MODUL AJAR Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C) Topik: Bab 5 — Yesus Menyelamatkan Manusia INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 6 |
|---|
| Topik | Bab 5 — Yesus Menyelamatkan Manusia |
|---|
| Alokasi Waktu | 8 JP (8 x 35 menit = 280 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 3 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 6.5.1 Mengidentifikasi karya Allah menyelamatkan manusia melalui Yesus Kristus berdasarkan peristiwa pengorbanan dan kebangkitan-Nya
- TP 6.5.2 Menjelaskan cara Allah menyelamatkan manusia melalui Yesus Kristus
- TP 6.5.3 Mengekspresikan rasa syukur atas karya Allah menyelamatkan manusia melalui Yesus Kristus
- TP 6.5.4 Merancang rencana pelayanan terhadap sesama sebagai wujud tanggung jawab orang beriman yang menerima keselamatan
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Mengapa manusia yang berdosa membutuhkan penyelamat dan tidak dapat menyelamatkan dirinya sendiri?
- Bagaimana peristiwa pengorbanan di kayu salib dan kebangkitan Yesus Kristus membuktikan cara Allah menyelamatkan manusia?
- Bagaimana caramu menunjukkan rasa terima kasih kepada Tuhan Yesus yang telah berkorban menyelamatkan hidupmu?
- Pelayanan nyata apa yang dapat kita rencanakan untuk menolong sesama di lingkungan sekitar kita sebagai wujud orang yang telah diselamatkan?
- Bagaimana pengorbanan dan kebangkitan Yesus membuktikan kasih dan karya keselamatan Allah bagi hidup kita?
- Dalam wujud karya kreatif dan rencana pelayanan apa kita dapat mengekspresikan rasa syukur atas keselamatan dari Allah?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Mengidentifikasi dan Menjelaskan Karya Keselamatan Allah melalui Pengorbanan dan Kebangkitan Yesus Kristus — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 6.5.1 Mengidentifikasi karya Allah menyelamatkan manusia melalui Yesus Kristus berdasarkan peristiwa pengorbanan dan kebangkitan-Nya
- TP 6.5.2 Menjelaskan cara Allah menyelamatkan manusia melalui Yesus Kristus
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan salam, memimpin doa pembuka bersama murid, dan memeriksa kehadiran di kelas (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu mengidentifikasi karya keselamatan Allah serta menjelaskan cara Allah menyelamatkan manusia melalui pengorbanan dan kebangkitan Yesus Kristus (2 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik melalui 2 pertanyaan lisan: (1) 'Mengapa Yesus rela disalibkan?' (acuan: untuk menanggung hukuman dosa manusia/menggantikan manusia berdosa); (2) 'Apa arti kebangkitan Yesus pada hari ketiga bagi orang percaya?' (acuan: membuktikan kemenangan atas maut/dosa dan menjanjikan hidup kekal) untuk memetakan kesiapan awal murid (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid membaca bersama nas Alkitab Matius 27:45-54 (peristiwa penyaliban dan kematian Yesus) dan Matius 28:1-10 (kebangkitan Yesus) dengan bimbingan guru (10 menit).
- Guru memberikan penjelasan konsep mengenai kondisi manusia berdosa yang terpisah dari Allah serta menjelaskan cara Allah menyelamatkan manusia, yaitu bukan dengan usaha amal manusia semata, melainkan melalui inisiatif kasih Allah yang mengutus Yesus Kristus menggantikan hukuman dosa manusia di kayu salib dan mengalahkan maut lewat kebangkitan-Nya (prinsip Berkesadaran) (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid mengikuti kuis tantangan berpasangan 'Teka-Teki Keselamatan' yang menggembirakan: tiap pasangan menerima lembar kerja pemilahan 4 kartu peristiwa karya keselamatan, yaitu: Kartu 1: 'Yesus berdoa dan taat disalibkan di Golgota', Kartu 2: 'Tabir Bait Suci terbelah dua saat Yesus wafat', Kartu 3: 'Kubur Yesus kosong pada hari ketiga', Kartu 4: 'Malaikat mengabarkan Yesus telah bangkit dan menampakkan diri'; murid mengidentifikasi makna keselamatan tiap kartu (acuan: Kartu 1 & 2 = Pengorbanan/Penebusan dosa; Kartu 3 & 4 = Kebangkitan/Kemenangan atas maut) (prinsip Menggembirakan) (15 menit).
