Modul AjarPertemuan 4Bab 2Fase BSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 3: Mempresentasikan Aturan Kelas dan Manfaatnya

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 3 dengan topik "Mempresentasikan Aturan Kelas dan Manfaatnya". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 3: Mempresentasikan Aturan Kelas dan Manfaatnya

Pendidikan Pancasila - Kelas 3

Bab 2 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Pendidikan Pancasila — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Mempresentasikan Aturan Kelas dan Manfaatnya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMempresentasikan Aturan Kelas dan Manfaatnya
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyajikan hasil desain aturan kelas kepada teman-temannya dan menjelaskan manfaat keberadaan aturan bagi kehidupan kelas.
  2. Murid dapat menanggapi penampilan kelompok lain secara kritis dan santun dalam kegiatan presentasi aturan kelas.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Aturan apa saja yang sudah kelompokmu tulis di desain tadi, dan mengapa kalian memilih aturan itu?
  2. Apa yang akan terjadi di kelas kita jika tidak ada aturan sama sekali?
  3. Bagaimana caramu menyampaikan pendapat kepada kelompok lain agar mereka tidak tersinggung?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, menanyakan kabar, dan memimpin doa bersama.
  • Guru mengecek kehadiran murid dan memastikan setiap kelompok sudah memegang hasil desain aturan kelas yang dibuat pada pertemuan sebelumnya.
  • Guru melakukan asesmen awal dengan mengajukan pertanyaan lisan singkat: 'Coba sebutkan satu aturan yang ada di desain kelompokmu dan ceritakan mengapa aturan itu penting!' (diagnostik cepat untuk melihat kesiapan presentasi).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: setiap kelompok akan mempresentasikan desain aturan kelas mereka dan memberikan tanggapan kepada kelompok lain.
  • Guru menyampaikan alur kegiatan dan kesepakatan selama presentasi: waktu presentasi per kelompok, cara memberikan tanggapan yang santun, dan aturan mendengarkan.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu dan semangat murid sebelum sesi presentasi dimulai.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menayangkan atau menuliskan di papan tulis struktur presentasi yang baik: (1) perkenalan kelompok, (2) penyajian aturan, (3) penjelasan manfaat setiap aturan. Murid membaca bersama dan menandai bagian mana yang sudah mereka siapkan. (Berkesadaran)
  • Guru memandu diskusi singkat kelas: 'Apa bedanya sekadar membaca aturan dengan menjelaskan manfaatnya?' Murid diberi waktu 2 menit berpasangan mendiskusikan jawaban, lalu satu-dua pasang berbagi ke kelas. (Bermakna)
  • Guru memodelkan cara memberikan tanggapan yang kritis sekaligus santun, contoh: 'Saya setuju dengan aturan ini karena… Namun, saya ingin menyarankan…' Murid menirukan kalimat tanggapan tersebut bersama-sama. (Berkesadaran)
  • Setiap kelompok diberi waktu 3 menit mempersiapkan diri: membagi peran bicara antar anggota dan berlatih singkat dalam kelompok.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Sesi presentasi dimulai. Setiap kelompok maju secara bergantian (±4 menit per kelompok) menyajikan desain aturan kelas mereka di depan kelas. Juru bicara menjelaskan setiap aturan dan manfaatnya bagi kehidupan kelas. (Bermakna)
  • Selama kelompok lain presentasi, murid yang mendengarkan mengisi 'Kartu Tanggapan' sederhana (lembar kecil berisi: 1 hal yang kamu suka dari presentasi kelompok ini, 1 saran atau pertanyaan untukmu). (Menggembirakan)
  • Setelah setiap kelompok selesai presentasi, guru membuka sesi tanggapan singkat (±2 menit): dua kelompok lain menyampaikan tanggapan menggunakan kalimat santun yang sudah dipelajari. Kelompok penyaji mencatat saran yang diterima. (Bermakna)
  • Guru memberikan penguatan singkat setelah tiap kelompok selesai ditanggapi, dengan mengajukan pertanyaan pendalaman: 'Mengapa aturan ini perlu ada? Apa yang terjadi jika aturan ini dilanggar?' (Berkesadaran)
  • Setelah semua kelompok presentasi, setiap kelompok menempelkan hasil karya desain aturan kelas mereka di mading atau papan pajangan kelas. (Menggembirakan)
  • Guru memimpin kelas memilih satu atau dua aturan dari seluruh presentasi yang disepakati menjadi aturan kelas bersama sebagai bentuk nyata dari kegiatan hari ini. (Bermakna)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar atau kembali ke posisi semula, lalu memberikan pertanyaan refleksi lisan: 'Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang aturan kelas?' dan 'Apakah caramu menyampaikan tanggapan sudah santun? Apa yang ingin kamu perbaiki?' (Berkesadaran)
  • Murid mengisi lembar refleksi diri singkat (3 pertanyaan dengan pilihan emotikon + kalimat singkat): (1) Apakah aku berhasil menjelaskan manfaat aturan dengan jelas? (2) Apakah aku memberikan tanggapan dengan santun? (3) Satu hal yang aku banggakan dari kerja kelompokku hari ini. (Berkesadaran)
  • Guru membahas hasil refleksi secara singkat dan mengaitkan pentingnya aturan kelas dengan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. (Bermakna)

