Modul AjarPertemuan 7Bab 4Fase ESemester 2

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 10: Peran Indonesia dalam Hubungan Internasional

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 10 dengan topik "Peran Indonesia dalam Hubungan Internasional". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 10: Peran Indonesia dalam Hubungan Internasional

Pendidikan Pancasila - Kelas 10

Bab 4 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

Pendidikan Pancasila — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Peran Indonesia dalam Hubungan Internasional

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikPeran Indonesia dalam Hubungan Internasional
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menganalisis peran Indonesia dalam hubungan antarnegara sebagai wujud kontribusi bangsa di kancah internasional.
  2. Murid dapat menyajikan contoh konkret keterlibatan Indonesia dalam kerja sama internasional dan relevansinya bagi kepentingan warga negara.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian membayangkan jika negara kita, Indonesia, mengisolasi diri dan tidak mau berteman dengan negara manapun di dunia? Apa yang akan terjadi?
  2. Mengapa Indonesia perlu repot-repot menjadi anggota bahkan memimpin organisasi internasional seperti ASEAN atau PBB?
  3. Apa keuntungan langsung yang bisa kita rasakan sebagai warga negara dari kerja sama internasional yang dilakukan oleh pemerintah?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, menanyakan kabar, dan memimpin doa bersama untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman.
  • Guru mengecek kehadiran murid dan memastikan kesiapan belajar.
  • Guru memberikan apersepsi dengan menampilkan Gambar 4.15 (Presiden Joko Widodo menerima palu dari Perdana Menteri Kamboja saat KTT ASEAN) dan memancing respons murid.
  • Guru melakukan asesmen awal (diagnostik kognitif singkat) dengan memberikan pertanyaan lisan terkait organisasi internasional yang diketahui murid.
  • Guru menyampaikan Tujuan Pembelajaran sesuai ATP (10.4.7.1 dan 10.4.7.2) serta menjelaskan skema kegiatan yang akan dilakukan (Strategi 5W+1H dan Mind Mapping).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid ke dalam 8 kelompok kecil yang heterogen.
  • Setiap kelompok diarahkan untuk memindai kode QR atau mengakses tautan artikel berita tentang peran Indonesia di kancah internasional (sesuai Aktivitas Belajar 4.7 di Buku Siswa).
  • Murid membaca dan menelaah artikel tersebut secara bersama-sama dalam kelompok untuk menemukan konteks peran Indonesia.
  • Guru berkeliling memastikan setiap murid merasa aman secara psikologis untuk bertanya jika ada kosakata atau konsep (seperti 'hubungan internasional') yang belum dipahami.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid menggunakan strategi 5W+1H (What, When, Where, Who, Why, How) untuk membedah artikel yang dibaca.
  • Murid berdiskusi merumuskan analisis konkret mengenai peran Indonesia (misalnya di ASEAN, PBB, atau APEC) berdasarkan kerangka 5W+1H.
  • Kelompok menuangkan hasil analisis 5W+1H tersebut ke dalam bentuk Peta Konsep (Mind Mapping) yang kreatif di atas kertas karton atau menggunakan aplikasi digital.
  • Guru memfasilitasi interaksi yang sistematis dan produktif antar murid, memberikan bimbingan (scaffolding) bagi kelompok yang membutuhkan.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Perwakilan kelompok menyajikan (mempresentasikan) Peta Konsep (Mind Mapping) yang telah dibuat di depan kelas.
  • Kelompok lain memberikan tanggapan, apresiasi, atau pertanyaan yang membangun.
  • Guru mengajak murid mengaitkan hasil diskusi dengan kehidupan nyata: 'Apa relevansi keterlibatan Indonesia ini bagi kepentingan kita sebagai warga negara?'
  • Murid menyimpulkan bagaimana mereka dapat memberikan dukungan dan kontribusi kepada negara sebagai warga negara yang baik.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan ringkasan hasil pembelajaran hari ini mengenai peran Indonesia dalam hubungan antarnegara.
  • Guru memberikan penguatan terhadap konsep-konsep esensial yang mungkin masih miskonsepsi.
  • Guru melaksanakan asesmen akhir (sumatif singkat) untuk mengukur ketercapaian TP.
  • Guru mengajak murid melakukan refleksi pembelajaran (menanyakan perasaan dan hal baru yang dipelajari).
  • Guru menyampaikan rencana tindak lanjut untuk pertemuan berikutnya (Nilai-nilai Pancasila dalam Pembangunan Nasional), lalu menutup dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Kelompok diberikan artikel berita yang berbeda-beda (ada yang membahas ASEAN, PBB, APEC, dll) sesuai tingkat kompleksitas bacaan dan minat murid.
  • Proses: Bagi murid yang kesulitan menganalisis, guru memberikan panduan pertanyaan 5W+1H yang lebih terstruktur. Bagi yang cepat tanggap, diminta menganalisis dampak ekonomi/politiknya secara lebih mendalam.
  • Produk: Murid dibebaskan memilih format Peta Konsep (Mind Mapping), baik secara manual (menggambar di karton dengan spidol warna-warni) maupun digital (menggunakan Canva/aplikasi lain).