- Secara mandiri, murid mengerjakan lembar kerja penjelasan ringkas berisi 2 tugas terstruktur: (a) mengidentifikasi 2 bukti karya keselamatan dari teks Matius 27 dan 28; (b) menjelaskan cara Allah menyelamatkan manusia berdosa melalui Yesus Kristus berdasarkan bacaan tersebut (acuan: Allah berinisiatif menanggung hukuman dosa melalui kematian Yesus di kayu salib dan memberikan kemenangan atas kuasa maut melalui kebangkitan-Nya) (12 menit).
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid bersama bimbingan guru merefleksikan makna pengorbanan dan kebangkitan Yesus bagi status dirinya di hadapan Allah yang telah ditebus dan diselamatkan secara cuma-cuma oleh anugerah (prinsip Berkesadaran) (5 menit).
Penutup:- Murid dan guru menyimpulkan inti pembelajaran bahwa karya keselamatan berakar pada pengorbanan Yesus di kayu salib dan kebangkitan-Nya yang mengalahkan maut (4 menit).
- Guru memberikan umpan balik atas hasil lembar kerja murid dan menutup pertemuan dengan doa syukur bersama (4 menit).
Diferensiasi:- Konten: Bagi murid yang memerlukan bimbingan, guru menyediakan teks Alkitab dengan penandaan ayat kunci (Matius 27:50-54 dan Matius 28:5-7); bagi murid cepat, disediakan rujukan pembanding dari teks Roma 5:8.
- Proses: Murid yang membutuhkan perancah dipandu dengan pertanyaan penuntun bertahap saat mengidentifikasi bukti peristiwa; murid cepat diminta langsung menuliskan penjelasan hubungan sebab-akibat antara kematian Kristus dan pengampunan dosa.
- Produk: Murid menuangkan penjelasan cara keselamatan dalam bentuk uraian paragraf terstruktur minimal 3 kalimat bagi reguler/cepat, atau melengkapi 3 kalimat rumpang berpanduan bagi murid yang membutuhkan bimbingan.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab lisan diagnostik di awal pelajaran untuk memetakan kesiapan murid terhadap konsep karya keselamatan Yesus: (1) 'Mengapa Yesus rela disalibkan?' (acuan: untuk menanggung hukuman dosa manusia/menggantikan manusia berdosa); (2) 'Apa arti kebangkitan Yesus pada hari ketiga bagi orang percaya?' (acuan: membuktikan kemenangan atas maut/dosa dan memberi jaminan hidup kekal).
Proses:- Observasi keterlibatan dan ketepatan murid dalam kuis berpasangan pemilahan 4 kartu peristiwa keselamatan: Kartu 1 ('Yesus berdoa dan taat disalibkan di Golgota') dan Kartu 2 ('Tabir Bait Suci terbelah dua saat Yesus wafat') dikelompokkan ke peristiwa Pengorbanan/Penebusan dosa; Kartu 3 ('Kubur Yesus kosong pada hari ketiga') dan Kartu 4 ('Malaikat mengabarkan Yesus telah bangkit dan menampakkan diri') dikelompokkan ke peristiwa Kebangkitan/Kemenangan atas maut.
- Pemeriksaan lembar kerja mandiri siswa mengenai identifikasi 2 peristiwa karya keselamatan dan penjelasan cara Allah menyelamatkan manusia melalui pengorbanan dan kebangkitan Yesus Kristus.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan di akhir sesi: murid menyebutkan 1 bukti pengorbanan Kristus (acuan: kematian-Nya di kayu salib menggantikan hukuman dosa manusia) dan 1 bukti kemenangan kebangkitan-Nya (acuan: kubur kosong membuktikan maut telah dikalahkan) sebagai simpulan pemahaman pertemuan ini.
