MODUL AJAR Pendidikan Pancasila — Kelas 3 (Fase B) Topik: Perkenalan Diri: Siapa Aku sebagai Anak Indonesia INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Pancasila |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 3 |
|---|
| Topik | Perkenalan Diri: Siapa Aku sebagai Anak Indonesia |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid mampu menceritakan identitas diri (nama, jenis kelamin, suku bangsa, agama, dan bahasa) melalui kegiatan berkenalan di depan kelas.
- Murid mampu membedakan identitas diri dengan identitas teman berdasarkan budaya, suku bangsa, bahasa, dan agama di lingkungan sekolah.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Siapa kamu? Apa saja yang membuat kamu berbeda dari teman-temanmu?
- Pernahkah kamu berteman dengan seseorang yang berasal dari suku bangsa atau agama yang berbeda? Bagaimana perasaanmu?
- Mengapa kita harus saling mengenal identitas teman meskipun kita berbeda-beda?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. (±3 menit)
- Guru melakukan presensi dan menanyakan kabar murid.
- Guru meminta murid menyebutkan nama panggilannya satu per satu secara cepat sebagai asesmen awal untuk mengetahui pemahaman awal tentang identitas diri. (±3 menit)
- Guru melakukan apersepsi: menunjukkan gambar keluarga yang beragam dan mengajukan pertanyaan pemantik — 'Siapa kamu?' dan 'Mengapa kita harus saling mengenal?'. (±4 menit)
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar mengenal identitas diri dan membedakannya dengan identitas teman. (±2 menit)
- Guru mengajak murid melakukan 'Tepuk Bhinneka Tunggal Ika' bersama untuk membangkitkan semangat dan rasa kebersamaan. (±3 menit)
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memberikan contoh memperkenalkan diri secara langsung di depan kelas: menyebutkan nama lengkap, nama panggilan, jenis kelamin, asal daerah, suku bangsa, agama, dan bahasa daerah yang dikuasai. (±5 menit)
- Guru menampilkan kartu identitas bergambar di papan tulis atau layar proyektor yang memuat komponen identitas: nama, jenis kelamin, suku bangsa, agama, bahasa, asal daerah. Murid mengamati dan menyimak penjelasan guru. (±4 menit)
- Guru mengajukan pertanyaan eksplorasi kepada beberapa murid secara acak: 'Apa agamamu?', 'Dari suku bangsa apa kamu?', 'Bahasa apa yang kamu pakai di rumah?' — untuk membangun pemahaman awal tentang komponen identitas. (±3 menit)
- Guru menjelaskan bahwa identitas diri adalah ciri khas yang membuat setiap orang unik dan berbeda, dan perbedaan itu adalah kekayaan Indonesia. (±3 menit)
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru membagikan Kartu Identitas (LKPD Kegiatan 1) kepada setiap murid. Murid mengisi kartu identitasnya sendiri secara mandiri: nama, alamat, agama, suku bangsa, bahasa daerah, dan budaya daerah. (±7 menit)
- Guru menggunakan permainan 'Bola Kertas' atau 'Tunjuk Acak' untuk menentukan urutan murid maju memperkenalkan diri. Murid yang mendapat giliran maju ke depan kelas dan memperkenalkan diri menggunakan kartu identitasnya dengan suara yang jelas dan penuh percaya diri. (±10 menit)
- Murid yang menyimak memberikan tepuk tangan kepada teman yang tampil. Guru memberikan umpan balik positif setelah setiap murid memperkenalkan diri.
