Modul AjarPertemuan 3Bab 13Fase DSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 9: Menjadi Aktivis Lingkungan Hidup: Belajar dari Tokoh dan Tindakan Nyata Memelihara Lingkungan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 9 dengan topik "Menjadi Aktivis Lingkungan Hidup: Belajar dari Tokoh dan Tindakan Nyata Memelihara Lingkungan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 9: Menjadi Aktivis Lingkungan Hidup: Belajar dari Tokoh dan Tindakan Nyata Memelihara Lingkungan

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 9

Bab 13 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Menjadi Aktivis Lingkungan Hidup: Belajar dari Tokoh dan Tindakan Nyata Memelihara Lingkungan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMenjadi Aktivis Lingkungan Hidup: Belajar dari Tokoh dan Tindakan Nyata Memelihara Lingkungan
Alokasi Waktu1x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat meneladani sikap kepedulian para tokoh aktivis lingkungan hidup dan mengaitkannya dengan nilai-nilai Kristiani berupa kepedulian terhadap sesama dan alam sebagai wujud iman yang bertanggung jawab
  2. Murid dapat merancang dan menunjukkan tindakan nyata kepedulian terhadap alam dan lingkungan hidup di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat (seperti menanam pohon, membuat program peduli lingkungan, atau membuat slogan/puisi/doa peduli lingkungan)

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa tokoh yang kalian kenal sebagai aktivis atau duta lingkungan hidup? Apa tindakan nyata yang mereka lakukan?
  2. Sebagai remaja Kristen, mengapa kita perlu peduli terhadap kelestarian alam dan lingkungan hidup?
  3. Tindakan konkret apa yang bisa kalian lakukan di rumah, sekolah, atau lingkungan sekitar untuk memelihara lingkungan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan doa dan menyapa murid dengan hangat (5 menit)
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Apakah kalian pernah mendengar tentang aktivis lingkungan hidup? Siapa yang kalian tahu?' untuk menggali pengetahuan awal murid
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: meneladani tokoh aktivis lingkungan dan merancang tindakan nyata peduli lingkungan
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid mengakses dan menyaksikan video/konten dari link yang disediakan guru (https://www.mongabay.co.id/, https://www.walhi.or.id/, atau video tentang deforestasi) selama 10 menit
  • Murid mencatat informasi penting: nama tokoh aktivis lingkungan, tindakan yang dilakukan, dan dampaknya terhadap lingkungan
  • Guru memfasilitasi diskusi singkat: 'Apa yang kalian pelajari dari tokoh tersebut? Bagaimana kepedulian mereka sejalan dengan nilai Kristiani tentang tanggung jawab terhadap ciptaan Allah?'
  • Murid menghubungkan sikap tokoh aktivis dengan prinsip Alkitab tentang pemeliharaan alam sebagai mandat Allah (Kejadian 2:15)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid secara individu atau berpasangan memilih salah satu bentuk tindakan nyata: membuat puisi peduli lingkungan, menyusun doa untuk hikmat memelihara alam, atau merancang mini program peduli lingkungan (misalnya: kampanye kurangi sampah plastik, gerakan menanam pohon di sekolah)
  • Murid mengerjakan tugas kreatif yang dipilih selama 15 menit dengan bimbingan guru
  • Guru berkeliling memberikan umpan balik dan memastikan karya murid mencerminkan nilai tanggung jawab Kristiani terhadap lingkungan

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Beberapa murid (2-3 orang) mempresentasikan puisi, doa, atau rancangan program mereka di depan kelas
  • Murid lain memberikan apresiasi dan tanggapan konstruktif
  • Guru memfasilitasi refleksi: 'Apa yang kalian rasakan setelah merancang tindakan peduli lingkungan ini? Bagaimana kalian akan menerapkannya di kehidupan sehari-hari sebagai wujud iman kalian?'
  • Murid menuliskan komitmen pribadi untuk melakukan minimal satu tindakan nyata peduli lingkungan dalam minggu ini

Penutup:

  • Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menjadi aktivis lingkungan sebagai tanggung jawab orang beriman (3 menit)
  • Murid mengumpulkan hasil karya (puisi/doa/rancangan program) untuk dinilai
  • Guru menutup dengan doa bersama memohon hikmat Allah untuk terus peduli terhadap ciptaan-Nya
  • Guru mengingatkan murid untuk mempraktikkan komitmen peduli lingkungan yang telah mereka tulis

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah familiar dengan isu lingkungan diberi referensi tambahan tentang krisis iklim global; murid yang baru mengenal topik ini diberi video pengantar sederhana
  • Proses: Murid yang cepat dapat membuat lebih dari satu karya (puisi + rancangan program); murid yang membutuhkan waktu lebih dapat fokus pada satu karya dengan bimbingan intensif guru
  • Produk: Murid dapat memilih bentuk karya sesuai minat dan kemampuan: puisi (verbal-linguistik), doa (spiritual-reflektif), atau rancangan program (logis-terstruktur)

