Modul AjarPertemuan 3Bab 2Fase ESemester 1

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 10: Menerapkan Perilaku Taat Hukum dan Norma untuk Mewujudkan Keadilan Berdasarkan Pancasila

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 10 dengan topik "Menerapkan Perilaku Taat Hukum dan Norma untuk Mewujudkan Keadilan Berdasarkan Pancasila". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 10: Menerapkan Perilaku Taat Hukum dan Norma untuk Mewujudkan Keadilan Berdasarkan Pancasila

Pendidikan Pancasila - Kelas 10

Bab 2 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Pendidikan Pancasila — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Menerapkan Perilaku Taat Hukum dan Norma untuk Mewujudkan Keadilan Berdasarkan Pancasila

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMenerapkan Perilaku Taat Hukum dan Norma untuk Mewujudkan Keadilan Berdasarkan Pancasila
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menerapkan perilaku taat hukum berdasarkan peraturan yang berlaku di lingkungan sekolah dan masyarakat.
  2. Murid mampu menganalisis contoh-contoh perilaku yang menunjukkan taat hukum dan melanggar hukum dalam kehidupan di masyarakat beserta norma yang dilanggar.
  3. Murid mampu mengaitkan norma sosial dengan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan mewujudkan keadilan dalam kehidupan bermasyarakat.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian menyaksikan pelanggaran hukum di lingkungan sekitar? Apa yang kalian rasakan saat itu?
  2. Mengapa ada orang yang memilih melanggar hukum meskipun sudah mengetahui aturannya?
  3. Bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat menjadi dasar terciptanya keadilan bagi seluruh masyarakat?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran murid.
  • Guru melakukan asesmen awal dengan memberikan 3 pertanyaan diagnostik singkat secara lisan: (1) Apa yang dimaksud dengan norma? (2) Sebutkan satu contoh aturan di sekolah yang wajib ditaati! (3) Apa hubungan antara hukum dan keadilan?
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan menjelaskan relevansi materi perilaku taat hukum dengan kehidupan sehari-hari murid.
  • Guru menampilkan gambar atau video singkat tentang budaya tertib berlalu lintas sebagai apersepsi dan meminta murid merespons pertanyaan pemantik.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menyajikan materi tentang hubungan hukum dan norma (norma agama, kesusilaan, kesopanan, dan hukum) melalui infografis atau tayangan slide.
  • Murid membaca dan mencermati tabel pembagian hukum (berdasarkan bentuk, sifat, sumber, waktu, dan tempat berlakunya) dari buku teks halaman yang relevan.
  • Guru melakukan brainstorming dengan meminta murid menyebutkan contoh perilaku taat hukum dan melanggar hukum yang pernah mereka temui di lingkungan sekolah dan masyarakat.
  • Murid mencatat poin-poin esensial dalam buku catatan masing-masing dan mengidentifikasi norma yang terkait dengan setiap contoh perilaku.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (4-5 orang) secara heterogen.
  • Setiap kelompok mendapat lembar kerja berisi 3 kasus perilaku di masyarakat (misalnya: pelanggaran lalu lintas, vandalisme, gotong royong warga, kepatuhan membayar pajak).
  • Kelompok menganalisis setiap kasus: (a) mengidentifikasi apakah perilaku tersebut taat atau melanggar hukum, (b) menentukan norma yang dilanggar atau ditaati, (c) mengaitkan perilaku tersebut dengan sila-sila Pancasila yang relevan sebagai landasan keadilan.
  • Setiap kelompok menyusun hasil analisis dalam format tabel: Kasus – Jenis Perilaku – Norma Terkait – Nilai Pancasila – Dampak terhadap Keadilan.
  • Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas, kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk menarik kesimpulan bersama tentang pentingnya perilaku taat hukum dan norma dalam mewujudkan keadilan berdasarkan Pancasila.
  • Murid menuliskan refleksi pribadi di selembar kertas: (1) Perilaku taat hukum apa yang sudah saya lakukan? (2) Perilaku apa yang perlu saya perbaiki? (3) Bagaimana nilai Pancasila membantu saya bersikap adil?
  • Guru memberikan umpan balik terhadap hasil presentasi dan refleksi murid, menekankan keterkaitan antara norma, hukum, dan nilai-nilai Pancasila.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan materi pembelajaran hari ini.
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan memberikan 3 soal uraian singkat yang dikerjakan secara individual selama 10 menit.
  • Guru menyampaikan rencana tindak lanjut dan tugas mandiri: murid mengamati satu contoh perilaku taat/melanggar hukum di lingkungan rumah dan menuliskan analisis singkat.
  • Guru menutup pembelajaran dengan pesan motivasi dan doa bersama.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bantuan lebih diberikan ringkasan materi bergambar tentang jenis-jenis norma dan contoh konkretnya. Murid cepat diberikan artikel tambahan tentang kasus pelanggaran hukum aktual untuk dianalisis lebih mendalam.
  • Proses: Kelompok heterogen memungkinkan peer tutoring. Murid yang memerlukan waktu lebih diberikan scaffolding berupa pertanyaan penuntun dalam lembar kerja. Murid cepat berperan sebagai fasilitator diskusi kelompok.
  • Produk: Murid yang memerlukan bantuan menyajikan hasil dalam bentuk tabel sederhana. Murid cepat menyajikan hasil dalam bentuk infografis atau peta konsep yang menghubungkan kasus, norma, dan nilai Pancasila.

ASESMEN

Awal:

  • Pertanyaan lisan diagnostik: Apa yang dimaksud dengan norma?
  • Pertanyaan lisan diagnostik: Sebutkan satu contoh aturan di sekolah yang wajib ditaati!
  • Pertanyaan lisan diagnostik: Apa hubungan antara hukum dan keadilan menurut pendapatmu?