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: aturan kelas dibuat bersama, wajib dipatuhi, dan membawa manfaat bagi seluruh warga kelas.
  • Guru memberikan apresiasi verbal kepada seluruh kelompok atas keberanian dan kesantunan dalam presentasi dan pemberian tanggapan.
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: aturan yang dipajang di mading akan menjadi bagian dari kesepakatan kelas yang harus dijaga bersama.
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang belum memahami konsep manfaat aturan, guru menyediakan kartu contoh kalimat manfaat aturan yang bisa dijadikan panduan saat presentasi (misalnya: 'Aturan ini bermanfaat agar kelas menjadi…').
  • Proses: Murid yang lebih cepat diberi tantangan tambahan: menyampaikan minimal 2 pertanyaan kritis kepada kelompok lain dan menghubungkan aturan kelas dengan salah satu sila Pancasila. Murid yang memerlukan dukungan lebih dipasangkan dengan teman sebaya yang dapat membantunya berlatih sebelum tampil.
  • Produk: Kelompok yang sudah selesai presentasi dan mendapat tanggapan dapat memperbaiki desain aturan kelas mereka berdasarkan saran yang diterima sebelum ditempelkan di mading, sementara kelompok yang mengalami kesulitan cukup menyelesaikan presentasi dasar dengan panduan guru.

ASESMEN

Awal:

  • Pertanyaan lisan di kegiatan pendahuluan: 'Sebutkan satu aturan di desain kelompokmu dan jelaskan mengapa aturan itu penting!' — guru mengamati apakah murid sudah memahami konsep manfaat aturan dan kesiapan mereka untuk presentasi.

Proses:

  • Observasi terstruktur menggunakan catatan anekdot atau checklist saat presentasi berlangsung: apakah murid mampu menyebutkan aturan dan menjelaskan manfaatnya secara lisan.
  • Pemantauan pengisian Kartu Tanggapan: apakah murid menuliskan tanggapan yang relevan dan menggunakan bahasa yang santun.
  • Pertanyaan lisan guru di sela-sela presentasi ('Mengapa aturan ini perlu ada? Apa yang terjadi jika dilanggar?') untuk memantau pemahaman mendalam murid.

Akhir:

  • Rubrik penilaian presentasi kelompok (dinilai oleh guru selama sesi Mengaplikasi).
  • Rubrik penilaian tanggapan individu (dinilai oleh guru selama sesi tanggapan antar kelompok).
  • Lembar refleksi diri (diisi murid di sesi Merefleksi): digunakan guru sebagai data asesmen diri (assessment as learning) tentang pencapaian dan tindak lanjut murid.

Formatif:

  • Observasi guru selama presentasi: kefasihan menjelaskan aturan dan manfaatnya (mengacu TP 3.2.4.1).
  • Observasi guru selama sesi tanggapan: kekritisan dan kesantunan dalam menanggapi kelompok lain (mengacu TP 3.2.4.2).
  • Kartu Tanggapan yang diisi murid sebagai bukti keterlibatan aktif dan kemampuan berpikir kritis.

