Modul AjarBab 3Fase ASemester 2

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 1 Bab 3: Aku Mengenal Indonesia

Modul Ajar ini memuat seluruh rangkaian Pendidikan Pancasila kelas 1 untuk Bab 3 "Aku Mengenal Indonesia", lengkap per pertemuan dalam satu dokumen.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 1 Bab 3: Aku Mengenal Indonesia

Pendidikan Pancasila - Kelas 1

Bab 3

MODUL AJAR

Pendidikan Pancasila — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Bab 3 — Aku Mengenal Indonesia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikBab 3 — Aku Mengenal Indonesia
Alokasi Waktu36 JP (36 x 35 menit = 1260 menit)
Jumlah Pertemuan18
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP 1.3.1 Menunjukkan bendera negara Indonesia melalui gambar dan benda konkret
  2. TP 1.3.2 Menyebutkan lagu kebangsaan Indonesia
  3. TP 1.3.3 Menunjukkan simbol Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila
  4. TP 1.3.4 Menyebutkan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa✓
Kewargaan✓
Penalaran Kritis✓
Kreativitas
Kolaborasi✓
Kemandirian✓
Kesehatan
Komunikasi✓

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa saja warna yang ada pada bendera negara kita, Indonesia?
  2. Di mana letak warna merah dan warna putih pada gambar bendera Indonesia?
  3. Ketika bendera negara kita berkibar, warna apa yang berada di posisi atas?
  4. Bagian mana dari bendera Indonesia yang berwarna putih?
  5. Di mana saja kalian pernah melihat bendera merah putih berkibar di sekolah kita?
  6. Bagaimana bentuk bendera negara Indonesia yang terpasang di tiang lapangan atau di dinding kelas kita?
  7. Jika ada banyak gambar bendera yang berbeda-beda, bagaimana caramu mengenali bendera Indonesia?
  8. Mengapa kita harus teliti melihat warna merah dan putih serta posisinya saat mencari bendera Indonesia?
  9. Lagu apa yang biasa kita dengar dan nyanyikan bersama saat bendera Merah Putih dinaikkan?
  10. Tahukah kamu apa judul lagu kebangsaan negara kita, Indonesia?
  11. Lagu apa yang kita nyanyikan bersama saat bendera Merah Putih dinaikkan pada upacara bendera?
  12. Siapa yang tahu judul lagu kebangsaan negara kita Indonesia saat upacara hari Senin?
  13. Apa judul lagu kebangsaan negara Indonesia yang sering kita dengar saat upacara?
  14. Bagaimanakah bunyi kata-kata pertama pada lirik awal lagu kebangsaan kita?
  15. Apakah kamu ingat apa judul lagu kebangsaan negara kita, Indonesia?
  16. Dapatkah kamu menyebutkan judul lagu kebangsaan Indonesia sendiri tanpa dibantu teman?
  17. Pernahkah kamu melihat gambar burung berwarna emas yang terpasang di dinding kelas kita?
  18. Di bagian manakah pada tubuh Burung Garuda terdapat gambar perisai?
  19. Di mana letak gambar bintang pada perisai Burung Garuda kita?
  20. Simbol apa yang bentuknya menyerupai gelang sambung-menyambung berwarna emas di perisai Burung Garuda?
  21. Di mana letak simbol pohon beringin, kepala banteng, serta padi dan kapas pada dada burung Garuda Pancasila?
  22. Bagaimana bentuk dan warna simbol pohon beringin, kepala banteng, serta padi dan kapas yang ada pada perisai Garuda Pancasila?
  23. Di bagian tubuh burung Garuda sebelah mana letak perisai yang berisi simbol-simbol?
  24. Di mana letak simbol bintang pada perisai burung Garuda?
  25. Bisa tunjukkan letak simbol pohon beringin dan kepala banteng pada perisai?
  26. Bagaimana bunyi sila pertama Pancasila saat dibacakan ketika upacara bendera?
  27. Setelah sila pertama, bagaimana bunyi sila kedua Pancasila yang kita dengarkan?
  28. Siapa yang ingat bunyi sila pertama dan kedua Pancasila yang telah kita pelajari sebelumnya?
  29. Setelah sila kedua, bagaimana ya bunyi sila ketiga Pancasila?
  30. Bagaimanakah bunyi sila keempat Pancasila yang sering kita dengar saat upacara?
  31. Siapa yang bisa menyebutkan bunyi sila kelima Pancasila?
  32. Ada berapa sila yang terdapat di dalam Pancasila?
  33. Bagaimana urutan bunyi Pancasila dari sila ke-1 sampai ke-5?
  34. Jika guru menunjuk gambar bintang di perisai Garuda Pancasila, apa bunyi silanya?
  35. Simbol apa yang cocok untuk bunyi sila 'Persatuan Indonesia'?
  36. Apa warna dan letak bendera negara kita yang berkibar di tiang sekolah?
  37. Apa nama lagu yang kita nyanyikan bersama saat upacara bendera?
  38. Ada simbol dan sila apa saja yang terdapat pada Garuda Pancasila?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1 — Menunjukkan Warna Bendera Negara Indonesia melalui Gambar — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 1.3.1 Menunjukkan bendera negara Indonesia melalui gambar dan benda konkret

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan menyapa murid dan mengajak berdoa bersama dengan khidmat (5 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan memperlihatkan 3 kartu warna polos: (1) merah, (2) putih, dan (3) biru; guru meminta murid menunjukkan kartu warna yang menjadi warna bendera Indonesia (acuan jawaban: kartu 1/merah dan kartu 2/putih) (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memperlihatkan gambar bendera negara Indonesia berukuran besar di depan kelas, lalu mengajak murid mengamati bagian atas dan bawahnya secara saksama (10 menit).
  • Guru memandu murid mengenali bahwa bendera negara Indonesia terdiri atas dua warna, yaitu merah di bagian atas dan putih di bagian bawah (5 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagikan Lembar Aktivitas 1 berisi 4 pilihan gambar bendera: Gambar A (atas merah bawah putih), Gambar B (atas putih bawah merah), Gambar C (atas biru bawah putih), Gambar D (atas merah bawah kuning) (5 menit).
  • Murid memainkan permainan tantangan 'Cari Benderaku': murid secara mandiri menunjuk dan melingkari gambar yang benar-benar merupakan bendera negara Indonesia (acuan jawaban: tepat memilih dan melingkari Gambar A) (15 menit).
  • Guru berkeliling memeriksa hasil penunjukan murid serta memberikan umpan balik langsung pada ketepatan posisi warna merah di atas dan putih di bawah (10 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama guru merefleksikan kegiatan dengan mengangkat tangan saat guru menanyakan: 'Siapa yang sudah bisa menunjukkan warna merah dan putih pada bendera Indonesia?' (5 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan bahwa warna bendera negara Indonesia adalah merah di atas dan putih di bawah (5 menit).
  • Guru menyampaikan apresiasi atas ketertiban murid selama belajar dan menutup pembelajaran dengan salam (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu gambar bendera dengan kontras garis batas warna yang lebih tebal.
  • Proses: Murid yang sudah mahir diberi tantangan menunjukkan gambar bendera Indonesia dari lembar latihan yang memuat 6 variasi susunan warna gambar bendera, sedangkan murid yang sedang berkembang didampingi menunjuk langsung pada gambar berukuran besar.
  • Produk: Semua murid menunjukkan gambar bendera Indonesia yang tepat (atas merah, bawah putih) baik dengan menunjuk langsung menggunakan jari maupun melingkari gambar.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tanya jawab diagnostik menunjukkan warna bendera menggunakan 3 kartu warna polos: kartu (1) merah, kartu (2) putih, dan kartu (3) biru. Acuan: murid tepat menunjuk kartu 1 (merah) dan kartu 2 (putih).

Proses:

  • Pemeriksaan unjuk kerja Lembar Aktivitas 1: murid menunjuk dan melingkari 1 gambar bendera negara Indonesia dari 4 pilihan: Gambar A (atas merah bawah putih), Gambar B (atas putih bawah merah), Gambar C (atas biru bawah putih), Gambar D (atas merah bawah kuning). Acuan: tepat menunjuk/melingkari Gambar A.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman lisan dan visual singkat di akhir pertemuan: murid diminta menunjuk bagian warna merah dan bagian warna putih pada gambar bendera di papan tulis. Acuan: murid menunjuk bagian atas untuk warna merah dan bagian bawah untuk warna putih.

Formatif:

  • Pengamatan unjuk kerja saat murid menunjuk warna bendera Indonesia pada gambar di Lembar Aktivitas 1

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menunjukkan warna bendera negara Indonesia melalui gambarBelum mampu menunjukkan warna merah dan putih pada gambar bendera negara Indonesia meskipun telah diberikan bimbingan penuh oleh guru.Mampu menunjukkan salah satu warna (merah saja atau putih saja) pada gambar bendera negara Indonesia dengan bantuan arahan guru.Mampu menunjukkan kedua warna (merah dan putih) pada gambar bendera negara Indonesia secara tepat dengan sedikit bimbingan guru.Mampu menunjukkan warna merah di bagian atas dan warna putih di bagian bawah pada gambar bendera negara Indonesia secara tepat dan mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah media gambar bendera yang digunakan cukup jelas dan menarik perhatian seluruh murid?
  • Bagaimana keterlibatan murid selama permainan menemukan gambar bendera negara Indonesia?

Murid:

  • Bagian mana dari kegiatan mengenal warna bendera yang paling kamu sukai?
  • Apakah kamu sekarang sudah bisa menunjukkan warna bendera Indonesia di gambar?

Pertemuan 2 — Menunjukkan Posisi Warna Merah dan Putih pada Bendera Negara Indonesia Menggunakan Benda Konkret — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 1.3.1 Menunjukkan bendera negara Indonesia melalui gambar dan benda konkret

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan menyapa murid, memeriksa kehadiran, dan mengajak berdoa bersama (3 menit).
  • Guru melakukan diagnostik awal dengan menunjukkan satu bendera kain mini berukuran 15x10 cm dan meminta murid menunjuk bagian atas dan bagian bawah bendera tersebut (acuan diagnostik: warna merah berada di posisi atas, warna putih berada di posisi bawah) (4 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menunjukkan posisi warna merah dan putih pada bendera negara Indonesia menggunakan benda konkret (3 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memperlihatkan replika bendera kain merah putih berukuran 30x20 cm di tiang kayu kecil, lalu meminta murid mengamati secara saksama posisi kedua warnanya (5 menit).
  • Guru mendemonstrasikan penunjukan bagian: menunjuk kain bagian atas yang berwarna merah dan kain bagian bawah yang berwarna putih, kemudian meminta seluruh murid menirukan gerakan menunjuk dengan jari telunjuk ke arah bendera tersebut (acuan: atas = merah, bawah = putih) (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagikan benda konkret berupa 2 lembar potongan kain flanel (1 merah dan 1 putih) serta 1 stik kayu kepada setiap murid (5 menit).
  • Melalui permainan menggembirakan 'Tepuk Posisi Bendera', guru memandu murid bernyanyi riang: 'Atas merah (tepuk 2 kali), Bawah putih (tepuk 2 kali)'. Setiap selesai bertepuk, murid segera menempelkan atau menyusun 2 kain flanel tersebut pada stik kayu dengan posisi yang tepat (acuan: flanel merah di bagian atas, flanel putih di bagian bawah) (10 menit).
  • Secara bergantian, setiap murid diminta mengangkat bendera buatannya dan menunjukkan langsung dengan jarinya: 'Tunjukkan warna merah!' (murid menunjuk kain bagian atas) dan 'Tunjukkan warna putih!' (murid menunjuk kain bagian bawah) (acuan: merah = atas, putih = bawah) (10 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Guru memperlihatkan dua benda konkret bendera tiruan di depan kelas: Bendera A (posisi merah di atas, putih di bawah) dan Bendera B (posisi terbalik: putih di atas, merah di bawah), lalu murid secara serempak menunjuk bendera yang benar (acuan: Bendera A adalah posisi yang benar) (5 menit).
  • Murid menyampaikan kesan belajar dan memeriksa kembali letak warna pada bendera kain yang telah mereka susun masing-masing secara berkesadaran (5 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan letak warna bendera negara Indonesia: merah di atas dan putih di bawah (5 menit).
  • Guru memberikan penguatan dan apresiasi atas kemandirian murid dalam menyusun serta menunjukkan posisi warna bendera, lalu menutup pembelajaran dengan doa dan salam (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan contoh model bendera konkret berskala lebih besar bagi murid yang membutuhkan pengamatan visual lebih jelas.
  • Proses: Memberikan bimbingan langsung (scaffolding) dengan memegang stik bersama bagi murid yang ragu menentukan arah atas/bawah; memberikan tantangan mandiri lebih cepat bagi murid yang sudah mahir menunjukkan posisi.
  • Produk: Semua murid menghasilkan susunan benda konkret bendera yang sama dan menunjukkan posisi warna merah di atas serta putih di bawah.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tanya jawab diagnostik dengan menunjukkan bendera kain mini: Guru meminta murid menunjuk mana sisi merah dan mana sisi putih serta letaknya (acuan: warna merah di atas, warna putih di bawah).

Proses:

  • Observasi unjuk kerja saat murid menyusun 2 potongan flanel pada stik tiang dan menunjuk posisi kain merah (atas) serta kain putih (bawah) (acuan: posisi merah di bagian atas, posisi putih di bagian bawah).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman individual konkret di akhir sesi: guru meminta murid mengangkat bendera buatannya lalu menunjuk: (1) posisi merah (acuan: atas), (2) posisi putih (acuan: bawah).

Formatif:

  • Unjuk kerja performa konkret: murid menunjukkan posisi warna merah (bagian atas) dan warna putih (bagian bawah) pada model bendera flanel yang disusunnya.

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menunjukkan posisi warna merah dan putih bendera pada benda konkretBelum mampu menunjukkan posisi warna merah maupun putih pada benda konkret bendera, atau posisi keduanya terbalik dan membutuhkan bantuan penuh.Mampu menunjukkan salah satu posisi warna dengan tepat (hanya merah di atas atau hanya putih di bawah) pada benda konkret dengan arahan guru.Mampu menunjukkan posisi warna merah di atas dan warna putih di bawah pada benda konkret bendera secara tepat dengan sedikit konfirmasi.Mampu menunjukkan posisi warna merah di atas dan warna putih di bawah pada benda konkret bendera secara tepat, cepat, dan mandiri tanpa keraguan.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah seluruh murid sudah dapat membedakan dan menunjukkan posisi atas (merah) dan bawah (putih) pada benda konkret?
  • Apakah aktivitas konkret menyusun flanel dan permainan tepuk posisi efektif membuat pembelajaran aktif dan menggembirakan?

Murid:

  • Warna apa yang kamu tunjuk di bagian atas benderamu?
  • Apakah kamu senang bisa menyusun dan memegang sendiri bendera merah putih?