Formatif:- Penilaian kinerja berpasangan pada kuis pemilahan kartu peristiwa keselamatan (Matius 27:45-54 dan Matius 28:1-10)
- Pemeriksaan lembar kerja mandiri identifikasi karya keselamatan dan penjelasan cara Allah menyelamatkan manusia
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengidentifikasi karya Allah menyelamatkan manusia berdasarkan peristiwa pengorbanan dan kebangkitan Yesus (TP 6.5.1) | Belum mampu mengidentifikasi peristiwa pengorbanan maupun kebangkitan Yesus dari teks Alkitab (0 kartu/bukti tepat). | Mengidentifikasi 1-2 kartu/bukti peristiwa pengorbanan atau kebangkitan Yesus dengan tepat berdasarkan teks Alkitab dengan bimbingan guru. | Mengidentifikasi 3-4 kartu/bukti peristiwa pengorbanan dan kebangkitan Yesus dengan tepat secara mandiri (acuan: Kartu 1 & 2 ke Pengorbanan; Kartu 3 & 4 ke Kebangkitan). | Mengidentifikasi seluruh 4 kartu/bukti peristiwa pengorbanan dan kebangkitan Yesus dengan tepat serta menunjukkan keterkaitan antarkedua peristiwa tersebut secara konsisten dan mandiri. | | Menjelaskan cara Allah menyelamatkan manusia melalui Yesus Kristus (TP 6.5.2) | Belum mampu menjelaskan cara Allah menyelamatkan manusia melalui Yesus Kristus. | Menjelaskan cara Allah menyelamatkan manusia secara parsial (hanya menyebutkan Yesus mati di kayu salib tanpa mengaitkannya dengan pengampunan dosa/kebangkitan). | Menjelaskan cara Allah menyelamatkan manusia secara utuh memuat aspek penanggungan dosa melalui kematian Yesus di kayu salib dan kemenangan atas maut melalui kebangkitan-Nya. | Menjelaskan cara Allah menyelamatkan manusia secara utuh, mendalam, dan runtut memuat inisiatif kasih Allah, penanggungan hukuman dosa melalui kematian Kristus, serta pemulihan relasi dan hidup kekal melalui kebangkitan-Nya secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah langkah pembelajaran dengan kuis pemilahan kartu efektif memfasilitasi murid memahami karya keselamatan Allah secara mendalam dan menggembirakan?
- Bagian penjelasan mana yang masih sulit dipahami murid mengenai konsep keselamatan yang dikerjakan Allah melalui Yesus Kristus?
Murid:- Apa hal baru yang kamu pahami hari ini tentang arti kematian dan kebangkitan Yesus bagi hidupmu?
- Bagaimana perasaanmu setelah mengetahui bahwa Allah begitu mengasihimu hingga rela mengorbankan Yesus Kristus untuk menyelamatkanmu?
Pertemuan 2 — Mengekspresikan Rasa Syukur atas Keselamatan dan Merancang Rencana Pelayanan terhadap Sesama — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 6.5.3 Mengekspresikan rasa syukur atas karya Allah menyelamatkan manusia melalui Yesus Kristus
- TP 6.5.4 Merancang rencana pelayanan terhadap sesama sebagai wujud tanggung jawab orang beriman yang menerima keselamatan
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, mengajak murid berdoa bersama, dan mengecek kehadiran murid (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik melalui kuis lisan cepat tentang bentuk ungkapan syukur dan contoh pelayanan nyata kepada sesama (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu mengekspresikan rasa syukur atas karya keselamatan Yesus dan merancang rencana pelayanan terhadap sesama (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memfasilitasi murid membaca perikop Yohanes 13:12–17 tentang teladan Yesus yang melayani sesama, lalu menghubungkannya dengan alasan orang beriman harus bersyukur dan melayani (10 menit).
- Dalam kelompok berpasangan, murid menelaah 4 kartu contoh tindakan untuk membedakan ekspresi syukur dan wujud pelayanan terhadap sesama: Kartu 1 (Menulis doa ucapan syukur atas pengorbanan salib), Kartu 2 (Membantu teman yang terjatuh di halaman sekolah), Kartu 3 (Menyanyikan lagu pujian keselamatan), Kartu 4 (Menyisihkan uang saku untuk membeli buku bagi panti asuhan) (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Permainan ekspresif 'Pohon Syukur Bergembira': Setiap murid menuliskan 1 ungkapan syukur pribadi atas karya keselamatan Yesus pada kartu berbentuk daun warna-warni, lalu menempelkannya di pohon syukur kelas sambil membacakan secara riang satu per satu (15 menit).
- Secara berpasangan, murid merancang rencana pelayanan terhadap sesama menggunakan format 4 kolom: (1) Sasaran pelayanan (keluarga/sekolah/masyarakat), (2) Masalah/kebutuhan yang dihadapi sesama, (3) Bentuk tindakan pelayanan nyata, dan (4) Sumber daya/pengorbanan yang diperlukan (waktu/tenaga/materi) (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Setiap pasangan saling menukar draf rencana pelayanan dan memberikan masukan berdasar kelayakan rencana tindakan pelayanan (10 menit).
