Modul AjarPertemuan 10Bab 3Fase ASemester 2

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 2: Aturan Berteman yang Baik di Lingkungan Sekolah

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 2 dengan topik "Aturan Berteman yang Baik di Lingkungan Sekolah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 2: Aturan Berteman yang Baik di Lingkungan Sekolah

Pendidikan Pancasila - Kelas 2

Bab 3 - Pertemuan 10

MODUL AJAR

Pendidikan Pancasila — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Aturan Berteman yang Baik di Lingkungan Sekolah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikAturan Berteman yang Baik di Lingkungan Sekolah
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengenal aturan berteman yang baik di lingkungan sekolah, seperti berbicara sopan, tidak mengejek perbedaan fisik, dan berbagi
  2. Murid dapat menunjukkan dan menceritakan sikap mematuhi aturan berteman yang baik dalam kegiatan sehari-hari di sekolah

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana perasaan kalian ketika teman berbicara kasar kepada kalian?
  2. Apa yang kalian lakukan jika ada teman yang memiliki ciri fisik berbeda dengan kalian?
  3. Mengapa kita perlu berbagi dengan teman di sekolah?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama (asesmen awal: observasi kesiapan dan sikap spiritual)
  • Guru menyanyikan lagu 'Sahabat' atau lagu persahabatan lainnya bersama murid untuk menciptakan suasana menggembirakan
  • Guru melakukan asesmen diagnostik dengan bertanya: 'Siapa yang punya teman di sekolah? Apa yang membuat kalian senang berteman?' (catat respons murid)
  • Guru menyampaikan topik pembelajaran: Aturan Berteman yang Baik di Lingkungan Sekolah
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan bahasa sederhana: 'Hari ini kita akan belajar aturan-aturan berteman yang baik, lalu kita akan mempraktikkannya'
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menayangkan atau menunjukkan gambar/ilustrasi situasi berteman di sekolah (murid sedang bermain, berbicara, berbagi bekal)
  • Murid mengamati gambar dan mengidentifikasi perilaku yang baik dan tidak baik dalam berteman
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas dengan pertanyaan: 'Apa yang kalian lihat? Mana perilaku yang baik? Mengapa?'
  • Guru mengenalkan tiga aturan berteman yang baik: (1) Berbicara sopan, (2) Tidak mengejek perbedaan fisik teman, (3) Berbagi dengan teman
  • Guru memberikan contoh konkret setiap aturan dengan situasi nyata di sekolah
  • Murid menyimak cerita pendek tentang tokoh yang mematuhi aturan berteman (misal: Bela yang berbicara sopan, tidak mengejek temannya yang berkacamata, dan berbagi krayon)
  • Guru mengajak murid mengaitkan cerita dengan pengalaman mereka sendiri di sekolah

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil (4-5 anak per kelompok) untuk simulasi berteman
  • Setiap kelompok mendapat kartu situasi yang berbeda (contoh: bermain di halaman, berbagi bekal, berkomunikasi di kelas)
  • Murid dalam kelompok mempraktikkan cara berteman yang baik sesuai tiga aturan yang telah dipelajari
  • Guru berkeliling memfasilitasi dan mengobservasi praktik murid (asesmen proses: catat sikap berbicara sopan, menghargai perbedaan, dan berbagi)
  • Setiap kelompok mempresentasikan simulasinya di depan kelas
  • Murid lain mengamati dan memberikan tanggapan: apakah kelompok tersebut sudah menerapkan aturan berteman yang baik
  • Guru memberikan penguatan positif dan umpan balik konstruktif pada setiap kelompok

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan merefleksikan kegiatan yang telah dilakukan
  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi: 'Bagaimana perasaan kalian saat berteman dengan baik? Apa yang mudah? Apa yang sulit?'
  • Murid secara bergantian menceritakan pengalaman mereka menerapkan aturan berteman selama simulasi
  • Guru membimbing murid membuat komitmen pribadi: 'Mulai besok, aturan berteman apa yang akan kalian praktikkan?'
  • Murid menuliskan atau menggambar komitmen mereka di kertas yang disediakan guru
  • Guru mengajak murid menempelkan komitmen mereka di papan 'Sahabat Baik' di kelas sebagai pengingat

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 3-5 murid menyebutkan kembali aturan berteman yang baik dan memberikan contoh konkretnya
  • Guru memberikan penguatan: aturan berteman yang baik adalah wujud nilai Pancasila sila ke-2 (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab)
  • Guru mengajak murid menyanyikan yel-yel kelas tentang persahabatan yang telah dibuat bersama
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan mengajak murid menerapkan aturan berteman yang baik mulai saat ini
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas partisipasi aktif mereka

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih diberikan kartu bergambar untuk membantu memahami aturan berteman. Murid yang lebih cepat dapat diminta mengidentifikasi lebih banyak contoh aturan berteman dari pengalaman mereka.
  • Proses: Murid yang pemalu dapat berpasangan dengan teman yang lebih aktif dalam simulasi. Murid yang kesulitan berbicara di depan kelas dapat menceritakan pengalamannya kepada guru secara personal atau dalam kelompok kecil.
  • Produk: Murid yang belum lancar menulis dapat menggambar komitmen mereka dengan didampingi guru menulis kata kunci. Murid yang sudah lancar dapat menulis kalimat lengkap tentang komitmennya.

