Modul AjarPertemuan 8Bab 4Fase ESemester 2

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 10: Nilai-nilai Pancasila dalam Pembangunan Nasional

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 10 dengan topik "Nilai-nilai Pancasila dalam Pembangunan Nasional". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 10: Nilai-nilai Pancasila dalam Pembangunan Nasional

Pendidikan Pancasila - Kelas 10

Bab 4 - Pertemuan 8

MODUL AJAR

Pendidikan Pancasila — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Nilai-nilai Pancasila dalam Pembangunan Nasional

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikNilai-nilai Pancasila dalam Pembangunan Nasional
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat memahami nilai-nilai Pancasila dalam konteks pembangunan nasional meliputi nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan.
  2. Murid dapat menganalisis penerapan nilai-nilai Pancasila dalam program pembangunan nasional yang menjamin hak-hak dasar warga negara seperti sandang, pangan, papan, kesehatan, dan pendidikan.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa hubungan antara sila-sila Pancasila dengan program-program pembangunan yang saat ini dilaksanakan pemerintah?
  2. Mengapa pembangunan nasional harus dijiwai oleh nilai-nilai Pancasila?
  3. Jika kamu menjadi pejabat publik, program pembangunan apa yang akan kamu buat untuk mewujudkan keadilan sosial?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa sesuai keyakinan masing-masing (Berkesadaran: menanamkan kesadaran spiritual).
  • Guru memeriksa kesiapan belajar dan melakukan presensi singkat.
  • Apersepsi: Guru menayangkan gambar/video pencapaian pembangunan nasional (misal: pembangunan infrastruktur, program kesehatan) dan bertanya, 'Apa yang kalian ketahui tentang pembangunan ini? Adakah kaitannya dengan Pancasila?' (Bermakna: mengaitkan dengan pengalaman nyata).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan teknik asesmen yang akan dilakukan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menyimak penjelasan guru tentang lima nilai Pancasila (ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, keadilan) dan kaitannya dengan pembangunan nasional menggunakan slide interaktif.
  • Murid membaca materi dari Buku Siswa hlm. 207-210 tentang nilai-nilai Pancasila dalam pembangunan nasional dan unsur-unsur masyarakat adil makmur.
  • Murid berdiskusi singkat (think-pair-share) menjawab pertanyaan pemantik: 'Mengapa nilai Ketuhanan penting dalam pembangunan?' (Berkesadaran: refleksi penuh tentang nilai transendental).
  • Guru memandu brainstorming contoh program pembangunan yang mencerminkan tiap sila.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi dalam kelompok (4-5 orang) secara heterogen.
  • Setiap kelompok mencari satu berita aktual (cetak/daring) tentang program pembangunan nasional, misal: Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Indonesia Sehat, pembangunan infrastruktur di daerah tertinggal, dll.
  • Kelompok menganalisis berita dengan mengisi LKPD: mengidentifikasi nilai-nilai Pancasila yang terkandung dan bagaimana program tersebut menjamin hak dasar warga negara (sandang, pangan, papan, kesehatan, pendidikan). (Bermakna: mengaitkan dengan isu nyata dan kontekstual).
  • Hasil analisis disajikan dalam bentuk infografis sederhana di kertas plano atau aplikasi Canva (Menggembirakan: kebebasan berkreasi).
  • Guru berkeliling memberikan bimbingan dan penilaian proses (rubrik observasi). (Diferensiasi proses: kelompok dengan kesulitan diberi panduan langkah-langkah lebih detail).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Tiap kelompok mempresentasikan infografisnya di depan kelas (durasi 3-4 menit per kelompok), kelompok lain menanggapi dan bertanya.
  • Guru memandu diskusi kritis: 'Apakah program yang kalian analisis sudah sepenuhnya mencerminkan keadilan sosial? Bagaimana perbaikan yang bisa dilakukan?' (Berkesadaran: refleksi mendalam tentang implementasi nilai).
  • Murid menulis refleksi individu tentang apa yang sudah dipelajari, apa kontribusi yang bisa mereka lakukan sebagai warga negara dalam mendukung pembangunan ber-Pancasila, dan perasaan selama belajar. (Diferensiasi produk: refleksi bisa berupa tulisan, komik singkat, atau video pendek).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan nilai penting Pancasila sebagai dasar pembangunan nasional.
  • Guru memberikan penguatan bahwa setiap warga negara bertanggung jawab mewujudkan sila-sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
  • Guru memandu refleksi pembelajaran dengan meminta beberapa murid membagikan refleksinya.
  • Guru menutup dengan doa syukur dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Bagi murid yang sudah memahami cepat, diberikan tantangan menganalisis program pembangunan yang kontroversial atau kompleks (misal: pembangunan berwawasan lingkungan). Bagi yang lambat, diberikan ringkasan materi dan contoh analisis yang lebih terstruktur.
  • Proses: Fleksibilitas dalam pencarian berita: kelompok cepat boleh menggunakan data statistik tambahan, kelompok lambat difasilitasi guru dengan lembar panduan analisis bertahap. Diskusi dapat dilakukan dengan bantuan tutor sebaya.
  • Produk: Murid dapat memilih bentuk penyajian analisis: infografis manual, digital (Canva), atau presentasi lisan dengan poster sederhana. Refleksi dapat berbentuk tulisan, gambar, atau rekaman suara pendek.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: 'Sebutkan lima sila Pancasila!' dan 'Apa yang dimaksud dengan pembangunan nasional?' untuk mengukur pemahaman awal.