Pertemuan 3 — Menunjukkan Bendera Negara Indonesia di Lingkungan Sekolah — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 1.3.1 Menunjukkan bendera negara Indonesia melalui gambar dan benda konkret

Pendahuluan:

  • Guru mengkondisikan kelas, menyapa murid dengan ramah, mengajak berdoa, dan memeriksa kehadiran murid (3 menit).
  • Guru melakukan apersepsi dan asesmen awal diagnostik dengan menunjukkan 2 bendera mini kain: (1) bendera merah putih, dan (2) bendera segitiga kuning-hijau, lalu meminta murid secara bergantian menunjuk bendera negara Indonesia (acuan jawaban: murid menunjuk bendera bernomor 1 yaitu bendera merah putih) (4 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu murid diajak menjelajahi lingkungan sekolah untuk menemukan dan menunjukkan bendera negara Indonesia secara langsung (3 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memperlihatkan foto 3 lokasi di lingkungan sekolah (halaman upacara dengan tiang bendera, ruang kelas dengan bendera dinding, dan gerbang sekolah) untuk membangun kesadaran murid tentang keberadaan bendera negara di sekitar mereka (8 menit).
  • Guru membimbing murid mengamati ciri fisik bendera negara Indonesia pada foto: persegi panjang dengan dua bagian warna, yaitu merah di bagian atas dan putih di bagian bawah (7 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru memimpin kegiatan 'Jelajah Bendera Sekolah': murid berjalan tertib ke 3 titik observasi nyata di sekolah, yaitu (1) Tiang bendera di halaman sekolah, (2) Bendera dinding di ruang kelas 1, dan (3) Bendera meja di ruang kantor/kepala sekolah (15 menit).
  • Dalam permainan detektif mini yang menyenangkan di setiap titik, murid secara langsung menunjuk posisi bendera negara Indonesia nyata yang terpasang dengan mengarahkan jari telunjuknya ketika guru memberi aba-aba 'Mana Bendera Kita?' (10 menit).
  • Setelah kembali ke kelas, setiap murid mengerjakan lembar kerja unjuk kerja visual berisi 4 gambar situasi lingkungan sekolah: (A) Lapangan upacara dengan tiang bendera merah putih, (B) Lapangan basket dengan tiang ring basket, (C) Dinding kelas dengan bendera merah putih, dan (D) Dinding perpustakaan dengan jam dinding bundar. Murid menandai dengan melingkari atau menunjuk 2 gambar yang memuat bendera negara Indonesia (acuan jawaban: murid melingkari/menunjuk gambar A dan gambar C) (10 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Guru membimbing murid memeriksa kembali hasil pekerjaannya dan menanyakan perasaan mereka setelah menemukan dan menunjukkan bendera negara Indonesia di lingkungan sekolah (5 menit).

Penutup:

  • Guru dan murid menyimpulkan bersama bahwa bendera negara Indonesia (merah putih) dapat kita temukan dan tunjukkan di berbagai tempat di sekolah, seperti tiang halaman dan dinding kelas (3 menit).
  • Guru memberikan penguatan apresiatif, menyampaikan sekilas kegiatan pertemuan berikutnya, dan menutup pembelajaran dengan doa bersama serta salam (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Bagi murid yang memerlukan bantuan, disediakan pendampingan fisik dengan menunjuk langsung bendera di hadapannya; bagi murid yang sudah cepat mengidentifikasi, diberikan lembar observasi yang memuat 5 gambar lingkungan sekolah untuk menemukan 3 bendera tersembunyi.
  • Proses: Pada saat berkeliling lingkungan sekolah, murid yang masih ragu dipandu guru berdiri lebih dekat ke tiang bendera untuk mengamati dan menunjuk.
  • Produk: Murid dapat membuktikan kemampuan menunjukkan bendera negara Indonesia baik melalui gestur menunjuk langsung objek konkret di lapangan maupun melingkari gambar pada lembar kerja.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Diagnostik identifikasi visual bendera: Guru menunjukkan 2 bendera mini kain, yaitu bendera merah putih (nomor 1) dan bendera segitiga kuning-hijau (nomor 2). Guru meminta murid menunjuk bendera negara Indonesia. (Kriteria & acuan jawaban: benar bila murid menunjuk bendera nomor 1 yaitu bendera merah putih).

Proses:

  • Observasi unjuk kerja saat jelajah sekolah: Memeriksa apakah murid mampu mengarahkan telunjuk dengan tepat ke bendera negara Indonesia di tiang lapangan dan dinding kelas saat aba-aba diberikan (acuan: telunjuk tepat mengarah ke kain bendera merah putih).
  • Pemeriksaan lembar kerja visual 4 gambar lingkungan sekolah: Murid melingkari 2 gambar yang memuat bendera negara Indonesia dari 4 pilihan: Gambar A (lapangan dengan bendera), Gambar B (lapangan ring basket), Gambar C (dinding kelas dengan bendera), Gambar D (dinding perpustakaan dengan jam dinding). (Acuan kunci jawaban: gambar A dan gambar C).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman akhir: Guru memegang 2 kartu foto sekolah: Foto 1 (Halaman sekolah dengan tiang bendera merah putih berkibar) dan Foto 2 (Taman sekolah dengan ayunan). Murid secara lisan/gestur diminta menunjuk kartu yang memuat bendera negara Indonesia. (Acuan jawaban: murid menunjuk Foto 1).

Formatif:

  • Pengamatan unjuk kerja langsung saat murid menunjuk bendera negara Indonesia di lingkungan sekolah (halaman dan ruang kelas).
  • Pemeriksaan lembar kerja unjuk kerja visual menunjuk gambar bendera negara di lingkungan sekolah.

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menunjukkan bendera negara Indonesia pada benda konkret di lingkungan sekolahBelum mampu menunjuk bendera negara Indonesia pada tiang lapangan maupun di kelas meskipun telah diarahkan guru.Mampu menunjuk bendera negara Indonesia di lingkungan sekolah dengan bimbingan dan arahan penuh dari guru.Mampu menunjuk bendera negara Indonesia di lingkungan sekolah secara tepat pada tiang lapangan atau di kelas dengan sedikit arahan.Mampu menunjuk seluruh bendera negara Indonesia yang dijumpai di lingkungan sekolah (tiang lapangan, ruang kelas, ruang kantor) secara tepat dan mandiri.
Menunjukkan bendera negara Indonesia pada gambar lingkungan sekolahBelum tepat menunjukkan atau melingkari gambar yang memuat bendera negara Indonesia dari 4 pilihan gambar yang disediakan.Mampu menunjukkan atau melingkari 1 gambar yang tepat memuat bendera negara Indonesia dari 2 target (gambar A atau C).Mampu menunjukkan dan melingkari 2 gambar yang tepat memuat bendera negara Indonesia (gambar A dan gambar C) dengan sedikit bantuan guru.Mampu menunjukkan dan melingkari 2 gambar yang tepat memuat bendera negara Indonesia (gambar A dan gambar C) secara mandiri dan cepat.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah aktivitas Jelajah Bendera Sekolah berhasil membuat murid aktif dan gembira dalam mengenali serta menunjuk bendera negara Indonesia?
  • Apakah alokasi waktu 70 menit mencukupi untuk kegiatan pengamatan langsung di luar kelas dan pengerjaan lembar kerja?

Murid:

  • Apakah kamu senang berjalan mencari dan menunjuk bendera merah putih di sekolah hari ini?
  • Di bagian sekolah mana saja kamu paling mudah melihat bendera Indonesia?

Pertemuan 4 — Menunjukkan Bendera Negara Indonesia di Antara Gambar Bendera Lain — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 1.3.1 Menunjukkan bendera negara Indonesia melalui gambar dan benda konkret

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (3 menit).
  • Guru mengecek kehadiran murid dan menyiapkan kondisi belajar yang tertib (2 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan memperlihatkan 3 kartu bendera di depan kelas: Kartu 1 (merah di atas, putih di bawah), Kartu 2 (putih di atas, merah di bawah), Kartu 3 (biru di atas, kuning di bawah). Guru meminta murid secara lisan/tunjuk jari menunjukkan mana kartu bendera negara Indonesia (acuan: Kartu 1) (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu berlatih menunjukkan gambar bendera Indonesia di antara gambar bendera-bendera lain secara teliti (2 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru menempelkan 4 poster gambar bendera di papan tulis: Gambar A (Merah di atas, Putih di bawah - Indonesia), Gambar B (Putih di atas, Merah di bawah - Polandia), Gambar C (Merah polos), Gambar D (Hijau, Putih, Hitam). Guru memandu murid mengamati susunan warna dan posisinya secara saksama (acuan identifikasi: Gambar A memiliki dua bidang warna mendatar, warna merah di bagian atas, dan putih di bagian bawah) (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagikan Lembar Kerja 'Mencari Bendera Negaraku' yang memuat susunan 6 gambar bendera bernomor 1 sampai 6: Nomor 1 (Biru-Putih), Nomor 2 (Merah di atas, Putih di bawah), Nomor 3 (Kuning-Merah), Nomor 4 (Putih di atas, Merah di bawah), Nomor 5 (Merah di atas, Putih di bawah), Nomor 6 (Hijau polos) (2 menit).
  • Murid memainkan permainan tantangan 'Detektif Bendera Merah Putih': secara mandiri murid menandai dengan melingkari atau menunjuk gambar bendera negara Indonesia yang tepat di antara keenam gambar tersebut (acuan kunci jawaban: gambar Nomor 2 dan Nomor 5 adalah bendera Indonesia karena memiliki warna merah di bagian atas dan putih di bagian bawah) (18 menit).
  • Guru berkeliling mengamati dan memeriksa unjuk kerja penunjukan bendera oleh tiap murid menggunakan daftar periksa (10 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Guru mengajak murid memeriksa bersama hasil penunjukan gambar bendera, lalu murid memeriksa kembali hasil pekerjaannya apakah sudah tepat memilih nomor 2 dan nomor 5 serta tidak terkecoh gambar nomor 4 yang posisinya terbalik (8 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan penguatan terhadap ciri khas bendera Indonesia (warna merah di atas dan putih di bawah) dan mengapresiasi ketelitian murid (8 menit).
  • Guru bersama murid menutup pertemuan dengan doa dan salam penutup (4 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan lembar dengan kontras warna yang sangat jelas dan ukuran gambar lebih besar bagi murid yang membutuhkan dukungan visual.
  • Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan didampingi dengan pembanding kartu konkret bendera merah putih saat mengamati gambar di lembar kerja; murid yang cepat diberikan lembar tantangan mandiri dengan 8 pilihan gambar bendera.
  • Produk: Murid menunjukkan bendera Indonesia dengan cara melingkari gambar, menempelkan stiker bintang, atau menunjuk langsung di hadapan guru.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Diagnostik visual singkat pada pendahuluan: Murid diminta menunjuk bendera Indonesia dari 3 kartu pilihan: Kartu 1 (merah di atas, putih di bawah), Kartu 2 (putih di atas, merah di bawah), Kartu 3 (biru di atas, kuning di bawah). Acuan jawaban benar: Kartu 1.

Proses:

  • Pengamatan langsung dan pemeriksaan ketepatan unjuk kerja murid saat melingkari/menunjuk gambar bendera Indonesia pada lembar kerja yang memuat 6 gambar bendera: Nomor 1 (Biru-Putih), Nomor 2 (Merah di atas, Putih di bawah), Nomor 3 (Kuning-Merah), Nomor 4 (Putih di atas, Merah di bawah), Nomor 5 (Merah di atas, Putih di bawah), Nomor 6 (Hijau polos). Acuan jawaban benar: Nomor 2 dan Nomor 5.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman akhir: Guru menunjukkan kartu acak berisi 2 gambar bendera: Gambar X (Merah di atas, Putih di bawah) dan Gambar Y (Putih di atas, Merah di bawah). Murid secara cepat menunjuk bendera Indonesia. Acuan jawaban benar: Gambar X.

Formatif:

  • Unjuk kerja dan tes kinerja penunjukan gambar bendera Indonesia pada lembar aktivitas

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan menunjukkan bendera negara Indonesia di antara gambar bendera lainBelum mampu menunjukkan bendera negara Indonesia dari pilihan gambar yang disediakan, atau salah memilih gambar bendera lain.Mampu menunjukkan 1 gambar bendera Indonesia dengan tepat (Nomor 2 atau Nomor 5) di antara gambar bendera lain namun masih terkecoh gambar bendera lain (misal memilih Nomor 4), atau membutuhkan bantuan penuh guru.Mampu menunjukkan kedua gambar bendera Indonesia (Nomor 2 dan Nomor 5) secara tepat di antara gambar bendera lain dengan benar dan tidak memilih bendera lain dengan sedikit arahan.Mampu menunjukkan seluruh gambar bendera Indonesia (Nomor 2 dan Nomor 5) secara tepat, cepat, dan mandiri tanpa keraguan serta tidak terkecoh oleh gambar bendera pembanding lainnya.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat membedakan posisi warna bendera Indonesia di antara gambar bendera lain yang mirip?
  • Apakah variasi gambar bendera pembanding yang disajikan cukup menantang penalaran visual murid Fase A?

Murid:

  • Apakah kamu dapat menemukan gambar bendera merah putih dengan mudah?
  • Bagian mana yang membuatmu harus berhati-hati saat memilih bendera Indonesia tadi?

Pertemuan 5 — Menyebutkan Judul Lagu Kebangsaan Indonesia — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 1.3.2 Menyebutkan lagu kebangsaan Indonesia

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama dipimpin salah satu murid (3 menit).
  • Guru memeriksa kehadiran murid dan mengondisikan kesiapan belajar di kelas (2 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik lisan dengan mengajukan pertanyaan: 'Anak-anak, siapa yang tahu apa judul lagu kebangsaan negara Indonesia?' (acuan jawaban: Indonesia Raya) untuk memetakan kesiapan awal murid (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru memperdengarkan rekaman lagu kebangsaan Indonesia Raya stanza 1 dan menunjukkan kartu teks bertuliskan 'Indonesia Raya' di depan kelas sambil membimbing murid mengamati teks judul tersebut (8 menit).
  • Guru memandu murid melakukan aktivitas 'Tepuk Lagu Kebangsaan Indonesia': 'Lagu Kebangsaan Indonesia (prok prok prok) / Judul lagu (prok prok prok) / Indonesia Raya (prok prok prok) / Aku anak Indonesia yeees!' secara berulang agar murid mengingat dan membiasakan pelafalan judul lagu kebangsaan negara Indonesia (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Berkesadaran):

  • Guru membagikan 3 kartu pilihan judul lagu kepada setiap murid yang berisi: Kartu A ('Indonesia Raya'), Kartu B ('Garuda Pancasila'), dan Kartu C ('Pelangi') (4 menit).
  • Guru memberi aba-aba tantangan ceria: 'Angkat kartu yang bertuliskan judul lagu kebangsaan negara Indonesia dan sebutkan judulnya bersama-sama!', lalu murid serentak mengangkat Kartu A ('Indonesia Raya') dan melafalkan 'Indonesia Raya' secara lantang bersama teman sekelas (8 menit).
  • Guru melakukan pengecekan individu: setiap murid dipanggil secara bergantian untuk menyebutkan judul lagu kebangsaan negara Indonesia secara lisan di hadapan guru (acuan jawaban benar: 'Indonesia Raya') (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Guru mengajak murid hening sejenak menyadari rasa bangga sebagai anak Indonesia saat mengenal dan dapat menyebutkan judul lagu kebangsaannya sendiri (5 menit).

Penutup:

  • Guru memandu murid menyimpulkan materi bersama bahwa lagu kebangsaan negara Indonesia berjudul 'Indonesia Raya' (5 menit).
  • Guru memberikan apresiasi atas antusiasme seluruh murid, menyampaikan informasi bahwa pada pertemuan berikutnya murid akan belajar tentang kapan lagu kebangsaan ini dinyanyikan saat upacara, lalu menutup kelas dengan doa dan salam (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang memerlukan bimbingan disediakan kartu bantuan dengan tulisan judul 'Indonesia Raya' berukuran besar dan warna kontras.
  • Proses: Murid yang masih ragu diberikan panduan berulang lewat 'Tepuk Lagu Kebangsaan Indonesia' bersama guru, sedangkan murid yang sudah lancar langsung menyebutkan judul lagu kebangsaan secara mandiri tanpa bantuan kartu teks.
  • Produk: Murid menyebutkan judul lagu kebangsaan Indonesia secara lisan, baik melalui respon kata tunggal terbimbing maupun kalimat lengkap mandiri ('Judul lagu kebangsaan Indonesia adalah Indonesia Raya').

