Modul AjarPertemuan 3Bab 1Fase BSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 3: Identitas Keluargaku sebagai Keluarga Indonesia

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 3 dengan topik "Identitas Keluargaku sebagai Keluarga Indonesia". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 3: Identitas Keluargaku sebagai Keluarga Indonesia

Pendidikan Pancasila - Kelas 3

Bab 1 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Pendidikan Pancasila — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Identitas Keluargaku sebagai Keluarga Indonesia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikIdentitas Keluargaku sebagai Keluarga Indonesia
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menyebutkan identitas keluarga (asal suku bangsa, bahasa, agama, dan budaya) melalui kegiatan wawancara dengan teman.
  2. Murid mampu menghargai keberagaman identitas keluarga teman di lingkungan sekitar sebagai kekayaan bangsa Indonesia.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apakah keluargamu dan keluarga temanmu memiliki suku bangsa atau bahasa daerah yang sama?
  2. Mengapa setiap keluarga di Indonesia bisa berbeda-beda suku, agama, dan budayanya, tetapi tetap hidup rukun?
  3. Apa yang kamu rasakan ketika mengetahui teman sekelasmu berasal dari suku bangsa yang berbeda denganmu?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sesuai agama dan kepercayaan masing-masing (±2 menit).
  • Guru mengecek kehadiran dan menanyakan kabar murid.
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik: menampilkan gambar keluarga dari berbagai suku bangsa (Jawa, Batak, Bugis, Papua) lalu bertanya, 'Dari gambar ini, apakah kalian tahu apa yang membedakan keluarga-keluarga tersebut?' Guru mencatat respons murid untuk memetakan pengetahuan awal (±5 menit).
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangun rasa ingin tahu murid (±3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan alur kegiatan hari ini secara singkat dan ramah: 'Hari ini kita akan belajar mengenal identitas keluarga teman-teman kita dan belajar menghargai perbedaan yang ada.' (±2 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan gambar/poster satu keluarga Indonesia yang memiliki beragam latar belakang (misalnya: ayah suku Jawa, ibu suku Minang, tinggal di Kalimantan) dan mengajak murid mengamatinya bersama (±3 menit).
  • Guru mengajukan pertanyaan lisan: 'Identitas apa saja yang bisa kalian temukan dari keluarga dalam gambar ini?' Murid menjawab secara lisan secara bergantian (bernalar kritis).
  • Guru menjelaskan konsep identitas keluarga secara ringkas: identitas keluarga meliputi asal suku bangsa, bahasa yang digunakan di rumah, agama atau kepercayaan, serta tradisi atau budaya yang dijalankan keluarga (±5 menit).
  • Guru membagikan 'Kartu Identitas Keluargaku' (lembar kerja sederhana) yang berisi kolom: Nama Murid, Suku Bangsa Keluarga, Bahasa di Rumah, Agama/Kepercayaan, dan Satu Tradisi Keluarga. Murid mengisi kartu tersebut secara mandiri (±5 menit).
  • Guru berkeliling memastikan murid memahami cara mengisi kartu dan memberikan bimbingan bila diperlukan.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru menjelaskan cara melakukan wawancara sederhana: pewawancara mengajukan pertanyaan dari kartu panduan wawancara, narasumber menjawab dengan jujur dan bangga. Guru memodelkan terlebih dahulu bersama satu murid sebagai contoh (±3 menit).
  • Murid dibagi berpasangan (diusahakan berpasangan dengan teman yang berbeda suku bangsa atau agama bila memungkinkan). Setiap pasangan saling mewawancarai menggunakan panduan pertanyaan: (1) Suku bangsa apa keluargamu? (2) Bahasa apa yang dipakai di rumah? (3) Apa agama atau kepercayaan keluargamu? (4) Apa satu tradisi atau budaya yang sering dilakukan keluargamu? (±10 menit).
  • Murid menuliskan hasil wawancara pada tabel yang tersedia di lembar kerja mereka (kolom: Nama Teman, Suku Bangsa, Bahasa, Agama/Kepercayaan, Tradisi Keluarga).
  • Setelah wawancara selesai, beberapa pasangan secara sukarela mempresentasikan hasil wawancara mereka di depan kelas dalam 2–3 kalimat singkat (kolaborasi, komunikasi).
  • Guru merespons setiap presentasi dengan kalimat apresiasi yang mengaitkan keberagaman pada kekayaan Indonesia: 'Wah, terima kasih! Itulah kekayaan Indonesia kita—keluarga yang berbeda-beda tetapi tetap satu.' (±7 menit).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar (atau tetap di tempat duduk) dan bertanya: 'Setelah mengenal identitas keluarga temanmu, apa yang kamu rasakan? Apakah ada sesuatu yang mengejutkanmu?' Murid berbagi perasaan secara lisan bergantian (±4 menit).
  • Guru memandu murid menuliskan refleksi singkat pada 'Kartu Rasa Syukurku' yang berisi dua kalimat: (1) 'Satu hal yang aku pelajari hari ini adalah...' dan (2) 'Aku akan menghargai teman yang berbeda dariku dengan cara...' (±4 menit).
  • Guru mengajak murid menyimpulkan bersama: keberagaman identitas keluarga adalah anugerah Tuhan YME dan menjadi kekayaan bangsa Indonesia yang patut disyukuri dan dijaga (kewargaan, keimanan dan ketakwaan).
  • Guru menayangkan atau membacakan kalimat pemersatu: 'Berbeda-beda tetapi tetap satu, itulah Bhinneka Tunggal Ika.' Murid mengucapkannya bersama dengan lantang dan penuh semangat (±3 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid merangkum poin-poin utama pembelajaran: identitas keluarga meliputi suku bangsa, bahasa, agama, dan budaya; setiap keluarga memiliki identitas yang unik; keberagaman adalah kekayaan Indonesia (±3 menit).
  • Guru memberikan asesmen akhir berupa 3 soal lisan/tulisan singkat untuk mengecek ketercapaian tujuan pembelajaran (lihat bagian Asesmen Akhir) (±4 menit).
  • Guru meminta murid mengisi 'Bintang Perasaanku' (emotikon: sangat senang, senang, biasa saja, kurang senang) sebagai umpan balik suasana belajar hari ini (±1 menit).
  • Guru menyampaikan pesan penguatan karakter: 'Mulai hari ini, kalian sudah tahu lebih banyak tentang teman-teman kalian. Hargailah mereka karena perbedaan itu indah dan memperkaya kita.' (±1 menit).
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum lancar membaca/menulis dapat mengisi kartu identitas dengan gambar atau simbol sederhana (misal: menggambar bendera suku, simbol agama). Guru menyediakan kartu identitas dengan pilihan gambar yang dapat ditunjuk langsung.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat melakukan wawancara berpandu dengan kartu pertanyaan bergambar. Murid yang sudah cepat memahami dapat diminta mewawancarai dua teman berbeda dan membandingkan persamaan serta perbedaannya.
  • Produk: Murid yang sudah mahir dapat menyusun paragraf singkat tentang keunikan keluarga temannya, sementara murid yang masih berkembang cukup melengkapi tabel hasil wawancara dengan satu atau dua kolom.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan gambar 3–4 keluarga dari suku bangsa berbeda dan bertanya: 'Apa yang kalian ketahui tentang perbedaan keluarga-keluarga ini?' Guru mencatat siapa yang sudah bisa menyebutkan identitas seperti suku, agama, atau bahasa, dan siapa yang belum. Hasil ini digunakan untuk menentukan pendampingan selama kegiatan inti.

