Modul AjarPertemuan 4Bab 6Fase CSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 6: Asesmen Sumatif: Menjadi Manusia Baru

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Asesmen Sumatif: Menjadi Manusia Baru". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 6: Asesmen Sumatif: Menjadi Manusia Baru

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 6 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Asesmen Sumatif: Menjadi Manusia Baru

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikAsesmen Sumatif: Menjadi Manusia Baru
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang arti manusia baru dan perbedaannya dengan manusia lama melalui asesmen tertulis berdasarkan Kolose 3:5–17
  2. Murid dapat merefleksikan pengalaman pribadinya dalam mempraktikkan sikap hidup manusia baru serta menyebutkan orang-orang yang menolongnya untuk setia menjalani hidup sebagai manusia baru

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana kamu dapat menunjukkan bahwa kamu telah menjadi manusia baru dalam kehidupan sehari-hari?
  2. Siapa saja orang-orang yang membantu kamu untuk tetap setia hidup sebagai manusia baru?
  3. Apa yang paling sulit dari mempraktikkan sikap hidup manusia baru?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan doa dan mengecek kehadiran murid (5 menit)
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan kepada murid: 'Apa yang kalian ingat tentang perbedaan manusia lama dan manusia baru dari pelajaran sebelumnya?' (3 menit)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan penjelasan singkat tentang asesmen sumatif yang akan dilakukan (2 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru membagikan soal asesmen tertulis kepada murid (1 menit)
  • Guru menjelaskan petunjuk pengerjaan asesmen tertulis dengan jelas: bagian pertama tentang pemahaman konsep manusia baru dan manusia lama berdasarkan Kolose 3:5–17, bagian kedua tentang refleksi pengalaman pribadi (2 menit)
  • Murid membaca seluruh soal asesmen dengan tenang dan bertanya jika ada hal yang belum dipahami (2 menit)

Mengaplikasi (Bermakna, Kemandirian):

  • Murid mengerjakan bagian pertama asesmen tertulis secara mandiri: menjawab pertanyaan tentang arti manusia baru, membedakan sikap hidup manusia baru dan manusia lama berdasarkan Kolose 3:5–17 (20 menit)
  • Murid mengerjakan bagian kedua asesmen: menulis refleksi pengalaman pribadi dalam mempraktikkan sikap hidup manusia baru, menyebutkan tantangan yang dihadapi, dan menyebutkan nama orang-orang yang menolong mereka untuk setia hidup sebagai manusia baru (15 menit)
  • Guru berkeliling memastikan murid mengerjakan dengan fokus dan memberikan bantuan minimal jika ada murid yang benar-benar kesulitan memahami pertanyaan (bukan membantu menjawab)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setelah semua murid selesai mengerjakan, guru meminta murid untuk membaca kembali jawaban mereka dan menilai sendiri: 'Apakah jawabanku sudah menunjukkan pemahamanku yang sesungguhnya? Apakah refleksiku sudah jujur dari hatiku?' (3 menit)
  • Murid menuliskan satu kalimat di bagian akhir lembar jawaban tentang komitmen mereka untuk terus mempraktikkan sikap hidup manusia baru setelah asesmen ini (2 menit)
  • Murid mengumpulkan lembar jawaban kepada guru (1 menit)

Penutup:

  • Guru memberikan apresiasi atas keseriusan murid dalam mengerjakan asesmen (2 menit)
  • Guru mengingatkan murid bahwa asesmen ini bukan hanya untuk mendapat nilai, tetapi untuk membantu mereka menyadari sejauh mana mereka memahami dan mempraktikkan sikap hidup manusia baru (3 menit)
  • Guru memandu murid untuk mengisi lembar refleksi diri singkat tentang proses pembelajaran mereka selama mempelajari topik 'Menjadi Manusia Baru' (3 menit)
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama, mengucap syukur atas karya pembaruan Allah dalam hidup murid (2 menit)

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang membutuhkan dukungan tambahan, guru menyediakan pertanyaan pemandu tambahan dalam bentuk poin-poin kunci yang membantu mereka menjawab (misalnya: 'Coba ingat ayat yang menyebutkan sikap manusia lama...'), sedangkan untuk murid cepat, disediakan pertanyaan pengembangan yang lebih kompleks seperti 'Bagaimana kamu bisa membantu temanmu yang masih berjuang untuk menjadi manusia baru?'
  • Proses: Murid yang membutuhkan waktu lebih lama diberi kesempatan tambahan 5-10 menit untuk menyelesaikan asesmen, sementara murid yang lebih cepat dapat menambahkan contoh konkret tambahan atau membuat ilustrasi sederhana tentang perubahan dari manusia lama ke manusia baru
  • Produk: Murid dapat memilih format tambahan untuk refleksi pribadi: menulis dalam bentuk paragraf, membuat poin-poin sederhana, atau menggambar simbol/ikon yang mewakili perjalanan mereka sebagai manusia baru

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan singkat tentang ingatan murid mengenai perbedaan manusia lama dan manusia baru dari pembelajaran sebelumnya
  • Observasi kesiapan murid untuk mengikuti asesmen sumatif

Proses:

  • Observasi sikap murid saat mengerjakan asesmen: fokus, kejujuran, kemandirian, dan kesungguhan
  • Pemantauan kemampuan murid dalam menyelesaikan soal sesuai waktu yang diberikan
  • Penilaian diri murid pada tahap Merefleksi