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Pertanyaan lisan diagnostik: 'Anak-anak, siapa yang tahu apa judul lagu kebangsaan negara kita, Indonesia?' (acuan jawaban tepat: 'Indonesia Raya'). Murid yang menjawab 'Indonesia Raya' dikelompokkan siap mandiri, sedangkan yang menjawab judul lagu lain atau belum tahu diberikan bimbingan terfokus.

Proses:

  • Pemeriksaan ketepatan saat aktivitas memilih dan mengangkat 1 dari 3 kartu: Kartu A ('Indonesia Raya'), Kartu B ('Garuda Pancasila'), Kartu C ('Pelangi') (acuan pilihan tepat: Kartu A).
  • Pemeriksaan lisan perorangan: Guru bertanya 'Apa judul lagu kebangsaan negara Indonesia?' kepada setiap murid (acuan jawaban tepat: 'Indonesia Raya').

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman lisan penutup: Guru meminta seluruh murid menyebutkan kembali secara serempak dan tegas: 'Apa judul lagu kebangsaan kita?' (acuan jawaban: 'Indonesia Raya').

Formatif:

  • Tanya jawab lisan diagnostik di awal pembelajaran tentang judul lagu kebangsaan
  • Observasi unjuk kerja saat permainan mengangkat kartu judul dan menyebutkan lirik tepuk lagu kebangsaan
  • Tes lisan perorangan menyebutkan judul lagu kebangsaan Indonesia

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyebutkan Judul Lagu Kebangsaan IndonesiaBelum mampu menyebutkan judul lagu kebangsaan Indonesia meskipun telah diberikan contoh dan bimbingan penuh oleh guru (acuan: Indonesia Raya).Mampu menyebutkan judul lagu kebangsaan Indonesia (Indonesia Raya) setelah dipandu sebagian atau mengulang perkataan guru.Mampu menyebutkan judul lagu kebangsaan Indonesia (Indonesia Raya) secara tepat dan mandiri saat ditanya guru.Mampu menyebutkan judul lagu kebangsaan Indonesia (Indonesia Raya) secara tepat, jelas, lancar, dan spontan dalam kalimat lengkap tanpa keraguan.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah seluruh murid sudah dapat menyebutkan judul lagu kebangsaan 'Indonesia Raya' dengan tepat?
  • Apakah metode gerak dan tepuk efektif membantu murid kelas 1 mengingat judul lagu kebangsaan negara Indonesia?

Murid:

  • Apakah kamu merasa senang belajar menyebutkan judul lagu kebangsaan hari ini?
  • Apa judul lagu kebangsaan negara kita yang kamu ingat?

Pertemuan 6 — Menyebutkan Lagu Kebangsaan Indonesia saat Kegiatan Upacara Bendera — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 1.3.2 Menyebutkan lagu kebangsaan Indonesia

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan memandu doa bersama (3 menit).
  • Guru mengecek kehadiran murid dan mengondisikan suasana kelas agar siap belajar (2 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik lisan dengan menanyakan: 'Lagu apa yang dinyanyikan saat pengibaran bendera pada upacara hari Senin?' untuk memetakan kesiapan murid menyebutkan lagu kebangsaan Indonesia (acuan jawaban tepat: Indonesia Raya) (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid mengamati gambar kegiatan upacara bendera hari Senin pada buku teks yang memperlihatkan siswa sedang bernyanyi saat pengibaran bendera Merah Putih (5 menit).
  • Guru memandu tanya jawab terarah tentang kegiatan bernyanyi pada upacara bendera tersebut hingga murid memahami bahwa lagu kebangsaan Indonesia adalah 'Indonesia Raya' yang dinyanyikan saat upacara pengibaran bendera (7 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid diajak melakukan permainan menggembirakan 'Tepuk Lagu Kebangsaan' bersama-sama: 'Lagu kebangsaan Indonesia (tepuk 3x) - Judul lagu (tepuk 3x) - Indonesia Raya (tepuk 3x) - Dinyanyikan saat upacara (tepuk 3x)' untuk menguatkan ingatan lisan (8 menit).
  • Guru memperlihatkan 3 kartu ilustrasi situasi kegiatan di sekolah secara berurutan: (1) Kartu A: Gambar murid sedang berbaris hormat bendera pada upacara hari Senin; (2) Kartu B: Gambar murid sedang makan bersama di kantin; (3) Kartu C: Gambar murid sedang belajar membaca di perpustakaan (7 menit).
  • Secara bergiliran murid mengidentifikasi kartu mana yang merupakan kegiatan upacara bendera (Kartu A), lalu menyebutkan secara lisan nama lagu kebangsaan Indonesia yang dinyanyikan pada kegiatan tersebut (acuan jawaban: Indonesia Raya) (18 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama bimbingan guru menyimpulkan bahwa lagu kebangsaan negara kita yang selalu dinyanyikan saat upacara bendera adalah lagu Indonesia Raya (5 menit).
  • Murid mengungkapkan perasaannya secara lisan setelah berhasil menyebutkan lagu kebangsaan Indonesia saat upacara bendera dengan tepat (3 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid melakukan cek pemahaman akhir secara lisan satu per satu secara acak mengenai nama lagu kebangsaan yang dinyanyikan saat upacara bendera (acuan jawaban tepat: Indonesia Raya) (4 menit).
  • Guru memberikan penguatan apresiatif atas keaktifan murid menyebutkan lagu kebangsaan, menyampaikan rencana pertemuan berikutnya untuk melafalkan lirik lagu Indonesia Raya, dan menutup kegiatan dengan doa penutup serta salam (3 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan panduan gambar visual upacara bendera bersanding dengan tulisan judul lagu 'Indonesia Raya'; murid yang telah mahir dapat langsung menyebutkan tanpa kartu petunjuk visual.
  • Proses: Murid yang masih ragu didampingi dengan pemodelan 'Tepuk Lagu Kebangsaan' berulang secara terbimbing; murid yang sudah lancar dipersilakan langsung menyebutkan secara mandiri di hadapan teman sebangku.
  • Produk: Semua murid mencapai target menyebutkan lagu kebangsaan 'Indonesia Raya'; murid yang memerlukan bimbingan boleh menyebutkan dengan bantuan penggalan kata pemantik dari guru ('Indonesia... [Raya]'), sedangkan murid mahir menyebutkan frasa lengkap secara mandiri dan lantang.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Pertanyaan diagnostik lisan guru sebelum kegiatan inti: 'Anak-anak, saat upacara bendera hari Senin, lagu apakah yang kita nyanyikan bersama saat bendera dinaikkan?' (acuan jawaban tepat: lagu Indonesia Raya).

Proses:

  • Pengamatan performa lisan murid saat merespons Kartu A (gambar pengibaran bendera pada upacara): murid menyebutkan nama lagu kebangsaan Indonesia yang dinyanyikan saat kegiatan upacara tersebut (acuan jawaban tepat: Indonesia Raya).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman lisan penutup: Guru menunjuk murid dan bertanya: 'Sebutkan apa lagu kebangsaan Indonesia yang dinyanyikan saat upacara bendera!' (acuan jawaban tepat: Indonesia Raya).

Formatif:

  • Tanya jawab lisan diagnostik di awal pembelajaran
  • Observasi unjuk kerja lisan menyebutkan lagu kebangsaan Indonesia berdasarkan kartu ilustrasi upacara bendera

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyebutkan lagu kebangsaan Indonesia saat kegiatan upacara benderaBelum mampu menyebutkan judul lagu kebangsaan Indonesia (Indonesia Raya) saat ditunjukkan gambar kegiatan upacara bendera meskipun telah diberikan bantuan bertahap oleh guru.Mampu menyebutkan lagu kebangsaan Indonesia (Indonesia Raya) saat kegiatan upacara bendera dengan bantuan pemantik kata awal dari guru (misal: guru memancing kata 'Indonesia...').Mampu menyebutkan lagu kebangsaan Indonesia (Indonesia Raya) saat kegiatan upacara bendera secara tepat dan mandiri.Mampu menyebutkan lagu kebangsaan Indonesia (Indonesia Raya) saat kegiatan upacara bendera secara tepat, spontan, jelas, dan percaya diri tanpa keraguan.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah seluruh murid sudah dapat menyebutkan judul lagu kebangsaan Indonesia Raya saat dikaitkan dengan konteks upacara bendera?
  • Apakah media gambar kegiatan upacara bendera dan aktivitas 'Tepuk Lagu Kebangsaan' membantu murid mengingat lagu kebangsaan Indonesia secara menyenangkan?

Murid:

  • Apakah kamu merasa senang belajar tentang lagu kebangsaan kita hari ini?
  • Apakah kamu sekarang sudah tahu dan bisa menyebutkan nama lagu yang kita nyanyikan saat upacara bendera hari Senin?

Pertemuan 7 — Menyebutkan dan Melafalkan Lirik Awal Lagu Kebangsaan Indonesia — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 1.3.2 Menyebutkan lagu kebangsaan Indonesia

Pendahuluan:

  • Guru mengondisikan kelas, menyapa murid, mengajak berdoa bersama, dan mengecek kehadiran murid (5 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal lisan dengan menanyakan judul lagu kebangsaan dan meminta murid menyebutkan kata pertama lagu tersebut: 'Anak-anak, apa lagu kebangsaan kita dan bagaimana kata pertamanya?' (acuan jawaban benar: lagu kebangsaan adalah Indonesia Raya, kata pertama adalah 'Indonesia') (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Guru memajang bagan teks bertuliskan 4 baris bait awal lagu kebangsaan Indonesia: Baris 1 'Indonesia tanah airku', Baris 2 'Tanah tumpah darahku', Baris 3 'Di sanalah aku berdiri', Baris 4 'Jadi pandu ibuku' (5 menit).
  • Guru membacakan dan melafalkan bait lirik awal tersebut baris demi baris dengan jelas, lalu meminta seluruh murid menirukan pelafalan lirik awal tersebut secara bersama-sama (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan):

  • Guru mengajak murid memainkan 'Tepuk Sambung Kata Lirik Awal': guru menyebutkan penggalan kata dari baris lirik awal, lalu murid secara bergantian melanjutkan menyebutkan lirik sambungannya (15 menit).
  • Secara bergiliran tiap kelompok kecil (3-4 murid), murid melafalkan dan menyebutkan 4 baris lirik awal lagu kebangsaan Indonesia secara runtut: (1) 'Indonesia tanah airku', (2) 'Tanah tumpah darahku', (3) 'Di sanalah aku berdiri', (4) 'Jadi pandu ibuku' dengan panduan kartu teks (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Guru bersama murid mengecek ketepatan urutan 4 baris lirik awal lagu kebangsaan yang telah dilafalkan, kemudian memberi kesempatan murid mengulang sendiri baris yang masih terbalik atau terlewat hingga tepat (5 menit).

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir berupa cek pemahaman lisan kepada 3 murid acak untuk menyebutkan judul lagu kebangsaan dan melafalkan baris pertama lirik awal (acuan: judul 'Indonesia Raya', lirik baris pertama 'Indonesia tanah airku') (5 menit).
  • Guru menyimpulkan kegiatan pembelajaran pelafalan lirik awal lagu kebangsaan Indonesia Raya, memberikan apresiasi atas partisipasi murid, dan menutup pembelajaran dengan doa bersama (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan kartu penggalan lirik awal dengan huruf cetak besar bagi murid yang membutuhkan bantuan visual membaca, serta kartu teks utuh untuk murid yang sudah lancar membaca.
  • Proses: Murid yang memerlukan bimbingan didampingi guru melafalkan kata per kata secara berulang, sedangkan murid yang cepat diberi kesempatan menyebutkan lirik awal 4 baris penuh secara mandiri tanpa bantuan panduan guru.
  • Produk: Semua murid menunjukkan bukti belajar yang sama yaitu melafalkan lirik awal lagu kebangsaan Indonesia secara lisan, baik baris demi baris (dengan bimbingan) maupun langsung 4 baris runtut (secara mandiri).

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Guru mengajukan pertanyaan lisan pemetaan kesiapan: 'Siapa yang tahu apa judul lagu kebangsaan negara kita dan sebutkan kata paling awal dari lagu itu?' (Acuan jawaban benar: judul lagu kebangsaan adalah Indonesia Raya; kata awal adalah 'Indonesia' / 'Indonesia tanah airku').

Proses:

  • Observasi unjuk kerja saat permainan sambung kata dan pelafalan kelompok kecil terhadap ketepatan menyebutkan 4 baris lirik awal: (1) 'Indonesia tanah airku', (2) 'Tanah tumpah darahku', (3) 'Di sanalah aku berdiri', (4) 'Jadi pandu ibuku'. Kriteria berhasil: murid mampu melafalkan minimal 3 dari 4 baris lirik awal dengan urutan dan kata yang tepat sesuai teks acuan.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman lisan di akhir pertemuan: Murid menyebutkan judul lagu kebangsaan Indonesia dan melafalkan baris pertama lirik awalnya secara mandiri (Acuan: Judul = 'Indonesia Raya'; Baris pertama = 'Indonesia tanah airku').

Formatif:

  • Tes lisan diagnostik awal mengenai judul dan kata pertama lagu kebangsaan
  • Observasi unjuk kerja pelafalan 4 baris lirik awal lagu kebangsaan Indonesia secara terbimbing dan mandiri

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyebutkan dan melafalkan lirik awal lagu kebangsaan IndonesiaBelum mampu menyebutkan judul lagu kebangsaan dan belum mampu melafalkan 4 baris lirik awal lagu kebangsaan Indonesia (kurang dari 1 baris tepat) meski dibimbing guru.Mampu menyebutkan judul lagu kebangsaan Indonesia ('Indonesia Raya') dan melafalkan 1 hingga 2 baris dari 4 baris lirik awal dengan bimbingan guru (acuan: baris 1 'Indonesia tanah airku', baris 2 'Tanah tumpah darahku').Mampu menyebutkan judul lagu kebangsaan Indonesia ('Indonesia Raya') dan melafalkan 3 sampai 4 baris lirik awal secara berurutan dengan tepat (acuan: [1] 'Indonesia tanah airku', [2] 'Tanah tumpah darahku', [3] 'Di sanalah aku berdiri', [4] 'Jadi pandu ibuku') dengan sedikit bantuan guru.Mampu menyebutkan judul lagu kebangsaan Indonesia ('Indonesia Raya') dan melafalkan seluruh 4 baris lirik awal secara berurutan dan tepat tanpa bantuan arahan guru (mandiri).

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah penggunaan metode permainan tepuk sambung kata efektif membantu murid kelas 1 melafalkan lirik awal lagu Indonesia Raya?
  • Bagian baris lirik awal mana yang paling sering tertukar atau sulit diucapkan oleh murid?

Murid:

  • Apakah kamu senang belajar melafalkan lirik awal lagu kebangsaan Indonesia bersama teman-teman?
  • Baris lirik mana yang paling mudah kamu ingat dan sebutkan?