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: 'Apakah kalian pernah mendengar tentang aktivis lingkungan? Siapa yang kalian tahu?'
  • Observasi respons murid terhadap pertanyaan pemantik untuk mengidentifikasi pengetahuan awal

Proses:

  • Observasi keterlibatan murid saat menyaksikan video dan mencatat informasi tokoh aktivis
  • Pemantauan proses pembuatan karya: originalitas, relevansi dengan nilai Kristiani, dan kreativitas
  • Tanya jawab informal saat murid bekerja untuk memastikan pemahaman konsep tanggung jawab terhadap lingkungan

Akhir:

  • Penilaian produk (puisi/doa/rancangan program) menggunakan rubrik dengan aspek: kesesuaian tema, nilai Kristiani, kreativitas, dan kelayakan tindakan
  • Penilaian presentasi: kejelasan penyampaian, kepercayaan diri, dan respons terhadap tanggapan teman
  • Refleksi tertulis murid: komitmen pribadi untuk tindakan nyata peduli lingkungan

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat menyaksikan video dan diskusi kelas
  • Pemantauan proses pembuatan karya: kesesuaian dengan nilai Kristiani dan kepedulian lingkungan
  • Pertanyaan lisan selama kegiatan: 'Bagaimana kamu mengaitkan tindakan tokoh dengan ajaran Alkitab?'

Sumatif:

  • Penilaian produk: puisi/doa/rancangan program peduli lingkungan dengan rubrik 4 level
  • Penilaian presentasi: kemampuan mengomunikasikan ide dan komitmen tindakan nyata
  • Penilaian refleksi tertulis: kedalaman pemahaman tentang tanggung jawab Kristiani terhadap lingkungan

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Keteladanan Tokoh AktivisMurid belum dapat menyebutkan tokoh aktivis lingkungan atau tindakan yang dilakukanMurid dapat menyebutkan nama tokoh tetapi belum dapat menjelaskan tindakan konkret yang dilakukanMurid dapat menyebutkan tokoh dan menjelaskan tindakan mereka, namun belum mengaitkan dengan nilai KristianiMurid dapat menyebutkan tokoh, menjelaskan tindakan mereka, dan mengaitkan secara jelas dengan nilai Kristiani tentang tanggung jawab terhadap ciptaan Allah
Kreativitas Karya (Puisi/Doa/Program)Karya belum mencerminkan tema kepedulian lingkungan dan terkesan asal jadiKarya sudah menyentuh tema lingkungan tetapi masih sangat sederhana dan kurang orisinalKarya menunjukkan tema lingkungan dengan jelas, cukup orisinal, dan ada unsur nilai KristianiKarya sangat kreatif, orisinal, kaya akan nilai Kristiani, dan menginspirasi untuk tindakan nyata
Rancangan Tindakan NyataBelum dapat merancang tindakan konkret atau rancangan tidak realistisMerancang tindakan tetapi masih sangat umum dan kurang detail pelaksanaannyaMerancang tindakan yang jelas, realistis, dan dapat diterapkan di lingkungan terdekatMerancang tindakan yang sangat jelas, realistis, terukur, dan menunjukkan komitmen kuat untuk mempraktikkannya sebagai wujud iman
Refleksi dan KomitmenBelum mampu merefleksikan tanggung jawab pribadi terhadap lingkunganMulai menyadari tanggung jawab tetapi belum dapat merumuskan komitmen konkretMampu merefleksikan tanggung jawab dan merumuskan komitmen tindakan yang akan dilakukanMampu merefleksikan secara mendalam tanggung jawab Kristiani terhadap lingkungan dan merumuskan komitmen tindakan konkret dengan semangat pelayanan

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah video dan referensi yang saya berikan cukup memantik murid untuk meneladani aktivis lingkungan?
  • Bagaimana saya dapat lebih mengaitkan pembelajaran ini dengan konteks lingkungan sekitar sekolah agar lebih bermakna?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah mengakomodasi keberagaman kemampuan murid?
  • Tindakan apa yang dapat saya lakukan sebagai guru untuk menjadi teladan peduli lingkungan bagi murid?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling berkesan dari kisah tokoh aktivis lingkungan yang saya pelajari hari ini?
  • Bagaimana saya dapat menerapkan nilai kepedulian terhadap lingkungan sebagai wujud iman saya di kehidupan sehari-hari?
  • Tindakan nyata apa yang akan saya lakukan minggu ini untuk memelihara lingkungan di rumah atau sekolah?
  • Apa tantangan yang mungkin saya hadapi dalam melaksanakan komitmen peduli lingkungan, dan bagaimana saya akan mengatasinya?

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab (Kejadian 2:15 tentang mandat pemeliharaan alam)
  2. Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas IX, Bab 13
  3. Video/artikel dari https://www.mongabay.co.id/ atau https://www.walhi.or.id/ tentang tokoh aktivis lingkungan Indonesia
  4. Video tentang deforestasi dari YouTube
  5. Kertas, alat tulis, atau perangkat digital untuk membuat puisi/doa/rancangan program
  6. Proyektor/laptop untuk menayangkan video (jika tersedia)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.