- Murid bersama guru memaknai bahwa seluruh rencana pelayanan yang dirancang berakar dari rasa syukur atas keselamatan yang cuma-cuma dari Yesus Kristus (5 menit).
Penutup:- Murid dan guru menyimpulkan inti pembelajaran mengenai pentingnya mengekspresikan rasa syukur melalui doa/pujian serta mewujudkannya dalam rancangan tindakan pelayanan konkret bagi sesama (5 menit).
- Guru memberikan penguatan dan menutup pertemuan dengan doa syukur bersama atas anugerah keselamatan dari Yesus Kristus (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan contoh format matriks rencana pelayanan terstruktur bagi murid yang membutuhkan bimbingan, serta lembar rencana terbuka dengan opsi sasaran komunitas luar bagi murid yang lebih cepat.
- Proses: Memberikan pendampingan langkah demi langkah pada murid yang kesulitan menentukan bentuk tindakan pelayanan, sementara murid yang cepat didorong merancang kegiatan pelayanan multi-tindakan.
- Produk: Ekspresi syukur dapat dituangkan dalam bentuk kalimat doa tertulis, bait puisi syukur, atau lirik pujian singkat.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pertanyaan diagnostik lisan: 1. 'Sebutkan 1 alasan mengapa kita bersyukur Yesus rela disalibkan dan bangkit!' (Kriteria penerimaan: jawaban memuat pengampunan dosa, keselamatan hidup kekal, atau bukti kasih Allah yang besar). 2. 'Sebutkan 1 contoh tindakan melayani teman di sekolah!' (Kriteria penerimaan: tindakan nyata yang meringankan kesulitan teman, seperti meminjamkan alat tulis, menghibur teman sedih, atau mengajari materi pelajaran).
Proses:- Observasi partisipasi murid dalam menyusun ekspresi syukur atas karya keselamatan Yesus (kriteria: memuat ungkapan terima kasih personal kepada Yesus atas pengorbanan/kebangkitan-Nya).
- Pemeriksaan lembar kerja rancangan rencana pelayanan (kriteria: kelengkapan pengisian sasaran, kebutuhan sesama, bentuk tindakan nyata, dan pengorbanan yang disiapkan).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman di akhir sesi melalui peninjauan lembar rancangan pelayanan: memastikan setiap murid memiliki minimal 1 sasaran yang jelas (misal: orang tua, adik, teman sekelas, atau tetangga) dan 1 tindakan pelayanan nyata yang dapat diterapkan (misal: membantu mencuci piring, merapikan meja belajar teman, mengumpulkan donasi pakaian layak).
Formatif:- Penilaian kinerja penulisan ekspresi syukur pada pohon syukur
- Penilaian produk lembar kerja rancangan rencana pelayanan terhadap sesama
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengekspresikan rasa syukur atas karya keselamatan Allah melalui Yesus Kristus | Belum mampu mengekspresikan rasa syukur yang berkaitan dengan karya keselamatan Yesus Kristus. | Mengekspresikan rasa syukur umum atas kebaikan hidup, namun belum mengaitkannya secara eksplisit dengan pengorbanan atau keselamatan dari Yesus Kristus. | Mengekspresikan rasa syukur secara jelas dan eksplisit atas pengorbanan serta kebangkitan Yesus Kristus yang menyelamatkan manusia. | Mengekspresikan rasa syukur secara mendalam, runut, dan penuh penghayatan atas karya pengorbanan dan kebangkitan Yesus Kristus secara mandiri. | | Merancang rencana pelayanan terhadap sesama sebagai wujud tanggung jawab orang beriman | Belum mampu menyusun elemen rencana pelayanan terhadap sesama. | Merancang rencana pelayanan namun hanya memuat 1-2 elemen (hanya menyebut sasaran atau kegiatan) tanpa rincian kebutuhan dan pengorbanan yang disiapkan. | Merancang rencana pelayanan secara lengkap memuat 4 elemen: sasaran, masalah/kebutuhan sesama, bentuk tindakan pelayanan nyata, dan jenis pengorbanan. | Merancang rencana pelayanan secara lengkap 4 elemen dengan tindakan pelayanan yang sangat realistis, runtut, dan terperinci untuk segera dilaksanakan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah aktivitas menuliskan rasa syukur di pohon syukur efektif membantu murid menghayati makna keselamatan dari Yesus?