Pertemuan 8 — Menyebutkan Lagu Kebangsaan Indonesia secara Mandiri — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 1.3.2 Menyebutkan lagu kebangsaan Indonesia

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama menurut agama masing-masing (5 menit).
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan belajar murid di kelas (3 menit).
  • Guru melakukan diagnostik awal dengan meminta murid mengangkat tangan jika mengetahui judul lagu kebangsaan negara kita, lalu mengajukan pertanyaan diagnostik cepat: 'Apa judul lagu kebangsaan negara Indonesia?' (acuan jawaban: Indonesia Raya) (2 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengingatkan kembali tentang lagu kebangsaan yang menjadi identitas bangsa Indonesia dengan memperlihatkan tulisan dan poster 'Indonesia Raya' di papan tulis (5 menit).
  • Guru memandu murid melafalkan bersama-sama frasa judul lagu kebangsaan: 'Lagu kebangsaan Indonesia adalah Indonesia Raya' sebanyak dua kali untuk memantapkan ingatan (acuan: Indonesia Raya) (5 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan):

  • Guru membagikan amplop permainan mandiri berisi 3 kartu pilihan judul lagu: Kartu 1 tertulis 'Garuda Pancasila', Kartu 2 tertulis 'Indonesia Raya', dan Kartu 3 tertulis 'Hari Merdeka' (5 menit).
  • Guru memberikan instruksi permainan menggembirakan 'Pilih dan Sebutkan': setiap murid secara mandiri mengangkat satu kartu yang merupakan lagu kebangsaan Indonesia, lalu menyebutkan judulnya dengan lantang (acuan kartu benar: Kartu 2 'Indonesia Raya') (10 menit).
  • Guru memanggil murid satu per satu ke meja guru untuk menyebutkan judul lagu kebangsaan Indonesia secara lisan tanpa melihat kartu dan tanpa bantuan (acuan jawaban tepat: Indonesia Raya) (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid berdiri tegak dan merenungkan perasaan bangga sebagai anak Indonesia yang telah hafal dan mampu menyebutkan judul lagu kebangsaannya secara mandiri (5 menit).
  • Murid memberikan tanda jempol ke atas jika merasa sudah yakin dan bisa menyebutkan judul lagu kebangsaan Indonesia sendiri tanpa bantuan guru atau teman (acuan refleksi mandiri: rasa percaya diri menyebutkan 'Indonesia Raya') (5 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan kembali materi bahwa lagu kebangsaan negara Indonesia adalah Indonesia Raya (5 menit).
  • Guru memberikan apresiasi atas kemandirian seluruh murid dalam menyebutkan lagu kebangsaan, menyampaikan rencana kegiatan berikutnya, serta menutup pelajaran dengan salam (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang memerlukan bimbingan diberikan kartu kata bertuliskan 'Indonesia Raya' yang disertai warna pembeda untuk memudahkan mengingat, sedangkan murid yang sudah mahir langsung menggunakan kartu bertuliskan teks biasa.
  • Proses: Murid yang belum percaya diri diberikan kesempatan menyebutkan judul lagu kebangsaan dengan bimbingan bisikan suku kata awal ('In-do...'), sedangkan murid mahir langsung menyebutkan secara mandiri dan percaya diri.
  • Produk: Semua murid mencapai target unjuk kerja lisan yang setara: menyebutkan lagu kebangsaan Indonesia (Indonesia Raya) secara mandiri.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Pertanyaan diagnostik lisan pada pendahuluan: 'Sebutkan judul lagu kebangsaan negara kita Indonesia!' (acuan jawaban: Indonesia Raya).

Proses:

  • Observasi unjuk kerja saat permainan mandiri: ketepatan murid memilih kartu 'Indonesia Raya' dari 3 kartu pilihan ('Garuda Pancasila', 'Indonesia Raya', 'Hari Merdeka') (acuan: Kartu 2 'Indonesia Raya').
  • Tes lisan mandiri: ketepatan dan kemandirian murid saat dipanggil menyebutkan judul lagu kebangsaan Indonesia (acuan: menyebutkan 'Indonesia Raya' tanpa bantuan).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman lisan penutup: Guru menunjuk acak 3 murid untuk menyebutkan kembali judul lagu kebangsaan Indonesia secara mandiri (acuan jawaban: Indonesia Raya).

Formatif:

  • Tes lisan individu: murid menyebutkan lagu kebangsaan Indonesia secara mandiri
  • Unjuk kerja memilih kartu: murid memilih kartu bertuliskan lagu kebangsaan yang tepat

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyebutkan lagu kebangsaan Indonesia secara mandiriBelum mampu menyebutkan lagu kebangsaan Indonesia (Indonesia Raya) meskipun telah diberikan bantuan dan contoh.Mampu menyebutkan lagu kebangsaan Indonesia (Indonesia Raya) namun masih membutuhkan bimbingan atau dorongan penuh dari guru/teman.Mampu menyebutkan lagu kebangsaan Indonesia (Indonesia Raya) secara tepat dengan sedikit arahan atau petunjuk awal.Mampu menyebutkan lagu kebangsaan Indonesia (Indonesia Raya) secara tepat, jelas, dan sepenuhnya mandiri tanpa bantuan sama sekali.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah seluruh murid sudah dapat menyebutkan judul lagu kebangsaan Indonesia secara mandiri?
  • Bagaimana efektivitas permainan pemilihan kartu dalam membangun rasa percaya diri murid saat menyebutkan judul lagu kebangsaan?

Murid:

  • Apakah kamu sekarang sudah bisa menyebutkan judul lagu kebangsaan Indonesia sendiri?
  • Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling membuatmu senang dan bersemangat?

Pertemuan 9 — Menunjukkan Lambang Negara Garuda Pancasila dan Bagian Perisainya — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 1.3.3 Menunjukkan simbol Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (3 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan menunjukkan gambar Garuda Pancasila berukuran besar di depan kelas dan meminta murid menunjuk bagian lambang Garuda Pancasila serta letak perisainya (acuan: murid menunjuk tubuh Burung Garuda berwarna emas sebagai lambang negara dan menunjuk bagian dada tempat perisai menggantung) (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengenal dan menunjukkan lambang negara Garuda Pancasila serta bagian perisai di dadanya (2 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid mengamati gambar poster Burung Garuda Pancasila yang diperlihatkan guru secara saksama untuk mengenali bentuk lambang negara dan letak perisai di dadanya (10 menit).
  • Guru memandu murid mencermati bagian tubuh Garuda Pancasila (sayap, ekor, cakar mencengkeram pita) dan secara khusus memusatkan perhatian pada bagian perisai di dada Burung Garuda yang berisi ruang-ruang simbol (acuan: perisai terletak di bagian dada) (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan):

  • Murid secara bergiliran bermain 'Detektif Garuda' dengan maju ke depan kelas untuk menempelkan kartu penanda lingkaran merah tepat pada bagian perisai di dada gambar Burung Garuda Pancasila (acuan: lingkaran merah menempel tepat di bagian dada/perisai Garuda) (15 menit).
  • Setiap murid menerima lembar kerja bergambar utuh Garuda Pancasila dan melingkari secara mandiri bagian perisai pada gambar tersebut menggunakan krayon berwarna (acuan: lingkaran melingkupi perisai di dada Burung Garuda) (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama guru memeriksa kembali hasil lingkaran pada gambar Garuda Pancasila untuk memastikan ketepatan penunjukan bagian perisai (acuan: perisai berada di dada Burung Garuda, bukan di sayap, kepala, atau kaki) (5 menit).

Penutup:

  • Murid bersama guru menyimpulkan bahwa lambang negara Indonesia adalah Garuda Pancasila dan di dadanya terdapat perisai tempat simbol-simbol berada (3 menit).
  • Guru menutup pelajaran dengan memberikan apresiasi atas partisipasi murid dan mengakhiri dengan salam (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan poster lambang Garuda Pancasila ukuran besar berwarna cerah serta miniatur/gambar timbul bagi murid yang memerlukan dukungan visual lebih jelas.
  • Proses: Memberikan bimbingan langsung (scaffolding) dengan menuntun jari murid pada bagian dada Burung Garuda bagi murid yang masih ragu menunjukkan perisai.
  • Produk: Murid dapat menunjukkan perisai dengan cara menunjuk langsung pada poster dinding, menempel kartu magnet, atau melingkari gambar pada lembar kerja.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tanya jawab diagnostik di awal pembelajaran: guru memperlihatkan gambar Garuda Pancasila lalu meminta murid menunjukkan mana lambang negara Garuda Pancasila dan mana bagian dadanya (acuan jawaban: murid menunjuk keseluruhan gambar Burung Garuda sebagai lambang negara dan menunjuk bagian dada tempat perisai berada).

Proses:

  • Observasi unjuk kerja saat murid melingkari bagian perisai pada lembar kerja gambar Burung Garuda Pancasila (acuan: lingkaran tepat berada di perisai pada dada Burung Garuda, bukan pada sayap, kepala, cakar, atau pita).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman individu di akhir tahap aplikasi: murid menunjukkan letak perisai pada gambar Garuda Pancasila di hadapan guru (acuan: jari/tangan murid menunjuk tepat pada bidang perisai di dada Garuda Pancasila).

Formatif:

  • Unjuk kerja menunjuk lambang negara Garuda Pancasila dan bagian perisainya pada media visual di depan kelas dan pada lembar kerja individual.

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menunjukkan lambang negara Garuda Pancasila dan bagian perisainyaBelum mampu menunjukkan lambang negara Garuda Pancasila maupun bagian perisainya meskipun telah diberikan bimbingan langsung oleh guru.Mampu menunjukkan lambang negara Garuda Pancasila, namun masih keliru atau membutuhkan arahan guru saat menunjukkan bagian perisai di dadanya.Mampu menunjukkan lambang negara Garuda Pancasila dan bagian perisainya secara tepat dengan sedikit bimbingan guru.Mampu menunjukkan lambang negara Garuda Pancasila dan bagian perisainya secara tepat dan mandiri tanpa keraguan.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah media gambar visual Garuda Pancasila dan perisainya cukup jelas diamati oleh seluruh murid?
  • Apakah aktivitas 'Detektif Garuda' efektif memfasilitasi murid dalam menemukan letak perisai secara tepat?

Murid:

  • Bagian mana dari Burung Garuda yang paling mudah kamu temukan?
  • Apakah kamu sekarang sudah bisa menunjukkan letak perisai di dada Burung Garuda?

Pertemuan 10 — Menunjukkan Simbol Bintang dan Rantai dalam Lambang Negara Garuda Pancasila — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 1.3.3 Menunjukkan simbol Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, mengecek kehadiran, serta mengondisikan kelas agar nyaman dan tertib (3 menit).
  • Guru bersama murid menyanyikan bersama lagu 'Garuda Pancasila' untuk memusatkan perhatian (3 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal singkat: Guru menunjukkan poster perisai Garuda Pancasila dan meminta 2 orang perwakilan murid untuk menunjuk simbol bintang dan rantai di depan kelas (acuan: bintang terletak di bagian tengah perisai berlatar hitam, rantai terletak di bagian kanan bawah perisai berlatar merah) (4 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid mengamati gambar besar lambang negara Garuda Pancasila yang dipajang di papan tulis, berfokus pada area perisai di dada Burung Garuda (7 menit).
  • Guru memperkenalkan wujud dan posisi simbol bintang (di bagian tengah perisai kecil berlatar hitam) dan simbol rantai (di sudut kanan bawah perisai berlatar merah) melalui kartu simbol konkret (8 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan):

  • Murid memainkan permainan tantangan gerak gembira 'Detektif Simbol': ketika guru berseru 'Bintang!', murid dengan sigap mengangkat gambar kartu bintang atau menunjuk gambar bintang di lembar kerja; ketika guru berseru 'Rantai!', murid menunjuk gambar rantai (acuan: gambar bintang bersudut lima kuning emas; gambar rantai gelang emas melingkar) (15 menit).
  • Secara mandiri pada lembar kerja bergambar perisai kosong dengan 5 pilihan simbol terpisah, murid menempelkan atau menunjuk tepat 2 simbol target: simbol bintang pada kotak tengah perisai dan simbol rantai pada kotak kanan bawah perisai (acuan: bintang di tengah; rantai di kanan bawah) (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama guru mencocokkan kembali hasil letak penunjukan simbol bintang dan rantai pada perisai Burung Garuda yang ada di kelas (5 menit).

Penutup:

  • Guru dan murid menyimpulkan kembali posisi simbol bintang dan rantai pada perisai lambang negara Garuda Pancasila (acuan: bintang di tengah, rantai di kanan bawah) (5 menit).
  • Guru memberikan asesmen akhir berupa cek pemahaman cepat kepada murid secara acak dan mengakhiri sesi pembelajaran dengan doa serta salam (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu simbol bintang dan rantai berukuran besar dengan batas warna perisai yang mencolok, sedangkan murid yang sudah mahir mengamati gambar perisai utuh secara mandiri.
  • Proses: Murid yang memerlukan pendampingan dibimbing guru dengan petunjuk fisik (pointing), sedangkan murid yang sudah mandiri langsung menunjuk posisi kedua simbol pada poster perisai.
  • Produk: Semua murid menunjukkan kedua simbol yang sama (bintang dan rantai) pada posisi yang benar di perisai lambang Garuda Pancasila.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Diagnostik visual: Guru menunjukkan gambar perisai Garuda Pancasila dan meminta murid menunjuk mana gambar bintang dan mana gambar rantai. (Acuan: gambar bintang bersudut lima di tengah perisai; gambar rantai cincin emas di kanan bawah perisai).

Proses:

  • Cek unjuk kerja individu saat permainan Detektif Simbol dan pengerjaan lembar kerja: Guru mengamati ketepatan murid menunjuk simbol bintang dan rantai dari pilihan simbol yang tersedia. (Acuan: 2 dari 2 simbol ditunjukkan dengan tepat posisinya, yaitu bintang di tengah dan rantai di kanan bawah).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman lisan-visual di akhir pembelajaran: Guru menunjuk perisai lambang Garuda Pancasila lalu menanyakan secara bergantian: 'Tunjukkan di mana letak bintang?' dan 'Tunjukkan di mana letak rantai?'. (Acuan: murid menunjuk bagian tengah untuk bintang dan sudut kanan bawah untuk rantai).

Formatif:

  • Observasi unjuk kerja saat murid menunjuk simbol bintang dan rantai pada gambar perisai lambang negara Garuda Pancasila

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menunjukkan Simbol Bintang dan Rantai pada Lambang Negara Garuda PancasilaBelum mampu menunjukkan simbol bintang maupun rantai pada perisai lambang Garuda Pancasila meski telah dibimbing.Mampu menunjukkan 1 dari 2 simbol target (hanya bintang atau hanya rantai) pada perisai lambang Garuda Pancasila dengan bantuan bimbingan guru. (Acuan: bintang di tengah, rantai di kanan bawah).Mampu menunjukkan kedua simbol target (bintang dan rantai) pada perisai lambang Garuda Pancasila secara tepat dengan sedikit arahan guru. (Acuan: bintang di tengah, rantai di kanan bawah).Mampu menunjukkan kedua simbol target (bintang dan rantai) pada perisai lambang Garuda Pancasila secara tepat, cepat, dan mandiri tanpa keraguan. (Acuan: bintang di tengah, rantai di kanan bawah).

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah media poster dan kartu simbol bintang serta rantai membantu murid mengidentifikasi letak simbol pada perisai?
  • Bagian mana dari kegiatan permainan 'Detektif Simbol' yang paling efektif membuat murid aktif menunjukkan kedua simbol secara tepat?

Murid:

  • Apakah kamu senang mencari gambar bintang dan rantai pada Burung Garuda hari ini?
  • Dapatkah kamu langsung menunjuk gambar bintang dan rantai di perisai Burung Garuda kelas kita?

