Modul AjarPertemuan 6Bab 1Fase ESemester 1

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 10: Kedudukan Pancasila sebagai Ideologi Negara

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 10 dengan topik "Kedudukan Pancasila sebagai Ideologi Negara". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 10: Kedudukan Pancasila sebagai Ideologi Negara

Pendidikan Pancasila - Kelas 10

Bab 1 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Pendidikan Pancasila — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Kedudukan Pancasila sebagai Ideologi Negara

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikKedudukan Pancasila sebagai Ideologi Negara
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menganalisis kedudukan Pancasila sebagai ideologi negara yang mencakup dimensi politik, ekonomi, sosio-kultural, pertahanan, dan keamanan dalam kehidupan nasional.
  2. Murid dapat memahami nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi negara dalam konteks pembangunan nasional dan perannya mempersatukan masyarakat yang beragam.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang akan terjadi jika sebuah kapal besar berlayar di lautan lepas tanpa memiliki kompas atau bintang penuntun?
  2. Bagaimana sebuah gagasan atau ideologi dapat menyatukan ratusan suku, bahasa, dan budaya yang berbeda di Indonesia?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa bersama, dan mengecek kehadiran murid.
  • Guru mengajak murid melakukan teknik STOP (berhenti sejenak, ambil napas dalam, amati sensasi tubuh, lalu lanjutkan) untuk memusatkan perhatian dan hadir utuh di kelas (Berkesadaran).
  • Guru memberikan pertanyaan pemantik tentang kapal tanpa kompas untuk memancing rasa ingin tahu murid.
  • Guru melakukan asesmen awal secara lisan dengan meminta 2-3 murid menjelaskan apa yang mereka ketahui tentang kata 'ideologi'.
  • Guru menyampaikan Tujuan Pembelajaran yang akan dicapai pada pertemuan ini, yaitu menganalisis kedudukan Pancasila sebagai ideologi negara.

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru menyajikan sebuah studi kasus singkat atau cuplikan berita tentang tantangan keberagaman di Indonesia (misalnya konflik sosial atau gotong royong warga beda agama).
  • Murid secara mandiri mencermati kasus tersebut dan mengaitkannya dengan konsep Pancasila sebagai 'bintang penuntun' (Leitstar) dalam kehidupan berbangsa.
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas yang interaktif dan santai mengenai makna ideologi yang mengatur tingkah laku manusia dalam berbagai sendi kehidupan.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi ke dalam 4 kelompok belajar yang heterogen.
  • Setiap kelompok mendapat undian satu dimensi kehidupan nasional: (1) Politik, (2) Ekonomi, (3) Sosio-Kultural, (4) Pertahanan dan Keamanan.
  • Kelompok berdiskusi menganalisis bagaimana Pancasila diterapkan sebagai bintang penuntun pada dimensi yang didapat, serta perannya dalam mempersatukan masyarakat.
  • Setiap kelompok menuangkan hasil analisisnya ke dalam bentuk mind map atau poster sederhana di kertas plano, lalu mempresentasikannya dengan gaya yang kreatif (roleplay singkat atau talkshow mini).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Setelah semua kelompok tampil, murid diajak duduk hening selama 2 menit untuk merenungkan nilai-nilai yang baru saja dipelajari.
  • Murid menuliskan di 'Jurnal Refleksi' atau secarik kertas post-it mengenai satu tindakan nyata yang akan mereka lakukan sebagai warga negara untuk menjaga ideologi Pancasila di lingkungan sekolah.
  • Beberapa murid membacakan hasil refleksinya secara sukarela dengan penuh kesadaran dan saling mengapresiasi.