Proses:

  • Pengamatan aktivitas diskusi kelompok dengan instrumen: kemampuan bekerja sama, keaktifan bertanya, ketepatan dalam mengidentifikasi nilai-nilai Pancasila pada berita.
  • Pengecekan lembar LKPD yang berisi analisis nilai dan hak dasar.

Akhir:

  • Penilaian presentasi dan produk infografis menggunakan rubrik analisis penerapan nilai Pancasila.
  • Penilaian refleksi tertulis individu menggunakan skala pemahaman dan kesadaran (Belum Berkembang – Sangat Berkembang).

Formatif:

  • Observasi diskusi kelompok menggunakan lembar ceklis partisipasi dan kontribusi (asesmen proses).
  • Tanya jawab lisan saat apersepsi dan selama presentasi.

Sumatif:

  • Penilaian infografis/poster analisis kelompok menggunakan rubrik.
  • Penilaian refleksi individu berdasarkan kedalaman pemahaman dan kesadaran.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Analisis Penerapan Nilai Pancasila dalam Program Pembangunan NasionalMurid belum mampu menghubungkan program dengan nilai Pancasila, analisis tidak tepat atau tidak ada.Murid mampu menyebutkan 1-2 nilai Pancasila yang terkait tetapi belum didukung argumen atau data yang jelas.Murid mampu mengidentifikasi 3-4 nilai Pancasila dengan argumen dan contoh spesifik dari program, serta menjelaskan jaminan hak dasar warga negara.Murid mampu mengidentifikasi kelima sila secara komprehensif, menganalisis keterkaitan nilainya secara mendalam, memberikan evaluasi kritis terhadap program, dan mengusulkan perbaikan yang berbasis keadilan sosial.
Kolaborasi dan Komunikasi dalam PresentasiMurid pasif dalam kelompok, presentasi tidak terstruktur, dan tidak dapat menjawab pertanyaan.Murid terlibat dalam kelompok tetapi hanya mengerjakan tugas minimal, presentasi cukup jelas namun kurang percaya diri.Murid aktif berdiskusi, presentasi rapi dan mudah dipahami, mampu menjawab pertanyaan dengan baik.Murid memimpin kolaborasi, presentasi kreatif dan komunikatif, mampu memantik diskusi, serta merespons kritis dengan santun.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid mencapai tujuan pembelajaran? Bagaimana hasil asesmen menunjukkan pemahaman mereka?
  • Apakah strategi pembelajaran (PBL sederhana, diskusi, presentasi) efektif mengembangkan kesadaran dan pemaknaan terhadap nilai Pancasila?
  • Bagaimana tingkat keterlibatan murid yang lambat dan cepat? Apakah diferensiasi yang disediakan sudah cukup membantu?
  • Apa yang dapat saya perbaiki pada pertemuan berikutnya agar pembelajaran lebih menggembirakan dan mendalam?

Refleksi Murid:

  • Nilai Pancasila apa yang paling saya pahami hari ini, dan mengapa?
  • Bagaimana perasaan saya saat menganalisis berita pembangunan nasional? Apakah saya menyadari pentingnya peran saya sebagai warga negara?
  • Apa satu hal yang akan saya lakukan dalam kehidupan sehari-hari untuk ikut mendukung pembangunan yang berkeadilan sesuai Pancasila?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Pancasila untuk SMA/SMK/MA/MAK Kelas X, Kemendikbudristek, 2021.
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila untuk SMA/SMK/MA/MAK Kelas X, Kemendikbudristek, 2021.
  3. Artikel berita daring (cth: dari Kompas, CNN Indonesia, situs Bappenas) tentang program-program pembangunan nasional terkini.
  4. Slide presentasi guru tentang Nilai-nilai Pancasila dalam Pembangunan Nasional.
  5. LKPD (Lembar Kerja Murid) analisis kasus.
  6. Alat dan bahan: kertas plano, spidol warna, alat tempel, akses internet (opsional).

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.