Modul AjarPertemuan 2Bab 4Fase ASemester 2

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 2: Sikapku Peduli Lingkungan Sekolah

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 2 dengan topik "Sikapku Peduli Lingkungan Sekolah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 2: Sikapku Peduli Lingkungan Sekolah

Pendidikan Pancasila - Kelas 2

Bab 4 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Pendidikan Pancasila — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Sikapku Peduli Lingkungan Sekolah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikSikapku Peduli Lingkungan Sekolah
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi sikap peduli lingkungan yang dapat diterapkan di sekolah melalui kegiatan mengamati gambar dan diskusi kelompok
  2. Murid dapat menuliskan aksi peduli lingkungan yang ingin dilakukan ketika melihat kondisi lingkungan sekolah yang kotor atau rusak

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana perasaan kalian ketika melihat kelas atau halaman sekolah yang kotor?
  2. Apa yang bisa kalian lakukan untuk menjaga kebersihan sekolah?
  3. Pernahkah kalian melihat teman yang membuang sampah sembarangan? Apa yang kalian rasakan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama dipimpin salah satu murid
  • Guru memeriksa kehadiran murid dan mengondisikan kelas agar siap belajar
  • Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman murid tentang kondisi lingkungan sekolah
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat mempelajari sikap peduli lingkungan sekolah
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menunjukkan gambar lingkungan bersih dan kotor, meminta murid memberi tanda centang atau silang sesuai penilaian mereka

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menayangkan atau menunjukkan gambar situasi lingkungan sekolah yang kotor (sampah berserakan, meja kotor, tanaman rusak) dan bersih
  • Murid mengamati gambar dengan seksama dan mengidentifikasi perbedaan antara kedua kondisi
  • Guru memandu diskusi kelas dengan pertanyaan: Apa yang kalian lihat? Bagaimana perasaan kalian? Mana yang lebih nyaman?
  • Murid diajak membaca teks singkat tentang pengertian peduli lingkungan dari buku siswa
  • Guru menjelaskan berbagai sikap peduli lingkungan di sekolah: membuang sampah pada tempatnya, tidak memetik bunga sembarangan, menjaga kebersihan kelas, merawat fasilitas sekolah
  • Murid dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang) untuk berdiskusi mengidentifikasi sikap peduli lingkungan yang bisa diterapkan di sekolah mereka

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagikan lembar kerja Aksi Peduliku dengan gambar kondisi lingkungan sekolah yang bermasalah (kelas kotor, sampah tumpah, tanaman rusak, dll)
  • Setiap murid diminta mengamati gambar dan menuliskan aksi konkret yang akan mereka lakukan jika melihat kondisi tersebut
  • Murid menuliskan minimal 2-3 aksi peduli lingkungan sesuai kemampuan literasi mereka
  • Guru berkeliling membimbing murid yang kesulitan menuangkan ide dalam tulisan
  • Beberapa murid diminta maju ke depan kelas untuk membacakan dan menceritakan aksi yang mereka tulis
  • Murid lain memberikan tanggapan atau menambahkan ide aksi peduli lingkungan

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memandu murid merefleksikan pembelajaran dengan pertanyaan: Apa yang kalian pelajari hari ini? Apa yang paling berkesan?
  • Murid diminta merefleksikan sikap mereka selama ini: Apakah sudah peduli lingkungan sekolah? Apa yang masih perlu diperbaiki?
  • Murid diminta memikirkan satu aksi peduli lingkungan yang akan mereka lakukan mulai besok
  • Guru mengajak murid membuat komitmen bersama untuk menjaga kebersihan dan keindahan sekolah
  • Murid menuliskan refleksi singkat di buku catatan: Hari ini aku belajar... Aku akan...

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: sikap peduli lingkungan penting untuk menciptakan sekolah yang bersih, nyaman, dan sehat
  • Guru memberikan penguatan positif atas partisipasi aktif murid dalam pembelajaran
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid mengerjakan latihan di buku siswa tentang sikap peduli lingkungan
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan selanjutnya tentang kerja sama menjaga lingkungan
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam penutup

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum lancar membaca diberi gambar lebih banyak sebagai stimulus visual. Murid yang sudah lancar diberi teks bacaan tambahan tentang dampak lingkungan kotor terhadap kesehatan
  • Proses: Murid yang cepat menangkap dapat langsung menuliskan aksi secara mandiri. Murid yang membutuhkan bantuan dibimbing guru dengan pertanyaan pemandu (Apa yang kamu lihat? Apa yang bisa kamu lakukan?). Diskusi kelompok dibentuk heterogen agar terjadi pembelajaran sejawat
  • Produk: Murid yang belum lancar menulis boleh menggambar aksi peduli lingkungan disertai keterangan singkat. Murid yang sudah lancar menulis diminta membuat 3-5 kalimat lengkap tentang aksi mereka dan alasannya

ASESMEN

Awal:

  • Guru menunjukkan 4 gambar (rumah bersih/kotor, kelas bersih/kotor, sekolah bersih/kotor) dan meminta murid memberi tanda centang untuk yang bersih dan silang untuk yang kotor
  • Guru mengajukan pertanyaan: Apakah kalian suka lingkungan yang bersih atau kotor? Mengapa?