- Setelah beberapa murid tampil, guru memimpin diskusi singkat: 'Siapa tadi yang menyebutkan suku Jawa? Siapa yang menyebutkan agama Kristen? Apakah ada yang memiliki bahasa daerah yang sama?' — untuk melatih kemampuan membedakan identitas. (±5 menit)
- Murid mengisi LKPD Kegiatan 2 secara berpasangan: mencatat identitas teman sebangku (nama, agama, suku bangsa, bahasa daerah) lalu membandingkan perbedaan dan persamaannya dengan identitas diri sendiri. (±6 menit)
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memandu refleksi bersama dengan mengajukan pertanyaan: 'Apa yang kamu pelajari hari ini tentang dirimu dan temanmu?', 'Apa perbedaan identitas yang paling menarik yang kamu temukan hari ini?', 'Bagaimana perasaanmu mengetahui bahwa teman-temanmu memiliki identitas yang berbeda-beda?' (±4 menit)
- Beberapa murid berbagi jawaban secara lisan. Guru merespons dan mengaitkan jawaban murid dengan nilai Bhinneka Tunggal Ika: meskipun berbeda, kita tetap satu Indonesia. (±3 menit)
- Murid menuliskan satu kalimat refleksi di balik Kartu Identitasnya: 'Satu hal baru yang aku pelajari hari ini tentang temanku adalah...' (±3 menit)
Penutup:- Guru bersama murid membuat kesimpulan pembelajaran: identitas diri terdiri dari nama, jenis kelamin, suku bangsa, agama, dan bahasa; setiap orang memiliki identitas yang unik dan berbeda. (±3 menit)
- Guru memberikan asesmen akhir: murid menjawab 2–3 pertanyaan lisan atau tertulis singkat — 'Sebutkan 3 komponen identitas dirimu!' dan 'Sebutkan satu perbedaan identitasmu dengan temanmu!'. (±3 menit)
- Guru memberikan pesan moral: perbedaan identitas adalah anugerah Tuhan yang harus kita syukuri dan hormati. (±2 menit)
- Guru menyampaikan topik pertemuan berikutnya secara singkat.
- Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam. (±2 menit)
Diferensiasi:- Konten: Murid yang belum lancar membaca/menulis dapat menyampaikan identitas diri secara lisan saja tanpa mengisi kartu identitas tertulis, atau guru mendampingi penulisan secara individual.
- Proses: Murid yang cepat memahami diberi tantangan tambahan: mencatat identitas 3 teman sekaligus dan menemukan keunikan masing-masing. Murid yang membutuhkan dukungan lebih diberikan kartu identitas yang sudah sebagian terisi sebagai scaffolding.
- Produk: Murid dapat memilih cara menyajikan identitas diri: secara lisan (bercerita di depan kelas), tulisan (mengisi kartu identitas), atau gambar (menggambar diri sendiri beserta keterangan identitas).
ASESMENAwal:- Guru meminta setiap murid menyebutkan nama panggilannya secara bergiliran untuk mengecek apakah murid sudah mengenal konsep dasar identitas diri.
- Guru mengajukan pertanyaan lisan: 'Siapa yang tahu apa artinya identitas?' — untuk mengetahui pengetahuan awal murid sebelum pembelajaran dimulai.
Proses:- Observasi saat murid mengisi Kartu Identitas (LKPD Kegiatan 1): apakah murid mampu mengidentifikasi komponen identitas diri dengan benar.
- Pengamatan saat murid maju memperkenalkan diri: kelengkapan komponen yang disebutkan, kejelasan suara, dan rasa percaya diri.
- Pengamatan diskusi berpasangan (LKPD Kegiatan 2): kemampuan murid mengidentifikasi persamaan dan perbedaan identitas dengan teman.
Akhir:- Pertanyaan lisan/tertulis: 'Sebutkan 3 komponen identitas dirimu!' — menilai TP 3.1.1.1.
- Pertanyaan lisan/tertulis: 'Sebutkan satu perbedaan identitas dirimu dengan identitas temanmu!' — menilai TP 3.1.1.2.
- Pengumpulan LKPD Kegiatan 1 dan Kegiatan 2 sebagai bukti hasil belajar.
Formatif:- Observasi guru selama murid memperkenalkan diri di depan kelas: ketepatan menyebutkan komponen identitas (nama, jenis kelamin, suku bangsa, agama, bahasa).
- Ceklis partisipasi: guru mencatat apakah murid mampu menyebutkan identitas diri secara lengkap dan percaya diri.
- Diskusi kelas saat membandingkan identitas: guru mengamati kemampuan murid membedakan identitas diri dengan identitas teman.