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya kepada murid tentang pengalaman berteman di sekolah dan mencatat pemahaman awal murid tentang aturan berteman
  • Guru mengobservasi kesiapan belajar dan sikap spiritual murid saat berdoa

Proses:

  • Guru mengamati partisipasi murid dalam diskusi kelas mengidentifikasi perilaku baik dan tidak baik
  • Guru mencatat kemampuan murid mempraktikkan tiga aturan berteman dalam simulasi kelompok
  • Guru memberikan umpan balik langsung saat murid mempresentasikan simulasi

Akhir:

  • Guru meminta murid menyebutkan kembali tiga aturan berteman yang baik dan memberikan contoh konkret dari pengalaman mereka
  • Guru menilai komitmen tertulis/gambar yang dibuat murid menggunakan rubrik
  • Guru menggunakan rubrik untuk menilai sikap murid secara keseluruhan berdasarkan observasi sepanjang pembelajaran

Formatif:

  • Observasi sikap murid selama diskusi kelas dan simulasi kelompok
  • Pertanyaan lisan tentang pemahaman aturan berteman yang baik
  • Pengamatan praktik murid saat mempraktikkan aturan berteman dalam simulasi

Sumatif:

  • Murid menceritakan kembali aturan berteman yang baik dan memberikan contoh konkret
  • Penilaian komitmen tertulis/gambar murid tentang penerapan aturan berteman
  • Rubrik penilaian sikap berdasarkan observasi sepanjang pembelajaran

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman aturan berteman yang baikMurid belum dapat menyebutkan aturan berteman yang baikMurid dapat menyebutkan 1 aturan berteman yang baik dengan bantuan guruMurid dapat menyebutkan 2 aturan berteman yang baik tanpa bantuanMurid dapat menyebutkan 3 aturan berteman yang baik dan memberikan contoh konkret dari pengalamannya
Praktik berbicara sopan dengan temanMurid masih berbicara kasar atau tidak sopan kepada teman dalam simulasiMurid sesekali berbicara sopan kepada teman dengan bimbingan guruMurid konsisten berbicara sopan kepada teman dalam simulasiMurid konsisten berbicara sopan dan dapat mengingatkan teman lain untuk berbicara sopan
Sikap menghargai perbedaan fisik temanMurid masih menunjukkan sikap mengejek atau membeda-bedakan teman berdasarkan fisikMurid mulai tidak mengejek perbedaan fisik teman dengan diingatkan guruMurid tidak mengejek perbedaan fisik teman dan mau bermain bersama semua temanMurid tidak mengejek, menghargai perbedaan, dan membantu teman yang diejek oleh orang lain
Praktik berbagi dengan temanMurid tidak mau berbagi dengan temanMurid mau berbagi dengan teman jika diminta guruMurid dengan senang hati berbagi dengan teman tanpa dimintaMurid proaktif berbagi dengan teman dan mengajak teman lain untuk berbagi
Kemampuan menceritakan pengalaman mematuhi aturan bertemanMurid belum dapat menceritakan pengalamannyaMurid dapat menceritakan pengalamannya dengan bantuan pertanyaan guruMurid dapat menceritakan pengalamannya dengan jelas dan runtutMurid dapat menceritakan pengalamannya secara detail, mengaitkan dengan aturan yang dipelajari, dan merefleksikan perasaannya

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami ketiga aturan berteman yang baik?
  • Strategi pembelajaran mana yang paling efektif membantu murid mempraktikkan aturan berteman?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
  • Bagaimana saya dapat melanjutkan pembelajaran ini agar murid konsisten menerapkan aturan berteman di keseharian mereka?

Refleksi Murid:

  • Aturan berteman apa yang paling mudah kamu lakukan?
  • Aturan berteman apa yang masih sulit kamu lakukan? Mengapa?
  • Bagaimana perasaanmu setelah mempraktikkan aturan berteman yang baik?
  • Apa yang akan kamu lakukan besok agar bisa berteman lebih baik lagi?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Pancasila Kelas 2 SD/MI Kurikulum Merdeka (Bab 3: Aku dan Teman-Temanku)
  2. Buku Guru Pendidikan Pancasila Kelas 2 SD/MI Kurikulum Merdeka
  3. Gambar/ilustrasi situasi berteman di sekolah (cetak atau digital)
  4. Kartu situasi untuk simulasi kelompok
  5. Kertas dan alat tulis/gambar untuk murid membuat komitmen
  6. Papan 'Sahabat Baik' untuk menempelkan komitmen murid
  7. Lagu 'Sahabat' atau lagu persahabatan lainnya

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.