MODUL AJAR Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 9 (Fase D) Topik: Menjadi Aktivis Lingkungan Hidup: Belajar dari Tokoh dan Tindakan Nyata Memelihara Lingkungan INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase D / Kelas 9 |
|---|
| Topik | Menjadi Aktivis Lingkungan Hidup: Belajar dari Tokoh dan Tindakan Nyata Memelihara Lingkungan |
|---|
| Alokasi Waktu | 1x40 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat meneladani sikap kepedulian para tokoh aktivis lingkungan hidup dan mengaitkannya dengan nilai-nilai Kristiani berupa kepedulian terhadap sesama dan alam sebagai wujud iman yang bertanggung jawab
- Murid dapat merancang dan menunjukkan tindakan nyata kepedulian terhadap alam dan lingkungan hidup di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat (seperti menanam pohon, membuat program peduli lingkungan, atau membuat slogan/puisi/doa peduli lingkungan)
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Siapa tokoh yang kalian kenal sebagai aktivis atau duta lingkungan hidup? Apa tindakan nyata yang mereka lakukan?
- Sebagai remaja Kristen, mengapa kita perlu peduli terhadap kelestarian alam dan lingkungan hidup?
- Tindakan konkret apa yang bisa kalian lakukan di rumah, sekolah, atau lingkungan sekitar untuk memelihara lingkungan?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan doa dan menyapa murid dengan hangat (5 menit)
- Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Apakah kalian pernah mendengar tentang aktivis lingkungan hidup? Siapa yang kalian tahu?' untuk menggali pengetahuan awal murid
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: meneladani tokoh aktivis lingkungan dan merancang tindakan nyata peduli lingkungan
- Guru melontarkan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Murid mengakses dan menyaksikan video/konten dari link yang disediakan guru (https://www.mongabay.co.id/, https://www.walhi.or.id/, atau video tentang deforestasi) selama 10 menit
- Murid mencatat informasi penting: nama tokoh aktivis lingkungan, tindakan yang dilakukan, dan dampaknya terhadap lingkungan
- Guru memfasilitasi diskusi singkat: 'Apa yang kalian pelajari dari tokoh tersebut? Bagaimana kepedulian mereka sejalan dengan nilai Kristiani tentang tanggung jawab terhadap ciptaan Allah?'
- Murid menghubungkan sikap tokoh aktivis dengan prinsip Alkitab tentang pemeliharaan alam sebagai mandat Allah (Kejadian 2:15)
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Murid secara individu atau berpasangan memilih salah satu bentuk tindakan nyata: membuat puisi peduli lingkungan, menyusun doa untuk hikmat memelihara alam, atau merancang mini program peduli lingkungan (misalnya: kampanye kurangi sampah plastik, gerakan menanam pohon di sekolah)
- Murid mengerjakan tugas kreatif yang dipilih selama 15 menit dengan bimbingan guru
- Guru berkeliling memberikan umpan balik dan memastikan karya murid mencerminkan nilai tanggung jawab Kristiani terhadap lingkungan
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Beberapa murid (2-3 orang) mempresentasikan puisi, doa, atau rancangan program mereka di depan kelas
- Murid lain memberikan apresiasi dan tanggapan konstruktif
- Guru memfasilitasi refleksi: 'Apa yang kalian rasakan setelah merancang tindakan peduli lingkungan ini? Bagaimana kalian akan menerapkannya di kehidupan sehari-hari sebagai wujud iman kalian?'
- Murid menuliskan komitmen pribadi untuk melakukan minimal satu tindakan nyata peduli lingkungan dalam minggu ini
Penutup:- Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menjadi aktivis lingkungan sebagai tanggung jawab orang beriman (3 menit)
- Murid mengumpulkan hasil karya (puisi/doa/rancangan program) untuk dinilai
- Guru menutup dengan doa bersama memohon hikmat Allah untuk terus peduli terhadap ciptaan-Nya
- Guru mengingatkan murid untuk mempraktikkan komitmen peduli lingkungan yang telah mereka tulis
Diferensiasi:- Konten: Murid yang sudah familiar dengan isu lingkungan diberi referensi tambahan tentang krisis iklim global; murid yang baru mengenal topik ini diberi video pengantar sederhana
- Proses: Murid yang cepat dapat membuat lebih dari satu karya (puisi + rancangan program); murid yang membutuhkan waktu lebih dapat fokus pada satu karya dengan bimbingan intensif guru
- Produk: Murid dapat memilih bentuk karya sesuai minat dan kemampuan: puisi (verbal-linguistik), doa (spiritual-reflektif), atau rancangan program (logis-terstruktur)
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan: 'Apakah kalian pernah mendengar tentang aktivis lingkungan? Siapa yang kalian tahu?'