Proses:

  • Observasi kemampuan murid mengidentifikasi sikap peduli lingkungan dari gambar yang ditampilkan
  • Observasi keaktifan dan kerja sama murid dalam diskusi kelompok
  • Pemantauan proses menulis murid pada lembar kerja Aksi Peduliku: apakah murid mampu menuliskan aksi konkret sesuai gambar
  • Mendengarkan presentasi lisan murid saat membacakan aksi yang mereka tulis

Akhir:

  • Penilaian hasil tulisan aksi peduli lingkungan dengan kriteria: kesesuaian aksi dengan kondisi gambar, kekonkretan aksi, kelengkapan kalimat
  • Latihan tertulis di buku siswa: mencocokkan gambar dengan sikap peduli lingkungan yang tepat
  • Refleksi tertulis murid tentang pembelajaran hari ini dan komitmen aksi peduli lingkungan

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok mengidentifikasi sikap peduli lingkungan
  • Penilaian proses saat murid menuliskan aksi peduli lingkungan pada lembar kerja
  • Tanya jawab lisan untuk mengecek pemahaman murid tentang sikap peduli lingkungan

Sumatif:

  • Penilaian hasil tulisan murid tentang aksi peduli lingkungan yang akan dilakukan
  • Penilaian latihan di buku siswa tentang mengidentifikasi sikap peduli dan tidak peduli lingkungan

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi sikap peduli lingkunganMurid belum dapat menyebutkan sikap peduli lingkungan meskipun dengan bantuan gambarMurid dapat menyebutkan 1 sikap peduli lingkungan dengan bantuan guruMurid dapat menyebutkan 2-3 sikap peduli lingkungan secara mandiriMurid dapat menyebutkan lebih dari 3 sikap peduli lingkungan dan menjelaskan manfaatnya
Menuliskan aksi peduli lingkunganMurid belum dapat menuliskan aksi peduli lingkungan yang sesuai dengan kondisi gambarMurid dapat menuliskan 1 aksi peduli lingkungan dengan bimbingan guruMurid dapat menuliskan 2-3 aksi peduli lingkungan secara mandiri dengan kalimat sederhanaMurid dapat menuliskan lebih dari 3 aksi peduli lingkungan dengan kalimat lengkap dan alasan yang jelas
Kerja sama dalam diskusi kelompokMurid pasif dan tidak berkontribusi dalam diskusi kelompokMurid mulai terlibat dalam diskusi kelompok dengan dorongan guruMurid aktif menyampaikan pendapat dan mendengarkan teman dalam diskusi kelompokMurid aktif berdiskusi, menghargai pendapat teman, dan membantu teman yang kesulitan
Sikap empati dan kepedulianMurid belum menunjukkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekolahMurid mulai menyadari pentingnya menjaga lingkungan sekolahMurid menunjukkan kepedulian dengan menyampaikan ide aksi untuk lingkunganMurid menunjukkan empati tinggi dan berkomitmen melakukan aksi peduli lingkungan secara konsisten

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah tujuan pembelajaran tercapai? Bagian mana yang perlu diperbaiki?
  • Apakah strategi pembelajaran (mengamati gambar, diskusi kelompok, menulis aksi) efektif membantu murid memahami sikap peduli lingkungan?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah mengakomodasi kebutuhan semua murid?
  • Murid mana yang membutuhkan pendampingan lebih lanjut?
  • Bagaimana saya dapat mengintegrasikan pembelajaran ini dengan pembiasaan konkret di sekolah?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang sikap peduli lingkungan?
  • Apa yang paling berkesan dari pembelajaran hari ini?
  • Aksi peduli lingkungan apa yang akan kamu lakukan mulai besok?
  • Apakah kamu sudah bersikap peduli terhadap lingkungan sekolah? Apa yang masih perlu kamu perbaiki?
  • Bagaimana perasaanmu setelah belajar hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Pancasila Kelas 2 Bab 4: Aku Peduli Lingkungan
  2. Buku Guru Pendidikan Pancasila Kelas 2 Bab 4: Aku Peduli Lingkungan
  3. Gambar-gambar kondisi lingkungan sekolah (bersih dan kotor) dari berbagai sudut (kelas, halaman, toilet, kantin)
  4. Lembar Kerja Aksi Peduliku
  5. Alat tulis (pensil, penghapus, krayon untuk murid yang ingin menggambar)
  6. Papan tulis dan spidol untuk menulis hasil diskusi
  7. Media presentasi (proyektor/poster) untuk menampilkan gambar pemantik

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.