Pertemuan 11 — Menunjukkan Simbol Pohon Beringin, Kepala Banteng, serta Padi dan Kapas dalam Lambang Negara Garuda Pancasila — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 1.3.3 Menunjukkan simbol Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, doa bersama, menyapa murid, dan mengecek kehadiran murid (3 menit).
  • Guru mengaitkan materi sebelumnya dengan memperlihatkan gambar perisai Garuda Pancasila dan meminta murid menunjukkan 2 simbol yang sudah dipelajari sebelumnya, yaitu simbol bintang di tengah dan rantai di kanan bawah (acuan: bintang di ruang tengah; rantai di ruang kanan bawah) (4 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menunjukkan simbol pohon beringin, kepala banteng, serta padi dan kapas pada lambang negara Garuda Pancasila (3 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Murid mengamati poster besar lambang negara Garuda Pancasila yang dipasang di papan tulis, berfokus pada ruang perisai bagian kanan atas, kiri atas, dan kiri bawah (7 menit).
  • Guru memperkenalkan wujud dan letak ketiga simbol satu per satu: (1) Pohon beringin (pohon rindang berdaun hijau di ruang kanan atas perisai), (2) Kepala banteng (gambar kepala banteng hitam bertanduk di ruang kiri atas perisai), dan (3) Padi dan kapas (tangkai bulir padi kuning dan kuntum kapas putih-hijau di ruang kiri bawah perisai) (8 menit).
  • Murid bersama guru melakukan 'Tepuk Tiga Simbol' sambil mengarahkan jari ke arah poster: tepuk 3 kali tunjuk pohon beringin di kanan atas, tepuk 3 kali tunjuk kepala banteng di kiri atas, tepuk 3 kali tunjuk padi dan kapas di kiri bawah (5 menit).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid mengikuti permainan berpasangan 'Tunjuk Cepat Simbol': guru menyerukan nama salah satu simbol secara acak dari 3 simbol target, lalu murid bersama pasangannya berebut menunjukkan gambar simbol yang tepat pada lembar gambar perisai di meja masing-masing (acuan target: 1. Pohon beringin = ruang kanan atas; 2. Kepala banteng = ruang kiri atas; 3. Padi dan kapas = ruang kiri bawah) (10 menit).
  • Setiap murid menerima lembar aktivitas individu berisi gambar perisai burung Garuda dengan 3 kotak kosong bernomor panah (kotak 1 menunjuk kanan atas, kotak 2 menunjuk kiri atas, kotak 3 menunjuk kiri bawah) serta 3 kartu gambar simbol lepas (pohon beringin, kepala banteng, padi dan kapas) untuk diletakkan tepat pada posisinya (acuan kunci peletakan: kotak 1 = kartu pohon beringin; kotak 2 = kartu kepala banteng; kotak 3 = kartu padi dan kapas) (8 menit).
  • Guru berkeliling memeriksa hasil unjuk kerja murid dan memberikan konfirmasi langsung terhadap ketepatan murid dalam menunjukkan ketiga simbol tersebut (8 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid mengecek kembali hasil penunjukan ketiga kartu simbol pada gambar perisai masing-masing berdasarkan bimbingan pengecekan bersama dari guru (3 menit).
  • Tiga perwakilan murid secara bergiliran maju ke depan kelas untuk menunjukkan satu simbol yang diminta guru pada poster Garuda Pancasila di papan tulis (giliran 1: menunjukkan pohon beringin; giliran 2: menunjukkan kepala banteng; giliran 3: menunjukkan padi dan kapas) (4 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan letak ketiga simbol yang dipelajari pada lambang negara Garuda Pancasila (acuan: pohon beringin di kanan atas, kepala banteng di kiri atas, padi dan kapas di kiri bawah) (2 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen akhir berupa cek penunjukan cepat: guru menyebutkan nama simbol dan murid secara mandiri mengangkat kartu gambar yang benar dari mejanya (acuan 3 butir: saat guru sebut 'kepala banteng' murid angkat kartu kepala banteng; saat disebut 'padi dan kapas' murid angkat kartu padi dan kapas; saat disebut 'pohon beringin' murid angkat kartu pohon beringin) (3 menit).
  • Guru memberikan apresiasi atas partisipasi murid, menyampaikan bahwa pada pertemuan berikutnya murid akan melatih penunjukan seluruh kelima simbol secara lengkap pada perisai Garuda, dan menutup pembelajaran dengan doa bersama serta salam (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan lembar perisai berbayang garis tepi bentuk simbol (pohon, kepala banteng, padi-kapas), sedangkan murid yang sudah mahir menggunakan lembar perisai polos tanpa garis petunjuk.
  • Proses: Murid yang membutuhkan scaffolding didampingi guru secara berkala saat menempel/menunjuk simbol satu per satu; murid yang mahir langsung menyelesaikan penunjukan ketiga simbol secara mandiri.
  • Produk: Murid yang membutuhkan bimbingan menunjukkan minimal 2 dari 3 simbol dengan benar; murid yang mahir menunjukkan ketiga simbol (pohon beringin, kepala banteng, padi dan kapas) dengan tepat dan mandiri.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Diagnostik visual di awal pembelajaran: Guru memperlihatkan 3 kartu gambar bentuk terpisah (gambar pohon beringin, gambar kepala banteng, gambar setangkai padi dan kuntum kapas) dan meminta 2-3 murid menunjuk kartu mana yang merupakan gambar pohon beringin, kepala banteng, dan padi-kapas (acuan: kartu 1 = pohon beringin; kartu 2 = kepala banteng; kartu 3 = padi dan kapas).

Proses:

  • Pengamatan kinerja mandiri pada lembar aktivitas perisai: Menilai ketepatan murid meletakkan/menunjukkan 3 kartu simbol pada posisi yang benar di perisai Garuda Pancasila (acuan kunci: kartu pohon beringin pada ruang kanan atas; kartu kepala banteng pada ruang kiri atas; kartu padi dan kapas pada ruang kiri bawah).

Akhir Pertemuan:

  • Cek penunjukan cepat individu (3 butir): Guru menyebutkan nama simbol secara lisan dan murid menunjukkan kartu gambar yang sesuai (acuan kunci: 1. Nama lisan 'Kepala banteng' -> murid mengangkat kartu gambar kepala banteng bertanduk; 2. Nama lisan 'Pohon beringin' -> murid mengangkat kartu gambar pohon rindang berdaun hijau; 3. Nama lisan 'Padi dan kapas' -> murid mengangkat kartu gambar tangkai bulir padi kuning dan kuntum kapas putih).

Formatif:

  • Unjuk kerja performa: Murid menunjukkan simbol pohon beringin, kepala banteng, serta padi dan kapas pada gambar lambang perisai Garuda Pancasila menggunakan kartu simbol atau menunjuk langsung gambar.

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan menunjukkan simbol pohon beringin, kepala banteng, serta padi dan kapas pada lambang Garuda PancasilaBelum mampu menunjukkan simbol pohon beringin, kepala banteng, maupun padi dan kapas dengan tepat pada gambar perisai burung Garuda meski telah dibimbing guru.Mampu menunjukkan 1 dari 3 simbol target (pohon beringin di kanan atas, kepala banteng di kiri atas, atau padi dan kapas di kiri bawah) secara tepat pada gambar perisai burung Garuda.Mampu menunjukkan 2 dari 3 simbol target (pohon beringin di kanan atas, kepala banteng di kiri atas, atau padi dan kapas di kiri bawah) secara tepat pada gambar perisai burung Garuda.Mampu menunjukkan seluruh 3 simbol target (pohon beringin di kanan atas, kepala banteng di kiri atas, serta padi dan kapas di kiri bawah) secara tepat dan mandiri pada gambar perisai burung Garuda.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah penggunaan media gambar perisai dan kartu simbol lepasan membantu murid kelas 1 mengenali dan menunjukkan letak pohon beringin, kepala banteng, serta padi dan kapas secara konkret?
  • Bagian mana dari langkah pembelajaran yang paling efektif membuat murid mudah membedakan simbol pohon beringin, kepala banteng, serta padi dan kapas?

Murid:

  • Apakah kamu dapat menunjukkan gambar pohon beringin, kepala banteng, serta padi dan kapas pada perisai burung Garuda?
  • Kegiatan mana yang paling kamu sukai saat belajar menunjukkan ketiga simbol tadi?

Pertemuan 12 — Menunjukkan Letak Kelima Simbol Pancasila pada Gambar Perisai Burung Garuda — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 1.3.3 Menunjukkan simbol Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, mengecek kehadiran, dan mengondisikan kesiapan belajar murid (3 menit).
  • Guru bersama murid melakukan yel-yel penyemangat 'Tepuk Simbol Pancasila' untuk mengingat bentuk 5 simbol Pancasila (2 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menunjukkan letak kelima simbol Pancasila pada gambar perisai burung Garuda (2 menit).
  • Asesmen Awal: Guru menunjukkan poster burung Garuda dan meminta 2-3 murid secara bergantian menunjuk letak ruang perisai di dada burung Garuda dan menunjuk simbol bintang yang berada tepat di tengah (acuan: perisai terletak di dada; bintang terletak tepat di ruang tengah perisai) (3 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid mengamati gambar besar perisai burung Garuda di papan tulis yang memuat 5 ruang: tengah, kanan bawah, kanan atas, kiri atas, dan kiri bawah (5 menit).
  • Murid menyimak guru yang menunjukkan satu per satu posisi ruang simbol pada gambar perisai: (1) bintang di bagian tengah, (2) rantai di bagian kanan bawah, (3) pohon beringin di bagian kanan atas, (4) kepala banteng di bagian kiri atas, dan (5) padi dan kapas di bagian kiri bawah (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid diajak bermain tantangan interaktif 'Cari Rumah Simbol': guru memanggil murid secara bergantian ke depan untuk mengambil 1 kartu simbol dan menempelkannya tepat pada posisi perisai kosong di papan tulis (acuan posisi: bintang -> ruang tengah, rantai -> ruang kanan bawah, pohon beringin -> ruang kanan atas, kepala banteng -> ruang kiri atas, padi dan kapas -> ruang kiri bawah) (13 menit).
  • Secara mandiri, setiap murid menerima Lembar Kerja yang menampilkan gambar perisai kosong dengan 5 kotak posisi dan 5 potongan gambar simbol, lalu murid menempelkan atau menghubungkan garis dari gambar simbol ke letak ruang yang tepat pada perisai (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid memeriksa kembali hasil penempatan kelima simbol pada lembar perisai masing-masing dengan mencocokkannya langsung ke poster kunci perisai lengkap di papan tulis (5 menit).
  • Murid mengungkapkan perasaannya dan menyebutkan simbol mana yang letaknya paling mudah atau paling menantang untuk diingat posisinya di perisai (5 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan penguatan terhadap ketepatan letak kelima simbol pada perisai burung Garuda (3 menit).
  • Guru dan murid menyimpulkan letak kelima simbol Pancasila secara bersama-sama (2 menit).
  • Guru menutup sesi pembelajaran dengan doa bersama dan salam penutup (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan gambar perisai dengan garis batas ruang yang diberi kode warna samar bagi murid yang membutuhkan bantuan visual spasial.
  • Proses: Murid yang sudah cepat dapat menunjukkan letak kelima simbol pada gambar perisai polos tanpa bantuan batas warna, sedangkan murid yang membutuhkan bimbingan dituntun menunjuk posisi ruang perisai satu demi satu mulai dari tengah.
  • Produk: Murid dapat menunjukkan letak simbol dengan cara menempelkan potongan gambar simbol pada ruang perisai atau menarik garis panah penghubung dari gambar simbol ke ruang perisai yang tepat.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tanya jawab diagnostik dengan menunjuk bagian dada burung Garuda dan menunjuk simbol bintang (acuan: perisai terletak di dada; simbol bintang tepat di bagian tengah perisai).

Proses:

  • Observasi unjuk kerja saat murid menempelkan 5 kartu simbol ke posisi ruang perisai di depan kelas (acuan kunci posisi: bintang di tengah; rantai di kanan bawah; pohon beringin di kanan atas; kepala banteng di kiri atas; padi dan kapas di kiri bawah).
  • Pemeriksaan lembar kerja mandiri pencocokan letak 5 simbol pada gambar perisai burung Garuda (acuan kunci: 1. Bintang -> tengah; 2. Rantai -> kanan bawah; 3. Pohon beringin -> kanan atas; 4. Kepala banteng -> kiri atas; 5. Padi dan kapas -> kiri bawah).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman di akhir sesi berupa unjuk kerja cepat: guru menunjuk salah satu ruang kosong pada perisai (tengah, kanan bawah, kanan atas, kiri atas, atau kiri bawah), lalu murid menunjuk kartu gambar simbol yang tepat mengisi ruang tersebut (acuan: tengah = bintang; kanan bawah = rantai; kanan atas = pohon beringin; kiri atas = kepala banteng; kiri bawah = padi dan kapas).

Formatif:

  • Unjuk kerja menempel kartu simbol pada posisi ruang perisai besar di papan tulis
  • Pemeriksaan lembar kerja mandiri penunjukan letak kelima simbol pada gambar perisai

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menunjukkan letak simbol Pancasila pada gambar perisai burung GarudaMurid belum mampu menunjukkan atau menempatkan kelima simbol Pancasila pada letak ruang perisai yang tepat, atau hanya tepat menunjukkan 1 simbol dengan bimbingan penuh guru (acuan: 1. Bintang di tengah; 2. Rantai di kanan bawah; 3. Pohon beringin di kanan atas; 4. Kepala banteng di kiri atas; 5. Padi dan kapas di kiri bawah).Murid mampu menunjukkan letak 2 sampai 3 simbol Pancasila pada ruang perisai secara tepat dengan arahan guru (acuan: 1. Bintang di tengah; 2. Rantai di kanan bawah; 3. Pohon beringin di kanan atas; 4. Kepala banteng di kiri atas; 5. Padi dan kapas di kiri bawah).Murid mampu menunjukkan letak 4 simbol Pancasila pada ruang perisai secara tepat secara mandiri (acuan: 1. Bintang di tengah; 2. Rantai di kanan bawah; 3. Pohon beringin di kanan atas; 4. Kepala banteng di kiri atas; 5. Padi dan kapas di kiri bawah).Murid mampu menunjukkan letak seluruh (5) simbol Pancasila pada ruang perisai burung Garuda secara tepat dan mandiri tanpa keraguan (acuan: 1. Bintang di tengah; 2. Rantai di kanan bawah; 3. Pohon beringin di kanan atas; 4. Kepala banteng di kiri atas; 5. Padi dan kapas di kiri bawah).

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah media gambar perisai dan kartu simbol memudahkan murid memahami posisi letak ruang kelima simbol?
  • Bagian letak simbol mana (tengah, kanan atas, kanan bawah, kiri atas, kiri bawah) yang paling sering tertukar oleh murid kelas 1?
  • Apakah durasi permainan tantangan letak perisai sudah memberi kesempatan aktif bagi seluruh murid?

Murid:

  • Apakah kamu senang belajar memasangkan gambar simbol pada perisai burung Garuda?
  • Simbol mana yang paling mudah kamu tunjukkan posisinya di dalam perisai burung Garuda?

