Modul AjarPertemuan 2Bab 1Fase BSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 3: Identitas Diriku dan Temanku

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 3 dengan topik "Identitas Diriku dan Temanku". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 3: Identitas Diriku dan Temanku

Pendidikan Pancasila - Kelas 3

Bab 1 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Pendidikan Pancasila — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Identitas Diriku dan Temanku

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikIdentitas Diriku dan Temanku
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu membuat tulisan identitas diri dan identitas teman yang mencakup nama, suku bangsa, bahasa daerah, dan agama.
  2. Murid mampu menghargai perbedaan identitas teman di lingkungan sekolah sebagai bagian dari keberagaman Indonesia.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa kamu? Ceritakan satu hal tentang dirimu yang membuatmu berbeda dari teman-temanmu!
  2. Apakah kamu pernah bertemu seseorang yang berbeda suku bangsa atau bahasanya denganmu? Bagaimana perasaanmu saat itu?
  3. Mengapa kita perlu mengenal identitas teman-teman kita yang berbeda-beda?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sesuai agama masing-masing (menunjukkan bahwa keberagaman agama adalah hal yang indah).
  • Guru melakukan presensi dan menanyakan kabar murid.
  • Asesmen awal: Guru menampilkan kartu nama tokoh-tokoh buku siswa (Hasan-Palembang, Bagas-Jawa, Ulfa-NTB, Sonia-Kaltim, dll.) di papan tulis, lalu bertanya: 'Kalian tahu tidak, apa nama suku bangsa kalian masing-masing?' — guru mencatat jawaban untuk memetakan pengetahuan awal.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik satu per satu dan memberi waktu beberapa murid menjawab secara singkat.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: 'Hari ini kita akan belajar mengenal dan menuliskan identitas diri kita sendiri dan teman-teman, lalu kita akan menghargai semua perbedaan itu sebagai kekayaan Indonesia.'
  • Guru menyampaikan alur kegiatan hari ini secara singkat agar murid tahu apa yang akan mereka lakukan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membacakan cerita pendek tentang tokoh Sonia (Kaltim) dan Hasan (Palembang) yang berkenalan pertama kali di sekolah baru dan berbagi cerita tentang suku bangsa serta bahasa daerah masing-masing.
  • Guru mengajukan pertanyaan terarah: 'Apa saja yang diceritakan Sonia tentang dirinya? Apa artinya suku bangsa? Apa itu bahasa daerah?' — murid menjawab secara lisan, guru meluruskan konsep.
  • Guru menjelaskan komponen identitas diri: nama, suku bangsa, bahasa daerah, dan agama, menggunakan contoh nyata dari beberapa siswa di kelas (dengan izin) atau dari tokoh buku.
  • Guru menampilkan peta Indonesia sederhana dan menunjukkan bahwa Indonesia terdiri dari banyak suku dan bahasa — menegaskan bahwa perbedaan itu adalah kekayaan, bukan masalah.
  • Murid diberi kesempatan bertanya tentang hal yang belum dipahami seputar komponen identitas diri.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagikan LKPD dua bagian: Bagian A (Kartu Identitasku) dan Bagian B (Kartu Identitas Temanku).
  • Kegiatan 1 — Bagian A: Murid mengisi Kartu Identitasku secara mandiri dengan menuliskan nama, suku bangsa, bahasa daerah, dan agama diri sendiri. Murid yang belum tahu suku bangsanya dipersilakan bertanya kepada guru atau mencari tahu dari ingatan cerita orang tua.
  • Guru berkeliling memantau dan memberi bantuan bagi murid yang kesulitan menentukan suku bangsa atau bahasa daerahnya.
  • Kegiatan 2 — Bagian B: Murid berpasangan dengan teman sebangku (atau teman yang dipilih guru agar terbentuk pasangan yang beragam). Murid saling mewawancarai satu sama lain untuk mengisi Kartu Identitas Temanku: nama, suku bangsa, bahasa daerah, dan agama.
  • Setelah selesai, 3–4 pasangan diminta maju ke depan kelas untuk memperkenalkan identitas temannya kepada seluruh kelas ('Teman saya bernama … , suku bangsanya … , bahasa daerahnya … , agamanya …').
  • Guru mencatat di papan tulis keberagaman yang muncul dari presentasi murid sebagai bahan refleksi bersama.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid mengamati catatan keberagaman di papan tulis: 'Lihat, betapa banyak suku bangsa dan bahasa yang ada di kelas kita saja! Apa yang kalian rasakan?'
  • Murid diminta menuliskan satu kalimat di bagian bawah LKPD: 'Satu hal yang aku pelajari hari ini tentang temanku adalah …' dan 'Perasaanku saat tahu temanku berbeda suku/bahasa/agama denganku adalah …'
  • Guru memandu diskusi kelas singkat: 'Apakah perbedaan itu membuat kita tidak bisa berteman? Mengapa?' — murid menjawab bergantian.
  • Guru menegaskan nilai: menghargai perbedaan identitas teman adalah bentuk pengamalan Bhinneka Tunggal Ika — berbeda-beda tetapi tetap satu.
  • Murid diminta menyebutkan satu tindakan nyata yang bisa mereka lakukan di sekolah untuk menghargai teman yang berbeda identitas dengannya.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: identitas diri mencakup nama, suku bangsa, bahasa daerah, dan agama; setiap orang punya identitas yang unik; perbedaan identitas harus dihargai.
  • Asesmen akhir: Murid mengerjakan 2 soal singkat di lembar asesmen — (1) Tuliskan identitas dirimu (nama, suku bangsa, bahasa daerah, agama), dan (2) Tuliskan satu cara menghargai teman yang berbeda suku bangsa denganmu.
  • Guru memberikan apresiasi kepada seluruh kelas atas partisipasi aktif dan keberanian memperkenalkan diri.
  • Guru menutup dengan pesan moral singkat: 'Indonesia kuat karena kita berbeda-beda tetapi saling menghargai. Kalian semua adalah bukti nyata Bhinneka Tunggal Ika!'
  • Guru memimpin doa penutup dan mengucapkan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum mengetahui suku bangsa atau bahasa daerahnya dapat menggunakan kartu referensi bergambar yang disediakan guru berisi daftar suku bangsa utama di Indonesia beserta bahasa daerahnya. Murid yang sudah fasih dapat menerima tantangan tambahan: menuliskan satu tradisi atau makanan khas dari suku bangsanya.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat mengisi LKPD bersama guru atau teman pendamping. Murid yang lebih cepat selesai ditugaskan mewawancarai dua teman (bukan hanya satu) untuk memperluas pengalaman belajarnya.
  • Produk: Sebagai variasi produk, murid yang memiliki kemampuan lebih dapat membuat 'mini poster identitas diri' dengan ilustrasi sederhana, sementara murid lain cukup mengisi LKPD tertulis. Murid dengan kebutuhan khusus dapat menyampaikan identitasnya secara lisan kepada guru.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan kartu nama tokoh-tokoh dari berbagai suku bangsa dan bertanya kepada murid: 'Apa yang kalian ketahui tentang suku bangsa? Apakah kalian tahu suku bangsa kalian sendiri?' — respons murid dicatat guru untuk memetakan pengetahuan awal dan menentukan murid yang perlu pendampingan ekstra.
  • Guru mengajukan pertanyaan lisan cepat: 'Angkat tangan yang tahu bahasa daerahnya sendiri!' — untuk memetakan distribusi pengetahuan di kelas.