ASESMEN

Awal:

  • Pertanyaan lisan di awal pembelajaran: 'Sebutkan satu organisasi internasional yang kalian ketahui di mana Indonesia menjadi anggotanya!' dan 'Menurut kalian, apa tujuan negara kita bergabung di sana?'

Proses:

  • Guru berkeliling membawa lembar observasi, mencatat keaktifan murid dalam menyumbangkan ide untuk mengisi kerangka 5W+1H, serta melihat bagaimana mereka berkolaborasi memecahkan masalah.

Akhir:

  • Penilaian unjuk kerja saat presentasi Mind Mapping, difokuskan pada kejelasan analisis peran Indonesia (TP 1) dan kemampuan menyajikan contoh konkret serta relevansinya bagi warga negara (TP 2).

Formatif:

  • Observasi partisipasi dan kolaborasi murid saat diskusi kelompok.
  • Pengecekan pemahaman melalui kerangka 5W+1H yang sedang dikerjakan.

Sumatif:

  • Penilaian produk Peta Konsep (Mind Mapping) analisis peran Indonesia.
  • Penilaian presentasi penyajian contoh konkret keterlibatan Indonesia.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Analisis Peran Indonesia (5W+1H)Belum mampu mengidentifikasi elemen 5W+1H dari artikel terkait peran Indonesia.Mampu mengidentifikasi sebagian elemen 5W+1H, namun analisis peran Indonesia masih sangat dangkal/kurang tepat.Mampu menganalisis peran Indonesia menggunakan kerangka 5W+1H dengan tepat dan jelas.Mampu menganalisis peran Indonesia menggunakan 5W+1H secara komprehensif dan mengaitkannya dengan teori hubungan internasional secara mandiri.
Penyajian Contoh Konkret dan Relevansi (Mind Mapping & Presentasi)Belum mampu menyajikan contoh konkret dan tidak dapat menjelaskan relevansinya bagi warga negara.Mampu menyajikan contoh konkret, namun belum mampu menjelaskan relevansinya bagi kepentingan warga negara.Mampu menyajikan contoh konkret keterlibatan Indonesia dan menjelaskan relevansinya bagi warga negara dengan baik.Mampu menyajikan contoh konkret yang sangat relevan, inovatif dalam bentuk Mind Mapping, serta memberikan argumen kritis terkait dampaknya bagi warga negara.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah strategi 5W+1H dan Mind Mapping efektif membantu murid mencapai Tujuan Pembelajaran hari ini?
  • Apakah suasana belajar sudah cukup menggembirakan dan membebaskan murid dari rasa takut untuk berpendapat?
  • Bagian mana dari proses pembelajaran yang perlu diperbaiki untuk pertemuan selanjutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa hal baru yang paling menarik yang kalian pelajari tentang peran Indonesia di dunia hari ini?
  • Bagaimana perasaan kalian saat bekerja sama membuat Mind Mapping dalam kelompok?
  • Setelah belajar hari ini, kontribusi kecil apa yang ingin kalian lakukan sebagai warga negara yang baik?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X (Kemdikbudristek)
  2. Buku Siswa Pendidikan Pancasila untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X (Kemdikbudristek)
  3. Artikel berita/internet terkait peran Indonesia di ASEAN, PBB, dan APEC (Tautan QR Code Buku Siswa)
  4. Proyektor/LCD untuk menampilkan gambar apersepsi
  5. Kertas karton, spidol warna, atau perangkat digital (gawai/laptop) untuk pembuatan Mind Mapping

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.