Pertemuan 13 — Menyebutkan Bunyi Sila Pertama dan Sila Kedua Pancasila — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 1.3.4 Menyebutkan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, mengajak berdoa bersama, dan mengecek kehadiran murid (5 menit).
  • Guru mengaitkan pembelajaran dengan pengalaman murid mendengarkan pembacaan teks Pancasila dan melakukan asesmen awal diagnostik lisan: meminta murid menyebutkan kata pertama dari sila ke-1 dan sila ke-2 (acuan jawaban: kata 'Ketuhanan' untuk sila ke-1 dan 'Kemanusiaan' untuk sila ke-2) serta menyampaikan tujuan belajar hari ini yaitu menyebutkan bunyi sila pertama dan kedua Pancasila (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membacakan dengan saksama dan jelas teks bunyi sila pertama Pancasila: 'Ketuhanan Yang Maha Esa' dan sila kedua Pancasila: 'Kemanusiaan yang adil dan beradab', lalu murid dengan sadar dan fokus menyimak bunyi kedua sila tersebut (acuan teks: Sila 1 = 'Ketuhanan Yang Maha Esa'; Sila 2 = 'Kemanusiaan yang adil dan beradab') (10 menit).
  • Guru melafalkan bunyi sila pertama per kata lalu diikuti seluruh murid bersama-sama, dilanjutkan melafalkan bunyi sila kedua per kata secara bersama-sama hingga murid memahami seluruh susunan kata pada kedua bunyi sila tersebut (acuan kata sila 1: Ketuhanan - Yang - Maha - Esa; acuan kata sila 2: Kemanusiaan - yang - adil - dan - beradab) (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan):

  • Guru menyelenggarakan permainan menggembirakan 'Estafet Kata Pancasila': murid dibagi menjadi kelompok kecil beranggotakan 4-5 anak; guru membunyikan satu nomor sila (1 atau 2), lalu setiap anak secara bergiliran menyambung dan menyebutkan satu per satu kata dari bunyi sila tersebut hingga tuntas dan benar (acuan urutan kata sila 1: 'Ketuhanan' -> 'Yang' -> 'Maha' -> 'Esa'; sila 2: 'Kemanusiaan' -> 'yang' -> 'adil' -> 'dan' -> 'beradab') (15 menit).
  • Setiap murid secara individu bergiliran menyebutkan secara langsung bunyi lengkap sila pertama Pancasila dan sila kedua Pancasila di depan guru (acuan lisan lengkap: Sila 1 = 'Ketuhanan Yang Maha Esa'; Sila 2 = 'Kemanusiaan yang adil dan beradab') (10 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Guru memandu murid memeriksa kembali ketepatan pelafalan mereka: guru membacakan 2 kalimat pancingan rumpang secara lisan lalu murid bersama-sama melengkapi kata terakhir yang tepat (1) 'Ketuhanan Yang Maha ...' (acuan jawaban: 'Esa'); (2) 'Kemanusiaan yang adil dan ...' (acuan jawaban: 'beradab') (5 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran dengan melafalkan kembali bersama-sama bunyi sila ke-1 ('Ketuhanan Yang Maha Esa') dan ke-2 ('Kemanusiaan yang adil dan beradab') (5 menit).
  • Guru memberikan apresiasi atas partisipasi murid, menyampaikan topik berikutnya (bunyi sila ketiga Pancasila), dan menutup pelajaran dengan doa serta salam (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan potongan kartu kata bertuliskan kata-kata pada sila 1 dan sila 2 sebagai bantuan visual saat melafalkan; murid yang cepat menyerap materi langsung melafalkan secara mandiri tanpa kartu bantuan.
  • Proses: Pada latihan melafalkan, murid yang belum lancar dibimbing guru mengulang per kata sebanyak 2-3 kali; murid yang sudah lancar ditantang langsung menyebutkan sila 1 dan 2 secara bersambung.
  • Produk: Murid yang belum lancar dapat menyebutkan bunyi sila 1 dan 2 dengan jeda per frasa secara tepat; murid yang sudah lancar menyebutkan kedua bunyi sila secara utuh dan lancar tanpa jeda.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tanya jawab lisan diagnostik: Murid diminta menyebutkan kata awal dari bunyi sila pertama dan kedua Pancasila saat guru memberikan pancingan nomor sila. Acuan jawaban benar: Sila ke-1 diawali kata 'Ketuhanan'; Sila ke-2 diawali kata 'Kemanusiaan'.

Proses:

  • Observasi keterlibatan dan ketepatan melafalkan kata per kata dalam permainan 'Estafet Kata Pancasila'. Acuan ketepatan kata: Sila 1 terdiri dari 4 kata ('Ketuhanan', 'Yang', 'Maha', 'Esa'); Sila 2 terdiri dari 5 kata ('Kemanusiaan', 'yang', 'adil', 'dan', 'beradab').
  • Tes lisan perorangan: Guru meminta murid melafalkan langsung kedua bunyi sila. Acuan jawaban lengkap: Sila 1 = 'Ketuhanan Yang Maha Esa'; Sila 2 = 'Kemanusiaan yang adil dan beradab'.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman lisan di tahap refleksi dan penutup: Murid melengkapi 2 kalimat rumpang dari bunyi sila 1 dan 2. Butir 1: 'Ketuhanan Yang Maha ...' (acuan jawaban: 'Esa'); Butir 2: 'Kemanusiaan yang adil dan ...' (acuan jawaban: 'beradab').

Formatif:

  • Tes lisan dan observasi unjuk kerja pelafalan bunyi sila ke-1 dan ke-2 Pancasila selama kegiatan 'Estafet Kata Pancasila' dan unjuk kerja individu.

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyebutkan bunyi sila pertama PancasilaBelum mampu menyebutkan bunyi sila pertama Pancasila walau diberikan bimbingan kata demi kata oleh guru (acuan: Ketuhanan Yang Maha Esa).Mampu menyebutkan sebagian kata dari bunyi sila pertama Pancasila dengan bimbingan atau dorongan guru (acuan: Ketuhanan Yang Maha Esa).Mampu menyebutkan bunyi sila pertama Pancasila ('Ketuhanan Yang Maha Esa') secara lengkap dan tepat dengan sedikit arahan.Mampu menyebutkan bunyi sila pertama Pancasila ('Ketuhanan Yang Maha Esa') secara lengkap, tepat, dan mandiri tanpa bantuan guru.
Menyebutkan bunyi sila kedua PancasilaBelum mampu menyebutkan bunyi sila kedua Pancasila walau diberikan bimbingan kata demi kata oleh guru (acuan: Kemanusiaan yang adil dan beradab).Mampu menyebutkan sebagian kata dari bunyi sila kedua Pancasila dengan bimbingan guru (acuan: Kemanusiaan yang adil dan beradab).Mampu menyebutkan bunyi sila kedua Pancasila ('Kemanusiaan yang adil dan beradab') secara lengkap dan tepat dengan sedikit arahan.Mampu menyebutkan bunyi sila kedua Pancasila ('Kemanusiaan yang adil dan beradab') secara lengkap, tepat, dan mandiri tanpa bantuan guru.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah metode permodelan melafalkan kata per kata efektif membantu seluruh murid mengingat bunyi sila pertama dan kedua?
  • Bagian mana dari bunyi sila kedua ('Kemanusiaan yang adil dan beradab') yang masih sering tertukar atau sulit diucapkan oleh murid kelas 1?

Murid:

  • Bagian mana dari bunyi sila pertama dan kedua yang paling mudah kamu sebutkan?
  • Apakah kamu sudah bisa menyebutkan 'Ketuhanan Yang Maha Esa' dan 'Kemanusiaan yang adil dan beradab' sendiri di rumah?

Pertemuan 14 — Menyebutkan Bunyi Sila Ketiga Pancasila dalam Lambang Negara Garuda Pancasila — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 1.3.4 Menyebutkan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, mengecek kehadiran, dan memfasilitasi doa bersama (3 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal lisan mengenai kesiapan murid menyebutkan urutan sila dengan menanyakan: 'Sebutkan bunyi sila pertama dan sila kedua!' (acuan jawaban: Sila ke-1 'Ketuhanan Yang Maha Esa' dan Sila ke-2 'Kemanusiaan yang adil dan beradab') (4 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu melatih murid untuk mampu menyebutkan bunyi sila ketiga Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila secara tepat (3 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memperlihatkan gambar lambang negara Garuda Pancasila dan menunjuk bagian perisai yang memuat simbol pohon beringin sebagai penanda sila ketiga (5 menit).
  • Guru melafalkan bunyi sila ketiga Pancasila secara jelas per kata: 'Persatuan Indonesia', lalu meminta seluruh murid menirukan pelafalannya bersama-sama sebanyak 3 kali (acuan: 'Persatuan Indonesia') (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan):

  • Guru mengadakan permainan bergembira 'Tepuk Kata Sila Ketiga': murid berdiri dan bertepuk tangan sekali saat menyebut 'Persatuan' dan melompat sekali saat menyebut 'Indonesia' secara serempak (10 menit).
  • Guru membagi kelas berpasangan di mana teman sebaya saling bergantian menyebutkan bunyi sila ketiga Pancasila dengan saling menyimak ketepatan kata 'Persatuan Indonesia' (10 menit).
  • Guru memanggil murid secara bergiliran atau dalam kelompok kecil (3-4 orang) untuk menyebutkan secara mandiri bunyi sila ketiga Pancasila di depan kelas saat guru menunjuk simbol pohon beringin pada perisai Garuda Pancasila (acuan: 'Persatuan Indonesia') (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Guru mengajak murid memeriksa kembali apakah masih ada kata yang tertukar atau terlupa saat melafalkan sila ketiga (acuan tepat: terdiri dari 2 kata yaitu 'Persatuan' dan 'Indonesia') (5 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid mengulang satu kali lagi dengan lantang menyebutkan bunyi sila ketiga Pancasila: 'Persatuan Indonesia' (2 menit).
  • Guru memberikan umpan balik penguatan atas keberanian dan ketepatan murid menyebutkan bunyi sila ketiga hari ini (2 menit).
  • Guru menyampaikan bahwa pada pertemuan berikutnya murid akan belajar menyebutkan sila keempat dan sila kelima Pancasila, kemudian menutup kegiatan dengan doa dan salam (1 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan kartu bacaan bergambar pohon beringin bertuliskan 'Persatuan Indonesia' untuk murid yang memerlukan pengingat visual.
  • Proses: Bagi murid yang masih ragu, guru membimbing dengan teknik membisikkan kata awal ('Per...'), sedangkan bagi murid yang sudah lancar diminta menyebutkan langsung bunyi sila ke-1, ke-2, dan ke-3 secara berurutan.
  • Produk: Penyebutan lisan bunyi sila ketiga dilakukan secara mandiri penuh atau melalui pancingan kata pertama sesuai kesiapan murid.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tes lisan diagnostik di pendahuluan: Guru meminta 3 murid acak menyebutkan kembali bunyi sila ke-1 dan ke-2 (acuan: Sila 1 'Ketuhanan Yang Maha Esa', Sila 2 'Kemanusiaan yang adil dan beradab') untuk memastikan dasar urutan sebelum masuk ke sila ke-3.

Proses:

  • Pengamatan unjuk lisan formatif saat murid maju perorangan/kelompok kecil menyebutkan bunyi sila ketiga Pancasila (acuan tepat: murid menyebutkan tepat 2 kata 'Persatuan Indonesia' tanpa tertukar dengan bunyi sila lainnya).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman di penutup: Semua murid serempak menyebutkan bunyi sila ketiga Pancasila saat guru memperlihatkan perisai lambang Garuda (acuan tepat: 'Persatuan Indonesia').

Formatif:

  • Pemeriksaan lisan saat permainan berpasangan dan unjuk kerja menyebutkan bunyi sila ketiga di depan kelas

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan menyebutkan bunyi sila ketiga PancasilaBelum mampu melafalkan bunyi sila ketiga secara tepat meskipun telah diberikan bantuan dan pancingan kata awal (acuan: 'Persatuan Indonesia').Mampu menyebutkan bunyi sila ketiga Pancasila tetapi baru berhasil jika dibimbing atau dipancing dengan kata pertama 'Persatuan' (acuan: 'Persatuan Indonesia').Mampu menyebutkan bunyi sila ketiga Pancasila secara tepat dan lengkap ('Persatuan Indonesia') dengan sedikit jeda ragu tanpa bantuan guru.Mampu menyebutkan bunyi sila ketiga Pancasila secara tepat, lengkap ('Persatuan Indonesia'), lancar tanpa jeda ragu, dan mandiri seketika ditunjuk.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah seluruh murid sudah dapat melafalkan kata 'Persatuan Indonesia' dengan urutan kata yang benar?
  • Bagian mana dari langkah permainan yang paling efektif membantu murid mengingat bunyi sila ketiga?

Murid:

  • Apakah kamu sekarang sudah hafal bunyi sila ketiga Pancasila?
  • Kata apa saja yang ada di dalam bunyi sila ketiga Pancasila?

Pertemuan 15 — Menyebutkan Bunyi Sila Keempat dan Sila Kelima Pancasila — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 1.3.4 Menyebutkan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (3 menit).
  • Guru mengecek kehadiran murid dan mengondisikan kelas agar siap belajar (2 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik lisan dengan menanyakan: 'Sebutkan bunyi sila keempat dan kelima yang anak-anak ketahui?' (acuan: Sila ke-4: 'Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan'; Sila ke-5: 'Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia') untuk memetakan kesiapan awal murid (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membacakan secara bertahap bunyi sila keempat Pancasila: 'Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan' dan meminta murid mengulangi pelafalan kata demi kata secara bersama-sama (10 menit).
  • Guru membacakan bunyi sila kelima Pancasila: 'Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia' dan membimbing murid melafalkannya bersama-sama hingga lancar (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan):

  • Guru mengadakan permainan menggembirakan 'Estafet Tongkat Kata': guru memutar tepukan berirama, saat tepukan berhenti, murid yang memegang tongkat menyebutkan bunyi sila keempat atau kelima sesuai nomor sila yang ditunjukkan guru pada kartu angka (acuan kartu angka 4: 'Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan'; kartu angka 5: 'Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia') (15 menit).
  • Murid secara berpasangan bergantian melatih diri menyebutkan bunyi sila keempat dan kelima kepada teman sebangkunya secara mandiri (10 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Guru meminta 2 orang perwakilan murid untuk berdiri dan menyebutkan kembali bunyi sila keempat serta kelima secara berurutan di hadapan teman-temannya (5 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan kembali lafal bunyi sila keempat dan sila kelima Pancasila (5 menit).
  • Guru memberikan apresiasi atas partisipasi murid, menyampaikan tindak lanjut untuk pertemuan berikutnya, dan menutup pembelajaran dengan doa bersama (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan kartu pengingat teks berhuruf besar untuk membantu murid yang masih mengeja kata panjang pada sila keempat.
  • Proses: Memberikan bimbingan penggalan frasa per frasa ('Kerakyatan yang dipimpin...' lalu '...oleh hikmat kebijaksanaan...') bagi murid yang kesulitan menghafal lafal panjang, sementara murid cepat langsung diminta melafalkan utuh secara mandiri.
  • Produk: Semua murid mendemonstrasikan penyebutan bunyi sila keempat dan kelima secara lisan; murid cepat menyebutkan sekaligus tanpa jeda bantuan kata.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tanya jawab diagnostik lisan di awal pembelajaran: 'Sebutkan bunyi sila keempat dan sila kelima Pancasila yang kamu ketahui!' (acuan jawaban: Sila ke-4: 'Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan'; Sila ke-5: 'Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia').

Proses:

  • Observasi unjuk kerja lisan pada tahap Mengaplikasi saat permainan 'Estafet Tongkat Kata' untuk memeriksa ketepatan pelafalan 2 target: (1) Sila ke-4: 'Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan' (2) Sila ke-5: 'Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia'.

Akhir Pertemuan:

  • Pengecekan lisan singkat di akhir kegiatan: murid diminta melafalkan langsung bunyi sila keempat dan kelima Pancasila (acuan jawaban: Sila ke-4: 'Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan'; Sila ke-5: 'Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia').