- Apakah murid mengalami kesulitan dalam menentukan ide tindakan pelayanan yang konkret dan realistis bagi sesama?
Murid:- Hal apa yang paling berharga yang kamu syukuri dari pengorbanan Yesus di kayu salib bagimu?
- Bagian mana dari rencana pelayanan yang kamu buat bersama teman yang paling ingin segera kamu laksanakan minggu ini?
Pertemuan 3 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 6.5.1 Mengidentifikasi karya Allah menyelamatkan manusia melalui Yesus Kristus berdasarkan peristiwa pengorbanan dan kebangkitan-Nya
- TP 6.5.2 Menjelaskan cara Allah menyelamatkan manusia melalui Yesus Kristus
- TP 6.5.3 Mengekspresikan rasa syukur atas karya Allah menyelamatkan manusia melalui Yesus Kristus
- TP 6.5.4 Merancang rencana pelayanan terhadap sesama sebagai wujud tanggung jawab orang beriman yang menerima keselamatan
Pendahuluan:- Guru membuka sesi dengan doa pembukaan, menyapa murid, memeriksa kehadiran, dan menyampaikan bahwa pertemuan ini adalah pelaksanaan Asesmen Sumatif Bab 5 yang mencakup tes tertulis uraian serta proyek karya terpadu (5 menit).
- Guru membacakan petunjuk teknis pengerjaan Asesmen Sumatif Bab 5, membagikan lembar tes tertulis Bagian 1, dan memastikan murid memahami tata tertib pengerjaan secara mandiri dan tertib (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Murid membaca dan memahami 4 butir soal tes tertulis pada Lembar Soal Uraian: (1) Mengidentifikasi 3 fakta peristiwa pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib berdasarkan teks Matius 27:32-56 [Acuan: Simon dari Kirene dipaksa memikul salib, Yesus disalibkan di Golgota/tempat tengkorak, serdadu membagi pakaian-Nya, tabir Bait Suci terbelah dua, kepala pasukan mengakui Yesus Anak Allah]; (2) Mengidentifikasi 3 fakta peristiwa kebangkitan Yesus berdasarkan teks Matius 28:1-10 [Acuan: kubur kosong/batu terguling, malaikat Tuhan turun dari langit, perempuan-perempuan/Maria Magdalena menyembah Yesus yang bangkit, pesan Yesus agar murid-murid pergi ke Galilea]; (3) Menjelaskan cara Allah menyelamatkan manusia melalui Yesus Kristus [Acuan: Allah berinisiatif mengutus Anak Tunggal-Nya ke dalam dunia untuk menanggung dan menebus hukuman dosa manusia melalui kematian-Nya di kayu salib]; (4) Menjelaskan tujuan Allah menyelamatkan manusia dan makna kebangkitan Yesus bagi orang percaya [Acuan: manusia beroleh pengampunan dosa, pemulihan hubungan dengan Allah, hidup kekal, dan jaminan kemenangan atas maut/kebangkitan tubuh] (5 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Tugas 1 (Tes Tertulis Serentak - TP 6.5.1 & TP 6.5.2): Murid mengerjakan lembar jawaban tertulis secara individual dan hening selama 40 menit, menuliskan jawaban identifikasi fakta pengorbanan dan kebangkitan Yesus serta penjelasan paragraf tertulis cara dan tujuan Allah menyelamatkan manusia sesuai acuan (40 menit).
- Tugas 2 (Penugasan Proyek Karya Terpadu - TP 6.5.3 & TP 6.5.4): Guru mengumpulkan lembar jawaban Tugas 1 lalu membagikan lembar kerja proyek karya terpadu. Murid secara individual mengekspresikan rasa syukur atas karya keselamatan Yesus melalui lembar cerita kreatif bergambar (menggambar simbol/peristiwa keselamatan dilengkapi kalimat doa/puisi syukur) serta merancang dokumen tertulis rencana aksi pelayanan kepada sesama di lingkungan sekitar (memuat sasaran pelayanan: teman/keluarga/lingkungan sekolah; bentuk tindakan nyata yang meringankan beban sesama; jenis pengorbanan yang diberikan: waktu/tenaga/materi) (40 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kembali kelengkapan seluruh artefak yang telah dibuat (identifikasi, penjelasan uraian, karya gambar syukur, dan dokumen rencana aksi pelayanan), merapikan meja kerja, serta menyerahkan seluruh lembar asesmen sumatif kepada guru (5 menit).