- Observasi respons murid terhadap pertanyaan pemantik untuk mengidentifikasi pengetahuan awal
Proses:- Observasi keterlibatan murid saat menyaksikan video dan mencatat informasi tokoh aktivis
- Pemantauan proses pembuatan karya: originalitas, relevansi dengan nilai Kristiani, dan kreativitas
- Tanya jawab informal saat murid bekerja untuk memastikan pemahaman konsep tanggung jawab terhadap lingkungan
Akhir:- Penilaian produk (puisi/doa/rancangan program) menggunakan rubrik dengan aspek: kesesuaian tema, nilai Kristiani, kreativitas, dan kelayakan tindakan
- Penilaian presentasi: kejelasan penyampaian, kepercayaan diri, dan respons terhadap tanggapan teman
- Refleksi tertulis murid: komitmen pribadi untuk tindakan nyata peduli lingkungan
Formatif:- Observasi partisipasi murid saat menyaksikan video dan diskusi kelas
- Pemantauan proses pembuatan karya: kesesuaian dengan nilai Kristiani dan kepedulian lingkungan
- Pertanyaan lisan selama kegiatan: 'Bagaimana kamu mengaitkan tindakan tokoh dengan ajaran Alkitab?'
Sumatif:- Penilaian produk: puisi/doa/rancangan program peduli lingkungan dengan rubrik 4 level
- Penilaian presentasi: kemampuan mengomunikasikan ide dan komitmen tindakan nyata
- Penilaian refleksi tertulis: kedalaman pemahaman tentang tanggung jawab Kristiani terhadap lingkungan
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pemahaman Keteladanan Tokoh Aktivis | Murid belum dapat menyebutkan tokoh aktivis lingkungan atau tindakan yang dilakukan | Murid dapat menyebutkan nama tokoh tetapi belum dapat menjelaskan tindakan konkret yang dilakukan | Murid dapat menyebutkan tokoh dan menjelaskan tindakan mereka, namun belum mengaitkan dengan nilai Kristiani | Murid dapat menyebutkan tokoh, menjelaskan tindakan mereka, dan mengaitkan secara jelas dengan nilai Kristiani tentang tanggung jawab terhadap ciptaan Allah | | Kreativitas Karya (Puisi/Doa/Program) | Karya belum mencerminkan tema kepedulian lingkungan dan terkesan asal jadi | Karya sudah menyentuh tema lingkungan tetapi masih sangat sederhana dan kurang orisinal | Karya menunjukkan tema lingkungan dengan jelas, cukup orisinal, dan ada unsur nilai Kristiani | Karya sangat kreatif, orisinal, kaya akan nilai Kristiani, dan menginspirasi untuk tindakan nyata | | Rancangan Tindakan Nyata | Belum dapat merancang tindakan konkret atau rancangan tidak realistis | Merancang tindakan tetapi masih sangat umum dan kurang detail pelaksanaannya | Merancang tindakan yang jelas, realistis, dan dapat diterapkan di lingkungan terdekat | Merancang tindakan yang sangat jelas, realistis, terukur, dan menunjukkan komitmen kuat untuk mempraktikkannya sebagai wujud iman | | Refleksi dan Komitmen | Belum mampu merefleksikan tanggung jawab pribadi terhadap lingkungan | Mulai menyadari tanggung jawab tetapi belum dapat merumuskan komitmen konkret | Mampu merefleksikan tanggung jawab dan merumuskan komitmen tindakan yang akan dilakukan | Mampu merefleksikan secara mendalam tanggung jawab Kristiani terhadap lingkungan dan merumuskan komitmen tindakan konkret dengan semangat pelayanan |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah video dan referensi yang saya berikan cukup memantik murid untuk meneladani aktivis lingkungan?
- Bagaimana saya dapat lebih mengaitkan pembelajaran ini dengan konteks lingkungan sekitar sekolah agar lebih bermakna?
- Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah mengakomodasi keberagaman kemampuan murid?
- Tindakan apa yang dapat saya lakukan sebagai guru untuk menjadi teladan peduli lingkungan bagi murid?
Refleksi Murid:- Apa yang paling berkesan dari kisah tokoh aktivis lingkungan yang saya pelajari hari ini?
- Bagaimana saya dapat menerapkan nilai kepedulian terhadap lingkungan sebagai wujud iman saya di kehidupan sehari-hari?
- Tindakan nyata apa yang akan saya lakukan minggu ini untuk memelihara lingkungan di rumah atau sekolah?
- Apa tantangan yang mungkin saya hadapi dalam melaksanakan komitmen peduli lingkungan, dan bagaimana saya akan mengatasinya?
SUMBER BELAJAR- Alkitab (Kejadian 2:15 tentang mandat pemeliharaan alam)
- Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas IX, Bab 13
- Video/artikel dari https://www.mongabay.co.id/ atau https://www.walhi.or.id/ tentang tokoh aktivis lingkungan Indonesia
- Video tentang deforestasi dari YouTube
- Kertas, alat tulis, atau perangkat digital untuk membuat puisi/doa/rancangan program
- Proyektor/laptop untuk menayangkan video (jika tersedia)
|