Formatif:

  • Tes lisan dan observasi unjuk kerja pelafalan saat permainan 'Estafet Tongkat Kata' dan latihan berpasangan

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan menyebutkan bunyi sila keempat PancasilaBelum mampu menyebutkan bunyi sila keempat Pancasila meskipun telah diberikan bantuan kata awal oleh guru (acuan: 'Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan').Mampu menyebutkan sebagian bunyi sila keempat Pancasila dengan bantuan penggalan kata atau arahan berulang dari guru.Mampu menyebutkan seluruh bunyi sila keempat Pancasila ('Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan') secara lengkap dan tepat dengan arahan minimal.Mampu menyebutkan seluruh bunyi sila keempat Pancasila ('Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan') secara tepat, lancar, dan mandiri tanpa bantuan guru.
Ketepatan menyebutkan bunyi sila kelima PancasilaBelum mampu menyebutkan bunyi sila kelima Pancasila meskipun telah diberikan bantuan kata awal oleh guru (acuan: 'Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia').Mampu menyebutkan sebagian bunyi sila kelima Pancasila dengan bantuan arahan kata dari guru.Mampu menyebutkan seluruh bunyi sila kelima Pancasila ('Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia') secara tepat dan lengkap dengan arahan minimal.Mampu menyebutkan seluruh bunyi sila kelima Pancasila ('Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia') secara tepat, lancar, dan mandiri tanpa bantuan guru.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah strategi pemenggalan frasa efektif membantu murid kelas 1 menghafal bunyi sila keempat yang panjang?
  • Berapa banyak murid yang sudah mandiri melafalkan sila keempat dan kelima tanpa jeda bantuan guru?

Murid:

  • Bagian kata mana pada bunyi sila keempat atau kelima yang paling mudah kamu ingat?
  • Apakah kamu merasa senang saat bermain estafet tongkat kata menyebutkan bunyi sila tadi?

Pertemuan 16 — Menyebutkan Sila-Sila Pancasila Ke-1 sampai Ke-5 secara Berurutan — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 1.3.4 Menyebutkan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, doa bersama, dan memeriksa kehadiran murid (3 menit).
  • Guru memberikan asesmen awal diagnostik lisan dengan meminta murid menyebutkan bunyi sila ke-1 dan ke-2 Pancasila untuk mengecek kesiapan awal (acuan: Sila 1 'Ketuhanan Yang Maha Esa', Sila 2 'Kemanusiaan yang adil dan beradab') (4 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menyebutkan sila-sila Pancasila dari sila ke-1 sampai ke-5 secara berurutan (3 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna):

  • Guru melafalkan bunyi sila ke-1 sampai ke-5 secara runtut di depan kelas, kemudian meminta murid menirukannya secara bersama-sama (acuan teks: 1. Ketuhanan Yang Maha Esa, 2. Kemanusiaan yang adil dan beradab, 3. Persatuan Indonesia, 4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, 5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia) (10 menit).
  • Murid secara berpasangan bergantian melafalkan bunyi sila ke-1 sampai ke-5 Pancasila sesuai urutannya dengan saling menyimak hafalan teman (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan):

  • Murid memainkan permainan kartu nomor berantai 'Kereta Sila': guru menyiapkan 5 kartu bertuliskan angka 1, 2, 3, 4, dan 5; murid yang ditunjuk memegang kartu nomor wajib menyebutkan bunyi sila yang sesuai dengan nomor tersebut secara tepat (kartu 1: 'Ketuhanan Yang Maha Esa'; kartu 2: 'Kemanusiaan yang adil dan beradab'; kartu 3: 'Persatuan Indonesia'; kartu 4: 'Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan'; kartu 5: 'Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia') (15 menit).
  • Setiap murid secara mandiri berlatih menyebutkan kelima sila Pancasila ke-1 sampai ke-5 secara berurutan langsung kepada guru untuk dinilai ketepatannya (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama guru merefleksikan urutan sila yang paling mudah dan sila yang masih memerlukan latihan pengulangan lafal (5 menit).

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir berupa cek pemahaman lisan kepada 2 murid acak untuk menyebutkan sila ke-1 sampai ke-5 berurutan (acuan: Sila 1 'Ketuhanan Yang Maha Esa', Sila 2 'Kemanusiaan yang adil dan beradab', Sila 3 'Persatuan Indonesia', Sila 4 'Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan', Sila 5 'Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia') (3 menit).
  • Guru memberikan penguatan terhadap pencapaian belajar hari ini dan menutup kegiatan pembelajaran dengan doa bersama serta salam penutup (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan kartu angka berurut 1 sampai 5 yang dilengkapi teks bunyi sila bagi murid yang masih membutuhkan panduan visual lafal.
  • Proses: Murid yang belum lancar diberikan pendampingan terbimbing dengan melafalkan per satu sila bertahap (sila 1-3 lalu 4-5), sedangkan murid yang sudah lancar langsung menyebutkan sila ke-1 sampai ke-5 secara mandiri penuh.
  • Produk: Semua murid menyebutkan sila ke-1 sampai ke-5 secara lisan berurutan, baik secara bertahap dengan jeda pengingat maupun langsung secara lancar.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tes diagnostik lisan di awal pembelajaran: Murid diminta menyebutkan bunyi sila ke-1 dan ke-2 Pancasila (acuan jawaban benar: Sila 1 = 'Ketuhanan Yang Maha Esa'; Sila 2 = 'Kemanusiaan yang adil dan beradab').

Proses:

  • Pengamatan kinerja lisan saat permainan kartu nomor berantai dan praktik mandiri menyebutkan sila ke-1 sampai ke-5 secara berurutan (acuan lengkap: 1. Ketuhanan Yang Maha Esa; 2. Kemanusiaan yang adil dan beradab; 3. Persatuan Indonesia; 4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan; 5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman lisan di penutup: Murid menyebutkan sila-sila Pancasila ke-1 sampai ke-5 secara berurutan tanpa tertukar (acuan: 1. Ketuhanan Yang Maha Esa; 2. Kemanusiaan yang adil dan beradab; 3. Persatuan Indonesia; 4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan; 5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia).

Formatif:

  • Penilaian kinerja lisan menyebutkan bunyi sila-sila Pancasila ke-1 sampai ke-5 secara berurutan menggunakan lembar observasi.

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyebutkan Sila-Sila Pancasila Ke-1 sampai Ke-5 secara Berurutan (Acuan: 1. Ketuhanan Yang Maha Esa, 2. Kemanusiaan yang adil dan beradab, 3. Persatuan Indonesia, 4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, 5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia)Belum mampu menyebutkan bunyi sila ke-1 sampai ke-5 secara berurutan, hanya mampu menyebutkan 1-2 sila dengan bantuan guru secara penuh.Menyebutkan 3 sampai 4 sila Pancasila secara berurutan dan tepat sesuai acuan dengan bantuan arahan guru.Menyebutkan seluruh 5 sila Pancasila ke-1 sampai ke-5 secara berurutan dan tepat sesuai acuan secara mandiri.Menyebutkan seluruh 5 sila Pancasila ke-1 sampai ke-5 secara berurutan, tepat sesuai acuan, lancar tanpa keraguan, dan konsisten saat diulang secara mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu mencukupi untuk mendengarkan setiap murid melafalkan kelima sila Pancasila secara mandiri?
  • Bagian sila mana (khususnya sila ke-4) yang paling sering membutuhkan pengulangan dan bantuan pada murid kelas 1?

Murid:

  • Apakah kamu sudah bisa menyebutkan kelima sila Pancasila dari sila ke-1 sampai sila ke-5?
  • Sila nomor berapa yang menurutmu paling mudah kamu ingat bunyinya?

Pertemuan 17 — Menunjukkan Simbol Pancasila dan Menyebutkan Sila-Sila Pancasila yang Sesuai secara Terpadu — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 1.3.3 Menunjukkan simbol Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila
  • TP 1.3.4 Menyebutkan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan memandu doa bersama sebelum memulai pembelajaran (3 menit).
  • Guru mengaitkan pembelajaran sebelumnya dengan memasang poster lambang negara Garuda Pancasila di papan tulis dan menyampaikan tujuan kegiatan hari ini, yaitu memasangkan dan menunjukkan simbol Pancasila sekaligus melafalkan bunyi sila yang sesuai (3 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik lisan: guru menunjuk gambar simbol bintang pada poster dan meminta murid menyebutkan bunyi silanya, kemudian menyebutkan bunyi sila kedua dan meminta murid menunjukkan simbolnya (acuan: bintang = Ketuhanan Yang Maha Esa; sila kedua Kemanusiaan yang adil dan beradab = rantai) (4 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru memandu murid menyanyikan dan memperagakan 'Tepuk Simbol Pancasila' secara bersama-sama untuk mengingat 5 simbol dan urutannya: 1. Bintang, 2. Rantai, 3. Pohon beringin, 4. Kepala banteng, 5. Padi dan kapas (5 menit).
  • Guru memodelkan cara memadukan simbol dan bunyi sila: guru menunjuk simbol pada perisai Garuda Pancasila lalu melafalkan bunyi silanya secara runtut untuk kelima sila: (1) Bintang: Ketuhanan Yang Maha Esa; (2) Rantai: Kemanusiaan yang adil dan beradab; (3) Pohon Beringin: Persatuan Indonesia; (4) Kepala Banteng: Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan; (5) Padi dan Kapas: Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Berkesadaran):

  • Guru membagi murid berpasangan dan membagikan 1 set LKPD berisi gambar perisai Garuda Pancasila kosong serta 5 kartu bergambar simbol (Bintang, Rantai, Pohon Beringin, Kepala Banteng, Padi dan Kapas) beserta 5 kartu teks bunyi sila ke-1 sampai ke-5 (acuan pasangan tepat: Simbol Bintang <-> Sila ke-1 'Ketuhanan Yang Maha Esa'; Simbol Rantai <-> Sila ke-2 'Kemanusiaan yang adil dan beradab'; Simbol Pohon Beringin <-> Sila ke-3 'Persatuan Indonesia'; Simbol Kepala Banteng <-> Sila ke-4 'Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan'; Simbol Padi dan Kapas <-> Sila ke-5 'Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia') (5 menit).
  • Melalui permainan tantangan berpasangan 'Pasang Tepat Bunyi Mantap', murid secara bergantian: murid pertama menempelkan simbol pada letak perisai yang tepat, murid kedua menyebutkan bunyi sila yang sesuai; lalu bergantian peran hingga kelima simbol dan bunyi sila terpasang lengkap (acuan: posisi tengah = Bintang; kanan bawah = Rantai; kanan atas = Pohon Beringin; kiri atas = Kepala Banteng; kiri bawah = Padi dan Kapas) (10 menit).
  • Guru berkeliling mengamati unjuk kerja setiap pasangan menggunakan lembar observasi formatif proses, memberikan konfirmasi dan bimbingan langsung bila ada simbol atau bunyi sila yang tertukar (10 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Guru menunjuk salah satu simbol secara acak pada poster besar di depan kelas dan menunjuk beberapa murid secara bergantian untuk menunjukkan simbol pasangannya di meja kerja dan menyebutkan bunyi silanya secara terpadu tanpa melihat teks bantuan (acuan: Bintang = sila ke-1; Rantai = sila ke-2; Pohon Beringin = sila ke-3; Kepala Banteng = sila ke-4; Padi dan Kapas = sila ke-5) (7 menit).
  • Murid diajak merenungkan proses belajar dengan menjawab pertanyaan panduan guru mengenai simbol atau sila mana yang paling mudah diingat dan mana yang masih perlu dilatih kembali (3 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran secara terpadu dengan melafalkan kembali 5 sila Pancasila beserta simbolnya secara berurutan dari sila ke-1 hingga ke-5 (5 menit).
  • Guru melakukan cek pemahaman akhir secara cepat (asesmen akhir) kepada 3 murid acak untuk menyebutkan bunyi sila sesuai simbol yang ditunjuk guru (acuan: Kepala Banteng = sila ke-4; Pohon Beringin = sila ke-3; Rantai = sila ke-2) serta menyampaikan apresiasi dan persiapan untuk kegiatan asesmen sumatif bab pada pertemuan berikutnya (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan kartu simbol berukuran besar dengan nomor angka panduan urutan sila untuk kelompok yang membutuhkan bimbingan visual konkrit, serta kartu simbol murni tanpa angka untuk kelompok yang sudah mahir.
  • Proses: Untuk murid yang masih ragu, guru memberikan panduan bertahap menggunakan lagu tepuk simbol Pancasila sebelum menyebutkan bunyi sila; bagi murid yang cepat menguasai, diberikan tantangan menyebutkan bunyi sila secara acak saat simbol ditunjukkan secara cepat.
  • Produk: Murid yang belum lancar membaca melafalkan bunyi sila secara lisan dengan menunjuk kartu simbol konkrit, sedangkan murid yang sudah lancar membaca dapat memasangkan kartu teks bunyi sila langsung di bawah kartu gambar simbol pada perisai LKPD.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tanya jawab lisan diagnostik singkat di awal kegiatan dengan 2 stimulus terpadu: (1) Menunjukkan gambar simbol Bintang dan meminta murid menyebutkan bunyi silanya (acuan jawaban: Ketuhanan Yang Maha Esa); (2) Menyebutkan bunyi sila 'Kemanusiaan yang adil dan beradab' dan meminta murid menunjukkan simbolnya (acuan jawaban: simbol rantai emas).

Proses:

  • Pengamatan langsung (observasi ketercapaian) saat permainan 'Pasang Tepat Bunyi Mantap': Murid menunjukkan kelima simbol pada perisai Garuda Pancasila dan melafalkan bunyi kelima sila secara berpasangan. Acuan target lengkap: (1) Bintang - Ketuhanan Yang Maha Esa, (2) Rantai - Kemanusiaan yang adil dan beradab, (3) Pohon Beringin - Persatuan Indonesia, (4) Kepala Banteng - Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, (5) Padi dan Kapas - Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman lisan akhir sesi: Guru menunjuk 3 simbol secara acak di poster Garuda Pancasila (Kepala Banteng, Pohon Beringin, Rantai) dan murid yang ditunjuk wajib menyebutkan bunyi sila yang sesuai secara tepat. (Acuan: Simbol Kepala Banteng = Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan; Simbol Pohon Beringin = Persatuan Indonesia; Simbol Rantai = Kemanusiaan yang adil dan beradab).

Formatif:

  • Observasi unjuk kerja berpasangan: menunjukkan 5 simbol pada lambang negara Garuda Pancasila dan menyebutkan bunyi 5 sila Pancasila yang bersesuaian secara terpadu.

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menunjukkan simbol Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila (TP 1.3.3)Menunjukkan paling banyak 1 dari 5 simbol Pancasila dengan tepat pada gambar lambang negara Garuda Pancasila meski telah dibimbing. (Acuan 5 simbol: Bintang, Rantai, Pohon Beringin, Kepala Banteng, Padi dan Kapas).Menunjukkan 2 sampai 3 dari 5 simbol Pancasila dengan tepat pada gambar lambang negara Garuda Pancasila dengan bimbingan guru.Menunjukkan 4 sampai 5 simbol Pancasila dengan tepat pada gambar lambang negara Garuda Pancasila secara mandiri.Menunjukkan seluruh (5) simbol Pancasila pada lambang negara Garuda Pancasila secara tepat, tepat letak perisainya, dan mandiri tanpa keraguan.
Menyebutkan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila (TP 1.3.4)Menyebutkan paling banyak 1 bunyi sila Pancasila yang sesuai dengan simbolnya dengan tepat meski dibimbing. (Acuan 5 sila: Sila 1 s.d. Sila 5).Menyebutkan 2 sampai 3 bunyi sila Pancasila yang sesuai dengan simbolnya dengan tepat dengan bimbingan guru.Menyebutkan 4 sampai 5 bunyi sila Pancasila yang sesuai dengan simbol yang ditunjukkan secara tepat dan mandiri.Menyebutkan seluruh (5) bunyi sila Pancasila yang sesuai dengan simbolnya secara berurutan dan tepat tanpa bantuan.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah pengelolaan permainan memasangkan simbol dan melafalkan sila secara berpasangan berjalan efektif dan tertib?
  • Simbol atau sila nomor berapa yang masih sering tertukar oleh sebagian murid dalam pemasangan terpadu ini?
  • Bagaimana kesiapan murid menghadapi asesmen sumatif unjuk kerja dan tes lisan pada pertemuan ke-18 mendatang?