Proses:

  • Observasi partisipasi murid dalam brainstorming (guru mencatat murid yang aktif dan yang pasif).
  • Pemeriksaan lembar kerja kelompok: ketepatan mengidentifikasi jenis perilaku (taat/melanggar), norma yang terkait, dan nilai Pancasila.
  • Kualitas presentasi kelompok: kejelasan penyampaian, ketepatan analisis, dan kemampuan menjawab pertanyaan.

Akhir:

  • Soal uraian 1: Jelaskan dan berikan contoh penerapan perilaku taat hukum di lingkungan sekolah berdasarkan peraturan yang berlaku!
  • Soal uraian 2: Analisis satu contoh perilaku melanggar hukum di masyarakat, tentukan norma apa yang dilanggar dan dampaknya!
  • Soal uraian 3: Jelaskan bagaimana nilai-nilai Pancasila (minimal 2 sila) menjadi landasan mewujudkan keadilan dalam kehidupan bermasyarakat!

Formatif:

  • Observasi keaktifan dan kualitas kontribusi murid selama brainstorming dan diskusi kelompok.
  • Penilaian lembar kerja kelompok (ketepatan identifikasi perilaku, norma, dan nilai Pancasila).
  • Kualitas tanggapan dan pertanyaan saat presentasi antarkelompok.

Sumatif:

  • Tes uraian singkat individu di akhir pembelajaran (3 soal tentang penerapan perilaku taat hukum, analisis pelanggaran norma, dan kaitan norma dengan Pancasila).
  • Tugas mandiri: laporan observasi perilaku taat/melanggar hukum di lingkungan rumah beserta analisis norma dan nilai Pancasila yang terkait.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penerapan perilaku taat hukum (TP 10.2.3.1)Belum mampu menyebutkan contoh perilaku taat hukum dan belum memahami kaitannya dengan peraturan yang berlaku.Mampu menyebutkan contoh perilaku taat hukum tetapi belum dapat menjelaskan kaitannya dengan peraturan yang berlaku secara tepat.Mampu menyebutkan dan menjelaskan contoh perilaku taat hukum serta mengaitkannya dengan peraturan yang berlaku di lingkungan sekolah atau masyarakat.Mampu menerapkan dan menjelaskan beragam contoh perilaku taat hukum di lingkungan sekolah dan masyarakat secara sistematis dengan merujuk peraturan yang berlaku secara tepat.
Analisis perilaku taat dan melanggar hukum (TP 10.2.3.2)Belum mampu membedakan perilaku taat hukum dan melanggar hukum serta belum dapat mengidentifikasi norma yang dilanggar.Mampu membedakan perilaku taat dan melanggar hukum tetapi belum tepat dalam mengidentifikasi norma yang dilanggar.Mampu menganalisis contoh perilaku taat dan melanggar hukum serta mengidentifikasi norma yang dilanggar dengan tepat.Mampu menganalisis secara kritis berbagai contoh perilaku taat dan melanggar hukum, mengidentifikasi norma yang dilanggar, serta menjelaskan dampaknya terhadap kehidupan bermasyarakat secara komprehensif.
Kaitan norma sosial dengan nilai Pancasila (TP 10.2.3.3)Belum mampu mengaitkan norma sosial dengan nilai-nilai Pancasila.Mampu menyebutkan nilai-nilai Pancasila tetapi belum dapat mengaitkannya dengan norma sosial secara tepat.Mampu mengaitkan norma sosial dengan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan keadilan dengan penjelasan yang logis.Mampu mengaitkan norma sosial dengan nilai-nilai Pancasila secara mendalam, memberikan argumentasi yang kuat, dan menunjukkan relevansinya dalam mewujudkan keadilan di berbagai konteks kehidupan bermasyarakat.
Kolaborasi dan komunikasi dalam diskusi kelompokTidak berpartisipasi dalam diskusi kelompok dan tidak memberikan kontribusi.Berpartisipasi minimal dalam diskusi, kontribusi terbatas pada satu atau dua ide sederhana.Berpartisipasi aktif dalam diskusi, memberikan ide yang relevan, dan menghargai pendapat anggota kelompok lain.Memimpin atau memfasilitasi diskusi secara efektif, memberikan ide kritis dan konstruktif, serta mampu menyintesis pendapat kelompok menjadi kesimpulan yang padu.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan? Jika tidak, apa kendalanya?
  • Apakah strategi diskusi kelompok dan presentasi efektif dalam membangun pemahaman murid tentang perilaku taat hukum?
  • Bagaimana saya dapat memperbaiki diferensiasi pembelajaran agar murid yang lambat maupun cepat sama-sama terfasilitasi secara optimal?
  • Apakah pertanyaan pemantik berhasil memicu rasa ingin tahu dan keterlibatan aktif murid?

Refleksi Murid:

  • Perilaku taat hukum apa yang sudah saya lakukan dalam kehidupan sehari-hari?
  • Apa kesulitan yang saya alami dalam memahami hubungan antara norma dan nilai-nilai Pancasila?
  • Apa satu hal baru yang saya pelajari hari ini dan bagaimana saya akan menerapkannya?
  • Bagaimana diskusi kelompok tadi membantu saya memahami materi dengan lebih baik?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Pancasila untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
  3. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (teks).
  4. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (sebagai contoh kontekstual).
  5. Tata Tertib Sekolah yang berlaku di satuan pendidikan masing-masing.
  6. Media tayangan: infografis pembagian hukum, gambar/video budaya tertib berlalu lintas.
  7. Lembar Kerja Murid (LKPD) berisi kasus-kasus perilaku di masyarakat untuk dianalisis.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.