Akhir:

  • Penilaian hasil asesmen tertulis menggunakan rubrik yang telah ditetapkan
  • Penilaian kualitas refleksi pribadi murid tentang pengalaman mempraktikkan sikap hidup manusia baru
  • Penilaian komitmen tertulis murid untuk terus hidup sebagai manusia baru
  • Refleksi diri murid tentang proses pembelajaran mereka selama mempelajari topik 'Menjadi Manusia Baru'

Formatif:

  • Observasi sikap murid selama mengerjakan asesmen: kejujuran, keseriusan, dan kemandirian
  • Penilaian diri murid pada tahap Merefleksi tentang kualitas jawaban mereka sendiri

Sumatif:

  • Asesmen tertulis yang mencakup soal pemahaman tentang manusia baru dan manusia lama berdasarkan Kolose 3:5–17
  • Refleksi tertulis tentang pengalaman pribadi dalam mempraktikkan sikap hidup manusia baru dan orang-orang yang menolong
  • Komitmen tertulis untuk terus hidup sebagai manusia baru

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman tentang Manusia Baru (berdasarkan Kolose 3:5–17)Murid belum dapat menjelaskan arti manusia baru atau tidak dapat menyebutkan perbedaan dengan manusia lamaMurid dapat menjelaskan arti manusia baru tetapi masih sangat sederhana dan hanya dapat menyebutkan 1 perbedaan dengan manusia lamaMurid dapat menjelaskan arti manusia baru dengan baik dan dapat menyebutkan 2-3 perbedaan sikap hidup manusia baru dan manusia lama berdasarkan Kolose 3:5–17Murid dapat menjelaskan arti manusia baru dengan lengkap dan mendalam, serta dapat menyebutkan lebih dari 3 perbedaan sikap hidup manusia baru dan manusia lama dengan merujuk pada ayat-ayat spesifik dalam Kolose 3:5–17
Refleksi Pengalaman PribadiMurid belum dapat merefleksikan pengalaman pribadinya dalam mempraktikkan sikap hidup manusia baru atau refleksi tidak relevan dengan topikMurid dapat menulis refleksi pengalaman pribadi tetapi masih sangat umum dan belum menunjukkan upaya konkret dalam mempraktikkan sikap hidup manusia baruMurid dapat merefleksikan pengalaman pribadinya dengan baik, menyebutkan contoh konkret sikap hidup manusia baru yang dipraktikkan, dan menyebutkan 1-2 orang yang membantunyaMurid dapat merefleksikan pengalaman pribadinya dengan sangat baik, jujur, dan mendalam; menyebutkan contoh konkret sikap hidup manusia baru yang dipraktikkan beserta tantangannya; serta menyebutkan orang-orang yang membantunya dengan penjelasan peran mereka
Sikap dalam Mengerjakan AsesmenMurid kurang fokus, tidak mandiri, atau tidak menunjukkan keseriusan dalam mengerjakan asesmenMurid cukup fokus tetapi masih sesekali memerlukan bantuan guru atau kurang mandiri dalam mengerjakan asesmenMurid fokus, mandiri, dan serius dalam mengerjakan asesmen dengan baikMurid sangat fokus, mandiri, jujur, dan menunjukkan keseriusan penuh dalam mengerjakan asesmen; serta mampu melakukan penilaian diri terhadap hasil kerjanya
Komitmen untuk Hidup sebagai Manusia BaruMurid belum dapat menuliskan komitmen atau komitmen yang ditulis tidak relevan dengan hidup sebagai manusia baruMurid dapat menuliskan komitmen tetapi masih sangat umum dan tidak spesifikMurid dapat menuliskan komitmen yang jelas dan spesifik untuk terus hidup sebagai manusia baruMurid dapat menuliskan komitmen yang jelas, spesifik, dan menunjukkan kesungguhan hati untuk terus hidup sebagai manusia baru dengan langkah-langkah konkret

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah asesmen yang saya berikan sudah mampu mengukur pemahaman murid tentang manusia baru secara komprehensif?
  • Apakah murid dapat mengerjakan asesmen dengan mandiri dan jujur?
  • Dari hasil asesmen, sejauh mana murid telah memahami dan mempraktikkan sikap hidup manusia baru?
  • Apa yang perlu saya lakukan sebagai tindak lanjut untuk membantu murid yang masih memerlukan bimbingan tambahan?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah cukup membantu murid dengan kebutuhan belajar yang berbeda?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pahami tentang manusia baru setelah mengerjakan asesmen ini?
  • Bagaimana perasaanmu saat mengerjakan asesmen tentang menjadi manusia baru?
  • Apa yang paling mudah dan paling sulit dari asesmen yang kamu kerjakan?
  • Dari refleksi yang kamu tulis, apa yang akan kamu lakukan agar semakin setia hidup sebagai manusia baru?
  • Siapa yang bisa kamu minta bantuan untuk terus menjalani hidup sebagai manusia baru?

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab (Kolose 3:5–17)
  2. Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas VI, Kemendikbudristek 2022
  3. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas VI, Kemendikbudristek 2022
  4. Lembar soal asesmen tertulis yang mencakup pertanyaan pemahaman dan refleksi
  5. Lembar refleksi diri murid
  6. Alat tulis

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.