Modul AjarPertemuan 4Bab 8Fase CSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 6: Asesmen Sumatif: Menolak Diskriminasi dalam Terang Iman Kristiani

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Asesmen Sumatif: Menolak Diskriminasi dalam Terang Iman Kristiani". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 6: Asesmen Sumatif: Menolak Diskriminasi dalam Terang Iman Kristiani

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 8 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Asesmen Sumatif: Menolak Diskriminasi dalam Terang Iman Kristiani

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikAsesmen Sumatif: Menolak Diskriminasi dalam Terang Iman Kristiani
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menuliskan satu kisah nyata tindakan diskriminasi yang pernah dialami, dibaca, atau disaksikan serta menjelaskan sikap Kristiani yang seharusnya diambil.
  2. Murid dapat mengungkapkan pendapat secara tertulis tentang pentingnya hidup rukun dan toleransi di tengah masyarakat majemuk Indonesia sebagai cerminan iman kepada Allah Pencipta.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu menyaksikan seseorang diperlakukan tidak adil karena perbedaan suku, agama, atau warna kulitnya?
  2. Bagaimana perasaanmu ketika melihat teman dibeda-bedakan?
  3. Apa yang Tuhan ajarkan tentang cara kita memperlakukan semua orang yang berbeda dengan kita?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan doa bersama dan menyapa murid dengan hangat (5 menit).
  • Guru menyanyikan lagu 'Satukan Kami, Ya Tuhan' (Pelengkap Kidung Jemaat 106) bersama murid sebanyak dua kali untuk menciptakan suasana reflektif.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: menyelesaikan asesmen sumatif tentang menolak diskriminasi dalam terang iman Kristiani.
  • Guru melakukan asesmen awal dengan mengajukan pertanyaan pemantik dan mendengarkan pengalaman singkat murid (diagnostik lisan, 5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengingatkan kembali pelajaran Bab 8 tentang diskriminasi dengan bertanya: 'Apa itu diskriminasi?' dan 'Mengapa Tuhan tidak menghendaki kita melakukan diskriminasi?'
  • Guru mengajak murid membaca kembali Markus 10:13-16 tentang Yesus menyambut anak-anak kecil yang didiskriminasi oleh murid-murid-Nya.
  • Guru menegaskan bahwa Tuhan menciptakan keberagaman sebagai anugerah dan menghendaki kita hidup rukun, saling mengasihi, dan menghargai perbedaan.
  • Guru menjelaskan tugas asesmen sumatif: menuliskan kisah nyata diskriminasi dan refleksi sikap Kristiani, serta pendapat tentang hidup rukun dan toleransi.

Mengaplikasi (Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid mengerjakan tugas asesmen sumatif secara mandiri dan tertulis (40 menit):
  • Tugas 1: Menuliskan satu kisah perbuatan diskriminasi yang pernah dialami, dibaca, atau disaksikan.
  • Tugas 2: Menjelaskan pendapat dan sikap Kristiani terhadap perbuatan diskriminasi tersebut berdasarkan nilai iman kepada Allah.
  • Tugas 3: Menulis maksimal 5 kalimat tentang pentingnya menolak diskriminasi dan pentingnya hidup rukun serta toleransi di tengah masyarakat majemuk Indonesia sebagai cerminan iman kepada Allah Pencipta.
  • Guru berkeliling memantau proses pengerjaan, memberikan umpan balik singkat bila ada murid yang memerlukan klarifikasi, dan mencatat kemajuan setiap murid.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setelah murid menyelesaikan tugas, guru mengajak murid merefleksikan proses belajar mereka selama Bab 8: 'Apa yang paling berkesan dari pelajaran menolak diskriminasi?'
  • Guru meminta beberapa murid (secara sukarela) membagikan satu hal yang akan mereka lakukan untuk menolak diskriminasi di kehidupan sehari-hari.
  • Guru memberikan penegasan: 'Tuhan memanggil kita untuk menyambut semua orang dengan kasih, tanpa membeda-bedakan suku, agama, atau latar belakang. Keberagaman adalah anugerah yang harus kita syukuri.'
  • Murid menuliskan refleksi pribadi singkat (2-3 kalimat) tentang komitmen mereka menolak diskriminasi.

Penutup:

  • Guru mengumpulkan lembar asesmen sumatif dari seluruh murid (5 menit).
  • Guru memberikan apresiasi atas usaha dan kejujuran murid dalam mengerjakan asesmen.
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa syukur dan berkat, memohon agar Tuhan membimbing murid untuk hidup sebagai pembawa damai di tengah keberagaman.
  • Guru menyampaikan pesan penutup: 'Ingatlah, setiap tindakan kasih dan penolakan diskriminasi adalah wujud nyata imanmu kepada Allah Pencipta.'

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang kesulitan menulis kisah dapat memilih pengalaman sederhana dari kehidupan sehari-hari di sekolah, sedangkan murid yang lebih cepat dapat menulis kisah yang lebih kompleks dari berita atau buku yang dibaca.
  • Proses: Murid yang memerlukan dukungan dapat diberikan pertanyaan pemandu tertulis (scaffolding) untuk membantu menyusun jawaban, sementara murid mandiri dapat langsung menulis secara bebas. Guru memberikan waktu tambahan bagi murid yang memerlukan.
  • Produk: Murid dapat memilih format tulisan: narasi langsung, dialog, atau bentuk surat kepada seseorang yang mengalami diskriminasi. Semua format tetap memenuhi kriteria asesmen.