Proses:

  • Observasi berkeliling saat murid mengisi Kartu Identitasku: guru menandai murid yang lancar, murid yang ragu-ragu, dan murid yang tidak tahu — sebagai dasar bantuan segera.
  • Cek silang saat wawancara berpasangan: guru mendengarkan percakapan murid dan menilai apakah pertanyaan diajukan dengan sopan dan jawaban dicatat dengan benar.
  • Penilaian presentasi lisan: guru menggunakan rubrik observasi sederhana (4 kolom: nama murid, kelengkapan data, ketepatan data, sikap saat mempresentasikan).
  • Tulisan refleksi murid di LKPD: guru membaca tulisan 'satu hal yang aku pelajari' untuk menangkap kedalaman pemahaman masing-masing murid.

Akhir:

  • Lembar soal singkat (dikerjakan individual, 5 menit): Soal 1 — Tuliskan identitas dirimu: nama, suku bangsa, bahasa daerah, agama. Soal 2 — Tuliskan satu cara yang bisa kamu lakukan untuk menghargai teman yang berbeda suku bangsa atau agama denganmu.
  • Guru menilai hasil soal menggunakan rubrik 4 level untuk aspek kelengkapan identitas dan aspek sikap menghargai keberagaman.

Formatif:

  • Observasi guru saat murid mengisi Kartu Identitasku: apakah murid dapat menyebutkan nama, suku bangsa, bahasa daerah, dan agama diri sendiri dengan benar.
  • Observasi saat wawancara berpasangan: apakah murid aktif bertanya, mendengarkan, dan mencatat identitas temannya dengan teliti.
  • Penilaian lisan saat presentasi di depan kelas: kelengkapan dan ketepatan informasi yang disampaikan tentang identitas teman.
  • Tulisan refleksi di LKPD: apakah murid mampu mengungkapkan sikap menghargai perbedaan identitas.