Proses:

  • Guru mengobservasi dan mencatat keaktifan murid dalam diskusi awal (tahap Memahami) menggunakan lembar observasi sederhana (aktif/perlu dorongan/pasif).
  • Guru mengecek kelengkapan dan kebenaran Kartu Identitas Keluargaku yang diisi murid sebelum kegiatan wawancara dimulai.
  • Selama kegiatan wawancara (tahap Mengaplikasi), guru berkeliling dan mengamati apakah murid mampu mengajukan pertanyaan, mendengarkan jawaban, dan mencatat hasil wawancara dengan benar.
  • Guru memberikan umpan balik lisan langsung kepada pasangan yang membutuhkan panduan tambahan selama wawancara berlangsung.

Akhir:

  • Pertanyaan 1 (TP 3.1.3.1 — Menyebutkan): 'Sebutkan empat hal yang termasuk identitas keluarga!'
  • Pertanyaan 2 (TP 3.1.3.1 — Menyebutkan): 'Berdasarkan wawancaramu tadi, sebutkan satu identitas keluarga temanmu yang berbeda dari keluargamu!'
  • Pertanyaan 3 (TP 3.1.3.2 — Menghargai): 'Apa yang akan kamu lakukan jika teman sekelasmu memiliki suku bangsa atau agama yang berbeda darimu?'

