MODUL AJAR Pendidikan Pancasila — Kelas 10 (Fase E) Topik: Sistem Pertahanan dan Keamanan Negara Indonesia INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Pancasila |
|---|
| Fase / Kelas | Fase E / Kelas 10 |
|---|
| Topik | Sistem Pertahanan dan Keamanan Negara Indonesia |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x45 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat memahami sistem pertahanan dan keamanan negara Indonesia sebagai bagian dari tanggung jawab warga negara dalam menjaga kedaulatan NKRI.
- Murid dapat mengidentifikasi peran warga negara dalam mendukung sistem pertahanan dan keamanan nasional sesuai dengan ketentuan UUD NRI Tahun 1945.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kalian membayangkan apa yang akan terjadi jika negara kita yang sangat luas ini tidak memiliki sistem pertahanan dan keamanan yang kuat?
- Menurut kalian, apakah tugas menjaga keamanan negara hanya tanggung jawab TNI dan Polri saja, atau kita sebagai pelajar juga ikut bertanggung jawab?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa bersama, dan memeriksa kehadiran murid.
- Guru menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menanyakan kabar serta kesiapan belajar murid.
- Guru memberikan asesmen awal secara lisan dengan menanyakan makna kata 'aman' dan siapa yang bertanggung jawab atas keamanan negara.
- Guru menyampaikan Tujuan Pembelajaran yang merujuk pada pemahaman Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) dan peran warga negara.
- Guru memberikan apersepsi dengan menampilkan peta Indonesia atau data jumlah penduduk untuk memantik kesadaran betapa luasnya wilayah yang harus dijaga.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid mengamati tayangan video atau gambar tentang kekuatan militer Indonesia dan luasnya wilayah NKRI dari Sabang sampai Merauke.
- Guru memandu diskusi interaktif mengenai Pasal 30 ayat (3) UUD NRI Tahun 1945 tentang Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).
- Murid mengidentifikasi bahwa TNI-Polri adalah kekuatan utama, sedangkan rakyat (warga negara) adalah kekuatan pendukung.
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna, Berkesadaran):- Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil dan menerapkan strategi Plus Minus Interest (PMI).
- Setiap kelompok menganalisis penerapan Sishankamrata: menemukan kelebihan/manfaat (Plus), tantangan/hambatan (Minus), dan hal-hal menarik (Interest) dari pelibatan warga negara sebagai kekuatan pendukung.
- Murid berkolaborasi menyusun hasil analisis PMI dan merumuskan contoh konkret peran warga negara (khususnya pelajar) dalam mendukung keamanan nasional.
- Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya secara bergantian dalam suasana yang interaktif dan saling menghargai.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid diajak merenungkan kembali hasil diskusi kelompok dan mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah dan masyarakat.
- Guru memandu murid untuk menyimpulkan bahwa tindakan sederhana seperti menaati tata tertib sekolah, mencegah tawuran, dan bijak bermedia sosial adalah bentuk nyata kontribusi pelajar dalam sistem pertahanan dan keamanan negara.
- Murid menuliskan satu komitmen pribadi di buku catatan tentang apa yang akan mereka lakukan untuk mendukung keamanan di lingkungan terdekat.
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan materi pembelajaran hari ini secara keseluruhan.
- Guru memberikan asesmen akhir (sumatif singkat) berupa pertanyaan tertulis untuk mengukur ketercapaian TP 10.4.6.1 dan 10.4.6.2.
- Guru memandu sesi refleksi pembelajaran untuk mengetahui perasaan dan pemahaman murid.
- Guru menyampaikan rencana materi untuk pertemuan berikutnya.
- Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan teks ringkasan materi Sishankamrata yang lebih sederhana, sedangkan murid yang mahir diberikan artikel berita terkini tentang isu pertahanan negara untuk dianalisis.
- Proses: Murid yang lebih cepat paham dapat memimpin diskusi kelompok (tutor sebaya), sementara guru memberikan pendampingan lebih intensif pada kelompok yang masih kesulitan memahami konsep UUD NRI Tahun 1945.