Penutup:

  • Guru dan murid menyimpulkan bersama bahwa Pancasila adalah sistem kehidupan nasional yang mencakup berbagai dimensi untuk mencapai cita-cita bangsa.
  • Guru memberikan asesmen akhir berupa pertanyaan tertulis singkat (Exit Ticket).
  • Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan kolaborasi murid sepanjang pembelajaran.
  • Guru menyampaikan rencana materi untuk pertemuan berikutnya.
  • Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan teks ringkasan materi yang lebih sederhana dengan poin-poin utama. Murid yang cepat tanggap diberikan artikel berita nyata yang lebih kompleks terkait kebijakan negara.
  • Proses: Murid dengan gaya belajar visual dapat membuat mind map, sedangkan gaya belajar auditori/kinestetik dapat fokus pada presentasi lisan atau roleplay saat diskusi kelompok.
  • Produk: Laporan hasil diskusi kelompok dapat berupa poster (visual), infografis digital, atau presentasi lisan (talkshow) sesuai minat dan kesepakatan kelompok.

ASESMEN

Awal:

  • Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'ideologi'?
  • Menurut kalian, mengapa sebuah negara yang merdeka membutuhkan ideologi?

Proses:

  • Lembar observasi guru untuk memantau dimensi Kolaborasi dan Penalaran Kritis saat murid berdiskusi memecahkan studi kasus di kelompoknya.

Akhir:

  • Jelaskan dengan bahasamu sendiri, apa yang dimaksud dengan Pancasila sebagai ideologi negara!
  • Berikan satu contoh penerapan Pancasila sebagai ideologi negara dalam dimensi ekonomi atau sosio-kultural yang dapat mempersatukan masyarakat!

Formatif:

  • Tanya jawab lisan saat apersepsi (Asesmen Awal).
  • Observasi keaktifan dan kolaborasi murid saat diskusi kelompok dan presentasi (Asesmen Proses).

Sumatif:

  • Penugasan tertulis singkat (Exit Ticket) di akhir pembelajaran untuk mengukur pemahaman individu terhadap kedudukan Pancasila sebagai ideologi negara (Asesmen Akhir).

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Analisis Kedudukan Pancasila sebagai Ideologi Negara (Kognitif)Belum mampu menjelaskan makna Pancasila sebagai ideologi negara dan belum bisa menyebutkan contoh penerapannya.Mampu menjelaskan makna Pancasila secara singkat namun belum mengaitkannya dengan dimensi kehidupan nasional (politik/ekonomi/sosial/pertahanan).Mampu menjelaskan makna Pancasila sebagai ideologi negara dan memberikan contoh penerapannya dalam minimal satu dimensi kehidupan nasional secara logis.Mampu menganalisis secara mendalam kedudukan Pancasila sebagai ideologi negara, mengaitkannya dengan berbagai dimensi kehidupan nasional, serta menjelaskan perannya dalam mempersatukan keberagaman dengan argumen yang kuat.
Kolaborasi dan Komunikasi (Keterampilan)Pasif dalam diskusi kelompok dan kesulitan menyampaikan gagasan saat presentasi.Cukup berpartisipasi dalam kelompok namun masih bergantung pada teman, penyampaian gagasan saat presentasi kurang jelas.Aktif berdiskusi, berbagi tugas dengan baik, dan mampu menyampaikan gagasan presentasi dengan jelas dan runut.Menjadi inisiator dalam diskusi, mampu mengelola perbedaan pendapat di kelompok, dan mempresentasikan hasil dengan sangat komunikatif, menarik, serta percaya diri.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah alokasi waktu untuk kegiatan diskusi kelompok sudah cukup dan efektif?
  • Apakah penerapan prinsip Pembelajaran Mendalam (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan) sudah terlihat pada antusiasme murid?
  • Bagian mana dari materi ini yang masih sulit dipahami oleh murid dan bagaimana perbaikannya ke depan?

Refleksi Murid:

  • Apa hal baru yang paling bermakna yang kamu pelajari hari ini tentang Pancasila?
  • Bagaimana perasaanmu saat bekerja sama dengan teman-teman di kelompok tadi?
  • Tindakan kecil apa yang akan kamu lakukan mulai besok untuk menerapkan nilai Pancasila di sekolah?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X (Kemdikbudristek).
  2. Buku Siswa Pendidikan Pancasila untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X (Kemdikbudristek).
  3. Artikel berita atau video pendek tentang gotong royong dan toleransi di Indonesia.
  4. Kertas plano, spidol warna, dan sticky notes (post-it) untuk diskusi kelompok.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.