Murid:

  • Simbol Pancasila mana yang paling mudah kamu pasangkan dengan bunyi silanya?
  • Bagian mana dari sila ke-1 sampai ke-5 yang bunyinya masih sulit kamu sebutkan?

Pertemuan 18 — Asesmen Sumatif Bab — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 1.3.1 Menunjukkan bendera negara Indonesia melalui gambar dan benda konkret
  • TP 1.3.2 Menyebutkan lagu kebangsaan Indonesia
  • TP 1.3.3 Menunjukkan simbol Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila
  • TP 1.3.4 Menyebutkan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kesiapan fisik murid, dan memimpin doa bersama secara tertib (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pertemuan ke-18, yaitu pelaksanaan Asesmen Sumatif Bab 3 untuk mengukur pemahaman tentang bendera negara, lagu kebangsaan, serta simbol dan sila-sila Pancasila (2 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru membagikan Lembar Aktivitas Visual Bab 3 dan menjelaskan petunjuk pengerjaan Bagian 1 (memberi tanda centang pada gambar bendera Merah Putih di antara 4 pilihan gambar: (1) Merah-Putih mendatar, (2) Biru-Putih mendatar, (3) Putih-Merah mendatar, (4) Merah-Putih-Biru; acuan benar: gambar (1) Merah-Putih mendatar) serta Bagian 2 (menempelkan 5 kartu simbol Pancasila ke posisi yang tepat pada gambar perisai Garuda Pancasila: Bintang di tengah, Rantai di kanan bawah, Pohon Beringin di kanan atas, Kepala Banteng di kiri atas, Padi dan Kapas di kiri bawah; acuan benar: kelima simbol menempati ruang perisai yang sesuai) (5 menit).

Mengaplikasi (Bermakna):

  • Seluruh murid secara serentak dan mandiri mengerjakan unjuk kerja visual pada Lembar Aktivitas Visual Bab 3 (memilih bendera Merah Putih dan menempelkan 5 kartu simbol Pancasila pada perisai) (20 menit).
  • Guru memanggil murid secara bergiliran ke meja guru (rotasi 1,5 menit per murid) untuk melaksanakan tes lisan mandiri: menyebutkan judul lagu kebangsaan Indonesia (acuan: 'Indonesia Raya') dan melafalkan bunyi sila ke-1 sampai ke-5 Pancasila secara berurutan (acuan: 1. Ketuhanan Yang Maha Esa; 2. Kemanusiaan yang adil dan beradab; 3. Persatuan Indonesia; 4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan; 5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia), sementara murid lain yang telah selesai menyelesaikan aktivitas visual melanjutkan merapikan atau mewarnai ornamen bingkai lembar aktivitas (33 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Guru mengumpulkan seluruh lembar kerja unjuk kerja visual murid dan lembar ceklis observasi tes lisan yang telah terisi (2 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan apresiasi atas ketertiban dan kemandirian murid selama mengikuti sesi asesmen sumatif bab (3 menit).
  • Guru mengajak murid menyimpulkan secara singkat seluruh topik yang telah dipelajari di Bab 3 'Aku Mengenal Indonesia' dan menutup pelajaran dengan doa (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Tidak ada modifikasi kompetensi; format kartu simbol dan lembar gambar disajikan dengan kontras warna yang jelas dan ukuran gambar yang ramah anak kelas 1.
  • Proses: Akomodasi akses berupa pembacaan ulang petunjuk secara lisan bagi murid yang membutuhkan tanpa mengubah isi atau kriteria tugas sumatif.
  • Produk: Produk asesmen seragam sesuai acuan: lembar penandaan bendera dan penempelan simbol perisai serta jawaban lisan terstruktur.

Asesmen Pertemuan:

Sumatif Bab:

  • unjuk kerja mencocokkan visual dan tes lisan terpadu: lembar kerja mencocokkan gambar bendera dan simbol Pancasila yang dikerjakan serentak, serta rekaman observasi lisan saat menyebutkan lagu kebangsaan dan sila-sila Pancasila
  • unjuk kerja visual serentak: lembar aktivitas murid berupa penandaan/penjodohan gambar bendera Merah Putih di antara pilihan bendera lain serta penempelan/penjodohan kartu 5 simbol Pancasila ke perisai Garuda Pancasila secara tepat (25 menit; kelompok; instrumen: lembar ceklis ketepatan visual dan kunci jawaban gambar)
  • tes lisan bergiliran: jawaban lisan murid saat menyebutkan judul lagu kebangsaan 'Indonesia Raya' dan melafalkan bunyi sila ke-1 sampai ke-5 Pancasila secara runtut, dinilai 1,5 menit per murid secara rotasi ke meja guru sementara murid lain mewarnai/menyelesaikan lembar aktivitas visual (45 menit / 1,5 menit = 30 alokasi, muat 28 murid) (45 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian lisan (kriteria: ketepatan judul lagu kebangsaan dan kelengkapan bunyi sila Pancasila))

Sumatif:

  • unjuk kerja mencocokkan visual dan tes lisan terpadu: lembar kerja mencocokkan gambar bendera dan simbol Pancasila yang dikerjakan serentak, serta rekaman observasi lisan saat menyebutkan lagu kebangsaan dan sila-sila Pancasila
  • unjuk kerja visual serentak: lembar aktivitas murid berupa penandaan/penjodohan gambar bendera Merah Putih di antara pilihan bendera lain serta penempelan/penjodohan kartu 5 simbol Pancasila ke perisai Garuda Pancasila secara tepat (25 menit; kelompok; instrumen: lembar ceklis ketepatan visual dan kunci jawaban gambar)
  • tes lisan bergiliran: jawaban lisan murid saat menyebutkan judul lagu kebangsaan 'Indonesia Raya' dan melafalkan bunyi sila ke-1 sampai ke-5 Pancasila secara runtut, dinilai 1,5 menit per murid secara rotasi ke meja guru sementara murid lain mewarnai/menyelesaikan lembar aktivitas visual (45 menit / 1,5 menit = 30 alokasi, muat 28 murid) (45 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian lisan (kriteria: ketepatan judul lagu kebangsaan dan kelengkapan bunyi sila Pancasila))

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menunjukkan Bendera Negara Indonesia (TP 1.3.1)Belum mampu menunjukkan gambar bendera Merah Putih di antara pilihan bendera lain secara tepat.Menunjukkan gambar bendera Merah Putih namun masih ragu atau memerlukan bimbingan petunjuk ulang dari guru.Mampu menunjukkan dan menandai gambar bendera Merah Putih di antara pilihan bendera lain secara tepat dan mandiri (acuan: memilih gambar Merah di atas, Putih di bawah).Mampu menunjukkan dan menandai gambar bendera Merah Putih dengan sangat cepat, tepat, dan mandiri tanpa keraguan sedikit pun.
Menyebutkan Lagu Kebangsaan Indonesia (TP 1.3.2)Belum mampu menyebutkan judul lagu kebangsaan Indonesia atau menyebutkan judul lagu lain.Mampu menyebutkan judul lagu kebangsaan Indonesia dengan bantuan dorongan kata pembuka dari guru.Mampu menyebutkan judul lagu kebangsaan Indonesia secara tepat dan mandiri (acuan: 'Indonesia Raya').Mampu menyebutkan judul lagu kebangsaan Indonesia 'Indonesia Raya' secara langsung, lancar, dan percaya diri tanpa ragu.
Menunjukkan Simbol Pancasila pada Perisai (TP 1.3.3)Menunjukkan atau menempelkan kurang dari 2 simbol Pancasila pada posisi perisai secara tepat.Mampu menempelkan 2-3 simbol Pancasila pada posisi perisai secara tepat (acuan: Bintang, Rantai, Pohon Beringin, Kepala Banteng, Padi dan Kapas).Mampu menempelkan 4-5 simbol Pancasila pada posisi perisai secara tepat dan mandiri (acuan posisi: Bintang di tengah, Rantai di kanan bawah, Pohon Beringin di kanan atas, Kepala Banteng di kiri atas, Padi dan Kapas di kiri bawah).Mampu menempelkan seluruh 5 simbol Pancasila pada posisi perisai perisai Garuda Pancasila dengan lengkap, tepat posisi, dan mandiri tanpa kesalahan.
Menyebutkan Sila-Sila Pancasila (TP 1.3.4)Menyebutkan 1 sila atau belum mampu melafalkan bunyi sila Pancasila dengan benar.Mampu melafalkan 2-3 bunyi sila Pancasila secara berurutan dengan bantuan arahan kata oleh guru.Mampu menyebutkan dan melafalkan bunyi ke-5 sila Pancasila secara runtut dan tepat secara mandiri (acuan: Sila 1 s.d. 5 lengkap).Mampu melafalkan bunyi sila ke-1 sampai ke-5 Pancasila secara runtut, lengkap, lancar, dan mandiri dengan lafal yang sangat jelas.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu tes lisan bergiliran 1,5 menit per anak berjalan efektif dan mencakup seluruh murid kelas?
  • Bagian asesmen sumatif mana yang paling banyak dikuasai oleh murid, dan materi mana dari Bab 3 yang masih memerlukan penguatan?

Murid:

  • Bagian mana dari tugas hari ini yang paling mudah kamu kerjakan: memilih bendera, menempel simbol, atau melafalkan sila Pancasila?
  • Bagaimana perasaanmu setelah menyelesaikan seluruh pembelajaran di Bab Mengenal Indonesia?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas I (Kemendikbudristek, 2023)
  2. Buku Siswa Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas I (Kemendikbudristek, 2023)
  3. Gambar peraga bendera negara Indonesia ukuran A3
  4. Kartu warna (merah, putih, biru) dan Lembar Aktivitas 1
  5. Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas I (Kemendikbudristek 2023, Bab 3 Hal. 112-123)
  6. Buku Siswa Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas I (Kemendikbudristek 2023, Bab 3 Hal. 78-87)
  7. Benda konkret: bendera kain merah putih bertiang, potongan kain flanel merah dan putih, stik kayu/sedotan tiang bendera
  8. Bendera merah putih fisik di tiang sekolah dan di dinding kelas
  9. Lembar kerja bergambar lingkungan sekolah
  10. Kartu peraga ragam bendera (merah-putih, putih-merah, dan bendera dengan kombinasi warna lain)
  11. Lembar Kerja Murid 'Detektif Bendera Merah Putih'
  12. Rekaman audio lagu kebangsaan Indonesia Raya 1 stanza
  13. Kartu bertuliskan pilihan judul lagu: 'Indonesia Raya', 'Garuda Pancasila', dan 'Pelangi'
  14. Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas I (Kemendikbudristek 2023, Bab 3)
  15. Buku Siswa Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas I (Kemendikbudristek 2023, Bab 3 Subbab B)
  16. Kartu ilustrasi situasi sekolah (upacara bendera, kantin, perpustakaan)
  17. Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas I (Kemendikbudristek 2021)
  18. Buku Teks Siswa Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas I Bab 3 (Kemendikbudristek 2021)
  19. Bagan teks lirik lagu kebangsaan Indonesia Raya 1 stanza
  20. Kartu bertuliskan baris lirik lagu kebangsaan
  21. Set kartu kata judul lagu: 'Garuda Pancasila', 'Indonesia Raya', dan 'Hari Merdeka'
  22. Poster lambang dan teks lagu kebangsaan Indonesia Raya
  23. Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas I (Kemendikbudristek, 2023).
  24. Buku Siswa Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas I (Kemendikbudristek, 2023).
  25. Poster lambang negara Garuda Pancasila.
  26. Lembar kerja gambar Garuda Pancasila dan kartu penanda.
  27. Poster Lambang Negara Garuda Pancasila ukuran besar
  28. Kartu gambar simbol Pancasila (fokus simbol Bintang dan Rantai)
  29. Buku Siswa Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas I, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, 2023.
  30. Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas I, Bab 3: Aku Mengenal Indonesia.
  31. Poster lambang negara Garuda Pancasila ukuran besar.
  32. Kartu gambar lepas simbol pohon beringin, kepala banteng, serta padi dan kapas dan lembar kerja perisai burung Garuda.
  33. Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas I (Kemendikbudristek, 2021) Bab 3
  34. Buku Siswa Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas I (Kemendikbudristek, 2021) Bab 3
  35. Poster gambar lambang negara Garuda Pancasila dan bagan perisai besar
  36. Set kartu gambar 5 simbol Pancasila (bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, padi dan kapas)
  37. Lembar Kerja Murid (LKPD) perisai burung Garuda
  38. Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas I (Kemendikbudristek 2021/2023)
  39. Buku Siswa Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas I (Kemendikbudristek 2021/2023)
  40. Kartu kata bertuliskan lafal teks Pancasila sila 1 dan sila 2
  41. Poster teks lima sila Pancasila
  42. Buku Siswa Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas I, Bab 3 'Aku Mengenal Indonesia'
  43. Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas I
  44. Poster atau gambar Lambang Negara Garuda Pancasila dengan detail perisai
  45. Kartu kata bertuliskan 'Persatuan Indonesia'
  46. Buku Teks Pendidikan Pancasila Kelas I SD/MI (Kemendikbudristek RI)
  47. Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila Kelas I SD/MI
  48. Kartu angka 4 dan 5 berukuran besar
  49. Tongkat estafet kecil untuk permainan kelas
  50. Kartu angka bernomor 1 sampai 5 untuk permainan Kereta Sila
  51. Poster/pajangan dinding teks lambang negara Garuda Pancasila dan teks 5 sila Pancasila
  52. Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas I (Kemendikbudristek, 2023, Bab 3 Subbab C hlm. 133-137).
  53. Buku Teks Siswa Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas I (Kemendikbudristek, 2023, Bab 3 hlm. 101-109).
  54. Poster lambang negara Garuda Pancasila berukuran besar.
  55. Kartu gambar 5 simbol Pancasila dan kartu teks bunyi 5 sila Pancasila.
  56. Lembar Kerja Murid (LKPD) perisai Garuda Pancasila.
  57. Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas I (Kemendikbudristek 2023)
  58. Buku Teks Utama Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas I (Kemendikbudristek 2023)
  59. Lembar Aktivitas Visual Sumatif Bab 3 (memilih bendera dan gambar perisai Garuda Pancasila berserta potongan 5 kartu simbol)
  60. Lembar Ceklis Penilaian Lisan dan Rubrik Sumatif Bab 3

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar bab ini secara penuh.

Apa isi bab ini?

Dokumen memuat seluruh pertemuan bab ini dalam satu berkas: tujuan pembelajaran per pertemuan, urutan kegiatan inti sesuai alokasi JP, pertanyaan pemantik, asesmen formatif, asesmen sumatif bab, rubrik, dan refleksi. Cocok dipakai sebagai persiapan tatap muka sekaligus lampiran supervisi.

Cara pakai bab ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.