Sumatif:

  • Rubrik penilaian presentasi kelompok: aspek isi (kelengkapan aturan dan manfaat) dan aspek penyampaian (kejelasan dan kepercayaan diri).
  • Rubrik penilaian tanggapan individu: aspek kekritisan (relevansi tanggapan) dan aspek kesantunan (pilihan kata dan sikap).
  • Lembar refleksi diri murid sebagai asesmen diri akhir pembelajaran.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penyajian Aturan dan Manfaatnya (TP 3.2.4.1)Murid belum mampu menyampaikan aturan kelas secara lisan, atau menyampaikannya tanpa menyebutkan manfaat apa pun.Murid dapat menyebutkan aturan kelas tetapi penjelasan manfaatnya masih sangat singkat, umum, dan belum dikaitkan dengan kehidupan kelas nyata.Murid dapat menyebutkan aturan kelas dan menjelaskan manfaatnya dengan cukup jelas serta dikaitkan dengan kehidupan kelas, meski penyampaian masih perlu panduan.Murid menyajikan aturan kelas dengan percaya diri, menjelaskan manfaat setiap aturan secara rinci dan relevan dengan kehidupan kelas, serta mampu menjawab pertanyaan pendalaman dari guru atau teman.
Menanggapi Presentasi Kelompok Lain secara Kritis dan Santun (TP 3.2.4.2)Murid tidak memberikan tanggapan, atau tanggapan yang diberikan tidak relevan dengan isi presentasi kelompok lain.Murid memberikan tanggapan yang relevan, tetapi disampaikan tanpa kalimat santun atau belum disertai alasan yang jelas.Murid memberikan tanggapan yang relevan dan menggunakan kalimat santun, meski alasan atau argumentasinya masih sederhana.Murid memberikan tanggapan kritis yang relevan, disertai alasan yang jelas, disampaikan dengan kalimat santun, dan bersikap terbuka terhadap respons dari kelompok yang ditanggapi.
Kerja Sama dan Kontribusi dalam KelompokMurid tidak berkontribusi aktif dalam kegiatan presentasi kelompok.Murid berkontribusi namun hanya terlibat jika diminta oleh guru atau teman kelompok.Murid berkontribusi aktif dalam presentasi kelompok dan mengambil peran yang jelas tanpa harus diminta.Murid berkontribusi aktif, mengambil inisiatif dalam pembagian peran kelompok, dan mendukung teman yang mengalami kesulitan saat presentasi.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua kelompok mendapat kesempatan presentasi yang cukup dan berimbang dalam alokasi waktu yang tersedia?
  • Apakah murid sudah mampu menjelaskan manfaat aturan, bukan sekadar membacanya? Apa yang perlu diperkuat pada pertemuan berikutnya?
  • Apakah sesi tanggapan antar kelompok berjalan dengan kondusif dan santun? Strategi apa yang perlu ditambahkan jika tidak?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah menjangkau murid yang memerlukan dukungan lebih dan murid yang cepat berkembang?

Refleksi Murid:

  • Aturan apa yang paling kamu ingat dari presentasi hari ini, dan mengapa aturan itu menurutmu penting?
  • Apakah kamu sudah menyampaikan tanggapan kepada kelompok lain dengan santun? Apa yang ingin kamu perbaiki lain kali?
  • Satu hal yang paling kamu banggakan dari penampilan kelompokmu hari ini adalah…

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas III (Kemdikbudristek)
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas III (Kemdikbudristek)
  3. Hasil desain aturan kelas pada karton berwarna yang dibuat kelompok pada pertemuan sebelumnya
  4. Kartu Tanggapan (lembar kerja sederhana yang disiapkan guru)
  5. Lembar refleksi diri murid (disiapkan guru)
  6. Papan tulis atau papan pajangan / mading kelas untuk memajang hasil karya
  7. Contoh kalimat tanggapan santun (dituliskan di papan tulis atau kartu panduan)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.