Sumatif:

  • Lembar asesmen akhir pertemuan: (1) Murid menuliskan identitas diri secara lengkap (nama, suku bangsa, bahasa daerah, agama), dan (2) Murid menuliskan satu cara konkret menghargai teman yang berbeda identitas dengannya.
  • Kelengkapan dan kebenaran pengisian Kartu Identitas Temanku pada LKPD Bagian B sebagai bukti kemampuan mengumpulkan informasi dan menghargai keberagaman.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kelengkapan Tulisan Identitas DiriMurid hanya menuliskan 1 komponen identitas atau tidak menuliskan sama sekali.Murid menuliskan 2 komponen identitas diri (misal: nama dan agama saja).Murid menuliskan 3 dari 4 komponen identitas diri dengan benar.Murid menuliskan keempat komponen identitas diri (nama, suku bangsa, bahasa daerah, agama) dengan lengkap dan benar.
Kelengkapan Tulisan Identitas TemanMurid tidak berhasil mengisi kartu identitas teman atau hanya mengisi 1 komponen.Murid mengisi 2 komponen identitas teman dengan informasi yang kurang akurat.Murid mengisi 3 dari 4 komponen identitas teman dengan benar berdasarkan hasil wawancara.Murid mengisi keempat komponen identitas teman (nama, suku bangsa, bahasa daerah, agama) secara lengkap, benar, dan sesuai hasil wawancara yang dilakukan dengan sopan.
Sikap Menghargai Perbedaan IdentitasMurid belum menunjukkan sikap menghargai perbedaan; cenderung membanding-bandingkan atau mengejek identitas teman.Murid menunjukkan sikap mau menerima perbedaan identitas teman tetapi masih perlu diingatkan guru untuk bersikap sopan.Murid secara konsisten bersikap sopan dan menghargai identitas teman yang berbeda selama kegiatan pembelajaran.Murid secara aktif menunjukkan sikap menghargai perbedaan, mampu menjelaskan alasan pentingnya menghargai keberagaman, dan mendorong teman lain untuk bersikap sama.
Kemampuan Berkomunikasi (Wawancara dan Presentasi)Murid tidak mau atau tidak mampu melakukan wawancara dan presentasi meski sudah dibimbing.Murid melakukan wawancara dan presentasi dengan bantuan penuh dari guru atau teman.Murid melakukan wawancara dan presentasi secara mandiri dengan kalimat yang cukup jelas meski sesekali perlu dorongan.Murid melakukan wawancara dengan pertanyaan yang sopan dan terstruktur, serta mempresentasikan identitas teman dengan percaya diri, kalimat lengkap, dan suara yang jelas.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid berhasil mengisi identitas diri dan identitas teman secara lengkap? Murid mana yang perlu pendampingan lanjutan?
  • Apakah kegiatan wawancara berpasangan berjalan dengan baik? Adakah pasangan yang perlu diatur ulang agar keberagaman lebih terwujud?
  • Apakah pertanyaan pemantik yang saya gunakan berhasil memancing rasa ingin tahu murid? Apa yang perlu diperbaiki?
  • Apakah durasi 2x35 menit cukup untuk ketiga tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi)? Bagian mana yang perlu penyesuaian waktu?
  • Apakah murid sudah benar-benar memahami makna menghargai keberagaman, bukan sekadar mengetahui fakta perbedaan?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang dirimu sendiri yang belum kamu sadari sebelumnya?
  • Hal apa yang paling menarik yang kamu pelajari tentang identitas temanmu hari ini?
  • Bagaimana perasaanmu ketika tahu bahwa kamu dan temanmu memiliki suku bangsa atau bahasa yang berbeda?
  • Satu hal apa yang akan kamu lakukan mulai besok untuk menghargai teman yang berbeda identitas denganmu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Pancasila Kelas III SD/MI (Kemdikbudristek 2023) — Bab 1: Aku Anak Indonesia
  2. Panduan Guru Pendidikan Pancasila Kelas III SD/MI (Kemdikbudristek 2023) — Bab 1 Prosedur Pembelajaran I dan II
  3. LKPD buatan guru: Kartu Identitasku (Bagian A) dan Kartu Identitas Temanku (Bagian B)
  4. Kartu referensi bergambar suku bangsa dan bahasa daerah di Indonesia (dibuat guru sebagai alat bantu diferensiasi)
  5. Peta Indonesia sederhana (poster atau tayang di layar) untuk menunjukkan persebaran suku bangsa
  6. Papan tulis atau flip chart untuk mencatat keberagaman identitas yang muncul dari presentasi murid
  7. Kartu nama tokoh buku siswa (Hasan, Bagas, Sonia, Ulfa, Maruna, dll.) untuk kegiatan pendahuluan

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.