- Produk: Laporan hasil diskusi Plus Minus Interest (PMI) dapat disajikan dalam bentuk mind map, poster sederhana, atau presentasi lisan sesuai dengan minat dan kreativitas kelompok.
ASESMENAwal:- Pertanyaan pemantik lisan: 'Menurut kalian, apa arti kata keamanan?' dan 'Siapa yang paling bertanggung jawab menjaga keamanan negara kita?'
Proses:- Lembar observasi guru untuk menilai dimensi Kewargaan, Penalaran Kritis, dan Kolaborasi saat murid melakukan analisis Plus Minus Interest (PMI).
Akhir:- Soal Esai: 1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) berdasarkan UUD NRI Tahun 1945! 2. Sebutkan dan jelaskan 2 contoh peran yang dapat kamu lakukan sebagai pelajar untuk mendukung sistem pertahanan dan keamanan negara!
Formatif:- Observasi keaktifan dan kolaborasi selama diskusi kelompok (strategi Plus Minus Interest).
- Tanya jawab lisan selama proses pembelajaran berlangsung.
Sumatif:- Tes tertulis (esai singkat) di akhir pembelajaran mengenai konsep Sishankamrata dan identifikasi peran warga negara.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pemahaman Sistem Pertahanan dan Keamanan (TP 10.4.6.1) | Belum mampu menjelaskan konsep Sishankamrata dan belum memahami peran TNI/Polri serta rakyat. | Mampu menjelaskan konsep Sishankamrata secara singkat namun belum mengaitkannya dengan UUD NRI Tahun 1945. | Mampu menjelaskan konsep Sishankamrata dan kedudukan rakyat sebagai kekuatan pendukung sesuai UUD NRI Tahun 1945 dengan baik. | Mampu menjelaskan konsep Sishankamrata secara komprehensif, mengaitkan dengan UUD NRI Tahun 1945, dan memberikan analisis yang mendalam. | | Identifikasi Peran Warga Negara (TP 10.4.6.2) | Belum mampu menyebutkan contoh peran warga negara dalam mendukung pertahanan dan keamanan. | Mampu menyebutkan 1 contoh peran warga negara secara umum namun belum spesifik sebagai pelajar. | Mampu mengidentifikasi dan menjelaskan minimal 2 peran warga negara (khususnya pelajar) dalam mendukung keamanan nasional. | Mampu mengidentifikasi lebih dari 2 peran secara spesifik, logis, dan mengaitkannya dengan dampak nyata bagi keutuhan NKRI. | | Kolaborasi dan Penalaran Kritis (Dimensi Profil Lulusan) | Pasif dalam diskusi kelompok dan belum mampu memberikan ide pada analisis Plus Minus Interest. | Cukup aktif dalam kelompok namun ide yang diberikan pada analisis Plus Minus Interest masih terbatas. | Aktif berkolaborasi, menghargai pendapat teman, dan mampu memberikan argumen logis pada analisis Plus Minus Interest. | Menjadi motor penggerak dalam kelompok, memfasilitasi diskusi, dan memberikan analisis Plus Minus Interest yang sangat kritis dan relevan. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah strategi Plus Minus Interest (PMI) efektif dalam membantu murid memahami konsep Sishankamrata?
- Apakah alokasi waktu mencukupi untuk tahapan Memahami, Mengaplikasi, dan Merefleksi?
- Bagaimana tingkat partisipasi murid selama diskusi kelompok, dan apa yang perlu diperbaiki untuk pertemuan selanjutnya?
Refleksi Murid:- Bagian mana dari materi hari ini yang paling menarik bagi kalian?
- Apakah kalian sudah memahami peran kalian sebagai pelajar dalam menjaga keamanan negara?
- Tantangan apa yang kalian hadapi saat berdiskusi dalam kelompok tadi?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila untuk SMA/SMK/MA/MAK Kelas X
- Buku Siswa Pendidikan Pancasila untuk SMA/SMK/MA/MAK Kelas X
- Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (khususnya Pasal 30)
- Artikel berita atau video dokumenter singkat tentang kekuatan militer Indonesia dan peran masyarakat sipil
- Proyektor, laptop, dan papan tulis
|