Penutup:- Murid diajak merefleksikan proses penyelesaian tugas sumatif bab dengan mengutarakan komitmen pribadinya dalam mewujudkan rencana pelayanan sesama dalam kehidupan sehari-hari (3 menit).
- Guru memberikan penguatan akhir bab mengenai makna keselamatan yang membuahkan hidup beriman yang penuh kasih dan pelayanan, lalu menutup pertemuan dengan doa bersama (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Akomodasi aksesibilitas membaca soal bagi murid yang memerlukan pendampingan visual (font soal diperbesar) tanpa mengubah isi butir soal.
- Proses: Pemberian arahan waktu secara berkala oleh guru agar murid dapat mengatur ritme kerja antara tes uraian dan penugasan karya terpadu.
- Produk: Format pengerjaan standar sesuai ACUAN SUMATIF ATP: lembar jawaban tertulis uraian dan lembar cerita kreatif bergambar beserta tabel rencana pelayanan tertulis.
Asesmen Pertemuan:Sumatif Bab:- gabungan tes tertulis uraian dan penugasan proyek karya terpadu: lembar jawaban tertulis berisi identifikasi dan penjelasan karya keselamatan Allah, lembar cerita kreatif bergambar berisi ungkapan syukur, serta format rancangan aksi pelayanan tertulis
- tes tertulis serentak: lembar jawaban murid yang memuat identifikasi fakta kisah pengorbanan dan kebangkitan Yesus serta penjelasan paragraf tertulis mengenai cara dan tujuan Allah menyelamatkan manusia (45 menit; individual; instrumen: kunci jawaban dan rubrik penilaian uraian)
- penugasan karya dan dokumen rencana aksi: lembar karya kreatif bergambar berisi ungkapan rasa syukur atas karya keselamatan Yesus Kristus yang dilengkapi dengan dokumen tertulis rencana aksi pelayanan kepada sesama di lingkungan sekitar (60 menit; individual; instrumen: rubrik unjuk kerja karya kreatif dan rubrik penilaian rencana pelayanan)
Sumatif:- gabungan tes tertulis uraian dan penugasan proyek karya terpadu: lembar jawaban tertulis berisi identifikasi dan penjelasan karya keselamatan Allah, lembar cerita kreatif bergambar berisi ungkapan syukur, serta format rancangan aksi pelayanan tertulis
- tes tertulis serentak: lembar jawaban murid yang memuat identifikasi fakta kisah pengorbanan dan kebangkitan Yesus serta penjelasan paragraf tertulis mengenai cara dan tujuan Allah menyelamatkan manusia (45 menit; individual; instrumen: kunci jawaban dan rubrik penilaian uraian)
- penugasan karya dan dokumen rencana aksi: lembar karya kreatif bergambar berisi ungkapan rasa syukur atas karya keselamatan Yesus Kristus yang dilengkapi dengan dokumen tertulis rencana aksi pelayanan kepada sesama di lingkungan sekitar (60 menit; individual; instrumen: rubrik unjuk kerja karya kreatif dan rubrik penilaian rencana pelayanan)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengidentifikasi karya Allah menyelamatkan manusia melalui peristiwa pengorbanan dan kebangkitan Yesus (TP 6.5.1) | Mengidentifikasi kurang dari 2 fakta peristiwa pengorbanan dan kebangkitan Yesus dari daftar acuan (Acuan pengorbanan: Simon memikul salib, penyaliban di Golgota, pembagian pakaian, tabir Bait Suci terbelah, pengakuan kepala pasukan; Acuan kebangkitan: kubur kosong/batu terguling, malaikat turun, Maria Magdalena menyembah Yesus, pesan pergi ke Galilea). | Mengidentifikasi 2 hingga 3 fakta peristiwa pengorbanan dan kebangkitan Yesus sesuai daftar acuan. | Mengidentifikasi 4 hingga 5 fakta peristiwa pengorbanan dan kebangkitan Yesus secara tepat sesuai daftar acuan. | Mengidentifikasi 6 fakta atau seluruh fakta peristiwa pengorbanan dan kebangkitan Yesus secara lengkap dan tepat sesuai daftar acuan secara mandiri. | | Menjelaskan cara dan tujuan Allah menyelamatkan manusia melalui Yesus Kristus (TP 6.5.2) | Penjelasan belum memuat