Sumatif:- Pertanyaan lisan di akhir pembelajaran: murid menyebutkan minimal 3 komponen identitas dirinya.
- Hasil LKPD Kegiatan 2: ketepatan murid dalam mencatat dan membedakan identitas diri dengan identitas teman.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menceritakan Identitas Diri (TP 3.1.1.1) | Murid belum mampu menyebutkan komponen identitas diri (nama, jenis kelamin, suku bangsa, agama, bahasa) meskipun dengan bantuan guru. | Murid mampu menyebutkan 1–2 komponen identitas diri dengan bantuan pertanyaan pancingan dari guru. | Murid mampu menyebutkan 3–4 komponen identitas diri secara mandiri dengan kalimat yang cukup jelas. | Murid mampu menyebutkan seluruh komponen identitas diri (nama, jenis kelamin, suku bangsa, agama, bahasa) secara mandiri, runtut, jelas, dan percaya diri di depan kelas. | | Membedakan Identitas Diri dengan Identitas Teman (TP 3.1.1.2) | Murid belum mampu menunjukkan perbedaan antara identitas diri dan identitas teman. | Murid mampu menyebutkan 1 perbedaan identitas diri dengan identitas teman dengan bantuan guru. | Murid mampu menyebutkan 2–3 perbedaan identitas (misalnya suku bangsa, agama, atau bahasa) antara dirinya dan temannya secara mandiri. | Murid mampu membedakan identitas diri dengan identitas teman berdasarkan beberapa aspek (budaya, suku bangsa, bahasa, agama) secara mandiri dan memberikan penjelasan singkat tentang perbedaan tersebut. | | Kepercayaan Diri dan Kelancaran Berkomunikasi | Murid tidak mau atau tidak berani tampil di depan kelas meskipun sudah didampingi guru. | Murid mau tampil di depan kelas namun berbicara sangat pelan, ragu-ragu, dan membutuhkan banyak bantuan. | Murid tampil di depan kelas dengan cukup percaya diri, suara cukup terdengar, dan kalimat cukup jelas. | Murid tampil di depan kelas dengan penuh percaya diri, suara jelas, kalimat runtut, dan kontak mata dengan audiens. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah seluruh murid mendapat kesempatan untuk memperkenalkan diri? Bagaimana cara saya memastikan tidak ada yang terlewat?
- Apakah kegiatan perkenalan diri berjalan menyenangkan dan tidak membuat murid cemas atau minder?
- Apakah murid sudah mampu membedakan identitas dirinya dengan identitas teman? Bagian mana yang masih perlu diperkuat pada pertemuan berikutnya?
- Apakah diferensiasi yang saya terapkan sudah cukup membantu murid dengan kebutuhan yang berbeda?
Refleksi Murid:- Apa saja yang termasuk identitas dirimu? Coba sebutkan kembali!
- Apa perbedaan identitas yang paling menarik yang kamu temukan dari temanmu hari ini?
- Bagaimana perasaanmu setelah mengetahui bahwa teman-temanmu memiliki identitas yang berbeda-beda?
- Mengapa kita harus menghormati teman yang memiliki suku bangsa atau agama yang berbeda dari kita?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas III (Penulis: Ressi K. Dewi, Kamala R. C. Sary, dan Hani H — Kemendikbudristek 2023), Bab 1: Aku Anak Indonesia, halaman 3–10.
- Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas III, Panduan Khusus Bab 1, halaman 30–40.
- LKPD Kegiatan 1: Kartu Identitasku (lembar cetak yang disiapkan guru).
- LKPD Kegiatan 2: Kartu Identitas Temanku (lembar cetak yang disiapkan guru).
- Gambar atau foto ilustrasi keberagaman suku bangsa dan budaya Indonesia (dicetak atau ditampilkan via proyektor).
- Papan tulis dan spidol/kapur untuk menuliskan komponen identitas.
- Proyektor atau layar (opsional, untuk menampilkan kartu identitas contoh).
- Bola kertas atau alat peraga sederhana untuk permainan tunjuk acak.
|