Modul AjarPertemuan 1Bab 6Fase DSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 9: Mengenal Roh Kudus sebagai Pribadi Ketiga dari Tritunggal

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 9 dengan topik "Mengenal Roh Kudus sebagai Pribadi Ketiga dari Tritunggal". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 9: Mengenal Roh Kudus sebagai Pribadi Ketiga dari Tritunggal

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 9

Bab 6 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Mengenal Roh Kudus sebagai Pribadi Ketiga dari Tritunggal

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMengenal Roh Kudus sebagai Pribadi Ketiga dari Tritunggal
Alokasi Waktu1x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan kedudukan Roh Kudus sebagai pribadi ketiga dari Tritunggal (Allah Bapa, Putra, dan Roh Kudus) berdasarkan Yohanes 14:16-17 dan Kisah Para Rasul 1:4-8
  2. Murid dapat menjelaskan janji Yesus mengutus Roh Kudus sebagai Penolong dan Penghibur yang menyertai orang percaya sampai akhir zaman berdasarkan Yohanes 14:16-17

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Menurut kalian, siapakah Roh Kudus itu?
  2. Apakah kalian yakin telah memiliki Roh Kudus dalam hidup kalian?
  3. Apa yang kalian rasakan ketika mendengar bahwa Roh Kudus adalah Penolong dan Penghibur yang dijanjikan Yesus?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru memimpin murid menyanyikan lagu 'Roh Kudus Hadir di Sini' (Talita Doodoh) dengan penuh antusias untuk membangkitkan suasana yang menggembirakan
  • Guru meminta seorang murid memimpin doa pembukaan dengan penuh khidmat
  • Guru melakukan asesmen awal dengan mengajukan pertanyaan pemantik: 'Menurut kalian, siapakah Roh Kudus itu?' dan 'Apakah kalian yakin telah memiliki Roh Kudus?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: mengenal kedudukan Roh Kudus sebagai pribadi ketiga dari Tritunggal dan memahami janji Yesus mengutus Roh Kudus sebagai Penolong

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menghubungkan pengetahuan murid tentang Allah Tritunggal (Bapa, Putra, Roh Kudus) yang sudah dipelajari sebelumnya dengan topik hari ini
  • Guru membagi murid dalam kelompok kecil (4-5 orang) untuk membaca dan mendiskusikan Yohanes 14:16-17 dan Kisah Para Rasul 1:4-8
  • Setiap kelompok mengidentifikasi: siapa yang berbicara dalam ayat tersebut, apa yang dijanjikan, dan siapa yang dijanjikan
  • Guru memfasilitasi diskusi dengan pertanyaan pemandu: 'Bagaimana Yesus menyebut Roh Kudus?' dan 'Mengapa Yesus menjanjikan Roh Kudus sebelum naik ke surga?'
  • Guru menjelaskan bahwa Roh Kudus adalah pribadi ketiga dari Tritunggal yang memiliki peran khusus sebagai Penolong (Parakletos), Penghibur, dan Roh Kebenaran

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok membuat mind map sederhana tentang kedudukan Roh Kudus dalam Tritunggal dengan menggambarkan hubungan Allah Bapa, Yesus Kristus, dan Roh Kudus
  • Kelompok menuliskan minimal 3 sebutan atau peran Roh Kudus berdasarkan ayat yang dibaca (Penolong, Penghibur, Roh Kebenaran, Pemberi Kuasa)
  • Murid menghubungkan pemahaman mereka dengan konteks nyata: menuliskan satu situasi dalam kehidupan remaja di mana mereka membutuhkan Roh Kudus sebagai Penolong atau Penghibur
  • Perwakilan kelompok mempresentasikan mind map dan situasi nyata yang mereka identifikasi

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid merefleksikan pembelajaran dengan pertanyaan: 'Apa yang baru kalian pahami tentang Roh Kudus hari ini?'
  • Murid secara individual menuliskan refleksi pribadi: 'Bagaimana pengetahuan tentang Roh Kudus sebagai Penolong dan Penghibur dapat mengubah cara saya menghadapi tantangan sebagai remaja Kristen?'
  • Beberapa murid diminta membagikan refleksi mereka secara sukarela
  • Guru memberikan penguatan bahwa setiap orang percaya yang menerima Yesus memiliki Roh Kudus yang berdiam dalam dirinya dan menyertai sampai akhir zaman

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menjawab secara tertulis: 'Jelaskan kedudukan Roh Kudus dalam Tritunggal dan sebutkan 2 peran Roh Kudus menurut Yohanes 14:16-17'
  • Guru merangkum pembelajaran: Roh Kudus adalah pribadi ketiga dari Tritunggal yang dijanjikan Yesus sebagai Penolong dan Penghibur yang menyertai orang percaya sampai akhir zaman
  • Guru memberikan apresiasi kepada kelompok yang aktif berpartisipasi
  • Guru mengajak murid berdoa penutup, memohon penyertaan Roh Kudus dalam kehidupan sehari-hari

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat dapat membaca tambahan ayat tentang Roh Kudus (Yohanes 16:7-14, Efesus 1:13-14). Murid yang lambat fokus pada ayat utama Yohanes 14:16-17 dengan panduan pertanyaan terstruktur
  • Proses: Murid visual dapat membuat mind map dengan gambar dan warna. Murid auditori dapat mendiskusikan secara lisan. Murid kinestetik dapat membuat role play sederhana tentang janji Yesus mengutus Roh Kudus
  • Produk: Murid dapat memilih membuat mind map, puisi singkat, atau diagram Venn untuk menunjukkan pemahaman tentang Tritunggal dan peran Roh Kudus

ASESMEN

Awal:

  • Pertanyaan lisan: 'Menurut kalian, siapakah Roh Kudus itu?' dan 'Apa yang kalian ketahui tentang Roh Kudus?'
  • Observasi respons murid untuk mengidentifikasi pengetahuan awal tentang Roh Kudus dan Tritunggal

Proses:

  • Observasi diskusi kelompok saat membaca dan menganalisis Yohanes 14:16-17 dan Kisah Para Rasul 1:4-8
  • Penilaian mind map yang dibuat kelompok tentang kedudukan Roh Kudus dalam Tritunggal
  • Pertanyaan pemandu selama kegiatan untuk mengecek pemahaman: 'Mengapa Yesus menjanjikan Roh Kudus?' dan 'Apa peran Roh Kudus sebagai Penolong?'