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid selama diskusi dan tanya jawab di sesi Memahami.
  • Pengecekan pengisian Kartu Identitas Keluargaku oleh guru saat berkeliling.
  • Observasi interaksi dan kemampuan berkomunikasi murid selama kegiatan wawancara berpasangan.

Sumatif:

  • Soal lisan/tulisan singkat 3 pertanyaan di akhir pembelajaran untuk mengukur ketercapaian TP 3.1.3.1 dan 3.1.3.2.
  • Penilaian hasil lembar kerja wawancara (tabel identitas teman) menggunakan rubrik 4 level.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyebutkan identitas keluarga (suku bangsa, bahasa, agama, budaya)Murid tidak dapat menyebutkan satu pun komponen identitas keluarga meskipun dengan bantuan.Murid dapat menyebutkan 1–2 komponen identitas keluarga dengan bantuan guru atau teman.Murid dapat menyebutkan 3 komponen identitas keluarga secara mandiri.Murid dapat menyebutkan semua 4 komponen identitas keluarga (suku bangsa, bahasa, agama, budaya) secara mandiri dan memberikan contoh nyata dari keluarganya sendiri atau keluarga teman.
Melakukan wawancara identitas keluarga temanMurid tidak dapat mengajukan pertanyaan wawancara dan tidak mengisi tabel hasil wawancara.Murid dapat mengajukan 1–2 pertanyaan wawancara dan mengisi sebagian tabel dengan bantuan.Murid dapat mengajukan semua pertanyaan wawancara dan mengisi tabel hasil wawancara dengan lengkap secara mandiri.Murid dapat melakukan wawancara dengan lancar, mengisi tabel secara lengkap, dan mampu mempresentasikan hasilnya kepada kelas dengan kalimat yang jelas.
Menghargai keberagaman identitas keluarga temanMurid belum menunjukkan sikap menghargai; cenderung menolak atau mengabaikan perbedaan identitas teman.Murid menunjukkan sikap menghargai perbedaan saat diingatkan guru, namun belum konsisten.Murid secara konsisten menunjukkan sikap menghargai perbedaan identitas teman (misalnya: memberikan tepuk tangan, mendengarkan dengan sopan, tidak mengejek).Murid secara aktif menunjukkan sikap menghargai dan mampu menjelaskan mengapa keberagaman identitas keluarga merupakan kekayaan bangsa Indonesia.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid mampu mengisi Kartu Identitas Keluargaku dengan benar? Siapa yang membutuhkan pendampingan lebih lanjut?
  • Apakah kegiatan wawancara berpasangan berjalan efektif dan mengaktifkan seluruh murid? Apa yang perlu diperbaiki pada teknis pelaksanaannya?
  • Apakah pertanyaan pemantik yang saya gunakan berhasil memancing rasa ingin tahu murid? Bagaimana saya bisa membuatnya lebih menarik ke depannya?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Bagian mana yang perlu diperpanjang atau dipersingkat?

Refleksi Murid:

  • Satu hal baru yang aku pelajari hari ini tentang keluarga temanku adalah ...
  • Aku merasa ... ketika tahu keluarga temanku berbeda suku bangsa atau agamanya dariku.
  • Mulai besok, aku akan menghargai teman yang berbeda dariku dengan cara ...

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Pancasila Kelas III (Kemdikbudristek, 2023) — Bab 1: Aku Anak Indonesia
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila Kelas III (Kemdikbudristek, 2023)
  3. Kartu Identitas Keluargaku (lembar kerja cetak yang disiapkan guru)
  4. Kartu Panduan Wawancara bergambar (disiapkan guru, berisi 4 pertanyaan wawancara dengan ikon pendukung)
  5. Kartu Rasa Syukurku (lembar refleksi cetak, disiapkan guru)
  6. Gambar/poster keluarga dari berbagai suku bangsa Indonesia (dapat dicetak atau ditampilkan di layar proyektor)
  7. Proyektor atau papan tulis untuk menampilkan gambar dan kata kunci pelajaran
  8. Spidol warna dan kertas karton untuk membuat mind map keberagaman (opsional untuk pengayaan)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.