cara Allah menyelamatkan (pengutusan dan pengorbanan Kristus di kayu salib) maupun tujuan keselamatan manusia (pengampunan dosa dan hidup kekal). | Menjelaskan cara Allah menyelamatkan manusia namun belum menjelaskan tujuan keselamatan dan makna kebangkitan, atau sebaliknya. | Menjelaskan dengan tepat cara Allah menyelamatkan manusia melalui pengorbanan Kristus serta menjelaskan tujuan keselamatan (pengampunan dosa/hidup kekal) sesuai acuan. | Menjelaskan secara mendalam, runut, dan tepat mengenai cara Allah menyelamatkan manusia melalui pengorbanan Yesus di salib serta tujuan keselamatan dan makna kemenangan kebangkitan Kristus. | | Mengekspresikan rasa syukur atas karya keselamatan Yesus Kristus (TP 6.5.3) | Karya kreatif bergambar belum memuat ungkapan rasa syukur atas karya keselamatan Yesus Kristus. | Mengekspresikan rasa syukur atas keselamatan melalui gambar atau teks tertulis sederhana namun keterkaitan maknanya masih sangat terbatas. | Mengekspresikan rasa syukur atas karya keselamatan Yesus melalui gambar simbol/kisah keselamatan yang dilengkapi kalimat syukur/doa tertulis yang selaras. | Mengekspresikan rasa syukur atas karya keselamatan Yesus melalui perpaduan gambar kreatif dan untaian doa/puisi syukur tertulis yang sangat bermakna dan terpadu. | | Merancang rencana pelayanan terhadap sesama sebagai tanggung jawab orang beriman (TP 6.5.4) | Rancangan belum memuat tindakan nyata pelayanan, sasaran, atau jenis pengorbanan yang akan dilakukan. | Merancang rencana pelayanan tetapi hanya memuat salah satu komponen (hanya sasaran atau hanya jenis kegiatan tanpa kejelasan tindakan nyata). | Merancang rencana pelayanan tertulis yang memuat secara jelas sasaran orang yang dilayani, bentuk tindakan nyata, dan jenis pengorbanan (waktu, tenaga, atau materi). | Merancang rencana pelayanan tertulis yang sangat realistis, operasional, memuat sasaran konkret, langkah tindakan nyata, dan kesiapan berkorban (waktu/tenaga/materi) sebagai wujud tanggung jawab orang beriman. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 45 menit untuk tes uraian dan 45 menit untuk proyek karya terpadu mencukupi bagi seluruh murid?
- Bagaimana capaian pemahaman murid kelas 6 terhadap keseluruhan konsep karya keselamatan Allah dan wujud pelayanan sesama pada Bab 5 ini?
Murid:- Bagian mana dari pengerjaan asesmen sumatif hari ini yang paling membantuku memahami betapa besarnya pengorbanan Tuhan Yesus bagiku?
- Apakah rencana pelayanan yang telah kutuliskan siap aku lakukan secara sungguh-sungguh minggu ini?
SUMBER BELAJAR- Alkitab: Kitab Matius pasal 27:45-54 dan 28:1-10
- Buku Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas VI, Kemendikbudristek RI 2022 (Pelajaran 5: Yesus Menyelamatkan Manusia)
- Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas VI, Kemendikbudristek RI 2022 (Pelajaran 5)
- Set Kartu Kuis 'Teka-Teki Keselamatan' (berisi kutipan 4 peristiwa: salib Golgota, tabir terbelah, kubur kosong, penampakan kebangkitan) dan Lembar Kerja Siswa
- Alkitab (Yohanes 13:1–20; Matius 28:1–10)
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas VI (Kemendikbudristek, 2021)
- Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas VI (Kemendikbudristek, 2021)
- Kertas karton berbentuk daun warna-warni, bagan pohon syukur, dan lembar kerja format rencana pelayanan
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas VI (Kemendikbudristek RI, 2022).
- Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas VI (Kemendikbudristek RI, 2022).
- Alkitab (Matius 2:1-12, Matius 27:32-56, Matius 28:1-10).
- Lembar Soal Asesmen Tertulis Uraian Bab 5 dan Lembar Proyek Karya Terpadu (Kertas gambar A4 & Format Rencana Pelayanan).
|