Akhir:

  • Jawaban tertulis: 'Jelaskan kedudukan Roh Kudus dalam Tritunggal dan sebutkan 2 peran Roh Kudus menurut Yohanes 14:16-17'
  • Refleksi tertulis: 'Bagaimana pengetahuan tentang Roh Kudus sebagai Penolong dan Penghibur dapat mengubah cara saya menghadapi tantangan sebagai remaja Kristen?'
  • Penilaian menggunakan rubrik untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan refleksi

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok
  • Penilaian mind map dan identifikasi situasi nyata
  • Pertanyaan lisan selama proses pembelajaran

Sumatif:

  • Jawaban tertulis tentang kedudukan Roh Kudus dalam Tritunggal
  • Refleksi tertulis tentang penerapan pemahaman Roh Kudus dalam kehidupan

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman kedudukan Roh Kudus dalam TritunggalMurid belum dapat menjelaskan kedudukan Roh Kudus dalam Tritunggal atau memberikan penjelasan yang tidak relevanMurid dapat menyebutkan bahwa Roh Kudus adalah bagian dari Tritunggal tetapi penjelasan masih terbatas dan kurang lengkapMurid dapat menjelaskan kedudukan Roh Kudus sebagai pribadi ketiga dari Tritunggal (Allah Bapa, Putra, Roh Kudus) dengan cukup jelasMurid dapat menjelaskan dengan lengkap dan jelas kedudukan Roh Kudus sebagai pribadi ketiga dari Tritunggal disertai rujukan ayat Alkitab (Yohanes 14:16-17, Kisah Para Rasul 1:4-8)
Pemahaman peran Roh Kudus sebagai Penolong dan PenghiburMurid belum dapat menjelaskan peran Roh Kudus atau memberikan penjelasan yang tidak sesuaiMurid dapat menyebutkan 1 peran Roh Kudus tetapi penjelasan masih sangat sederhanaMurid dapat menjelaskan 2 peran Roh Kudus (Penolong dan Penghibur) berdasarkan janji Yesus dengan cukup jelasMurid dapat menjelaskan dengan lengkap peran Roh Kudus sebagai Penolong dan Penghibur yang menyertai orang percaya sampai akhir zaman, disertai contoh relevan dalam kehidupan
Kemampuan menghubungkan dengan kehidupan nyataMurid belum dapat menghubungkan pemahaman tentang Roh Kudus dengan situasi kehidupan nyataMurid dapat menyebutkan situasi kehidupan nyata tetapi hubungannya dengan peran Roh Kudus masih kurang jelasMurid dapat menghubungkan pemahaman tentang Roh Kudus dengan situasi nyata kehidupan remaja dengan cukup relevanMurid dapat menghubungkan pemahaman tentang Roh Kudus dengan situasi nyata kehidupan remaja secara mendalam dan reflektif, menunjukkan kesadaran akan penyertaan Roh Kudus
Partisipasi dan kolaborasi dalam kelompokMurid pasif dan tidak terlibat dalam diskusi kelompokMurid sesekali terlibat dalam diskusi kelompok tetapi kontribusi masih minimalMurid aktif berpartisipasi dalam diskusi kelompok dan memberikan kontribusi yang relevanMurid sangat aktif berpartisipasi, memimpin diskusi, dan membantu anggota kelompok lain memahami materi dengan baik

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid mampu memahami konsep Roh Kudus sebagai pribadi ketiga dari Tritunggal dengan jelas?
  • Metode pembelajaran mana yang paling efektif dalam membantu murid memahami peran Roh Kudus?
  • Apakah alokasi waktu 40 menit cukup untuk mencapai tujuan pembelajaran? Bagian mana yang perlu disesuaikan?
  • Bagaimana respons murid terhadap pertanyaan pemantik dan kegiatan refleksi?
  • Diferensiasi apa yang perlu ditingkatkan untuk mengakomodasi keberagaman murid?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling berkesan dari pembelajaran hari ini tentang Roh Kudus?
  • Bagian mana yang masih sulit dipahami tentang kedudukan Roh Kudus dalam Tritunggal?
  • Bagaimana pengetahuan tentang Roh Kudus sebagai Penolong dan Penghibur dapat membantumu menghadapi tantangan sebagai remaja Kristen?
  • Apa yang ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang peranan Roh Kudus dalam kehidupan orang percaya?

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab (Yohanes 14:16-17, Kisah Para Rasul 1:4-8)
  2. Buku Teks: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SMP Kelas IX (Kemendikbudristek, 2022)
  3. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SMP Kelas IX
  4. Lagu: 'Roh Kudus Hadir di Sini' - Talita Doodoh (sumber: Maranatha Indonesia YouTube)
  5. Kertas plano/kertas A3 untuk mind map
  6. Spidol warna
  7. Proyektor/speaker untuk memutar lagu (jika tersedia)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.