempel di papan tulis.
  5. Peta Indonesia (gambar atau poster) sebagai media visual di kelas.
  6. Sticky note atau kertas kecil untuk asesmen awal dan Tiket Keluar.
  7. Lembar latihan menarik garis pasangan suku bangsa–provinsi (dari buku siswa halaman 91 atau lembar kerja terpisah yang disiapkan guru).

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.