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik secara lisan dan mendengarkan respons murid untuk mengukur pemahaman awal tentang diskriminasi dan sikap Kristiani.
  • Guru mengamati ekspresi dan antusiasme murid saat menyanyikan lagu 'Satukan Kami, Ya Tuhan' untuk menilai kesiapan belajar.

Proses:

  • Observasi saat murid mengerjakan tugas asesmen: guru berkeliling, mengamati cara murid menyusun tulisan, dan memberikan umpan balik singkat bila diperlukan.
  • Guru mencatat murid yang mampu menghubungkan kisah diskriminasi dengan nilai-nilai iman Kristiani secara mendalam.
  • Penilaian sejawat (opsional): murid dapat membaca hasil refleksi teman dan memberikan komentar positif setelah asesmen.

Akhir:

  • Penilaian tugas tertulis menggunakan rubrik dengan kriteria: kelengkapan kisah, kedalaman analisis sikap Kristiani, dan relevansi dengan nilai hidup rukun dan toleransi.
  • Penilaian refleksi tertulis: komitmen pribadi murid menolak diskriminasi.
  • Penilaian hasil kerja: nilai 100 bila semua tugas dikerjakan dengan baik, dapat dipahami, dan tepat waktu; nilai 60-90 bila semua tugas dikerjakan namun kurang dipahami atau tidak tepat waktu; nilai 50 bila tidak semua tugas dikerjakan.

Formatif:

  • Observasi sikap dan partisipasi murid saat menyanyikan lagu dan menjawab pertanyaan pemantik.
  • Pemantauan proses pengerjaan tugas: guru mencatat kemampuan murid mengidentifikasi kasus diskriminasi dan merumuskan sikap Kristiani.

Sumatif:

  • Tugas tertulis: menuliskan kisah diskriminasi, pendapat dan sikap Kristiani, serta pentingnya hidup rukun dan toleransi (nilai berdasarkan rubrik).
  • Refleksi tertulis: komitmen pribadi menolak diskriminasi dalam kehidupan sehari-hari.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penulisan Kisah DiskriminasiMurid belum mampu menuliskan kisah diskriminasi dengan jelas atau tidak relevan.Murid mampu menuliskan kisah diskriminasi tetapi kurang detail atau kurang jelas konteksnya.Murid mampu menuliskan kisah diskriminasi dengan jelas, detail, dan konteks yang relevan.Murid mampu menuliskan kisah diskriminasi dengan sangat jelas, detail, konteks relevan, dan menunjukkan empati mendalam.
Penjelasan Sikap KristianiMurid belum mampu menjelaskan sikap Kristiani yang seharusnya diambil.Murid mampu menyebutkan sikap Kristiani tetapi belum menghubungkan dengan nilai iman atau Alkitab.Murid mampu menjelaskan sikap Kristiani dengan jelas dan menghubungkannya dengan nilai iman atau ajaran Alkitab.Murid mampu menjelaskan sikap Kristiani secara mendalam, menghubungkan dengan nilai iman, ajaran Alkitab, dan memberikan contoh konkret tindakan yang dapat dilakukan.
Pendapat tentang Hidup Rukun dan ToleransiMurid belum mampu mengungkapkan pendapat tentang pentingnya hidup rukun dan toleransi.Murid mampu menyebutkan pentingnya hidup rukun tetapi belum menghubungkan dengan iman kepada Allah Pencipta.Murid mampu mengungkapkan pendapat dengan jelas dan menghubungkannya dengan iman kepada Allah Pencipta serta konteks masyarakat majemuk Indonesia.Murid mampu mengungkapkan pendapat secara mendalam, menghubungkan dengan iman kepada Allah Pencipta, konteks masyarakat majemuk Indonesia, dan memberikan contoh konkret sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari.
Refleksi Pribadi dan KomitmenMurid belum mampu menuliskan refleksi pribadi atau komitmen menolak diskriminasi.Murid mampu menuliskan refleksi tetapi masih umum atau belum menunjukkan komitmen konkret.Murid mampu menuliskan refleksi pribadi dan komitmen konkret untuk menolak diskriminasi dalam kehidupan sehari-hari.Murid mampu menuliskan refleksi pribadi yang mendalam, komitmen konkret dan spesifik, serta menunjukkan kesadaran untuk menjadi agen perdamaian di tengah keberagaman.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah asesmen sumatif ini berhasil mengukur pemahaman murid tentang diskriminasi dan sikap Kristiani?
  • Apakah instruksi tugas sudah cukup jelas bagi semua murid?
  • Bagaimana saya dapat memberikan umpan balik yang lebih efektif untuk mendorong murid menerapkan nilai-nilai anti-diskriminasi dalam kehidupan nyata?
  • Apakah diferensiasi yang saya lakukan sudah memenuhi kebutuhan murid yang beragam?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling berkesan dari pelajaran menolak diskriminasi sepanjang Bab 8?
  • Bagaimana perasaanmu setelah menyelesaikan asesmen ini?
  • Apa satu hal konkret yang akan kamu lakukan untuk menolak diskriminasi di sekolah atau lingkunganmu?
  • Bagaimana imanmu kepada Allah Pencipta membantumu untuk menghargai semua orang yang berbeda?

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab, khususnya Markus 10:13-16
  2. Buku Siswa: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas VI (Penulis: Novy Amelia Elisabeth Sine, Kemendikbudristek 2022)
  3. Buku Panduan Guru: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas VI (Kemendikbudristek 2022)
  4. Lagu 'Satukan Kami, Ya Tuhan' (Pelengkap Kidung Jemaat 106)
  5. Lembar kerja asesmen sumatif (disiapkan guru)
  6. Alat tulis: kertas, pensil, bolpoin

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.